Abstrak
Jenis penelitian ini Aadalah deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di FKIP PGSD UBT. Penelitian ini berfokus pada proses metakognisi mahasiswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan gaya berpikir pada mahasiswa PGSD UBT. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder dengan partisipan yaitu mahasiswa PGSD yang telah menempuh mata kuliah konsep bilangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemecahan masalah, angket, wawancara, dan dokumen. Menggunakan teknis analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya berpikir sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, dan acak abstrak melalui semua tahapan metakognisi yaitu engagement, transformulation-formulation, implementation, evaluation, dan internalization secara berulang. Partisipan gaya berpikir sekuensial konkret mampu menyerap informasi apa adanya dan mengalami hambatan dalam menyelesaikan masalah. Partisipan gaya berpikir sekuensial abstrak dapat berpikir secara konsep dan menganalisis informasi penting. Partisipan gaya berpikir acak konkret memiliki dorongan yang kuat untuk mencari strategi baru, akan selalu mencoba untuk mendapatkan hasil yang tepat, dan menggunakan gambar untuk menyelesaikan masalah. Partisipan gaya berpikir acak abstrak akan melihat soal secara utuh, menggunakan strategi pemisalan dalam menyelesaikan masalah, menyelesaikan masalah tersebut secara keseluruhan, dan akan merefleksikan masalahnya untuk menemukan ide baru ketika mengalami hambatan.