Abstrak
.Banjir merupakan salah satu dari bencana alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Kota Tarakan salah satu daerah di wilayah provinsi Kalimantan Utara yang beberapa daerahnya masuk dalam kategori rawan bencana, terutama bencana banjir. Daerah rawan banjir tersebut antara lain di Kecamatan Tarakan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan daerah yang terdampak rawan banjir dan mengetahui pemetaan daerah rawan banjir dengan pemanfaatan data penginderaan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan antara parameter-parameter faktor kerawanan banjir. Setiap parameter akan dilakukan proses penilaian dengan pemberian bobot dan skor sesuai dengan pengklasifikasian masing-masing, yang kemudian dilakukan overlay menggunakan software SIG. Hasil yang diperoleh berupa peta rawan banjir dimana daerah rawan banjir tejadi di hampir seluruh bagian barat daerah kecamatan Tarakan Barat dengan rincian 0.229 km2 (30%) kategori sangat rawan, 0.132 km2 (17%) kategori rawan, 0.146 km2 (19%) kategori cukup rawan, dan 0.253 km2 (33%) kategori tidak rawan. Pemetaan dengan pemanfaatan data penginderaan jarak jauh maka didapatkan faktor utama yang menjadi penyebab kerawanan banjir. Karena selain memiliki bobot yang besar, sebaran kemiringan mencapai 0–3% kategori datar dan 3-8% kategori berombak yang sebagian besar adalah dataran rendah.