HASMIRA
2021 · Thesis · Open Access
Nelayan di Mamburungan menggunakan alat tangkap trammel net yang berbentuk empat persegi panjang berlapis tiga sebagai alat tangkap utama untuk menangkap udang dan ikan yang cukup efektif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aspek teknis dan komposisi hasil tangkapan pada pengoperasian trammel net di perairan Mamburungan Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2020 sampai Maret 2020. Berdasarkan hasil penelitian secara teknis, keragaan trammel net terdiri atas jaring lapis dalam dan lapis luar, jaring serampad atas dan serampad bawah, tali ris atas dan bawah, palampung utama, pemberat utama, tali pelampung, tali pemberat, pemberat batu dan pelampung tanda. Ukuran kapal penangkapan pada trammel net yaitu panjang 8 m, lebar 1 m dan tinggi 1 m, dengan mesin kapal merk Yamaha kekuatan 15 PK. Hasil tangkapan utama (HTU) terdapat 2 spesies udang yaitu P. merguensis dan P. monodon. Hasil Tangkapan Sampingan (HTS) terdapat 4 spesies yaitu Pseudocienna amovensis, Ilisha elongata, Anodontostoma chacunda, dan Caesionidae malaricus. Hasil Tangkapan Buangan (HTB) terdapat 8 spesies yaitu Psettodes erumeri, Arius sp., Tetraodon nigroviridis, Dasyatis sp., Cynoglossus lingua, Ilisha elongata, Stomatopoda sp. dan Portunus sp.
HUSNUL HANDAYANI
2021 · Thesis · Open Access
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI WHO AM I UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA DI SMP NEGERI 1 BUNYU ABSTRAK Husnul Handayani, 2021. Pengembangan Media Permainan Monopoli Who am I Untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa Di SMP Negeri 1 Bunyu Dibimbing oleh Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos I.,M.Pd selaku pembimbing anggota. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Penelitian dilakukan untuk mengembangkan media layanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk berupa permainan Monopoli Who am I untuk meningkatkan konsep diri siswa SMP Negeri 1 Bunyu. Penelitian ini dilakukan melalui langkah-langkah penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono (2015) meliputi: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data,3) desain produk, 4) validasi desai, 5) revisi desain, 6) uji coba, 7) revisi produk, 8) produksi produk. Pada penelitian pengembangan ini menggunakan teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif yaitu statistik deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 1 Bunyu. Hasil penelitian ini adalah media permaianan Monopoli Who am I, dengan persentase kelayakan 1) validasi ahli materi diperoleh skor 73,75% dengan kategori layak, 2) validasi ahli media diperoleh skor 69% dengan kategori layak, 3) analisis data penggunaan oleh siswa skala kecil diperoleh skor 92% dengan kategori sangat layak, 4) analisis data penggunaan oleh siswa skala besar diperoleh skor 85% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media permaianan Monopoli Who am I layak digunakan sebagai media layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan konsep diri siswa SMP Negeri 1 Bunyu. Kata Kunci: Konsep Diri Mengetahui, Dosen Pembimbing Suriata, M.Pd NIP. 198712242015042005 DEVELOPMENT OF WHO AM I MONOPOLY GAME MEDIA TO IMPROVE STUDENT'S SELF-CONCEPT AT SMP NEGERI 1 BUNYU ABSTRACT Husnul Handayani, 2021. Development of Who am I Monopoly Game Media to Improve Students' Self Concept at SMP Negeri 1 Bunyu Supervised by Mrs. Suriata, M.Pd as supervisor main and Mrs. Siti Rahmi, S.Sos I., M.Pd as the member's supervisor. This type of research is research and development (Research and Development). The research was conducted to develop guidance and counseling service media. The purpose of this study was to produce a product in the form of the game Monopoly Who am I to improve the self-concept of the students of SMP Negeri 1 Bunyu. This research was conducted through research and development steps according to Sugiyono (2015) including: 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, 5) design revision, 6) trial, 7) product revision, 8) product production. In this development research using data analysis techniques in quantitative research, namely descriptive statistics. The research sample was students of class VIII and IX of SMP Negeri 1 Bunyu. The results of this study are the Monopoly Who am I game media, with the percentage of feasibility 1) material expert validation obtained a score of 73.75% with a feasible category, 2) media expert validation obtained a score of 69% with a feasible category, 3) analysis of data usage by students on a scale a small score obtained 92% with a very decent category, 4) analysis of data usage by large-scale students obtained a score of 85% with a very decent category. Thus, it can be concluded that the game media Monopoly Who am I deserves to be used as a medium for guidance and counseling services to improve the self-concept of SMP Negeri 1 Bunyu students. Keywords: Self-Knowing Concept, Suriata Advisor Lecturer, M.Pd NIP. 198712242015042005
WELMA MARNI TANGKE
2021 · Thesis · Open Access
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPA DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 9 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahahan masalah IPA (Biologi) berdasarkan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dengan teknik wawancara informan. Data sekunder diperoleh dari instrumen tes pilihan ganda kemampuan berpikir kreatif dan instrumen tes essay kemampuan pemecahan masalah. Hasil analisis penelitian ini, diketahui bahwa kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi, sedang dan rendah adalah berbeda dan beragam. Dapat disimpulkan bahwa tidak semua peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi juga memiliki tingkat pemecahan masalah yang tinggi, begitu juga sebaliknya tidak semua peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah akan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang rendah juga.
RECSHY ERNESTO DWI PUTRA
2021 · Thesis · Open Access
Recshy Ernesto Dwi Putra. 2021. Pelaksanaan Dukungan Psikologi Awal Di SMK Negeri 2 Tarakan Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui pengumpulan data Wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dukungan psikologi awal (DPA) yang diterapkan di SMK Negeri 2 Tarakan. Dukungan psikologis awal (DPA) adalah serangkaian keterampilan sederhana yang dilakukan secara sistematis untuk mencegah dan mengurangi dampak negatif dari suatu masalah sekaligus menunjang proses pemulihan kesejahteraan psikologis. Peran DPA adalah untuk mengidentifikasi dukungan sosial yang dimiliki oleh seseorang sebagai bagian dari upaya mendorong proses pemulihan psikologis yang lebih baik. Hasil penelitian pelaksanaan dukungan psikologi awal (DPA) di SMK Negeri 2 Tarakan dilaksanakan melalui beberapa proses, yaitu: 1) Langkah persiapan; yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, memahami situasi, dan membangun hubungan yang baik. 2) Langkah inti; yang terdiri beberapa tahap yaitu, memberikan perhatian, mendengarkan.
FAHMI HASANAH
2021 · Thesis · Open Access
Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di FKIP PGSD UBT. Penelitian ini berfokus pada proses kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder dengan partisipan yaitu siswa kelas V SDN 017 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknis analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa berkemampuan tinggi mampu mencapai semua indikator koneksi matematis yang digunakan peneliti akan tetapi dalam hal menuangkan gagasan yang diketahui kedalam bentuk model matematika masih kurang tepat dan kurang sistematis; 2) Siswa berkemampuan sedang memiliki pencapaian indikator yang berbeda yaitu terdapat siswa yang mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan persoalan pada bidang studi lain, terdapat siswa yang kurang mampu mencapai indikator-indikator yang digunakan peneliti serta terdapat siswa yang belum mampu memanfaatkan konsep matematika dengan baik sehingga terdapat beberapa persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang belum mampu diselesaikan; 3) Siswa berkemampuan rendah belum mampu menguasai semua indikator kemampuan koneksi matematis yang digunakan oleh peneliti sehingga siswa hanya mampu mengidentifikasi gagasan yang ada namun belum mampu menghubungkan kedalam bentuk model matematika dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan bidang lainnya serta yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. This study aimed to describe the mathematical connection ability of students on Speed lesson of the fifth grade students at the SD Negeri 017 Tarakan. This qualitative research focused on the process of students’ mathematical connection ability based on high, medium and low ability levels. It used primary and secondary data sources with participants consisted of the fifth grade students of SDN 017 Tarakan. Data were collected using tests, observation, interviews and documentation and analized using qualitative data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicated that, first, highly skilled students were able to achieve all mathematical connection indicators, but in terms of pouring known ideas into the form of a mathematical model it was still not precise and less systematic. Second, students with the moderate ability had different achievement indicators, namely there were students who were able to use mathematics to solve problems in other fields of study, there were students who were less able to achieve the indicators used by researchers and there were students who had not been able to use mathematical concepts properly so that there were several problems related to daily life that were not able to be resolved. Third, low-ability students were not able to master all indicators of mathematical connection ability used by researchers so that students were only able to identify existing ideas but were not able to connect them into mathematical models in solving problems related to other fields and those related to everyday life.
MUHAMMAD SYAHRIL
2021 · Thesis · Open Access
IDENTIFIKASI GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Abstrak Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang memliki kandungan racun sehingga dapat menurunkan produktivitas tanaman. Untuk menegetahui spesies dari suatu gulma maka perlu dilakukan indentifikasi. Identifikasi gulma bertujuan untuk mengetahui spesies gulma, jumlah gulma, dan jenis gulma yang dominan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2020, yang bertempat di lahan budidaya tanaman holtikultura di Kecamatan Tarakan Utara. Motode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode acak dengan petak kuadrat berukuran 1 x 1 m sebanyak 50 sampel. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 29 jenis gulma yang ada di lahan budidaya tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Utara, 20 jenis termasuk golongan berdaun lebar, 7 jenis termasuk golongan rerumputan, dan 2 jenis termasuk golongan teki-tekian. Adapun gulma yang dominan tumbuh pada lahan budidaya tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Utara yaitu gulma Eleusin indica dengan nilai SDR 18,92%.
MUSAKKIR
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self esteem dan self fficacy terhdap kinerja mitra driver ojek online (Grab) PT. Grab Indonesia Cabang Kota Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampel jenuh. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan istrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah mitra driver ojek online PT. Grab Indonesia Cabang Kota Tarakan yang berjumlah 200 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel self esteem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sedangkan variabel self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.
DWI MUHAMMAD FAJAR
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan di Koperasi Syariah BMT Al-Fath Tarakan yang berlokasi Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Sampel yang digunakan sebanyak 20 responden. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan kuesioner dengan metode non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan kerja. Variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap variabel kepuasan kerja. Variabel knowledge sharing berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap variabel kepuasan kerja. Variabel kompensasi, komitmen organisasi, dan knowledge sharing secara simultan tidak berpengaruh terhadap variabel kepuasan kerja.
WAHYU
2021 · Thesis · Open Access
Gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah termasuk dalam gangguan temporer. Sistem proteksi pertama yang dilakukan untuk mengamankan sistem yaitu menggunakan sekering, kemudian dilanjutkan menggunakan Rele Arus Lebih (OCR). PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tarakan adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berlokasi di kota tarakan tepatnya di gunung belah. Pada penyulang 5 di kota tarakan sering mengalami gangguan sehingga sering terjadi pemutusan penyaluran energi listrik pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari semua proteksi rele arus lebih (OCR) untuk gangguan satu fasa ke tanah Pada penyulang 5 yang totalnya ada 3 buah rele arus lebih (OCR) dengan penempatan wilayah yang berbeda-beda agar pelayanan energi listrik dapat disalurkan dengan baik. Hasil nilai arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah terbesar pada sisi incoming penyulang 5 1.820A dengan waktu operasi kerja rele arus lebih (OCR) 0,66s. Pada sisi out going kampung 4 nilai arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah terbesar 2.003A dengan waktu operasi kerja rele arus lebih (OCR) 0,33s. pada sisi out going amal nilai arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah terbesar 1.732A dengan waktu operasi kerja rele arus lebih (OCR) 0,35s. Koordinasi waktu kerja rele arus lebih (OCR) untuk memproteksi jaringan distribusi dari sisi incoming penyulang 5 ke out going kampung 4 dengan selisih waktu kerja rele 0,33s. Koordinasi waktu kerja rele arus lebih (OCR) untuk memproteksi jaringan distribusi dari sisi incoming penyulang 5 ke out going amal dengan selisih waktu kerja rele 0,31s.
NISA AULIA
2021 · Thesis · Open Access
Jaringan Distribusi memiliki peranan yang sangat penting dalam penyaluran tenaga listrik dari pusat pembangkit tenaga lisrik (power station) menuju konsumen. Diperlukan jaringan distribusi yang handal dan stabil agar penyaluran tenaga listrik dapat berjalan dengan baik secara terus-menerus. Transformator merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu jaringan distribusi yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk ke beban, agar transformator dapat bekerja dengan baik secara terus-menerus tanpa adanya kerusakan maka perlu dilakukan pemilihan transformator yang akan digunakan, penempatan transformator distribusi sesuai dengan kapasitas beban (kVA) yang digunakan serta perlu dilakukan perawatan dan pengawasan secara berkala. Dalam perhitungan lama waktu pakai transformator distribusi kita dapat memprediksi waktu pakai transformator tersebut dari perhitungan tegangan dan arus yang digunakan setiap harinya, sehingga kita dapat mencegah terjadinya gangguan pada jaringan distribusi dengan cara mengganti transformator distribusi sebelum transformator tersebut mengalami kerusakan. Pada perhitungan lama waktu pakai transformator distribusi yang telah dilakukan di UPBU Kelas 1 Utama Juwata Tarakan ini didapatkan nilai error pada transformator gardu Banglan sebesar -52,01% dari 100% pembebanan sesuai standar IEC dengan asumsi 20 tahun pemakaian, sehingga sisa waktu pakai transformator yaitu selama 30 tahun 4 bulan. Sedangkan, pada gardu Looping 1 didapatkan nilai error sebesar -1,44% dari 100% pembebanan sesuai standar IEC dengan sisa waktu pakai transformator selama 20 tahun 2 bulan.
SENDI HATTA
2021 · Thesis · Open Access
Kegiatan pertanian di lahan Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Utara masih menerapkan sistem tadah hujan dan pemberian air irigasi secara konvensional. Hal ini dapat menyebabkan in-efisiensi air irigasi dan tenaga kerja. Oleh sebab itu diperlukan penerapan metode pemberian air irigasi yang efektif dan efisien. Mendesain teknologi irigasi sprinkler menjadi salah satu solusi untuk permasalahan pemberian air irigasi dilahan usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menerapkan teknologi irigasi sprinkler untuk meningkatkan efisiensi air irigasi dilahan Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Utara. Penelitian ini dilaksanakan mulai November 2020 sampai dengan Februari 2021 dan bertempat di lahan Kelompok Tani Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisa tanah lahan percobaan, rancangan jaringan perpipaan, rancangan nozzle sprinkler, rancangan pompa, pengujian dan implementasi lapang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanah lahan percobaan memiliki tektur lempung berpasir. Total air irigasi selama waktu pengoperasian 10 menit sebesar 0,56 m3 dengan rata – rata radius penyiraman 4 m. Total head loss sebesar 14,01 m yang terdiri dari head loss mayor 1,86 m dan head loss minor 12,86 m. Daya pompa yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah 0,75 kW dan head total pompa sebesar 17,42 m.
NUR RAHMAH NIAR
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum 2013 pada aspek standar proses yang mencakup perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi,kuesioner wawancara dan dokumentasi. analisis yang digunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru biologi telah mempersiapkan RPP sesuai kurikulum 2013 dengan baik dan lengkap. Pelaksanaan pembelajaran Biologi masih menggunakan metode ceramah karena sistem pembelajaran online dan melalui media slide PPT. Penyusunan RPP guru memiliki kendala dalam membedakan materi pembelajaran yaitu materi yang bersifat fakta, konsep, prinsip dan prosedur serta pelaksanaan pembelajaran belum sesuai dengan RPP yang disusun. pelaksanaan pembelajaran hanya secara daring atau online dengan menggunakan aplikasi webex meet dan guru biologi belum melakukan penilaian saat pembelajaran berlangsung.selain itu guru memberikan variasi dengan pembelajaran praktikum dilaboratorium sehingga dapat memfasilitasi pendekatan saintifik dan mengembangkan karakter siswa.
INNA PUTRISAKINAH
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan dan mendeskripsikan kondisi kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SDN 016 Tarakan pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini berfokus pada upaya guru dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan dan kondisi kemandirian belajar siswa di SDN 016 Tarakan. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 016 Tarakan telah melakukan upaya melalui peranannya sebagai seorang guru seperti guru sebagai demonstrator, guru sebagai pengelola kelas, guru sebagai mediator dan fasilitator dan guru sebagai evaluator. Namun, upaya guru tersebut tidak sejalan dengan kondisi kemandirian belajar siswa seperti siswa belum memiliki kepercayaan diri, siswa belum memiliki kemampuan belajar sendiri, tetapi siswa memiliki sikap menghargai waktu.
ERBIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access
Karamunting (Melastoma malabathricum) mengandung senyawa metabolik sekunder yang terdiri dari sponin, tanin, triteroenoid dan steroid, flavonoid yang mampu meningkatkan sistem imunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi tumbuhan karamunting sebagai imunostimulan pada benur (PL-20) yang diuji tantang dengan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Metode penelitian dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu perlakuan Kontrol tanpa pemberian ekstrak karamunting, Perlakuan (P1) 0,1 g/kg, Perlakuan (P2) 0,2 g/kg, Perlakuan (P3) 0,3 g/kg. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pakan powder dengan ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda sangat berpengaruh pada sistem imunitas pada udang windu. Daun karamunting memberikan pengaruh positif terhadap kelangsungan hidup udang windu yang diuji tantang dengan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Nilai kelangsungan hidup udang windu (Penaeus monodon) tertinggi diperoleh pada perlakuan dosis 0,3 g/kg, menunjukkan berbeda nyata dibandingkan perlakuan tanpa pemberian ekstrak daun karamunting. Pemberian ektrak karamunting dapat meningkatkan sistem imunitas pada udang windu terhadap serangan bakteri Vibrio parahaemolyticus .
AMRIS PRIYANDI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis belalang (Orthoptera) berdasarkan indeks keanekaragaman dan kelimpahan belalang di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan dan Potensi implementasinya pada pembelajaran Biologi kelas X SMA. Dari hasil penelitian belalang di Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan terdapat 2 famili yaitu Acrididae dan Tettigonidae dengan terbagi 19 spesies Acrida ungarica, Acrida ungarica, Acrida conica, Oxya chinensis, Oxya japonica, Caryanda spuria, Trilophidia annulata, valanga nigricornis, xenocatantops humilis, Phlaeoba fumosa, Traulacris sp., Pseudoxya diminuta, Traulia borneensis, Oxya Serville, Xenacatantops humilis nymph, Elimaea sp, Conocephalus fasciatus, Ceraeocercus fuscipennis, dan Conocephalus Maculatus. Berdasarkan perhitungan indeks keanekaragaman yang dilakukan, keanekaragaman belalang pada kedua stasiun tergolong dalam kategori sedang dengan nilai H’ pada stasiun I 2,20 sedangkan pada stasiun II 2,57. Hasil perhitungan Indeks kelimpahan tergolong tinggi pada spesies Phlaeoba fumosa 24,54%, paling rendah yaitu spesies Oxya chinensis dan valanga nigricornis 0,53%. Adapun hasil analis keterkaitan penelitian pada pembelajaran biologi yaitu pada materi keanekaragaman hayati kompetensi dasar 3.2 mengenai berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia, beserta ancaman dan pelestariannya dan kompetensi dasar 4.2 menyajikan hasil observasi berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia serta usulan upaya pelestariannya.
NURITI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar biologi pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-6 dan kelas VII-7 yang berjumlah 64 siswa, sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VII-6 dan kelas VII-7 (64 siswa) mengalami kesulitan belajar, nilai rata-ratanya adalah 44 dengan katagori kesulitan belajar tinggi. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa berasal dari faktor internal (60,24%) dan faktor eksternal (60,36%) dengan kriteria cukup berpengaruh. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor internal adalah mencari dan membaca buku biologi pada saat jam pelajaran sedang kosong (53,52%), sedangkan faktor penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor eksternal adalah teman bergaul siswa lebih senang mengajak bermain daripada belajar (52,34%) dengan kriteria cukup berpengaruh.
LISWIKI CHANDRA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa baik secara umum maupun setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IX semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMP Negeri 4 Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika berupa uraian. Adapun pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematika dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan WhatsApp. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 siswa yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam pembelajaran daring tergolong kategori rendah dengan rata-rata sebesar 40.55. Untuk indikator memahami masalah tergolong kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 32.03 atau dengan nilai persentase 19.75%, indikator merencanakan penyelesaian tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 48.53 atau dengan nilai persentase 29.92%, indikator melaksanakan penyelesaian tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 69.27 atau dengan nilai persentase 42.70%, dan indikator memeriksa kembali tergolong kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 12.37 atau dengan nilai persentase 7.63%.
ENDRA BAYU
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman dan kelimpahan capung di area teresterial Kota Tarakan menjadi potensi implementasi terhadap pembelajaran Biologi kelas X SMA/MA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga yaitu Persawahan Mamburungan, Hutan Kota Sawahlunto SKIP dan Lahan Pertanian Kampung Enam. Parameter yang diukur adalah keanekaragaman dan kelimpahan capung. Parameter lingkungan turut menjadi hal yang penting dalam penelitian ini diantaranya suhu, kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan ketinggian. Hasil penelitian capung di area teresterial Kota Tarakan ditemukan delapan belas spesies dari dua famili diantaranya Libellulidae dan Coenagrionidae. Analisis tingkat keanekaragaman capung di area teresterial Kota Tarakan sebesar 2.69 yang menunjukan kriteria keanekaragaman jenis dalam kategori tingkat sedang. Kemudian nilai indeks kelimpahan capung tertinggi terdapat pada spesies Crocothemis servilia sebesar 14.41% yang dikategorikan dalam tingkat tendah, sedangkan spesies yang memiliki nilai kelimpahan terendah terdapat pada spesies Copera marginipes sebesar 0.71% yang dikategorikan dalam tingkat rendah. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian keanekaragaman dan kelimpahan capung dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi keanekaragaman hayati Indonesia kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.2 dan 4.2. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran Biologi antara lain : (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) Kejelasan sasaran; (4) Kejelasan pedoman eksplorasi; (5) Kejelasan perolehan yang ingin di capai.
AKLIN SIMON
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRACT The purpose of this study was to find out the level of motivation in learning English and to find out the correlation between students’ extrinsic motivation and students’ intrinsic motivation in learning English. The study was conducted at SMAK Don Bosco Tarakan. The sample of this study was 55 students of eleventh grades. This study uses descriptive quantitative analysis and the technique sampling used in this study was purposive sampling. Furthermore, the technique used in collecting data is questionnaires. The questionnaire consists of 40 questions in which question 1-15 are questions for extrinsic motivation and question 16-40 are questions for intrinsic motivation. The result of this study shows that the total mean score of extrinsic motivation was 2.42 and the total of mean score of intrinsic motivation was 2.63 However, the overall mean motivation was considered a medium level of motivation. Meanwhile, the result of correlation of this study indicates there is no significant correlation based on the Pearson product moment, the correlation coefficient or the rtest which was 0,213 was lower than rtable which was 0.266, Therefore, there was sufficient evidence to suggest that the Ho was accepted and Ha was rejected. On the other words there is no tendency that the students who motivated from extrinsic motivation in learning English will have a high motivation of intrinsic motivation in learning English.
M. ADNAN
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa dalam kumpulan puisi “Setengah Tiang” karya Ali Syamsudin Arsi kajian stilistika. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa majas perbandingan dan majas penegasan dalam kumpulan puisi “Setengah Tiang” karya Ali Syamsudin Arsi. Teknik yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi atau tekstual. Pegumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pembacaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa majas repetisi ialah majas yang paling dominan digunakan karena perulangan kata, frase dan klausa yang sama dalam satu kalimat. Hal ini menunjukkan bahwa Ali Syamsudin Arsi ingin menegaskan pada kalimat-kalimat tertentu bahwa kalimat tersebut memiliki kesan yang sangat mendalam, sedangkan majas yang jarang Ali Syamsudin Arsi gunakan ialah majas retoris majas yang jawabannya telah terkandung di dalam pernyataan tersebut, sedangkan Ali Syamsudin Arsi adalah penulis yang mencoba menyampaikan pesan dan makna yang mendalam kepada pembaca karena ingin menegaskan apa yang terjadi pada lingkungan sekitar. Adapun jumlah majas yang ditemukan ialah tediri dari 68 data yang terdapat dalam 12 majas, majas repetisi terdiri dari 16 data, majas paralelisme terdiri dari 14 data, majas personifikasi terdiri dari 10 data, majas alegori terdiri dari 10 data, majas simile terdiri dari 9 data, majas sinetesia terdiri dari 2 data, majas enumerasio terdiri dari 2 data, majas metafora terdiri dari 1 data, majas pleonasme terdiri dari 1 data, majas tautologi tediri dari 1 data, majas hiperbola terdiri dari 1 data dan majas retoris terdiri dari 1 data.