NURAIZAH
2021 · Thesis · Open Access
Struktur komunitas plankton di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara masih kurang dilakukan. Maka dari itu perlu dilakukan suatu pengkajian tentang struktur komunitas plankton khususnya di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan sehingga dapat diketahui jenis plankton yang terdapat di perairan tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur komunitas plankton (kelimpahan plankton, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi) yang berada di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan, dan untuk mengetahui kondisi lingkungan perairan dari habitat plankton di Perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan survei dan laboratorium. Penelitian ini dilakukan selama ± 3 (tiga) bulan dari bulan Februari - April 2021. Hasil pengamatan dan identifikasi plankton yang banyak ditemukan di perairan Tanjung Batu Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara yaitu pada kelas Bacillarophyceae untuk jenis fitoplankton dan Crustacea untuk jenis zooplankton. Kelimpahan plankton tergolong dalam kelimpahan rendah, indeks keanekaragaman pada kedua stasiun termasuk dalam kategori nilai keanekaragaman sedang dan kestabilan komunitas sedang, indeks keseragaman tergolong dalam kategori indeks keseragaman merata dengan komunitas yang stabil, indeks dominansi tidak terdapat spesies yang mendominasi. Sebaran pada parameter kualitas air tidak menunjukkan perbedaan nilai signifikan antara stasiun. Nilai suhu dan pH di Perair tergolong dalam kategori optimal untuk pertumbuhan plankton, kecerahan tergolong dalam kategori rendah, nilai salinitas termasuk dalam kondisi baik bagi perairan, nilai nitrat tergolong dalam kesuburan perairan tinggi sedangkan nilai fosfat tergolong dalam kesuburan perairan sedang.
CICI HELMI
2021 · Thesis · Open Access
Kota Tarakan adalah kota yang memiliki Sumber Daya Alam yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu daerah yang ada di kota Tarakan yaitu Tanjung Pasir dimana para penduduknya tinggal di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan tanjung pasir dengan menggunakan struktur komunitas plankton sebagai bioindikator perairan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, lokasi penelitian dilakukan di dua titik tempat yaitu stasiun I di daerah kawasan mangrove dan di stasiun II dekat dengan pemukiman penduduk. Pengambilan sampel dilakukan 2 hari sekali selama 15 kali turun kelapangan. komunitas plankton di perairan Tanjung Pasir sebagai objek penelitian meliputi kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Jenis fitoplankton yang ditemukan pada stasiun I dan Stasiun II yaitu terdiri dari 5 kelas yaitu kelas Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae, Cyanophyceae, Mediophyceae dan Dinophycea dan zooplankton dari kelas Crustacea. Jenis fitoplankton yang paling banyak ditemukan pada stasiun I dan stasiun II adalah dari kelas Bacillariophyceae dan Dinophyceae karena kedua kelas ini mendominasi semua jenis fitoplankton di seluruh dunia. dengan nilai kelimpahan fitoplankton pada stasun I yaitu 354 sel/l dan stasiun II yaitu 202 sel/l. kelimpahan zooplankton pada stasiun I yaitu 40 ind/l, dan stasiun II 38 ind/l Indeks kanekaragaman pada kedua stasiun tergolong kategori sedang dengan indeks keseragaman tegolong kategori keseragaman tinggi dan dominansi yang rendah. Berdasarkan dari nilai struktur komunitas plankton perairan Tanjung Pasir tergolong kategori tercemar ringan. Faktor lingkungan perairan Tanjung Pasir kota Tarakan meliputi faktor fisika dan faktor kimia pada stasiun I dan stasiun II masih baik untuk kehidupan organisme perairan.
RESTI MANTANG
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ritual pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ di suku Toraja, Mengidentifikasi jenis tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam upacara adat Rambu Solo’ dan maknanya bagi masyarakat suku Toraja, dan menganalisis pola hubungan Relative Frequency of Citation (RFC) dan Fidelity Level (FL) dari jenis tumbuhan dan hewan yang dimanfaatkan dalam upacara Rambu Solo’. Metode penulisan dalam penelitian ini adalah kualitatif etnografi. pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Subjek pada penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh masyarakat, masyarakat umum dan mahasiswa yang ada di Toraja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual pelaksanaan upacara Rambu Solo’ pada suku Toraja memiliki beberapa tahapan yaitu yang pertama persiapan, yang kedua pelaksanaan dan terakhir penutup. Terdapat 9 jenis tumbuhan dan 5 jenis hewan yang digunakan dalam upacara tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan Relative Frequency of Citation (RFC) dan Fidelity Level (FL) dari 9 jenis tumbuhan dan 5 jenis hewan yang digunakan oleh masyarakat suku Toraja dalam pelaksanaan upacara Rambu Solo’ diperoleh hasil dengan tingkat kepentingan rendah dan kesukaan rendah (kelompok I) sebanyak 2 spesies yaitu: Equus ferus caballus (Linnaeus, 1758) dan Bos taurus (Linnaeus, 1758), tingkat kepentingan tinggi dan kesukaan rendah (kelompok II) sebanyak 3 spesies yaitu: Schizostachyum blumei Nees. Syn., Piper betle L. dan Cyprinus carpio (Linnaeus, 1758), tingkat kepentingan rendah dan kesukaan tinggi (kelompok III) sebanyak 3 spesies yaitu: Arenga pinnata Merr., Areca catechu L. dan Schizostachyum brachycladum Kurz. sedangkan kepentingan tinggi dan kesukaan tinggi (kelompok IV) sebanyak 6 spesies yaitu: Dendrocalamus asper Schuf., Coleus scutellarioides L., Casuarina equisetifolia J.R.&G. Forst., Pinus merkusi Jungh. Es de Vries., Bubalus bubalis (Linnaeus, 1758) dan Sus scrofa domesticus (Linnaeus, 1758). Kata Kunci: Etnobiologi, Rambu Solo’
ARDI
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari jumlah uang beredar, jumlah pengangguran dan suku bunga terhadap inflasi di Indonesia tahun 2010-2019. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek penelitian jumlah uang beredar, jumlah pengangguran dan suku bunga di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X1 (-2,081) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X1 (0,083) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel independen X1 (jumlah uang beredar) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X2 (-1,730) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X2 (0,134) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel independen X2 (jumlah pengangguran) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.5, nilai t hitung X3 (2,318) t tabel (3,14267) dan nilai Sig. X3 (0,060) > α (0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dengan kata lain variabel dependen X3 (suku bunga BI rate) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel independen Y (inflasi). Berdasarkan tabel 4.6 diatas, dapat dilihat bahwa nilai F hitung (4,626) F tabel (9,78) dan nilai Sig. F hitung lebih besar dari α (0,053 > 0,01). Maka H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya bahwa semua variabel bebas yaitu jumlah uang beredar (X1), jumlah pengangguran (X2), suku bunga BI rate (X3), secara simultan atau bersama-sama tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen inflasi (Y).
RAHMAT
2021 · Thesis · Open Access
Cacing sutra (Tubifex sp) merupakan salah satu pakan alami yang dibutuhkan dalam pembenihan ikan khususnya pada fase larva, karena memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian fermentasi ampas tahu dan limbah sayuran terhadap pertumbuhan cacing sutra (Tubifex sp). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari fermentasi ampas tahu dan kotoran ayam, fermentasi limbah sayuran dan kotoran ayam fermentasi ampas tahu, limbah sayuran dan kotoran ayam, parameter yang diamati meliputi biomassa dan populasi cacing sutra, serta kualitas air sebagai penunjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian media ampas tahu dan limbah sayuran dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh atau berbeda nyata terhadap pertumbuhan biomassa dan populasi cacing sutra. Nilai tertinggi terdapat pada perlakuan dua menghasilkan cacing sutra sebanyak 13,4g dan populasi ±19,250 individu. Berdasarkan data kualitas air selama penelitian diperoleh kisaran suhu 28-29,5 °C, nilai pH kisaran 7,5-8,2 dan nilai DO kisaran 5-9.
HERYANTO
2021 · Thesis · Open Access
Pematangan ovari kepiting bakau dapat dilakukan melalui tiga pendekatan, yaitu; pakan, hormonal, dan manipulasi lingkungan. Penggunaan ekstrak daun karamunting merupakan pendekatan hormonal. ekstrak daun karamunting berperan dalam proses pematangan ovari pada kepiting bakau dan sudah diujikan sebelumnya yang terbaik adalah dosis 1 mg namun belum ditemukan dosis optimalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari optimalisasi dosis dalam penggunaan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabatcricum) pada proses pematangan ovari kepiting bakau (Scylla serrata) ditambak tradisional. Dosis ekstrak daun karamunting yang digunakan pada induk kepiting bakau terdiri dari empat perlakuan yaitu: A, kontrol; B, dosis 1,3 mg/100gr; C, dosis 1,5 mg/100gr; D, dosis 1,7 mg/100gr. Hasil penelitian menunjukan perlakuan C dengan nilai GSI yaitu 8,24% berbeda nyata dengan kontrol yang memiliki nilai 3,45%. Penambahan ekstrak daun karamunting pada dosis 1,5 mg/100gr sebagai stimulator maturasi kepiting bakau memberikan perkembangan ovari yang terbaik.
BUDIMAN
2021 · Thesis · Open Access
Oil crab berperan penting dalam proses percepatan matang ovari pada kepiting bakau dan sudah diuji dalam media pemeliharaan terkontrol di Hactcery. Pematangan ovari merupakan usaha untuk mematangkan gonad kepiting bakau, pematangan ovari pada golongan krustase termasuk kepiting dapat dilakukan melalui tiga pendekatan, yaitu: lingkungan, pakan dan hormonal. Metode yang dapat digunakan untuk mempercepat kematangan ovari kepiting bakau adalah menggunakan penambahan formula Oil Crab ini dapat mempercepat kematangan ovari pada kepiting bakau, Oil Crab juga dapat merangsang laju oksidasi bahan makanan, meningkatkan laju konsumsi oksigen, meningkatkan pertumbuhan dan mempercepat proses ganti kulit pada hewan crustacea. Sebagai langkah untuk mendukung perkembangan budidaya kepiting perlu dilakukan penelitian yang berhubungan dengan perkembangan ovari induk kepiting bakau dengan penambahan formula Oil Crabs pada kepiting bakau. Penambahan Oil Crab ini untuk mendapatkan hasil yang terbaik bagi kematangan ovari kepiting bakau. Dengan adanya Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang efektifitas penambahan formula Oil Crabs terhadap perkembangan ovari induk kepiting bakau sehingga dapat digunakan sebagai salah satu metode alternatif untuk penyediaan induk matang ovari. Sehingga Tujuan penelitian ini yaitu menguji efektifitas penambahan formula Oil Crab terhadap perkembangan ovari induk kepiting bakau (Scylla Serrata). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dosis Oil crab yang digunakan pada induk kepitng bakau terdiri dari 4 perlakuan yaitu A 0 ml (kontrol), B 0,2 ml, C 0,4 ml dan D 0,6 ml dan pengukuran kualitas air pada parameter DO 6,7-7,8 mg/L, suhu 27-31 °C, Salinitas 15-18 ppt dan pH 7, Amonia 0,02 ppm. Hasil penelitian dianalisa menggunakan software SPSS 23.0 dengan menunjukkan perlakuan Oil Crab berbeda nyata dengan perlakuan kontrol terhadapat kematangan ovari induk kepiting bakau. Berdasarkan dari perlakuan kontrol tidak mengalami perubahan ovari dan tidak sampai di tahap berried, hasil dari perlakuan dosis 0, 2 ml mendapatkan beriied pada hari ke 29, dan hasil dari dosis 0, 6 pada hari ke 30 sudah menggendong. Penambahan Oil Crab pada dosis 0,4 ml mendapatkan hasil yang terbaik bagi kematangan ovari kepiting bakau pada hari ke 25.
MUHAMMAD HAFIDZ BURHANUL MUTTAQI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dalam memberikan perlindungan hukum terhadap seseorang yang dijadikan sebagai tersangka pembunuhan dan dilakukan penangkapan, penahanan, dan penyidikan atas dugaan tindak pidana pembunuhan, serta tersangka tersebut tidak cukup bukti untuk dijadikan sebagai tersangka dalam kasus tindak pembunuhan tersebut dan berlanjut ke proses pengadilan dan bagaimana proses penyelesaian hukum terhadap tersangka dalam tindak pembunuhan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap tersangka tindak pidana pembunuhan dimuat dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. Berdasarkan hasil penelitian yang didasari dari rumusan masalah dengan ini perlindungan hukum terhadap tersangka tindak pidana pembunuhan dan menjadi tersangka dalam tindak pidana pembunuhan, akan tetapi terbukti tidak bersalah maka terdakwa tindak pidana pembunuhan akan dibebaskan dari dakwaan, serta dipulihkan nama baiknya dan diberikan ganti kerugian materil maupun inmateriil. Bagi penyidik dikenakan sanksi yang melakukan tindakan salah tangkap melalui putusan pengadilan penyidik mendapatkan putusan sanksi berupa ganti kerugian akibat kelalaiannya dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dan membayar ganti kerugian kepada tersangka melalui putusan pengadilan.
NUR SALIM
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) pada laju pertumbuhan benih ikan lele (Clarias sp) Penelitian dilakukan di Mini Hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan 4 perlakuan 3 ulangan, Perlakuan kontrol (K) : Pakan komersil ( tanpa ekstrak daun karamunting ), P1 : pakan komersil dengan penambahan ekstrak daun karamunting 50 mg/kg, P2 : pakan komersil dengan penambahan ekstrak daun karamunting 100 mg/kg dan P3 : pakan komersil dengan penambahan ekstrak daun karamunting 150 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan bobot ikan lele tertinggi didapakan pada perlakuan ekstrak 150 mg/kg, yakni 2 g, sedangkan untuk pertumbuhan panjang ikan lele tertinggi pada perlakuan ekstrak 150 mg/kg yakni 1,88 cm. nilai laju pertumbuhan spesifik tertinggi diperoleh untuk perlakuan ekstrak 150 mg/kg, yakni 2.95 % dan nilai kelangsungan hidup tertinggi juga diperoleh pada perlakuan ekstrak daun karamunting 50 mg/kg, sebesar ,yaitu 65%. Nilai FCR terendah didapatkan untuk perlakuan 150 mg/kg yaitu sebesar 1,26%. ekstrak daun karamunting memberikan pengaruh yang positif pada laju pertumbuhan benih ikan lele dibandingkan dengan perlakuan kontrol.
FILUJJATI BAKHRIL WAHDAH ALMALIKI
2021 · Thesis · Open Access
Pertumbuhan kepiting bakau melalui proses moulting membutuhkan hormon ekdisteroid. Hormon ekdisteroid dihasilkan oleh hewan dan tumbuhan. Pada tumbuhan, ekdisteroid dikenal dengan fitoekdisteroid. Salah satu bahan baku yang memiliki kandungan bioaktif seperti hormon ekdisteroid adalah daun karamunting (Melastoma malabathricum L). Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi karamunting sebagai sumber pengganti hormon yang berasal dari tumbuhan untuk stimulan proses moulting pada kepiting bakau (Scylla serrata). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (3 µg/g), perlakuan C (5 µg/g) dan perlakuan D (7 µg/g). Diperoleh hasil bahwa penyuntikan dengan dosis terbaik adalah 5 µg/g bobot tubuh memberikan presentase moulting terbaik dengan nilai sintasan hidup 100%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada pemberian ekstrak daun karamunting (Melastoma malabthricum L) dapat berperan terhadap stimulant moulting pada kepiting bakau (Scylla serrata). The growth of mangrove crabs through the moulting process requires ecdysteroid hormones. Ecdysteroid hormones are produced by animals and plants. In plants, ecdysteroids are known as phytoecdysteroids. One of the raw materials that has bioactive content such as ecdysteroid hormones is karamunting leaf (Melastoma malabathricum L). The purpose of this study was to examine the potential of karamunting as a substitute source of plant-derived hormones to stimulant the moulting process in mud crabs (Scylla serrata). This research is an experimental study, using a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. Treatment A (control), treatment B (3 g/g), treatment C (5 g/g) and treatment D (7 g/g). That the results of the injection with the best dose of 5 g/g body weight giving the best percentage of moulting with a survival value of 100% serrata).
TUTUT JULI YANTI
2021 · Thesis · Open Access
Tambak merupakan suatu ekosistem perairan di wilayah pesisir yang dipengaruih oleh teknis budidaya tataguna lahan dan dinamika hidrologi perairan disekitarnya. Tambak tradisional adalah budidaya yang paling aman dan umumnya berusia lebih panjang meskipun produksinya tidak sebanyak budidaya semi intensif dan intensif, Pengelolahan tambak tradisional dengan baik merupakan kunci dalam keberhasilan budidaya. Plankton sangat penting dalam budidaya udang, terutama pada sistem ototrofik yang mengandalkan fitoplankton untuk menghasilkan oksigen dari proses fotosintesis pada siang hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersedian pakan alami terhadap keberhasilan budidaya di tambak tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020 sampai dengan Januari 2021, dengan menggunakan metode eksploratif, deskriptif dan kualitatif. Pengambilan sampel air dilakukan di 3 stasiun tambak tradisional di Kota Tarakan yaitu di tambak tradisional di Jl. Akibalak Rt. 20, Tambak tradisional di Jl. Akibalak yang beda saluran air dan tambak tradisional Kampung 4. Hasil penelitian menunjukan. plankton yang ditemukan dari 6 kelas, 9 ordo, 11 genus dan 11 spesies. terdiri dari kelas Bacillariophyceae yaitu Nitzchia.Sp, Melosira.Sp, Frustalia.sp, Pleusigma sp, Skelatonema.sp, Bidduphia. Sp. Dari kelas Cyanophyceae yaitu Trichodesmium. Sp. Dari kelas Dinophyceae yaitu Dinophysis. Sp.dari kelas Euglenoidae yaitu Euglena acus. dan zooplankton dari kelas Crustasceae yaitu Nauplius sp dan Oithona sp.
MUHAMMAD FAIZAL SULTAN
2021 · Thesis · Open Access
Salah satu ciri negara demokrasi adalah pelaksanaan Pemilihan Umum. Untuk mewujudkan konsep yang dianut di Indonesia, yakni pembagian kewenangan sebagaimana ajaran trias politika, maka pelaksanaan dan hasil pemilihan umum menentukan kebijakan Negara dalam mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya. Namun demikian, seringkali pelaksanaan pemilu diwarnai kecurangan-kecurangan baik oleh partai politik, peserta konteslasi maupun masyarakat selaku pendudung. Tujuan tulisan ini adalah menganalisis pertimbangan Sentra Gakkumdu dalam penanganan politik uang dan bagaimana rasio decidendi Hakim dalam menjatuhkan putusan dengan perkara Nomor: 410/Pid.Sus/2020/PNTar pada kasus pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode normatif. Sumber hukum utama yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020. Untuk melengkapi bahan analisis, dilakukan wawancara kepada key informan yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian tergambar pertama, bekerjanya Gakkumdu dalam penanganan kasus politik uang di Kota Tarakan saat berlangsungnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur adalah dimulai dari tindak lanjut laporan dari masyarakat. Kemudian melakukan serangkaian kajian, rapat pleno dan dilanjutkan dengan penyidikan. Layaknya tindak pidana pada umumnya, Sentra Gakkumdu selain menerima laporan juga menggali dan mencari bukti pendukung sesuai dengan keberlakukan kekuatan alat bukti. Kedua, beberapa faktor yang dijadikan sebagai pertimbangan Hakim dalam memutus perkara pada kasus politik uang Nomor: 410/Pid.Sus/2020/PNTar selain alat bukti yang dihadirkan di persidangan, Hakim memberatkan putusan dengan alasan bahwa terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Negara Indonesia yang menjunjung tinggi demokrasi pada hal proses pemilu yang fair, adil dan bersih.
REZKI SUANDI
2021 · Thesis · Open Access
Umumnya metode yang digunakan dalam proses molting pada kepiting bakau adalah mutilasi. Mutilasi adalah pemotongan organ kepiting. Selain mutilasi, formula oil crab dapat mempercepat proses moulting kepiting. Menggunakan formula oil crab sebagai stimulan moulting adalah sebuah penelitian baru-baru ini. Formula oil crab adalah formula yang terdiri dari campuran hormon tiroksin dan NaCl fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kepiting bakau terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau pada saat moulting. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap (RAL), empat perlakuan dan lima ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah 20 ekor kepiting jantan dengan berat 90 – 110 g/ekor. Perlakuan terdiri dari kontrol, mutilasi, pemberian formula oil crab dengan dosis 0,1 dan 0,5 ml/ekor. Parameter yang diamati adalah kecepatan molting, persentase molting, pertumbuhan bobot mutlak dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis 0,5 ml memberikan kecepatan molting tercepat dibandingkan perlakuan lainnya dengan rentang waktu 9-14 hari, tapi kelangsungan hidupnya rendah di bandingkan dengan perlakuan lainnya hal ini diduga karena perlakuan dosis 0,5 memberikan pengaruh stress pada kepiting sehingga menyebabkan kematian. Perlakuan kontrol, perlakuan dosis formulaoil crab 0,1 per ekor dan mutilasi memberikan kelangsungan hidup 100%. Semakin tinggi persentase moulting yang diperoleh pada perlakuan pemberian formula oil crab dengan dosis 0,1 ml/ekor, mutilasi dan kontrol dengan kadar 100%, pemberian formula oil crab dengan dosis 0,1 ml berpengaruh terhadap persentase moulting, pertumbuhan dan kelangsungan hidup tertentu. Sebaliknya, pemberian formula oil crab dengan dosis 0,5 ml memberikan porsi moulting, pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup yang lebih rendah.
SUKMAWATI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan dan tentang peran guru dalam meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan? Skripsi ini merupakan penelitian jenis Kualitatif dan jenis penelitian ini yaitu studi khusus sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, guru kelas siswa dan orang tua di SMP Negeri 11 Tarakan,Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari Angket mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2020/2021, Teknik pengumpulan data dengan mengunakan metode Observasi, wawancara, dan dokumentasi dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan belajar pada masa covid-19 yaitu perlu kerja sama antara guru dan orang tua untuk mencapai keberhasilan kerja siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: nilai angket tahap awal yang diperoleh kelas VII.1 diperoleh (5,3%), VII.2 diperoleh (4,2%) dan VII.3 diperoleh (6,2%), dan nilai angket tahap akhir yang diperoleh adalah kelas VII.1 diperoleh ( 7,1%), VII.2 diperoleh (7,1%) dan VII.3 diperoleh (8,8%).
MUTIARA ANGGRAINI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa iklan pada media luar ruang di kota Tarakan menurut kaidah bahasa Indonesia pada bidang ejaan yang mencakup penggunaan huruf, penulisan kata, penggunaan tanda baca, serta penulisan unsur serapan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 71 iklan media luar ruang berupa spanduk dan baliho yang berada di Jalan Yos Sudarso, Jalan Gajah Mada, Jalan Mulawarman, serta Jalan Jendral Sudirman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 201 data yang penggunaan bahasanya tidak sesuai kaidah ejaan bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa yang tidak sesuai tersebut terbagi atas 25 data pemakaian huruf yaitu 23 kesalahan penulisan huruf kapital dan dua kesalahan penulisan huruf tebal. 130 data penulisan kata yaitu 115 kesalahan pada penulisan kata baku atau asing, satu kesalahan pada penggabungan kata, lima kesalahan pada penulisan kata depan, dua kesalahan penulisan partikel, serta tujuh kesalahan penulisan singkatan dan akronim. 37 data penggunaan tanda baca yaitu tujuh kesalahan penggunaan tanda koma (,), satu kesalahan penggunaan tanda titik dua (:), delapan belas kesalahan penggunaan tanda hubung (-), lima kesalahan penggunaan tanda seru (!), serta enam kesalahan penggunaan tanda elipsis (…). Sembilan data penulisan unsur serapan yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Dari semua data, yang paling banyak ditemukan kesalahan penggunaan bahasanya ialah kesalahan dalam penulisan kata berupa kesalahan penulisan kata baku atau asing sebanyak 115 data.
MUH. SYAHRUL
2021 · Thesis · Open Access
The West Tarakan District area is one of the most influential areas and is the center of the city of Tarakan. One of the downtown areas that is very prone to flooding is around Jalan Cendrawasih, West Tarakan District which is the most populous and most populous sub-district and is the center of the economy in Tarakan City. The study was conducted to determine the capacity of the drainage channel which resulted in flood inundation due to not being able to drain the flow of rainwater and to analyze the drainage system. The study was carried out using the calculation of rainfall data obtained from the BMKG of Tarakan City through the ogimet.com website, using manual calculations according to the rational method for calculating rain discharge and the manning formula for calculating flow velocity then the calculation results were inputted in the HEC-RAS 5.0.7 program. The results of the calculation study are based on the condition of the existing channel, the capacity of the existing channel capacity in the Cendrawasih area for the existing channel discharge on the right side channel of Qs = 0.356 m3/s, the left side channel of Qs = 0.373 m3/s. The results of the discharge of the existing channel show that with a return period of 10 years, it can be seen that the capacity of the two existing channels is not able to accommodate the planned flood discharge so that there is a flood in the area.
SUKARDI IBRAHIM
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, stress kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi pegawai ASN kelurahan Kota Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data menggunakan metode angket atau kuesioner. Pada penelitian ini metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purpose sampling dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini yaitu pegawai asn yang bekerja di kantor kelurahan Kota Tarakan sebanyak 155 pegawai. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heterokedatisitas dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis, uji parsial (uji t), uji kelayakan model (uji f), serta uji analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan IBM SPSS 22. Adapun hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, stress kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi pegawai asn kelurahan Kota Tarakan.
MUHAMMAD FITRI FIRDAUS
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian bertujuan untuk, mengidentifikasi bentuk pertanyaan yang dipakai oleh guru, bagaimana cara mengaplikasikan pertanyaan yang akan diajukan, menemukan respon dan perasaan pada siswa kelas delapan di SMP Negeri 9 Tarakan Tahun akademik 2021. Penelitian menggunakan descriptive qualitative research design. Data diambil melalui observasi kelas, wawancara, dan kuesioner. Hasil dari penelitian di temukan 25 pertanyaan yang digunakan oleh guru sebagai bentuk Questioning Strategies, 25 pertanyaan diklasifikasikan menjadi 3 bagian yaitu display question, referential question, dan procedural question. Ditemukan 16 pertanyaan display question dengan total kemunculan 64%, dari referential question 6 pertanyaan dengan total kemunculan 24%, dan procedural question 3 pertanyan dengan total kemunculan 12%. Kesimpulannya, pertanyaan yang paling sering digunakan oleh guru dalam menerapkan questioning strategies adalah display question.
MUHAMAD RIJAL
2021 · Thesis · Open Access
Uji toksisitas ekstrak daun ketepeng cina sebagai pestisida nabati pada ikan mujair, pestisida nabati adalah produk alam yang berasal dari tanaman yang mempunyai kelompok metabolit sekunder yang mengandung beribu-ribu senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) untuk menanggulangi hama ikan mujair (Oreochromis mossambicus). Penelitian ini dilaksanaan dari bulan Januari hingga bulan Oktober 2020 yang berlokasi di Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 3 ulangan dan 1 control, dengan kepadatan 1 ekor/liter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat mortalitas ekstrak daun ketepeng cina yang di uji pada ikan mujair yang terbaik diperoleh pada konsentrasi 400 ppm dengan kematian 100% pada menit ke-90.
ARIANSYAH
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bermasud untuk menjawab dua pertanyaan terkait pembelaan terpaksa dalam hukum pidana, Pertama bagaimana Pembelaan diri yang dapat dikatakan sebagai tindak pidana penganiayaan? Kedua Bagaimana Tindakan hukum terhadap pembelaan diri dengan melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif, dimana penulis menggunakan beberapa pendekatan seperti pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan bersumber dari data premier yang disumber-sumber hukum, dan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, ariket, data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa : Pertama tindakan pembelaan terpaksa yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka melindungi dirinya meskipun tindakan tersebut melanggar hukum namun oleh KUHP tindakan tersebut dibenarkan, namun KUHP tidak memberikan batasan yang tegas terkait tindakan apa saja yang masih dikategorikan dapat dibenarkan oleh hukum. Kedua Pada perkara 372/Pid.B/2020/PN.Pdg dan 373/Pid.B/2020/PN.Pdg dimana perkara ini merupakan suatu kejadian yang sama dengan dua orang terdakwa, para terdakwa dijatuhi putusan penjara oleh hakim, hakim menilai bahwa tindakan pembelaan yang dilakukan oleh para terdakwa tidak dapat dikategorikan sebagai suatu pembelaan terpaksa sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 49 KUHP karena hakim menilai tindakan yang dilakukan oleh para terdakwa seharusnya dapat dihindari dan tidak dilakukan maka oleh hakim tindakan tersebut dikategorikan sebagai suatu penganiayaan karena mengakibatkan korban meninggal dunia pada kejadian tersebut hal ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Andi Hamzah dimana pembelaan terpaksa harus merupakan tindakan seketika, dan tidak dapat dihindari, serta tindakan pembelaan harus seimbang dengan serangan yang dihadapi. Kata Kunci : Pembelaan Terpaksa, Penganiayaan