MASDAR
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana faktor-faktor psikologis dan sosial dapat mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk memulai usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap niat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha. Sikap memiliki koefisien regresi sebesar 0,250, norma subjektif sebesar 0,155, dan kontrol perilaku sebesar 0,394. Semua variabel ini memiliki nilai signifikansi yang sangat kecil (p 0,05), yang menandakan bahwa pengaruhnya terhadap niat berwirausaha sangat berarti. Di antara ketiga variabel, kontrol perilaku memberikan pengaruh yang paling dominan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sikap positif terhadap kewirausahaan, dukungan sosial dari lingkungan sekitar, serta kemampuan untuk mengontrol dan mengelola risiko berwirausaha menjadi faktor penting dalam membentuk niat berwirausaha mahasiswa. Temuan ini memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan program kewirausahaan di perguruan tinggi, dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk terjun ke dunia usaha,
DORTHI AGIVIOLA
2025 · Thesis · Open Access
Loyalitas pelanggan berperan vital bagi usaha rumah makan dalam memelihara hubungan jangka pendek maupun jangka panjang, hingga mendorong peningkatan laba dan eksistensi suatu usaha. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan diantaranya kualitas pelayanan, harga dan kepuasan pelanggan dengan metode penelitian kuantitatif. Penelitian dimulai pada bulan Oktober-Desember 2024 di enam Rumah Makan Padang yang berlokasi di Kabupaten Malinau. Sampel dalam penelitian ini sebesar 280 responden dengan kriteria berusia di atas 17 tahun dan telah berkunjung dan berbelanja minimal dua kali. Data diperoleh melalui kuesioner yang telah diisi dengan metode pengukuran Skala Likert dengan penilaian 1 sampai 5, data dianalisis dengan pendekatan SEM (Structural Equation Modeling) diolah dengan Software Smart PLS4.0. Penelitian ini menyajikan output variabel kualitas pelayanan, harga dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (pengaruh langsung). demikian juga dengan pengaruh tidak langsung atau mediasi variabel kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Meskipun demikian pemilik usaha rumah makan padang perlu meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih baik dari sebelumnya dan strategi penetapan harga perlu diterapkan serta memperhatikan faktor-faktor lainnya seperti kualitas produk, kepercayaan, dan hubungan dengan pelanggan, sehingga pelanggan tetap puas dan loyalitas tetap terjaga dan meningkat.
MERY CHRISTIANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh citra dan loyalitas destinasi terhadap kepuasan wisatawan melalui nilai yang dirasakan di objek wisata Tane Olen Desa Wisata Setulang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelola objek wisata dalam meningkatkan daya tarik Tane Olen dan memperpanjang masa tinggal wisatawan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif, di mana tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengukur kekuatan hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang telah ditentukan. Ukuran sampel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 13 item dikali 5. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian ini adalah sebesar sebanyak 117, yang kemudian dibulatkan menjadi 120 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program computer partial least square (PLS). Hasil Penelitian ini Menunjukkan bahwa, Dalam penelitian ini ditemukan terdapat pengaruh Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan. Selanjutnya Loyalitas Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan dan juga Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan melalui variabel Nilai yang Dirasakan. Temuan terakhir yaitu Nilai yang Dirasakan berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan.
MEGAWATY
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran budaya organisasi yang dimediasi oleh variabel motivasi dalam upaya peningkatan kinerja pegawai pelayanan non medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malinau. Budaya organisasi yang kuat diyakini dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan kepuasan kerja, serta memotivasi pegawai untuk bekerja lebih baik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berbentuk link google formulir sebanyak 115 responden. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis kuantitatif dengan metode Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata responden berpendapat budaya organisasi yang positif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai, budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, yang pada akhirnya berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai, variabel motivasi terbukti mampu memediasi hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Walaupun sudah ada penelitian sebelumnya yang mengkaji model hubungan dari empat variabel tersebut yang dimaksudkan untuk mengetahui hubungan yang lebih luas antara variabel- variabel tersebut. Implikasi teoritis dalam penelitian ini memberikan dukungan empiris terhadap penelitian Paais & Pattiruhu (2015), yang mengindikasikan yakni dorongan kerja memiliki peran besar dalam meningkatkan produktivitas pekerja melalui dorongan material maupun non-material. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar manajemen RSUD Malinau lebih memperkuat budaya organisasi yang positif dan menciptakan program-program motivasi yang dapat mendorong pegawai untuk bekerja lebih optimal, demi tercapainya pelayanan kesehatan yang berkualitas.
NOVELLIS
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh motivasi dan kemampuan kerja terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Malinau, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Motivasi kerja dan kemampuan kerja merupakan dua elemen utama yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Dalam konteks ini, kepuasan kerja diposisikan sebagai faktor mediasi yang signifikan dalam menghubungkan hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja organisasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Sampel penelitian melibatkan 120 pegawai OPD Kabupaten Malinau, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terstruktur dan dianalisis untuk menguji hipotesis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan kemampuan kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi. Kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan ini secara signifikan. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk meningkatkan kinerja OPD melalui strategi yang menekankan pada pengembangan motivasi, peningkatan kemampuan kerja, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur manajemen sumber daya manusia dan praktis bagi pengelola OPD di Kabupaten Malinau untuk menyusun kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
TITIK NURINDAH
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sumber daya manusia yang berkinerja tinggi dalam mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 93 pegawai BPKD, dengan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan yang efektif terbukti mampu meningkatkan kinerja melalui arahan, dukungan, dan inspirasi yang diberikan kepada pegawai. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, memainkan peran penting dalam mendorong pegawai untuk bekerja secara optimal dan mencapai target organisasi. Disiplin kerja, yang mencerminkan kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab pekerjaan, juga memiliki kontribusi yang signifikan dalam menciptakan efisiensi dan produktivitas di lingkungan kerja.
ABDUL SANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada badan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 153 responden. Variabel independen dalam penelitian ini komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa komitmen organisasi kerja yang tinggi, sistem motivasi yang adil dan kompetitif, serta kepuasan kerja yang terpenuhi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada pengelolaan komitmen organisasi, pemberian motivasi dan kepuasan kerja yang positif untuk meningkatkan produktivitas pegawai.
ANTONIUS
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) terhadap pengelolaan persediaan, dengan kualitas laporan keuangan sebagai variabel moderasi. Studi ini dilakukan pada pemerintah daerah di Kabupaten Malinau untuk memahami dinamika pengelolaan persediaan yang efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari 53 OPD, melalui metode pembagian kuesioner yang berbentuk formulir Google Form yang dapat diisi oleh responden secara online, dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan moderasi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan kapasitas SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan persediaan. Namun, kualitas laporan keuangan sebagai variabel moderasi menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang dapat mengurangi efektivitas integrasi antara kualitas laporan keuangan, teknologi informasi, dan kapasitas SDM dalam pengelolaan persediaan. Penelitian ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap keterbatasan integrasi antara laporan keuangan berkualitas dengan sistem informasi dan kapasitas SDM. Meskipun laporan keuangan berkualitas dapat menyediakan informasi yang andal, hasil moderasi negatif menunjukkan perlunya dukungan dari faktor non-keuangan, seperti fleksibilitas kebijakan dan adaptabilitas teknologi terhadap kebutuhan lokal serta perlunya peningkatan pelatihan SDM, penyempurnaan integrasi sistem informasi, dan pemanfaatan laporan keuangan secara lebih strategis dalam pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor lain yang memengaruhi pengelolaan persediaan.
AGIE JEKRI NASUTION
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, dengan keterlibatan kerja sebagai variabel mediator. Studi dilakukan pada pegawai Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel motivasi kerja, disiplin kerja, keterlibatan kerja, dan kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, keterlibatan kerja terbukti memediasi hubungan tersebut, memperkuat dampak motivasi dan disiplin terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam manajemen sumber daya manusia, yang mengintegrasikan upaya peningkatan motivasi, disiplin, dan keterlibatan kerja untuk mencapai kinerja yang optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterlibatan dan produktivitas pegawai.
DESY KURNIA DAMANIK
2025 · Thesis · Open Access
Peningkatan permintaan pisang untuk konsumsi rumah tangga dan ekspor ke negara- negara pengimpor pisang dari Indonesia memerlukan peningkatan produksi pisang Peningkatan produksi tentunya memerlukan bahan tanam dalam jumlah besar. Kemampuan indukan pisang untuk menghasilkan anakan tercatat hanya mencapai 5-10 anakan sehat setiap tahun. Kondisi ini menjadikan produksi pisang barangan menjadi sulit sehingga diperlukan teknologi di bidang pertanian untuk mendukung peningkatan produksi. Teknologi perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan merupakan langkah yang tepat, salah satunya yaitu melalui induksi kalus Keberhasilan perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan khususnya induksi kalus sangat dipengaruhi oleh Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang digunakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinası ZPT Picloram dan BAP dalam induksi kalus pisang barangan (Musa acuminata Colla). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dimana faktor 1 dan 2 memiliki 4 taraf yakni Picloram: 0 PPM, 1 PPM, 2 PPM dan 3 PPM, BAP: 0 PPM. 1 PPM. 2 PPM dan 3 PPM serta diulang sebanyak 3 kali. Penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa faktor tunggal tidak memberikan pengaruh nyata sementara perlakuan kombinasi Picloram dan BAP memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan kalus yang terlihat terutama pada parameter persentase eksplan berkalus, umur munculnya kalus, tekstur kalus, berat kalus. Melalui penelitian ini juga diperoleh hasil bahwa media yang mengandung picloram 0 PPM dengan konsentrasi BAP 1 PPM. 2 PPM, 3 PPM berpengaruh nyata pada parameter-parameter terkait tunas sedangkan media yang mengandung BAP 0 PPM dengan konsentrasi Picloram 1 PPM, 2 PPM, 3 PPM berpengaruh nyata pada parameter-parameter terkait kalus. Dalam penelitian diperoleh kombinasi terbaik dalam induksi kalus yaitu kombinasi perlakuan P2B2 (Picloram: 2 PPM, BAP: 2 PPM).
ADRIYAN
2025 · Thesis · Open Access
.Pada saat ini Gedung Rusunawa Kota Tarakan memerlukan perbaikan karena usia rusunawa sudah belasan tahun sehingga banyak kamar hunian yang membutuhkan perawatan karena mengalami kerusakan. Pemeliharaan dan perawatan bengunan gedung harus dilakukan secara konsisten agar dapat mengembalikan fungsi sarana dan prasarana secara penuh, serta membuat penghuni tetap aman dan nyaman untuk bertempat tinggal di Gedung Rusunawa Kota Tarakan, hal ini sejalan dengan PP No 16 Tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan tingkat kerusakan dan memberikan rekomendasi terhadap kerusakan yang terjadi pada Gedung Rusunawa Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melakukan observasi langsung ke lapangan dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan interview kepada pengelola, satpam, dan penghuni rusunawa terkait kerusakan pada Gedung Rusunawa. Hasil penelitian diperoleh presentase kerusakan untuk keseluruhan bangunan sebesar 12,443%, yang merupakan kategori kerusakan ringan menurut PP No 16 Tahun 2021. Adapun untuk rekomendasi perbaikan pada retak (kolom, balok, dan dinding), sudut kolom yang pecah, selimut beton hancur dan berlubang akibat air, rekomendasi perbaikannya menggunakan campuran semen Conbextra GP dan air. Kemudian untuk kerusakan pada finishing dinding rekomendasi perbaikannya dilakukan dengan pengecatan ulang menggunakan cat waterproof dan untuk kerusakan pada keran air, instalasi listrik, serta gagang pintu sebaiknya langsung mengganti dengan yang baru agar tidak terjadi kerusakan yang berkelanjutan.
RUDY FIRYANTO
2025 · Thesis · Open Access
Salah satu tradisi kearifan lokal petani padi Adan Krayan sebelum perendaman benih adalah mengajak seluruh petani, melalui denominasi gereja, untuk membawa benih padi berkualitas guna didoakan di gereja, dengan harapan benih tersebut tumbuh subur, dilaksanakan secara intensif dengan metode pengelolaan pertanian padi sawah yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mendeskripsikan praktik budidaya usahatani padi Adan yang berkaitan dengan kearifan lokal. 2. Menganalisis strategi pengembangan usahatani yang meliputi strategi peningkatan produksi dan pemasaran. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja) artinya tempat lokasi penelitian sengaja dipilih karena terdapat petani yang berusahatani padi sawah Adan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Dengan kearifan lokal, mempertahankan tradisi budidaya padi sawah dari orang tua yang terdahulu, terdapat beberapa istilah Bahasa lokal Dayak dalam penyebutan setiap kegiatan budidaya padi Adan seperti Ngarapen adalah budaya gotong royong petani Krayan, persiapan bibit disebutkan temina Ulun pade, jemur atau penjemuran disebutkan midang, kemudian ada penyiapan lahan dan pengendalian gulma dengan menggunakan kerbau, serta pengendalian hama dengan itik yg dimasukkan ke sawah. Strategi pengembangan usahatani yang meliputi strategi peningkatan produksi dan pemasaran adalah Temuan matriks EFAS dan matriks IFAS dicocokkan sehingga membentuk matriks IE, adalah dalam fase pertumbuhan stabilitas (diversivication) fokus pada peningkatan produksi, kualitas, dan perluasan pasar
SRI GUSRIYANTI PUTRI
2025 · Thesis · Open Access
Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA salah satunya dapat disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yang tidak melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindak lanjut untuk mengatasi rendahnya minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran yang melibatkan siswa yaitu Problem Based Learning. Melalui penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan MC Taggart dalam dua siklus, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA pada siswa kelas IX-B di SMP Negeri 5 Tarakan. Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dan minat belajar siswa maka digunakan instrumen berupa lembar observasi aktivitas siswa dan lembar angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IX-B SMP Negeri 5 Tarakan dalam dua siklus pembelajaran. Secara keseluruhan berdasarkan indikator dalam instrument penelitian, minat belajar yang mengalami peningkatan paling tinggi, adalah pada indikator tertarik pada guru dan konsentrasi dalam belajar sedangkan indikator dengan peningkatan paling rendah adalah teliti dalam belajar. Hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa juga menunjukkan adanya peningkatan dari pra-siklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I siswa yang aktif sebanyak 60% sedangkan pada siklus II siswa yang aktif sebanyak 77%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 17%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga dapat diterapkan sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA.
ADE SINTYA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book pada topik Sistem Peredaran Darah Manusia untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall, yang dibatasi hingga tahap kelima, meliputi analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk, uji coba awal, dan revisi produk. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat baik, dengan skor dari ahli materi sebesar 91%, ahli media 89%, dan guru praktisi 94%. Uji coba terbatas dilakukan kepada 7 siswa, menghasilkan skor kepraktisan siswa sebesar 92% dan respon guru sebesar 90%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Media ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi abstrak dan kompleks dengan visualisasi tiga dimensi yang interaktif.
MELLY JOMESCA
2025 · Thesis · Open Access
Tomat (Solanum lycopersicum L) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang sering dikonsumsi secara langsung sebagai sayur ataupun yang sudah jadi seperti olahan saus. Produksi tomat dapat mengalami penurunan akibat serangan hama. Salah satu metode untuk mengendalikan hama adalah dengan menanam tanaman refugia disekitar lahan budidaya. Tanaman refugia yang digunakan yaitu Zinnia elegans jacq, Cosmos caudatus, Tagetes ercta. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu : P0 = (kontrol tanpa refugia), P1 (Zinnia elegans jacq), P2 (Cosmos caudatus), P3 (Tagetes ercta ). Parameter yang diamati meliputi, indeks keanekaragaman serangga, indeks dominansi serangga, peran serangga dan Intensitas kerusakan. Data dianalisis menggunakan analisis Sidik Ragam dan diuji lanjut dengan DMRT. Berdasarkan hasil penelitian, indeks keanekaragaman tertinggi pada perlakuan P3 tanaman refugia Tagetes ercta L dengan nilai 1.55 dan dikategorikan indeks keragaman sedang. Indeks dominansi paling rendah pada perlakuan P3 tanaman refugia Tagetes ercta L dengan nilai 0.169 dan dikategorikan indeks dominansi rendah. Serangga yang diperoleh sebagai hama adalah Oxya hyla, Valanga nigricornis, Atractomorpha crenulata, Altica oleracea, Helicoverpa zea, Musca domestica dan Papillo demoleus. Predator adalah dari golongan Lasius niger, Cosmolestes picticeps, Monomorium pharaonis dan Sycanus collaris. Polinator adalah Acraea terpsicore, Apis mellifera, dan Isodontia mexicana. Sementara serangga pengurai adalah Gryllus bimaculatus.
ITA CAHYA ANAMESWARI
2025 · Thesis · Open Access
Disiplin merupakan kunci keberhasilan dan juga kesuksesan, sehingga jika seseorang memiliki perilaku tidak disiplin akan berdampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain karena dapat menjauhkan diri dari kesuksesan. Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok Terhadap kedisplinan siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain pre-eksperimental design dengan jenis one group pretest and possttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kedisiplinan dari sobri (2020) kedisiplinan siswa ditinjau dari 3 aspek yaitu: 1) ketertiban; 2) kemampuan mengendalikan diri; dan 3) kemampuan berkonsentrasi. Populasi penelitian ini adalah 451 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan, dengan menggunakan teknik simple random sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa. Teknik Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest pada siswa berada pada kategori sangat tinggi dan tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data dengan nilai rata-rata 156,7 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 175,3. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka ha diterima dan ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan siswa di SMA Negeri 2 Tarakan.
HANI' ATUL MUNFARIDAH
2025 · Thesis · Open Access
Penyakit blas merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kerugian cukup banyak pada tanaman padi. Penyakit blas disebabkan oleh cendawan Pycularia Oryzae. Penyakit ini bisa menyerang beberapa bagian pada tanaman padi seperti bagian daun tanaman padi, batang tanaman padi, leher daun tanaman padi, malai, serta biji pada tanaman padi. Gejala yang ditimbulkan oleh serangan blas antara lain bercak yang berbentuk belah ketupat dan bewarna coklat pada pinggiran bercak, serta bewarna putih keabu-abuan pada bagian tengah bercak. Penelitian ini menggunakan metode observasi atau survey, data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder dan data primer. Data primer yaitu terdiri dari data insidensi penyakit blas tahun 2020-2022, data kondisi iklim yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan serta data insidensi blas tahun 2024 yang diperoleh dari lahan sawah di Desa Karang Agung. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari wawancara petani di Desa Karang Agung, data ini berisi tentang pola budidaya tanaman padi. Bedasarkan hasil survey yang dilakukan bahwa insidensi blas pada tanaman padi pada tahun 2020 nilai insidensi blas tertinggi yaitu (38,18%), untuk tahun 2021 nilai insidensi blas tertinggi yaitu (36,5%), sedangkan pada tahun 2022 nilai blas paling tinggi yaitu (33,13%), dan untuk tahun 2024 didapatkan insidensi blas tertinggi dengan nilai (45,39%). Faktor yang mempengaruhi blas menjadi tinggi antara lain faktor lingkungan seperti curah hujan dan kelembaban, faktor varietas, serta faktor pola budidaya tanaman padi.
PRETTY ANGELA SABRINA
2024 · Thesis · Open Access
PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA ATAS PEMBAJAKAN KARYA SINEMATOGRAFI MELALUI APLIKASI TELEGRAM ABSTRAK Penelitian ini dibuat dan disusun dengan tujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mengkaji terkait Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Atas Pembajakan Karya Sinematografi Melalui Aplikasi Telegram.Untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka dan menganalisis dari perspektif hukum Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta . Melalui metode penelitian ini diperoleh hasil bahwa bentuk perlindungan hukum pemegang hak cipta pembajakan karya sinematografi adalah diberikan berupa upaya hukum preventif dengan penutupan konten pembajakan melalui aplikasi telegram dan upaya hukum represif dimana diberikannya denda,hukum penjara dan lain sebagainya, Bentuk Upaya Penyelesaian Sengketa yang dapat ditempuh Pemegang Hak Cipta terkait dengan adanya Pembajakan Karya Sinematografi melalui Aplikasi Telegram adalah di luar dan di dalam pengadilan dengan pegajuan hukum perdata dengan ganti rugi dan tuntutan pidana terhadap pelaku pembajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ELMALIA DEVITA
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH SUKU BUNGA, PRODUK DOMESTIK BRUTO, HARGA EMAS DAN UTANG LUAR NEGERI TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Elmalia Devita Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Suku Bunga, Produk Domestik Bruto, Harga Emas dan Utang Luar Negeri terhadap Inflasi di Indonesia Periode 2009-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Corecction Model (ECM) guna melihat adanya pengaruh jangka panjang dan jangka pendek antara variabel bebas dan variabel terikat. Penelitian ini menghasilkan persamaan Estimasi ECM jangka panjang Yt₁ =1,224170X₁ -0,379440LogX₂ +10,04328LogX₃ +16,89933LogX₄. Hasil persamaan Estimasi ECM jangka pendek DYt₁=2,066829DX₁ 0,385762DLogX₂ +11,93613DLogX₃ +25,03726DLogX₄. Variabel Suku Bunga baik dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inflasi, sedangkan variabel Produk Domestik Bruto, Harga Emas dan Utang Luar Negeri baik secara jangka panjang dan jangka pendek tidak berpengaruh terhadap Inflasi. Hasil Koefisien Determinasi (R²) menunjukkan bahwa pada jangka panjang koefisien determinasi sebesar 52% dengan kategori hubungan kuat, jangka pendek determinasi sebesar 48% menunjukkan hubungan korelasi cukup. Kata Kunci: Suku Bunga, Produk Domestik Bruto, Harga Emas, Utang Luar Negeri dan Inflasi
ANI AZIZAH
2024 · Thesis · Open Access
Dalam pembangunan terminal yang representatif harus mempertimbangkan antara lain lokasi, tata ruang, kapasitas, kepadatan lalu lintas, ekonomi dan finansial serta keterpaduan dengan moda transportasi lainnya. Dari data Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara hanya ada 1 trayek AKAP yang dioperasikan oleh Perum Damri, yaitu perjalanan dari Tanjung Selor-Tanjung Redep (Berau) yang berangkat 1 kali sehari berangkat pukul 11.00 WITA dari Tanjung Selor dan Pukul 09.00 WITA dari Berau dan ada 3 trayek AKDP yaitu Malinau, Tideng Pale (KTT), dan Salang. Pool bus Damri ini bukan berada di terminal melainkan di pasar yang dikelola Dinas Perhubungan. Lokasi keberangkatan saat ini tidak berada pada terminal karena ketidakadanya terminal Tipe A di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan faktor-faktor yang berpengaruh dan pemilihan lokasi terminal yang dipilih dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Data pada penelitian ini berupa preference responden yang menggunakan terminal tersebut. Berdsarkan hasil analisis perhitungan yang telah dilakukan, maka kriteria yang berpengaruh dalam pemilihan lokasi terminal penumpang Tipe A yaitu faktor keselamatan sebesar 27%, kemudian keamanan sebesar 23%, kondisi lapangan sebesar 15%, biaya 14%, waktu perjalanan 11% dan yang terakhir jarak sebesar 10%. Sedangkan untuk pemilihan alternatif lokasi yang digunakan dalam pemilihan lokasi ini adalah Kota Baru Mandiri Tanjung Selor sebesar 41%, kemudian Kilometer 2 sebesar 32% dan Tanjung Palas sebesar 27%.