Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 30 dari 342

PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING

EUSABIA ELISABET NYO RUING
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum di Indonesia terhadap pelanggaran hak privasi individu yang direkam tanpa izin di ruang publik serta untuk merumuskan bentuk perlindungan hukum yang seharusnya diberikan terhadap individu yang citra dirinya digunakan dalam praktik komersialisasi video joging Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konspetual, dan pendekatan kasus bila diperlukan. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian secara kualitatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak privasi dalam sistem hukum Indonesia pada dasarnya telah memiliki landasan normatif dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Hak Cipta, dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, pengaturan tersebut masih tersebar dalam beberapa rezim hukum dan belum secara khusus mengatur komersialisasi video orang lain di ruang publik melalui platform digital. Oleh jarena itu, perlindungan hukum yang ideal harus diberikan secara berbasis melalui persetujuan yang sah. Pembatasan penggunaan komersial potret, mekanisme penghapusan konten, tanggung jawab platform digital, gugatan perdata, serta kemungkinan penerapan sanksi pidana secara proporsional.

Tinjauan Perbandingan Hukum Sistem Royalti Performing Rights Manajemen Kolektif Nasional Antara Indonesia Dan Malaysia.

WINDI NINGSIH
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul Tinjauan Perbandingan Hukum Sistem Royalti Performing Rights Manajemen Kolektif Nasional antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum, kedudukan hukum kelembagaan, serta optimalisasi sistem pengelolaan dan penegakan royalti performing rights atas penggunaan karya cipta lagu di kedua negara. Selain itu, penelitian ini mengkaji perbedaan sistem hukum Indonesia yang berbasis civil law dan Malaysia yang berbasis common law dalam memberikan perlindungan terhadap hak ekonomi pencipta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan komparatif. Bahan yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional berfungsi sebagai lembaga satu pintu dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan royalti, serta melakukan pengawasan terhadap penggunaan karya musik secara komersial. Namun, mekanisme pengaturannya masih menghadapi kendala seperti rendahnya tingkat kepatuhan pengguna, keterbatasan akurasi data penggunaan lagu, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, Malaysia memiliki sistem pengelolaan royalti yang lebih terstruktur dan efektif, didukung oleh integrasi teknologi, transparansi distribusi, serta penegakan hukum yang lebih konsisten. Kesimpulannya, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan optimalisasi teknologi digital guna meningkatkan optimalisasi sistem royalti performing rights di Indonesia serta menjamin perlindungan hak ekonomi pencipta secara maksimal.

Industri Batik Kabupaten Malinau

YONATAN SONI
2026 · Book · Open Access

Industri batik Kabupaten Malinau merupakan kegiatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang menggabungkan nilai budaya dari lebih dari sebelas etnis asli Kalimantan Utara, khususnya suku Dayak, Kenyah, dan Lundayeh, ke dalam produk batik bermotif khas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran industri batik dalam mendukung perekonomian daerah Kabupaten Malinau, dan (2) mengidentifikasi strategi pengembangan usaha industri batik yang relevan dan aplikatif bagi pelaku industri maupun pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Responden penelitian berjumlah enam orang yang dipilih secara purposif, terdiri dari lima pelaku usaha batik aktif dan satu perwakilan pemerintah daerah. Adapun strategi pengembangan usaha yang teridentifikasi mencakup lima prioritas utama: penguatan akses bahan baku lokal melalui pengembangan pewarna alami dari tanaman endemik Kalimantan Utara; penguatan kapasitas permodalan melalui skema KUR khusus pengrajin skala kecil; profesionalisasi pemasaran berbasis platform digital; regenerasi pengrajin melalui integrasi keterampilan membatik dalam kurikulum muatan lokal SMP dan SMK; serta pelembagaan kolaborasi multipihak dalam forum industri batik yang terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa industri batik Kabupaten Malinau memiliki potensi besar sebagai pilar ekonomi kreatif berbasis budaya yang berkelanjutan. Namun realisasi potensi tersebut membutuhkan kerja kolektif yang terkoordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, didukung oleh kebijakan yang konsisten dan program pembinaan yang berkesinambungan dari pemerintah daerah.

Analisis Pengaruh Upah Minimum Provinsi, Tingkat Pendidikan dan Jumlah Penduduk Terhadap Pengangguran di Provinsi Kalimantan

RISTA KARTIKA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum provinsi, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk secara parsial dan simultan terhadap pengangguran di provinsi Kalimantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodik Kemendikdasmen) dari tahun 2019-2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12. Hasil penelitian ini diperoleh secara parsial menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan, sedangkan variabel upah minimum provinsi dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kalimantan. Secara simultan menunjukkan bahwa variabel upah minimum provinsi, tingkat pendidikan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di provinsi Kalimantan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan kebijakan upah minimum, meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta mengendalikan pertumbuhan penduduk sehingga dapat menekan angka pengangguran secara efektif.

Brand image sebagai mediasi pengaruh product quality dan price terhadap keputusan pembelian pakaian bekas (thrifting) di Kota Tarakan

FIRNANDA OKTORA RAMADHANI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Product Quality dan Price terhadap Keputusan Pembelian pakaian bekas (thrifting) dengan Brand Image sebagai variabel mediasi pada konsumen di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 200 responden yang pernah melakukan pembelian pakaian thrift di Kota Tarakan. Teknik analisis data menggunakan metode PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Product Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Image, sedangkan Price tidak berpengaruh signifikan terhadap Brand Image. Selanjutnya, Brand Image dan Price berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sementara Product Quality tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Brand Image mampu memediasi pengaruh Product Quality terhadap Keputusan Pembelian, namun tidak mampu memediasi pengaruh Price terhadap Keputusan Pembelian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku usaha thrift dalam meningkatkan kualitas produk, menetapkan harga yang sesuai, dan membangun brand image yang baik guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen di Kota Tarakan.

Peran Literasi Keuangan Dalam Memoderasi Pengaruh Pengggunaan E-Wallet dan Cashback Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan)

KARISMA RISKA YANTI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet dan cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 240 mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan penggunaan cashback tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Selain itu, literasi keuangan mampu memoderasi dengan arah positif pengaruh penggunaan e-wallet terhadap perilaku konsumtif, namun tidak mampu memoderasi pengaruh cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Secara teoritis, temuan ini mendukung perspektif prospect theory dan theory of planned behavior dalam menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswa.

Pengaruh Brand Image, Kualitas Produk, dan Kewajaran Harga terhadap loyalitas pelanggan ( studi pada konsumen Marketplace Shopee)

HUMAIRA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, kualitas produk, dan kewajaran harga terhadap loyalitas pelanggan pada konsumen marketplace Shopee di Kota Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya persaingan e-commerce serta fenomena fluktuasi perilaku konsumen yang menunjukkan bahwa tingginya kunjungan belum tentu mencerminkan loyalitas pelanggan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan teknik purposive sampling terhadap 180 responden yang merupakan pengguna Shopee. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap loyalitas pelanggan sebagai variabel dependen. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa brand image, kualitas produk, dan kewajaran harga memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu pemasaran serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk, membangun citra merek yang positif, dan menetapkan harga yang sesuai guna mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat.

OPTIMALISASI PERAN APARATUR DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2KB) KOTA TARAKAN BERSAMA AKTIVIS PERLINDUNGAN ANAK TERPADU BERBASIS MASYARAKAT (PATBM) DALAM UPAYA PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK DARI TINDAK KEKERASAN

DADANG WAHYUDI
2026 · Book · Open Access

Artikel ini menganalisis optimalisasi peran aparatur Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tarakan bersama aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dalam perlindungan khusus anak dari tindak kekerasan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam 12 informan, observasi partisipatif, dan analisis dokumen 15 resmi TA 2025, penelitian menemukan sinergi 4-level: politik (KLA naik 3 tahun), administratif (DAKNF absorpsi 100%, Rp527 juta), teknis (TPPK 23 sekolah), dan lintas-sektor (Simfoni PPA rujukan 7 hari). PATBM berperan sebagai multiplier dengan 171 reporting rate dan KIE 9.160 orang berbasis Bahasa Tidung. Faktor pendukung: multi-sumber funding; penghambat: APBD telat dan shelter terbatas. Net efektivitas model Tarakan 87% unggul vs nasional (DAKNF 68%). Implikasi: blueprint RBI-Pentahelix replikasi 514 kabupaten menuju IDOLA 2030.

MODEL PREDIKSI GAP PENDAPATAN (FINANCIAL OUTCOME) PELAYANAN ICU RUMAH SAKIT PADA PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) BERDASARKAN LENGTH OF STAY (LOS), KOMORBIDITAS, DAN OUTCOME PASIEN: STUDI PADA RSUD dr. H. JUSUF SK

YURISA KINANTI
2026 · Book · Open Access

Pelayanan Intensive Care Unit (ICU) merupakan unit dengan tingkat kompleksitas klinis dan biaya operasional tertinggi di rumah sakit, sehingga berisiko menimbulkan ketidaksesuaian antara biaya aktual pelayanan dan tarif klaim Indonesia Case-Based Groups (INA-CBGs), khususnya pada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ketidaksesuaian tersebut tercermin dalam gap pendapatan (financial outcome), yang apabila bernilai negatif dapat berdampak pada keberlanjutan keuangan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh length of stay (LOS), jumlah komorbiditas, dan outcome pasien terhadap gap pendapatan (financial outcome) pelayanan ICU, serta menyusun model regresi untuk memprediksi risiko gap pendapatan negatif pada pasien ICU peserta JKN di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional retrospektif. Data penelitian berasal dari 290 pasien ICU peserta JKN pada periode 1 Juli 2024–30 Juni 2025. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana, dan regresi linear berganda dengan pendekatan robust standard error (HC3) menggunakan SPSS versi 27. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rerata length of stay (LOS) ICU sebesar 3,45 ± 3,03 hari, rerata jumlah komorbiditas 7,05 ± 3,67, serta rerata gap pendapatan (financial outcome) sebesar −Rp23.149.588,45. Hasil regresi linear sederhana dengan pendekatan robust standard error (HC3) menunjukkan bahwa LOS berpengaruh signifikan terhadap gap pendapatan (B = −2.435.429; p < 0,001), jumlah komorbiditas berpengaruh signifikan (B = −2.158.530; p < 0,001), dan outcome pasien berpengaruh signifikan (B = +16.885.012; p < 0,001). Selanjutnya, hasil regresi linear berganda menunjukkan bahwa LOS (B = −1.586.920; p = 0,037), jumlah komorbiditas (B = −2.897.672; p < 0,001), dan outcome pasien (B = +25.120.045; p < 0,001) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap gap pendapatan (F = 26,481; p < 0,001), dengan nilai koefisien determinasi R² = 0,217 dan Adjusted R² = 0,209. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gap pendapatan (financial outcome) pelayanan ICU pasien JKN dipengaruhi secara signifikan oleh lama perawatan, kompleksitas komorbiditas, dan outcome pasien. Model regresi yang dikembangkan memiliki daya jelaskan rendah–sedang dan dapat digunakan sebagai alat prediksi awal (early predictive model) yang bersifat estimatif dan non-klinis untuk mengidentifikasi risiko gap pendapatan negatif, serta sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial dan evaluasi kebijakan pembiayaan pelayanan ICU dalam sistem INA-CBGs.

DIGITAL MARKETING DAN SMES: ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA LITERATUR TERINDEKS SCOPUS (2020–2025) MENGGUNAKAN R STUDIO

KENDRA VALENTIN
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan literatur mengenai digital marketing dan Small and medium enterprises (SMEs) atau Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan bibliometrik berbasis data Scopus periode 2020–2025. Latar belakang penelitian didasarkan pada peran strategis dalam perekonomian serta meningkatnya adopsi digital marketing sebagai upaya meningkatkan daya saing bisnis di era transformasi digital. Namun, literatur yang ada masih terfragmentasi dan belum dipetakan secara sistematis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis bibliometrik melalui software R Studio (Bibliometrix dan Biblioshiny). Data diperoleh dari database Scopus sebanyak 233 artikel yang telah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria tertentu. Analisis meliputi tren publikasi, kontributor utama (penulis, institusi, dan negara), pola kolaborasi, serta tema penelitian dominan dan identifikasi research gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan signifikan dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 31,95%. Indonesia menjadi kontributor utama dalam produksi ilmiah, sementara kolaborasi penulis masih bersifat terfragmentasi. Tema penelitian didominasi oleh digital marketing, SMEs, dan social media, dengan perkembangan menuju digital transformation dan business performance. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan penelitian, terutama terkait kurangnya model integratif yang menghubungkan digital marketing, kapabilitas digital, dan kinerja SMEs secara komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memetakan struktur pengetahuan serta arah pengembangan riset di masa depan, sekaligus menjadi dasar bagi penguatan strategi digital marketing dalam mendukung keberlanjutan SMEs.

PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT. BANUA GEMILANG DI KOTA TARAKAN

SYAH GITA PUTRA PANDU PRATAMA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini menginvestigasi determinan kinerja karyawan pada PT. Banua Gemilang di Kota Tarakan dengan memfokuskan analisis pada kontribusi beban kerja, kondisi lingkungan organisasi, dan atribut karakteristik individu. Secara khusus, studi ini berupaya mengelaborasi peran stres kerja sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antar-variabel tersebut. Dengan mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui metode survei, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana keselarasan antara tuntutan tugas dan kapasitas personal memengaruhi efektivitas performa di lingkungan perusahaan. Dengan menggunakan strategi pengambilan sampel jenuh, 110 karyawan dipilih sebagai bagian dari populasi penelitian. Data dikumpulkan melalui survei Google Forms dengan skala Likert dari 1 hingga 5. Analisis data dalam studi ini diimplementasikan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa beban kerja dan kondisi lingkungan organisasi merupakan determinan signifikan yang memicu dinamika stres kerja, yang pada gilirannya memberikan implikasi terhadap capaian performa karyawan. Lebih lanjut, ditemukan bahwa stres kerja berfungsi sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antara beban kerja, atmosfer lingkungan, serta karakteristik personal terhadap efektivitas kinerja di lokasi penelitian. Temuan ini menggarisbawahi urgensi manajemen dalam mengelola alokasi tugas secara proporsional, merevitalisasi kualitas ekosistem kerja, serta memperhatikan aspek psikologis individu guna mengoptimalisasi produktivitas organisasi secara berkelanjutan.

KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI WORK LIFE BALANCE DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA ASN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TANA TIDUNG

NOV FITRI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan jumlah responden sebanyak 385 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kecerdasan emosional secara tidak langsung berpengaruh terhadap kinerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Sebaliknya, work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja maupun kinerja. Pengaruh tidak langsung work-life balance terhadap kinerja melalui kepuasan kerja juga tidak menunjukkan dukungan yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sementara itu, work-life balance belum menunjukkan peran yang signifikan dalam model penelitian ini. Oleh karena itu, peningkatan kinerja pegawai lebih efektif dilakukan melalui penguatan aspek kecerdasan emosional dan kepuasan kerja.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PELAYANAN KESEHATAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PUSKESMAS SE-KABUPATEN TANA TIDUNG

JUMANSYAH
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia dan beban kerja terhadap kinerja pelayanan kesehatan melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Puskesmas se-Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 213 responden yang terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga pendukung di Puskesmas. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan kesehatan. Selain itu, kualitas sumber daya manusia dan beban kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan kesehatan serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kualitas sumber daya manusia dan beban kerja dengan kinerja pelayanan kesehatan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta penguatan motivasi kerja tenaga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan di Puskesmas se-Kabupaten Tana Tidung. Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa beban kerja yang dikelola secara proporsional justru berperan sebagai faktor pendorong yang meningkatkan kinerja, serta motivasi kerja lebih dipengaruhi faktor non-finansial dibandingkan faktor finansial seperti gaji, tunjangan, dan fasilitas kerja, yang menunjukkan karakteristik motivasi yang berbeda dalam konteks pelayanan Kesehatan di Kabupaten Tana Tidung

PERAN TRUST SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUH KNOWLEDGE SHARING DAN ABSORTIVE CAPACITY TERHADAP INNOVATION CAPABILITY PEGAWAI (STUDI PADA ALUMNI PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEGAWAI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2024)

SUPARDI
2026 · Book · Open Access

Riset ini dikonstruksikan bermaksud memverifikasi serta menelaah kontribusi Trust sebagai variabel perantara pada keterkaitan antara knowledge sharing dan absorptive capacity terhadap Innovation Capability pegawai yang berstatus lulusan Diklat Kepemimpinan Provinsi Kalimantan Utara era 2024. Studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif melalui rancangan riset kausalitas (explanatory research) yang bermaksud mendeskripsikan interaksi kausalitas antar seluruh variabel yang diobservasi. Ekstraksi data dilaksanakan lewat sirkulasi instrumen survei kepada subjek penelitian. Lingkup populasi pada riset ini mencakup keseluruhan lulusan Diklat Kepemimpinan selama rentang waktu 2024. Prosedur penentuan sampel ditempuh dengan menyalurkan daftar pertanyaan kepada populasi dimaksud, sehingga didapatkan total 88 partisipan yang menyerahkan umpan balik. Evaluasi data pada studi ini menerapkan teknik Analisis Jalur (Path Analysis) yang dioperasikan via aplikasi SPSS, guna memfasilitasi pemeriksaan dampak langsung ataupun sirkuit tersembunyi antarseluruh variabel. Temuan riset memaparkan bahwa variabel knowledge sharing mempunyai dampak searah serta meyakinkan terhadap innovation capability. Di samping itu, absorptive capacity turut terkonfirmasi menyumbangkan efek nyata terhadap innovation capability, selaras dengan variabel Trust yang mengekspresikan impak substansial terhadap Innovation Capability pegawai. Seterusnya, hasil verifikasi fungsi perantara memperlihatkan bahwa Trust secara faktual teruji sanggup menjembatani korelasi antara knowledge sharing dan innovation capability. Tidak sebatas itu, Trust pun berfungsi selaku mediator yang krusial dalam keterhubungan antara absorptive capacity dan innovation capability. Hasil ini memberikan gambaran bahwa derajat keyakinan yang terbentuk di antara pegawai memiliki kontribusi penting dalam memperkuat pemanfaatan pengetahuan serta kemampuan menyerap pengetahuan baru guna meningkatkan kemampuan berinovasi.

Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan Budaya Organisasi sebagai Variabel Moderasi

MUHAMMAD RAFIE MAULA
2026 · Book · Open Access

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI UPTD SAMSAT KOTA TARAKAN DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh disiplin kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan yang berjumlah 69 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi tidak mampu memoderasi hubungan antara disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, serta tidak mampu memoderasi hubungan antara pengembangan karir terhadap kinerja pegawai.

PENGARUH MOTIVASI DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI TIDAK TETAP (PTT) PADA UPTD. SAMSAT KOTA TARAKAN

FARID FADHILLAH
2026 · Book · Open Access

PENGARUH MOTIVASI DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI TIDAK TETAP (PTT) PADA UPTD. SAMSAT KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai PTT pada UPTD. SAMSAT Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 43 kinerja pegawai PTT pada UPTD. SAMSAT Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang artinya semakin baik motivasi yang di berikan atasan maka akan baik pula kinerja pegawai, fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang berarti semakin baik fasilitas kerja yang di berikan maka akan baik pula kinerja pegawai.

PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KOTA TARAKAN

VALENDI
2026 · Book · Open Access

PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengkaji pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dan didasarkan pada survei. Populasi penelitian ini mencakup seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bagian Urusan Umum Sekretariat Daerah Kota Tarakan, sebanyak 113 orang, sedangkan sampel terdiri dari 53 responden yang dipilih melalui Teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukann dengan memakai kuesioner, sedangkan analisis data dilaksanakan dengan memakai teknik regresi linier berganda berbasis perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya motivasi kerja memengaruhi secara positif serta signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga semakin tinggi motivasi kerja pegawai, semakin baik juga kinerja pegawai. Demikian pula, kepuasan kerja menunjukkan pengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja pegawai, yang berarti bahwasanya semakin tinggi kepuasan kerja yang dirasakan oleh pegawai, semakin baik juga kinerja pegawai.

Analisis Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Turnover Intention Pada PT. Damai Bangun Jaya di Kabupaten Malinau

LISNORA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan pada PT. Damai Bangun Jaya di Kabupaten Malinau. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap tingkat turnover intention karyawan sebagai upaya perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 responden dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Lingkungan kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Secara simultan, kompensasi dan lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT. Damai Bangun Jaya Malinau. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kompensasi dan lingkungan kerja yang diberikan perusahaan, maka semakin rendah keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan.

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LOYALITAS KERJA TERHADAP KINERJA GURU YANG DIMEDIASI OLEH ORGANIZATIONAL CITIZENSHP BEHAVIOR (OCB) (STUDI PADA YAYASAN AS'ADIYAH CABANG SEBATIK,KECAMATAN SEBATIK TIMUR)

FARADIBA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja guru dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada Yayasan As’adiyah Cabang Sebatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 36 guru dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan loyalitas kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan. Selain itu, OCB tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja guru tidak hanya dipengaruhi oleh disiplin dan loyalitas, tetapi juga oleh faktor lain di luar model penelitian.