Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

WAHYU

194 karya publik ditemukan.

2026: 212025: 212024: 402023: 382022: 382021: 192020: 142019: 1

Tinjauan Yuridis Terhadap Sanksi Pidana Dalam Kasus Kekerasan Terhadap Hewan

2026 · Book ·

Di Indonesia, kekerasan terhadap hewan masih sering terjadi dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Dengan nilai moral, ekologis, dan sosialnya, hewan berhak atas perlindungan dari kekerasan, penganiayaan, dan penelantaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis sistem hukum Indonesia mengenai kekerasan terhadap hewan dan tindak pidana yang dikenakan terhadap mereka yang melakukannya. Penelitian hukum normatif dilakukan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan penelitian terdiri dari bahan hukum primer, yaitu peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan; bahan hukum sekunder, yaitu literatur, jurnal, dan karya ilmiah; dan bahan non-hukum sebagai pendukung. Bahan hukum dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan perundang-undangan Indonesia, termasuk ketentuan mengenai kesejahteraan hewan dan sanksi pidana bagi pelaku kekerasan terhadap hewan, mengatur perlindungan hukum terhadap hewan.Perlindungan ini dapat dicapai melalui upaya preventif dan represif, yang bertujuan untuk mencegah kekerasan dan membuat pelaku jera. Namun, dalam kenyataannya, penerapan sanksi pidana masih menghadapi kendala seperti penegakan hukum yang lemah, kekurangan pengawasan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, untuk memastikan perlindungan hewan yang lebih baik di Indonesia, diperlukan peningkatan penegakan hukum, sosialisasi peraturan, dan partisipasi masyarakat yang lebih aktif.

Tinjauan Yuridis Terhadap Sanksi Pidana Dalam Kasus Kekerasan Terhadap Hewan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di Indonesia, kekerasan terhadap hewan masih sering terjadi dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Dengan nilai moral, ekologis, dan sosialnya, hewan berhak atas perlindungan dari kekerasan, penganiayaan, dan penelantaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis sistem hukum Indonesia mengenai kekerasan terhadap hewan dan tindak pidana yang dikenakan terhadap mereka yang melakukannya. Penelitian hukum normatif dilakukan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan penelitian terdiri dari bahan hukum primer, yaitu peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan; bahan hukum sekunder, yaitu literatur, jurnal, dan karya ilmiah; dan bahan non-hukum sebagai pendukung. Bahan hukum dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan perundang-undangan Indonesia, termasuk ketentuan mengenai kesejahteraan hewan dan sanksi pidana bagi pelaku kekerasan terhadap hewan, mengatur perlindungan hukum terhadap hewan.Perlindungan ini dapat dicapai melalui upaya preventif dan represif, yang bertujuan untuk mencegah kekerasan dan membuat pelaku jera. Namun, dalam kenyataannya, penerapan sanksi pidana masih menghadapi kendala seperti penegakan hukum yang lemah, kekurangan pengawasan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, untuk memastikan perlindungan hewan yang lebih baik di Indonesia, diperlukan peningkatan penegakan hukum, sosialisasi peraturan, dan partisipasi masyarakat yang lebih aktif.

The Implementation of Pancasila Student Profile Strengthening Project in SMPN 8 Tarakan

2026 · Book ·

This study investigated the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in English classes at SMP Negeri 8 Tarakan and the challenges teachers faced during its enactment. Using a qualitative case study design supported by interviews, classroom observations, and document analysis, the study found that P5 implementation followed a collaborative yet top-down structure in which the head coordinator determined project themes while teachers adapted them to their subjects. In English lessons, all six P5 dimensions, such as Faith and Devotion to God, Global Diversity, Mutual Cooperation, Independent Learning, Critical Thinking, and Creativity, were integrated through routines, thematic activities, and communicative tasks, with Independent Learning receiving the strongest emphasis. Despite this integration, several constraints limited optimal implementation, including uneven student participation, dependence on teacher guidance, limited time allocation, and the lack of standardized assessment tools. These issues particularly hindered the development of Independent Learning, as many students struggled with self-regulation and confidence in managing tasks independently. Teachers also relied heavily on qualitative judgment rather than systematic rubrics, resulting in inconsistent evaluation of character development. Overall, the findings indicate that while P5 values were embedded across planning, instruction, and evaluation, their success depended on teacher agency, student engagement, and institutional support, highlighting the need for clearer guidelines, improved evaluation frameworks, and stronger strategies to promote learner autonomy.

The Implementation of Pancasila Student Profile Strengthening Project in SMPN 8 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study investigated the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in English classes at SMP Negeri 8 Tarakan and the challenges teachers faced during its enactment. Using a qualitative case study design supported by interviews, classroom observations, and document analysis, the study found that P5 implementation followed a collaborative yet top-down structure in which the head coordinator determined project themes while teachers adapted them to their subjects. In English lessons, all six P5 dimensions, such as Faith and Devotion to God, Global Diversity, Mutual Cooperation, Independent Learning, Critical Thinking, and Creativity, were integrated through routines, thematic activities, and communicative tasks, with Independent Learning receiving the strongest emphasis. Despite this integration, several constraints limited optimal implementation, including uneven student participation, dependence on teacher guidance, limited time allocation, and the lack of standardized assessment tools. These issues particularly hindered the development of Independent Learning, as many students struggled with self-regulation and confidence in managing tasks independently. Teachers also relied heavily on qualitative judgment rather than systematic rubrics, resulting in inconsistent evaluation of character development. Overall, the findings indicate that while P5 values were embedded across planning, instruction, and evaluation, their success depended on teacher agency, student engagement, and institutional support, highlighting the need for clearer guidelines, improved evaluation frameworks, and stronger strategies to promote learner autonomy.

PROSES MORFOFONEMIK BAHASA BULUNGAN KAJIAN FONOLOGI GENERATIF

2025 · Book ·

Penelitian ini membahas proses morfofonemik dalam Bahasa Bulungan dengan menggunakan pendekatan Fonologi Generatif. Bahasa Bulungan, yang merupakan salah satu bahasa daerah di Kalimantan Utara, memiliki kekayaan bentuk Morfologis yang menarik untuk dikaji secara Fonologis, terutama dalam proses perubahan bunyi akibat pertemuan Morfem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses morfofonemik yang terjadi, serta menganalisisnya berdasarkan prinsip-prinsip fonologi generatif, yang diperkenalkan oleh Chomsky dan Halle (1968). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik simak, teknik rekam, dokumentasi pada tuturan penutur asli Bahasa Bulungan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi bentuk dasar dan bentuk turunan, kemudian dirumuskan aturan fonologis yang menggambarkan proses morfofonemik-nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses morfofonemik dalam bahasa Bulungan seperti pembagian transformasi generatif dan ciri distingtif.

KEANEKARAGAMAN ANGGREK DI KAWASAN HUTAN BUKIT MAS TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2025 · Book ·

Keanekaragaman anggrek memiliki nilai ekologis, ekonomi dan edukatif. Namun informasi mengenai keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas Kota Tarakan masih terbatas sehingga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber bahan ajar. Habitat anggrek tersebar dari daratan rendah sampai daratan tinggi. Pertumbuhan anggrek dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimana pada kawasan Hutan Bukit Mas, faktor intensitas cahaya yang rendah dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas serta mengetahui potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode jelajah (eksploratif) dengan teknik purposive sampling yaitu memperhatikan aksesibilitas dan keberadaan anggrek yang tumbuh alami di sepanjang jalur Kawasan Hutan Bukit Mas, khususnya disisi kanan dan kiri jalur joging yang telah dibuat oleh pengelola kawasan. Data sampel anggrek yang ditemukan terdapat 579 individu yang meliputi dua spesies yaitu Bromheadia finlaysoniana (Lindl) berjumlah 576 individu dan Dendrobium crumenatum Sw berjumlah 3 individu. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman pada anggrek Bromheadia finlaysoniana (Lindl) sebesar 0,912 dan anggrek Dendrobium crumenatum Sw sebesar 0,636 yang keduanya dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat berpotensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi pada mata pelajaran Keanekaragaman Hayati untuk siswa SMA/MA kelas X (fase E) kurikulum merdeka. Data ini dapat digunakan sebagai bahan diskusi, studi kasus dan proyek pembelajaran berbasis masalah untuk menganalisis tngkat keanekaragaman yang rendah dan upaya pelestarian anggrek di lingkungan sekitar.

STUDI PENGARUH BERBAGAI METODE PERENDAMAN PADA KARAKTERISTIK TEPUNG RUMPUT LAUT Sargassum sp.

2025 · Book ·

Sargassum sp. memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan teknologi pengolahan rumput laut Sargassum sp. menjadi produk yang lebih bernilai tambah salah satunya yaitu tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment perendaman Sargassum sp. menggunakan air tawar, air asin, dan aquades terhadap karakteristik tepung yang dihasilkan. Analisis rendemen, kadar air (SNI 01-2354.2 2006), kadar protein (SNI 01-2354.4 2006), dan kadar lemak (SNI 01-2354.3 2006) , kadar karbohidrat (SNI 01-2370-1991), kadar abu (Furnace) dan serat kasar (SNI 01-2891-1992) . Rendemen pada perendaman aquades sebesar 4,6%, kadar air pada perendaman air asin 10,77%, kadar abu pada perendaman air asin 32,57%, kadar lemak pada perendaman air asin 20,59, kadar protein pada perendaman air tawar 30,60%, kadar karbohidrat pada perendaman air tawar 39,60%, dan serat kasar pada perendaman air tawar 17,16%. Kesimpulannya bahwa perendaman air tawar efektif untuk menghasilkan tepung dengan kandungan protein, karbohidrat, dan serat kasar yang tinggi. Perendaman air asin menghasilkan tepung dengan kadar abu dan lemak yang lebih tinggi. Sementara itu, aquades merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan rendemen tepung tertinggi.

STUDI PENGARUH BERBAGAI METODE PERENDAMAN PADA KARAKTERISTIK TEPUNG RUMPUT LAUT Sargassum sp.

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sargassum sp. memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan teknologi pengolahan rumput laut Sargassum sp. menjadi produk yang lebih bernilai tambah salah satunya yaitu tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment perendaman Sargassum sp. menggunakan air tawar, air asin, dan aquades terhadap karakteristik tepung yang dihasilkan. Analisis rendemen, kadar air (SNI 01-2354.2 2006), kadar protein (SNI 01-2354.4 2006), dan kadar lemak (SNI 01-2354.3 2006) , kadar karbohidrat (SNI 01-2370-1991), kadar abu (Furnace) dan serat kasar (SNI 01-2891-1992) . Rendemen pada perendaman aquades sebesar 4,6%, kadar air pada perendaman air asin 10,77%, kadar abu pada perendaman air asin 32,57%, kadar lemak pada perendaman air asin 20,59, kadar protein pada perendaman air tawar 30,60%, kadar karbohidrat pada perendaman air tawar 39,60%, dan serat kasar pada perendaman air tawar 17,16%. Kesimpulannya bahwa perendaman air tawar efektif untuk menghasilkan tepung dengan kandungan protein, karbohidrat, dan serat kasar yang tinggi. Perendaman air asin menghasilkan tepung dengan kadar abu dan lemak yang lebih tinggi. Sementara itu, aquades merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan rendemen tepung tertinggi.

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN API-API (Avicennia marina) SEBAGAI BIO INHIBITOR LOGAM BESI

2025 · Book ·

Korosi merupakan proses kimia yang menyebabkan logam mengalami perubahan fisik sehingga terjadi kerusakan. Sebagai upaya menghambat laju korosi digunakan senyawa bio inhibitor yang berasal dari bahan alam yang mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, fenol dan tanin yang terdapat pada ekstrak daun Api–api (Avicennia marina). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas ekstrak daun Api-api (Avicennia marina) sebagai bio inhibitor logam besi pada berbagai kondisi larutan HCl 3%, NaOH 3%, dan NaCl 3%. Mengukur efektivitas ekstrak daun Api- api (Avicennia marina) sebagai bio inhibitor logam besi pada larutan efektif dengan berbagai konsentrasi. Mengukur efektivitas ekstrak daun Api-api (Avicennia marina) sebagai bio inhibitor logam besi dengan larutan dan konsentrasi efektif pada suhu yang berbeda. Penelitian ini terdiri dari enam tahapan. Tahap pertama preparasi sampel daun Avicennia marina, tahap kedua ekstraksi daun Avicennia marina, tahap ketiga uji fitokimia pada ekstrak daun Avicennia marina, tahap keempat pengujian ekstrak daun Avicennia marina sebagai bio inhibitor logam besi, tahap kelima pengujian konsentrasi pada larutan yang efektif, tahap keenam pengujian suhu pada konsentrasi yang efektif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun Avicennia marina menghasilkan larutan efektif HCl 3% dengan nilai efektivitas 82%, pengujian konsentrasi menghasilkan 0,3 gram adalah konsentrasi yang efektif dengan nilai efektivitas 93,39%, pengujian suhu (9˚C, 29˚C, 50˚C) mendapatkan efektivitas rata-rata yang stabil di atas 90%. Ekstrak daun Api- api (Avicennia marina) berpotensi digunakan sebagai bahan baku dalam pengujian bio inhibitor korosi logam besi

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN API-API (Avicennia marina) SEBAGAI BIO INHIBITOR LOGAM BESI

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Korosi merupakan proses kimia yang menyebabkan logam mengalami perubahan fisik sehingga terjadi kerusakan. Sebagai upaya menghambat laju korosi digunakan senyawa bio inhibitor yang berasal dari bahan alam yang mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, fenol dan tanin yang terdapat pada ekstrak daun Api–api (Avicennia marina). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas ekstrak daun Api-api (Avicennia marina) sebagai bio inhibitor logam besi pada berbagai kondisi larutan HCl 3%, NaOH 3%, dan NaCl 3%. Mengukur efektivitas ekstrak daun Api- api (Avicennia marina) sebagai bio inhibitor logam besi pada larutan efektif dengan berbagai konsentrasi. Mengukur efektivitas ekstrak daun Api-api (Avicennia marina) sebagai bio inhibitor logam besi dengan larutan dan konsentrasi efektif pada suhu yang berbeda. Penelitian ini terdiri dari enam tahapan. Tahap pertama preparasi sampel daun Avicennia marina, tahap kedua ekstraksi daun Avicennia marina, tahap ketiga uji fitokimia pada ekstrak daun Avicennia marina, tahap keempat pengujian ekstrak daun Avicennia marina sebagai bio inhibitor logam besi, tahap kelima pengujian konsentrasi pada larutan yang efektif, tahap keenam pengujian suhu pada konsentrasi yang efektif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun Avicennia marina menghasilkan larutan efektif HCl 3% dengan nilai efektivitas 82%, pengujian konsentrasi menghasilkan 0,3 gram adalah konsentrasi yang efektif dengan nilai efektivitas 93,39%, pengujian suhu (9˚C, 29˚C, 50˚C) mendapatkan efektivitas rata-rata yang stabil di atas 90%. Ekstrak daun Api- api (Avicennia marina) berpotensi digunakan sebagai bahan baku dalam pengujian bio inhibitor korosi logam besi

KEANEKARAGAMAN ANGGREK DI KAWASAN HUTAN BUKIT MAS TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keanekaragaman anggrek memiliki nilai ekologis, ekonomi dan edukatif. Namun informasi mengenai keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas Kota Tarakan masih terbatas sehingga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber bahan ajar. Habitat anggrek tersebar dari daratan rendah sampai daratan tinggi. Pertumbuhan anggrek dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimana pada kawasan Hutan Bukit Mas, faktor intensitas cahaya yang rendah dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas serta mengetahui potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode jelajah (eksploratif) dengan teknik purposive sampling yaitu memperhatikan aksesibilitas dan keberadaan anggrek yang tumbuh alami di sepanjang jalur Kawasan Hutan Bukit Mas, khususnya disisi kanan dan kiri jalur joging yang telah dibuat oleh pengelola kawasan. Data sampel anggrek yang ditemukan terdapat 579 individu yang meliputi dua spesies yaitu Bromheadia finlaysoniana (Lindl) berjumlah 576 individu dan Dendrobium crumenatum Sw berjumlah 3 individu. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman pada anggrek Bromheadia finlaysoniana (Lindl) sebesar 0,912 dan anggrek Dendrobium crumenatum Sw sebesar 0,636 yang keduanya dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat berpotensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi pada mata pelajaran Keanekaragaman Hayati untuk siswa SMA/MA kelas X (fase E) kurikulum merdeka. Data ini dapat digunakan sebagai bahan diskusi, studi kasus dan proyek pembelajaran berbasis masalah untuk menganalisis tngkat keanekaragaman yang rendah dan upaya pelestarian anggrek di lingkungan sekitar.

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENATALAKSANAAN BABY MASSAGE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA BATUK PILEK TERHADAP BAYI USIA < 1 TAHUN

2025 · Book ·

Batuk dan pilek merupakan keluhan yang umum terjadi pada bayi, terutama pada usia di bawah satu tahun, akibat sistem imun yang belum matang. Penanganan non-farmakologis seperti baby massage dan aromaterapi peppermint merupakan alternatif terapi yang aman untuk meredakan gejala tersebut. Tujuan Memberikan asuhan kebidanan pada bayi usia kurang dari 1 tahun yang mengalami batuk pilek melalui penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint sebagai upaya mengurangi gejala yang dialami. Metode: Asuhan kebidanan ini dilakukan secara komprehensif pada bayi berusia 6 bulan dengan keluhan batuk dan pilek ringan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian baby massage dengan teknik yang sesuai standar, serta pemberian aromaterapi peppermint melalui difusi udara selama 15 menit pemberian intervensi diberika 2 kali sehrai selama 6 hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap frekuensi batuk, keluarnya lendir, dan kenyamanan bayi Hasil: Setelah 6 kali intervensi, terjadi penurunan frekuensi batuk, lendir menjadi lebih encer, dan bayi tampak lebih nyaman saat tidur dan menyusu. Orang tua juga melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint efektif sebagai terapi komplementer untuk mengurangi gejala batuk pilek pada bayi usia di bawah satu tahun. Intervensi ini dapat diterapkan oleh bidan dengan edukasi yang tepat kepada orang tua sebagai bentuk asuhan kebidanan yang holistik dan ramah anak

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENATALAKSANAAN BABY MASSAGE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA BATUK PILEK TERHADAP BAYI USIA < 1 TAHUN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Batuk dan pilek merupakan keluhan yang umum terjadi pada bayi, terutama pada usia di bawah satu tahun, akibat sistem imun yang belum matang. Penanganan non-farmakologis seperti baby massage dan aromaterapi peppermint merupakan alternatif terapi yang aman untuk meredakan gejala tersebut. Tujuan Memberikan asuhan kebidanan pada bayi usia kurang dari 1 tahun yang mengalami batuk pilek melalui penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint sebagai upaya mengurangi gejala yang dialami. Metode: Asuhan kebidanan ini dilakukan secara komprehensif pada bayi berusia 6 bulan dengan keluhan batuk dan pilek ringan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian baby massage dengan teknik yang sesuai standar, serta pemberian aromaterapi peppermint melalui difusi udara selama 15 menit pemberian intervensi diberika 2 kali sehrai selama 6 hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap frekuensi batuk, keluarnya lendir, dan kenyamanan bayi Hasil: Setelah 6 kali intervensi, terjadi penurunan frekuensi batuk, lendir menjadi lebih encer, dan bayi tampak lebih nyaman saat tidur dan menyusu. Orang tua juga melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint efektif sebagai terapi komplementer untuk mengurangi gejala batuk pilek pada bayi usia di bawah satu tahun. Intervensi ini dapat diterapkan oleh bidan dengan edukasi yang tepat kepada orang tua sebagai bentuk asuhan kebidanan yang holistik dan ramah anak

Analisis perencanaan penjadwalan produksi menggunakan metode Material Requirement Planning MRP pada UMKM di kota Tarakan (studi pada UMKM ikan tipis Papija UD indah lestari)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Setiap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi dituntut untuk memiliki perencanaan dan penjadwalan produksi yang efisien guna menghindari keterlambatan produksi, pemborosan bahan baku, dan ketidaksesuaian antara kapasitas produksi dengan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan penjadwalan produksi pada UMKM Ikan Tipis/Pepija UD Indah Lestari di Kota Tarakan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Hasil peramalan menggunakan metode Exponential Smoothing menunjukkan bahwa kebutuhan produksi untuk bulan Januari 2025 sebesar 1.216,30 kg produk ikan tipis/pepija. Nilai ini dijabarkan ke dalam Master Production Schedule (MPS) mingguan secara merata. Metode MRP dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ), serta didukung oleh metode peramalan Exponential Smoothing untuk mengetahui kebutuhan bahan baku di masa mendatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan kebutuhan produksi ikan tipis/pepija pada bulan Januari 2025 adalah sebesar 1.216,30 kg, dengan kebutuhan bahan baku ikan basah sebesar 12.163,02 kg. Dari hasil perhitungan metode Lot Sizing, diperoleh bahwa metode Lot for Lot dan POQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp120.000, sedangkan metode EOQ menghasilkan biaya sebesar Rp7.360.000. Dengan demikian, metode Lot for Lot dan POQ lebih efektif dalam menekan biaya persediaan pada UMKM UD Indah Lestari.

Analisis perencanaan penjadwalan produksi menggunakan metode Material Requirement Planning MRP pada UMKM di kota Tarakan (studi pada UMKM ikan tipis Papija UD indah lestari)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Setiap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi dituntut untuk memiliki perencanaan dan penjadwalan produksi yang efisien guna menghindari keterlambatan produksi, pemborosan bahan baku, dan ketidaksesuaian antara kapasitas produksi dengan permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan penjadwalan produksi pada UMKM Ikan Tipis/Pepija UD Indah Lestari di Kota Tarakan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Hasil peramalan menggunakan metode Exponential Smoothing menunjukkan bahwa kebutuhan produksi untuk bulan Januari 2025 sebesar 1.216,30 kg produk ikan tipis/pepija. Nilai ini dijabarkan ke dalam Master Production Schedule (MPS) mingguan secara merata. Metode MRP dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ), serta didukung oleh metode peramalan Exponential Smoothing untuk mengetahui kebutuhan bahan baku di masa mendatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan kebutuhan produksi ikan tipis/pepija pada bulan Januari 2025 adalah sebesar 1.216,30 kg, dengan kebutuhan bahan baku ikan basah sebesar 12.163,02 kg. Dari hasil perhitungan metode Lot Sizing, diperoleh bahwa metode Lot for Lot dan POQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp120.000, sedangkan metode EOQ menghasilkan biaya sebesar Rp7.360.000. Dengan demikian, metode Lot for Lot dan POQ lebih efektif dalam menekan biaya persediaan pada UMKM UD Indah Lestari.

Analisis putusan terhadap dokter yang melakukan tinda pidana malpraktik (studi kasus Putusan Nomor : 233/Pid.sus/2021)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Analisis Putusan Terhadap Dokter Yang Melakukan Tindak Pidana Malpraktik (Studi Kasus Putusan 233/Pid.Sus/2021) Malpraktik Medis adalah tindakan kesalahan (kealpaan) atau kelalaian yang dilakukan oleh dokter yang dapat merugikan pasien dan berpotensi menimbulkan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim terhadap kasus tindak pidana malpraktik yang dilakukan oleh dokter. Serta untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban dokter dalam melakukan tindak pidana malpraktik (Studi kasus putusan Nomor 233/Pid.Sus/2021). Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan yang dilakukan untuk mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, sumber bahan hukum sekunder, dan sumber bahan nonhukum yang relevan untuk memperoleh hasil penelitian yang objektif terkait dengan penelitian. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Maka setelah menganalisi putusan tersebut penulis menyimpulkan bahwa adanya kekaburan norma, karena kurangnya perlindungan yang tegas dan efektif bagi korban. Lalu didalam kasus tersebut dokter yang melakukan tindakan malpraktik tidak mendapatkan sanksi yang sesuai dengan perbuatannya menurut undang-undang yang sebagaimana telah diatur berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran Pasal 79 huruf c. Undang-Undang tersebut dicabut dan digantikan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.

PROSES MORFOFONEMIK BAHASA BULUNGAN KAJIAN FONOLOGI GENERATIF

2025 · Thesis ·

Penelitian ini membahas proses morfofonemik dalam Bahasa Bulungan dengan menggunakan pendekatan Fonologi Generatif. Bahasa Bulungan, yang merupakan salah satu bahasa daerah di Kalimantan Utara, memiliki kekayaan bentuk Morfologis yang menarik untuk dikaji secara Fonologis, terutama dalam proses perubahan bunyi akibat pertemuan Morfem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses morfofonemik yang terjadi, serta menganalisisnya berdasarkan prinsip-prinsip fonologi generatif, yang diperkenalkan oleh Chomsky dan Halle (1968). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik simak, teknik rekam, dokumentasi pada tuturan penutur asli Bahasa Bulungan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi bentuk dasar dan bentuk turunan, kemudian dirumuskan aturan fonologis yang menggambarkan proses morfofonemik-nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses morfofonemik dalam bahasa Bulungan seperti pembagian transformasi generatif dan ciri distingtif.

NIAT MENGGUNAKAN MOBILE BANKING PADA PEMBAYARAN UKT PENDEKATAN MODEL TAM (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan)

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kegunaan, kemudahan, keamanan dan sikap terhadap niat menggunakan mobile banking pada pembayaran Uang Kuliah Tunggal (studi kasus mahasiswa Universitas Borneo Tarakan). Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survey, cara mengumpulkan data dengan menggunakan kuisioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Non-probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Borneo Tarakan yang belum atau akan menggunakan layanan Mobile banking untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT), sudah mempunyai aplikasi Mobile banking, dan bukan penerima Beasiswa Bidikmisi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 340 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Smart Partial Least Square (Smart PLS ver.4). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa variabel kegunaan tidak berpengaruh terhadap sikap, dan variabel kegunaan tidak berpengaruh terhadap niat menggunakan. Variabel kemudahan dan keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, serta sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan Mobile banking pada pembayaran Uang Kuliah Tunggal.