2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian Grindal worm (Enchytraeus buchholzi), pakan komersil, dan kombinasi keduanya terhadap berat mutlak, panjang mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR), dan Survival Rate (SR) benih ikan mas. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tujuh ulangan. Perlakuan terdiri atas A (pakan komersil 100%), B (Grindal worm 100%), dan C (pakan komersil 50% + Grindal worm 50%). Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah, uji LSD pada taraf 95%, dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan berpengaruh nyata terhadap berat mutlak dan panjang mutlak (P0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap FCR dan SR (P>0,05). Perlakuan C menghasilkan berat mutlak tertinggi sebesar 0,12 g dan panjang mutlak tertinggi 1,17 cm, serta FCR terendah sebesar 4,98. SR tertinggi diperoleh pada perlakuan B sebesar 100%. Hasil PCA menunjukkan bahwa berat mutlak dan panjang mutlak merupakan variabel yang dominan, dengan PC1 sebesar 45,914% dan PC2 sebesar 18,301%, sehingga kedua komponen menjelaskan 64,215% variasi data. Kondisi kualitas air selama pemeliharaan secara umum masih mendukung kehidupan ikan mas. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi (perlakuan C) pakan komersil 50% dan Grindal worm 50% menunjukkan pengaruh pada tingkat performa pertumbuhan benih ikan mas.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian Grindal worm (Enchytraeus buchholzi), pakan komersil, dan kombinasi keduanya terhadap berat mutlak, panjang mutlak, Feed Conversion Ratio (FCR), dan Survival Rate (SR) benih ikan mas. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tujuh ulangan. Perlakuan terdiri atas A (pakan komersil 100%), B (Grindal worm 100%), dan C (pakan komersil 50% + Grindal worm 50%). Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah, uji LSD pada taraf 95%, dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan berpengaruh nyata terhadap berat mutlak dan panjang mutlak (P0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap FCR dan SR (P>0,05). Perlakuan C menghasilkan berat mutlak tertinggi sebesar 0,12 g dan panjang mutlak tertinggi 1,17 cm, serta FCR terendah sebesar 4,98. SR tertinggi diperoleh pada perlakuan B sebesar 100%. Hasil PCA menunjukkan bahwa berat mutlak dan panjang mutlak merupakan variabel yang dominan, dengan PC1 sebesar 45,914% dan PC2 sebesar 18,301%, sehingga kedua komponen menjelaskan 64,215% variasi data. Kondisi kualitas air selama pemeliharaan secara umum masih mendukung kehidupan ikan mas. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi (perlakuan C) pakan komersil 50% dan Grindal worm 50% menunjukkan pengaruh pada tingkat performa pertumbuhan benih ikan mas.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi relatif produksi, tingkat penyerapan pembiayaan perbankan, produktivitas kapital, dan pola pemetaan sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum di Indonesia selama periode 2019– 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan alat analisis yaitu, Location Quotient, Marginal Product of Capital, dan pola pemetaan. Deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Bank Indonesia. Hasil penelitian tingkat efisiensi relatif produksi menunjukkan bahwa kawasan Bali dan Nusa Tenggara memiliki nilai tertinggi dengan rata-rata 2,09. Sedangkan, kawasan Maluku dan Papua nilainya terendah sebesar 0,28. Kemudian dari sisi pembiayaan perbankan, tingkat penyerapan tertinggi terdapat di kawasan Maluku dan Papua dengan rata-rata 5,06. Sementara, Kalimantan memiliki tingkat penyerapan terendah sebesar 0,59. Berdasarkan analisis produktivitas kapital, Kalimantan memperoleh nilai MPK tertinggi sebesar 1,88. Sedangkan, kawasan Jawa memiliki nilai MPK terendah sebesar -8,44. Secara nasional, rata-rata MPK tercatat sebesar -1,60 yang mengindikasikan bahwa pembiayaan perbankan yang disalurkan belum mampu meningkatkan output sektor PAMM. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali berada pada kategori unggul dan efektif. Sedangkan, sebagian besar provinsi di luar Jawa masih berada pada kategori potensial dan gagal. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan sektor PAMM tidak hanya ditentukan oleh besarnya pembiayaan yang diberikan, tetapi juga oleh efektivitas pemanfaatannya dalam mendorong peningkatan produksi.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi relatif produksi, tingkat penyerapan pembiayaan perbankan, produktivitas kapital, dan pola pemetaan sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum di Indonesia selama periode 2019– 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan alat analisis yaitu, Location Quotient, Marginal Product of Capital, dan pola pemetaan. Deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Bank Indonesia. Hasil penelitian tingkat efisiensi relatif produksi menunjukkan bahwa kawasan Bali dan Nusa Tenggara memiliki nilai tertinggi dengan rata-rata 2,09. Sedangkan, kawasan Maluku dan Papua nilainya terendah sebesar 0,28. Kemudian dari sisi pembiayaan perbankan, tingkat penyerapan tertinggi terdapat di kawasan Maluku dan Papua dengan rata-rata 5,06. Sementara, Kalimantan memiliki tingkat penyerapan terendah sebesar 0,59. Berdasarkan analisis produktivitas kapital, Kalimantan memperoleh nilai MPK tertinggi sebesar 1,88. Sedangkan, kawasan Jawa memiliki nilai MPK terendah sebesar -8,44. Secara nasional, rata-rata MPK tercatat sebesar -1,60 yang mengindikasikan bahwa pembiayaan perbankan yang disalurkan belum mampu meningkatkan output sektor PAMM. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali berada pada kategori unggul dan efektif. Sedangkan, sebagian besar provinsi di luar Jawa masih berada pada kategori potensial dan gagal. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan sektor PAMM tidak hanya ditentukan oleh besarnya pembiayaan yang diberikan, tetapi juga oleh efektivitas pemanfaatannya dalam mendorong peningkatan produksi.
2026 · Book ·
Anemia merupakan komplikasi klinis atau kondisi sekunder yang sering menyertai berbagai penyakit kronis pada pasien dewasa. Penurunan kadar hemoglobin dalam darah memerlukan intervensi dan pengelolaan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mencegah perburukan kondisi pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan masalah kesehatan anemia di ruang perawatan penyakit dalam. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus terdiri dari dua pasien dewasa (Tn. Z dan Tn. H) dengan diagnosis medis anemia yang dirawat di Ruang Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Pelaksanaan asuhan dilakukan selama tiga hari dari tanggal 27 April hingga 29 April 2026. Hasil pengkajian awal menunjukkan kedua pasien mengalami gejala klinis objektif anemia seperti konjungtiva anemis dan bibir pucat. Pemeriksaan penunjang laboratorium mengonfirmasi adanya penurunan kadar hemoglobin di bawah nilai rujukan, yaitu 8,9 g/dL pada Pasien 1 dan 8,6 g/dL pada Pasien 2. Selama masa perawatan, tindakan keperawatan yang diimplementasikan meliputi monitoring tanda-tanda vital, pengelolaan nutrisi, serta tindakan kolaboratif berupa pemberian terapi obat-obatan dan transfusi darah Packed Red Cells (PRC). Hasil evaluasi akhir menunjukkan adanya perbaikan pada kondisi umum pasien, peningkatan selera makan, serta pola istirahat yang lebih rileks. Penerapan asuhan keperawatan yang terencana, sistematis, dan kolaboratif terbukti mendukung proses pemulihan klinis pasien dewasa yang mengalami anemia di ruang perawatan penyakit dalam.
2026 · Book ·
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pembelajaran matematika sering dianggap sulit dan kurang diminati oleh siswa sehingga diperlukan peran guru yang optimal untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif, aktif, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas IV-A SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 015 Tarakan. Subjek penelitian adalah guru matematika kelas IV-A SDN 015 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika kelas IV-A SDN 015 Tarakan telah melaksanakan perannya dengan baik sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Sebagai fasilitator, guru menyediakan media, sumber belajar, serta strategi pembelajaran yang mendukung keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, penghargaan, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan semangat dan minat belajar siswa. Sebagai pembimbing, guru memberikan arahan, pendampingan, serta bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika. Dengan demikian, pelaksanaan peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing mampu mendukung terciptanya pembelajaran matematika yang efektif dan kondusif bagi siswa kelas IV-A SDN 015 Tarakan.
2026 · Book ·
This research aims to illustrate how the eight elements of the deep learning graduate profile were implemented in English language education at SMPN 1 Tarakan, related the problems encountered by teachers. This study uses a descriptive qualitative method, with data gathered through observation, questionnaires, and interviews. It includes one teacher and 31 students. According to the research findings, numerous characteristics of classroom activities have been added, including faith and piety toward God Almighty, communication, teamwork, and independence. However, not all dimensions appear to be consistently implemented, and features such as creativity, critical thinking, citizenship, and self-confidence remain limited due to pupils' limited abilities and low self-esteem. The most challenging problem for teachers is integrating all eight characteristics into a single class, which is exacerbated by variations in student involvement and time constraints. Overall, implementation is a continuous process that requires ongoing improvement and support.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pembelajaran matematika sering dianggap sulit dan kurang diminati oleh siswa sehingga diperlukan peran guru yang optimal untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif, aktif, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas IV-A SDN 015 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 015 Tarakan. Subjek penelitian adalah guru matematika kelas IV-A SDN 015 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika kelas IV-A SDN 015 Tarakan telah melaksanakan perannya dengan baik sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Sebagai fasilitator, guru menyediakan media, sumber belajar, serta strategi pembelajaran yang mendukung keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, penghargaan, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan semangat dan minat belajar siswa. Sebagai pembimbing, guru memberikan arahan, pendampingan, serta bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika. Dengan demikian, pelaksanaan peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing mampu mendukung terciptanya pembelajaran matematika yang efektif dan kondusif bagi siswa kelas IV-A SDN 015 Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia merupakan komplikasi klinis atau kondisi sekunder yang sering menyertai berbagai penyakit kronis pada pasien dewasa. Penurunan kadar hemoglobin dalam darah memerlukan intervensi dan pengelolaan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mencegah perburukan kondisi pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan masalah kesehatan anemia di ruang perawatan penyakit dalam. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus terdiri dari dua pasien dewasa (Tn. Z dan Tn. H) dengan diagnosis medis anemia yang dirawat di Ruang Anggrek A RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Pelaksanaan asuhan dilakukan selama tiga hari dari tanggal 27 April hingga 29 April 2026. Hasil pengkajian awal menunjukkan kedua pasien mengalami gejala klinis objektif anemia seperti konjungtiva anemis dan bibir pucat. Pemeriksaan penunjang laboratorium mengonfirmasi adanya penurunan kadar hemoglobin di bawah nilai rujukan, yaitu 8,9 g/dL pada Pasien 1 dan 8,6 g/dL pada Pasien 2. Selama masa perawatan, tindakan keperawatan yang diimplementasikan meliputi monitoring tanda-tanda vital, pengelolaan nutrisi, serta tindakan kolaboratif berupa pemberian terapi obat-obatan dan transfusi darah Packed Red Cells (PRC). Hasil evaluasi akhir menunjukkan adanya perbaikan pada kondisi umum pasien, peningkatan selera makan, serta pola istirahat yang lebih rileks. Penerapan asuhan keperawatan yang terencana, sistematis, dan kolaboratif terbukti mendukung proses pemulihan klinis pasien dewasa yang mengalami anemia di ruang perawatan penyakit dalam.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aims to illustrate how the eight elements of the deep learning graduate profile were implemented in English language education at SMPN 1 Tarakan, related the problems encountered by teachers. This study uses a descriptive qualitative method, with data gathered through observation, questionnaires, and interviews. It includes one teacher and 31 students. According to the research findings, numerous characteristics of classroom activities have been added, including faith and piety toward God Almighty, communication, teamwork, and independence. However, not all dimensions appear to be consistently implemented, and features such as creativity, critical thinking, citizenship, and self-confidence remain limited due to pupils' limited abilities and low self-esteem. The most challenging problem for teachers is integrating all eight characteristics into a single class, which is exacerbated by variations in student involvement and time constraints. Overall, implementation is a continuous process that requires ongoing improvement and support.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas melawan arus di Kota Tarakan serta mengkaji upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam mencegah pelanggaran tersebut. Melawan arus merupakan pelanggaran serius karena berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dasar hukum pelanggaran ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 106 dan Pasal 287 ayat (1), yang menetapkan sanksi berupa pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp500.000,00. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kasus pelanggaran melawan arus dalam tiga tahun terakhir, yaitu 75 kasus pada tahun 2022, 84 kasus pada tahun 2023, dan 125 kasus pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas serta sanksi yang belum memberikan efek jera. Pertanggungjawaban pidana diterapkan melalui mekanisme penilangan dengan sanksi denda atau kurungan. Upaya pencegahan yang dilakukan meliputi peningkatan patroli, sosialisasi, serta operasi rutin. Namun, penegakan hukum dinilai belum optimal karena keterbatasan personel dan belum maksimalnya penerapan tilang elektronik (ETLE). Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat, penegakan sanksi yang tegas, serta edukasi hukum kepada masyarakat guna menekan angka pelanggaran dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di Kota Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih rinci bagaimana ukuran perusahaan berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara profitabilitas dan leverage terhadap cash holding pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2020 - 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan 34 perusahaan yang memenuhi kriteria dipilih sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan metode regresi panel data dengan Fixed Effect Model (FEM), dan perangkat lunak EViews 12 dalam pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian, cash holding dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas dan leverage. Selain itu, telah terbukti bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi leverage terhadap cash holding dan profitabilitas terhadap cash holding. Dengan demikian, perbedaan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam menjelaskan variasi kebijakan penahanan kas perusahaan.
2026 · Book ·
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN MENERAPKAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA MALINAU HILIR Mutiara1, Ratnanengsih2, Dr Yeti Mareta Undaryati3 Prodi Profesi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan123 Email: [email protected] ABSTRAK Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak lancar merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami ibu nifas dan dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Ketidaklancaran produksi ASI dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain kurangnya stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin, kondisi psikologis ibu, kelelahan, serta kurangnya dukungan dan edukasi menyusui. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah penerapan pijat oksitosin.Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan menerapkan pijat oksitosin guna meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui di Desa Malinau Hilir. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan yang meliputi pengkajian data subjektif dan objektif, penetapan diagnosis kebidanan, perencanaan dan pelaksanaan asuhan, serta evaluasi hasil tindakan. Subjek dalam studi kasus ini adalah seorang ibu nifas yang mengalami masalah produksi ASI tidak lancar. Intervensi pijat oksitosin dilakukan sesuai standar prosedur. Hasil asuhan menunjukkan bahwa setelah dilakukan pijat oksitosin, terjadi peningkatan kelancaran produksi ASI yang ditandai dengan bertambahnya volume asi setiap harinya, payudara terasa lebih lembek setelah menyusui, peningkatan frekuensi dan durasi menyusu bayi, serta berkurangnya keluhan ibu terkait ASI tidak lancar. Ibu juga tampak lebih rileks dan percaya diri dalam proses menyusui. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi dan kelancaran ASI pada ibu nifas. Oleh karena itu, pijat oksitosin dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi komplementer dalam asuhan kebidanan pada ibu nifas untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif.
2026 · Book ·
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih rinci bagaimana ukuran perusahaan berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara profitabilitas dan leverage terhadap cash holding pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2020 - 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan 34 perusahaan yang memenuhi kriteria dipilih sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan metode regresi panel data dengan Fixed Effect Model (FEM), dan perangkat lunak EViews 12 dalam pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian, cash holding dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas dan leverage. Selain itu, telah terbukti bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi leverage terhadap cash holding dan profitabilitas terhadap cash holding. Dengan demikian, perbedaan skala perusahaan menjadi faktor penting dalam menjelaskan variasi kebijakan penahanan kas perusahaan.
2026 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas melawan arus di Kota Tarakan serta mengkaji upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam mencegah pelanggaran tersebut. Melawan arus merupakan pelanggaran serius karena berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dasar hukum pelanggaran ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 106 dan Pasal 287 ayat (1), yang menetapkan sanksi berupa pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp500.000,00. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kasus pelanggaran melawan arus dalam tiga tahun terakhir, yaitu 75 kasus pada tahun 2022, 84 kasus pada tahun 2023, dan 125 kasus pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas serta sanksi yang belum memberikan efek jera. Pertanggungjawaban pidana diterapkan melalui mekanisme penilangan dengan sanksi denda atau kurungan. Upaya pencegahan yang dilakukan meliputi peningkatan patroli, sosialisasi, serta operasi rutin. Namun, penegakan hukum dinilai belum optimal karena keterbatasan personel dan belum maksimalnya penerapan tilang elektronik (ETLE). Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat, penegakan sanksi yang tegas, serta edukasi hukum kepada masyarakat guna menekan angka pelanggaran dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di Kota Tarakan.
2026 · Book ·
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Thesis ·
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN MENERAPKAN PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA MALINAU HILIR Mutiara1, Ratnanengsih2, Dr Yeti Mareta Undaryati3 Prodi Profesi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan123 Email: [email protected] ABSTRAK Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak lancar merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami ibu nifas dan dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Ketidaklancaran produksi ASI dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain kurangnya stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin, kondisi psikologis ibu, kelelahan, serta kurangnya dukungan dan edukasi menyusui. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah penerapan pijat oksitosin.Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan menerapkan pijat oksitosin guna meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui di Desa Malinau Hilir. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan yang meliputi pengkajian data subjektif dan objektif, penetapan diagnosis kebidanan, perencanaan dan pelaksanaan asuhan, serta evaluasi hasil tindakan. Subjek dalam studi kasus ini adalah seorang ibu nifas yang mengalami masalah produksi ASI tidak lancar. Intervensi pijat oksitosin dilakukan sesuai standar prosedur. Hasil asuhan menunjukkan bahwa setelah dilakukan pijat oksitosin, terjadi peningkatan kelancaran produksi ASI yang ditandai dengan bertambahnya volume asi setiap harinya, payudara terasa lebih lembek setelah menyusui, peningkatan frekuensi dan durasi menyusu bayi, serta berkurangnya keluhan ibu terkait ASI tidak lancar. Ibu juga tampak lebih rileks dan percaya diri dalam proses menyusui. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi dan kelancaran ASI pada ibu nifas. Oleh karena itu, pijat oksitosin dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi komplementer dalam asuhan kebidanan pada ibu nifas untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif.
2025 · Book ·
Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.