Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SUPRIADI

7 karya publik ditemukan.

2024: 52021: 2

Hukum Agraria

2024 · Book ·

Hukum agraria di Indonesia telah mengalami perkembangan yang sangat kompleks, ditandai dengan silih bergantinya kebijakan hukum di bidang agraria dari zaman kolonial Belanda, Jepamg hingga berlakunya Undang- Undang Pokok Agraria tahun 1960. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan pengetahuan yang menyeluruh, luas, dan terkini untuk memahami ruang lingkup permasalahan hukum agraria di Indonesia. Buku ini mengkaji tentang hukum agraria secara berurutan dan lengkap. Selain mempelajari secara umum asas, teori, definisi dan sejarah peraturan hukum agraria di Indonesia, dibahas hal-hal yang mendasar mengenai kebijakan pengadaan tanah untuk pembangunan kepentingan umum sebagai peranti lunak dalam mengatasi ketimpangan antara kepentingan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari kepentingan pembangunan nasional dan kepentingan masyarakat sebagai pemilik tanah. Buku ini juga mengkaji secara tuntas pengaturan penataan ruang secara luas, misalnya ruang angkasa, ruang bawah tanaha atau Landas Kontinen Indonesia (LKI) dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sebagai jawaban atas sering terjadinya kesalahpahaman antara Indonesia dengan negara-negara tetangganya, baik dalam landas kontinen, pelanggaran lintas udara, maupun seringnya pelanggran atas penangkapan ikan di Zona Ekonomi Eksklusif tersebut. Selain itu, buku ini juga membahas secara komprehensif kewenangan notaris berdasarkan dengan UU Pemerintahan Daerah, serta pengaturan atas diperkenalkannya warga negara asing dapat memiliki tanah dan rumah tempat tinggal di Indonesia dengan status hak pakai, dan lainlain. Buku yang berkualitas ini patut dijadikan referensi wajib bagi dosen dan mahasiswa fakultas hukum dalam mempelajari mata kuliah hukum agraria, kalangan praktisi hukum, pekerja LSM, para penegak hukum, pengambilkebijakan di bidang pertahanan, dan masyarakat umum.

Pengaruh ozone fine bubble terhadap viabilitas benih padi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada kualitas benih padi yang bermutu dapat dilhat dari viabilitas dan vigor benih. Penyebab turunnya mutu benih diakrenakan terserang patogen yang terbawah benih untuk mengatasi pertumbuhan patogen dapat menggunakan aplikasi ozone fine bubble, Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ozone fine bubble terhadap perkembangan patogen terbawah benih padi dan viabilitas serta vigor benih padi. Penelitian ini menggunakan metode rancanagan acak lengkap (RAL), dengan dua faktor faktor yakni media perendaman dan durasi peremdaman, faktor pertama adalah media peremdaman yang terdiri dai 3 jenis yaitu, kontrol aquades steril, aquades steril+ozone 5 ppm, aquades steril+ozone 10 ppm, faktor kedua adalah durasi perendaman terdiri atas, 5 menit perendaman, 10 menit perendaman, 15 menit perendaman, dan 20 menit merendaman, sehingga diperoleh 12 perlakuan, diulang sebanyak 3 kali didapatkan 36 unit percobaan. Parameter pengamatan pertama mengamati cendawan terbawah benih, kedua menghitung daya berkecambah(%), ketiga mengamati potensi tumbuh maksimum(%), dan keempat mengamati indeks vigor(%). Hasil makroskopis terlihat benih padi yang terinfeksi cendawan dengan koloni berwarna hitam, mikroskopis menggunakan alat bantu mikroskop pada cendawan tersebut terlihat bahwa cendawan tersebut memiliki hifa dan konidia Hasil dari uji anova menunjukkan berdasar kan hasil persentase perkecambahan pada perlakuan persentase daya berkecambah benih padi terdapat pada faktor kontrol 5 menit 96.67%, kontrol 10 menit 91.11%, kontrol 15 menit 100% dan kontrol 20 menit 97.78%. Faktor pertama 5 ppm 5 menit 100%, 5 ppm 10 menit 97.78, 5 ppm 15 menit 100% dan 5 ppm 20 menit 97.78%. Faktor kedua 10 ppm 5 menit 100%, 10 ppm 10 menit 93.33%, 10 ppm 15 menit 97.78%, dan 10 ppm 20 menit 88.89%. Dari hasil pengamatan diatas bahwasannya indeks vigor pada benih memiliki rata-rata yang rendah pada perendaman selama 20 menit dan 20 menit, dengan taraf perlakuan 5 ppm ozone fine bubble, dan 10 ppm ozone fine bubble.

Pengaruh ozone fine bubble terhadap viabilitas benih padi

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada kualitas benih padi yang bermutu dapat dilhat dari viabilitas dan vigor benih. Penyebab turunnya mutu benih diakrenakan terserang patogen yang terbawah benih untuk mengatasi pertumbuhan patogen dapat menggunakan aplikasi ozone fine bubble, Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ozone fine bubble terhadap perkembangan patogen terbawah benih padi dan viabilitas serta vigor benih padi. Penelitian ini menggunakan metode rancanagan acak lengkap (RAL), dengan dua faktor faktor yakni media perendaman dan durasi peremdaman, faktor pertama adalah media peremdaman yang terdiri dai 3 jenis yaitu, kontrol aquades steril, aquades steril+ozone 5 ppm, aquades steril+ozone 10 ppm, faktor kedua adalah durasi perendaman terdiri atas, 5 menit perendaman, 10 menit perendaman, 15 menit perendaman, dan 20 menit merendaman, sehingga diperoleh 12 perlakuan, diulang sebanyak 3 kali didapatkan 36 unit percobaan. Parameter pengamatan pertama mengamati cendawan terbawah benih, kedua menghitung daya berkecambah(%), ketiga mengamati potensi tumbuh maksimum(%), dan keempat mengamati indeks vigor(%). Hasil makroskopis terlihat benih padi yang terinfeksi cendawan dengan koloni berwarna hitam, mikroskopis menggunakan alat bantu mikroskop pada cendawan tersebut terlihat bahwa cendawan tersebut memiliki hifa dan konidia Hasil dari uji anova menunjukkan berdasar kan hasil persentase perkecambahan pada perlakuan persentase daya berkecambah benih padi terdapat pada faktor kontrol 5 menit 96.67%, kontrol 10 menit 91.11%, kontrol 15 menit 100% dan kontrol 20 menit 97.78%. Faktor pertama 5 ppm 5 menit 100%, 5 ppm 10 menit 97.78, 5 ppm 15 menit 100% dan 5 ppm 20 menit 97.78%. Faktor kedua 10 ppm 5 menit 100%, 10 ppm 10 menit 93.33%, 10 ppm 15 menit 97.78%, dan 10 ppm 20 menit 88.89%. Dari hasil pengamatan diatas bahwasannya indeks vigor pada benih memiliki rata-rata yang rendah pada perendaman selama 20 menit dan 20 menit, dengan taraf perlakuan 5 ppm ozone fine bubble, dan 10 ppm ozone fine bubble.

Uji Tantang PH pada Benih Ikan Patin Siam (Pangasionodon hypopthalmus) Dari Induk yang Telah diperbaiki Sistem Reproduksinya dengan Konsep Epigenetik

2024 · Book ·

Produksi ikan patin pada tahun 2015- 2019 mengalami kenaikan rata-rata mencapai 10,40%, tetapi hal ini belum mencapai target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan benih ikan patin dari induk yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan konsep epigenetik melalui uji tantang menggunakan pH ekstrim. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 jenis benih dari induk yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan 3 perbedaan uji tantang (pH 3 dan 10) dan 3 ulangan. Benih ikan patin yang digunakan berumur 1 bulan, dari induk yang telah diberi campuran pakan tepung kunyit, ekstrak daun katuk dan vitamin C. pH media pemeliharaan diatur dengan menggunakan NaOH untuk meningkatkan pH dan HCl untuk menurunkan pH. Pengukuran parameter meliputi tingkah laku, bukaan operkulum, perubahan bobot tubuh ikan, dan mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bukaan Operculum pada perlakuan pH 3 kontrol (131 ± 29,84 kali), katuk-kunyit (197 ± 9,24 kali), Katuk-vitamin C (150 ± 8,12 kali), pH 10 kontrol (194 ± 1,49 kali), katuk-kunyit (172 ± 5,27 kali) Katuk- vitamin C (190 ± 1,94 kali).Perubahan bobot tubuh ikan pada pH 3 kontrol (0,18 ± 0,05 gr), katuk-kunyit (0,40 ± 0,06 gr) katuk-vitamin C (0,33 ± 0,11 gr), pH 10 kontrol (0,18 ± 0,05 gr), katuk-kunyit (0,48 ± 0,09 gr) katuk-vitamin C (0,45 ± 0,17 gr), Mortalitas pada pH 3 kontrol (100 ± 0,0%), Katuk kunyit (58 ± 2,5%) Katuk-Vitamin C (67 ± 15,26%). pH 10 kontrol (6 ± 2,5%), katuk-kunyit (1 ± 1,0%), katuk-vitamin (31 ± 7,7%). Hasil penelitian dapat disimpulkan dari 3 perlakuan yang dilakukan setelah dilakukan uji tantang pH tinggi, hasil terbaik di peroleh pada perlakuan Katuk-kunyit dan disusul dengan Katuk-Vitamin C, yang dilihat dari bukaan operkulum, tingkah laku, perubahan bobot tubuh, dan tingkat mortalitas.

Uji Tantang PH pada Benih Ikan Patin Siam (Pangasionodon hypopthalmus) Dari Induk yang Telah diperbaiki Sistem Reproduksinya dengan Konsep Epigenetik

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi ikan patin pada tahun 2015- 2019 mengalami kenaikan rata-rata mencapai 10,40%, tetapi hal ini belum mencapai target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan benih ikan patin dari induk yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan konsep epigenetik melalui uji tantang menggunakan pH ekstrim. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 jenis benih dari induk yang telah diperbaiki sistem reproduksinya dengan 3 perbedaan uji tantang (pH 3 dan 10) dan 3 ulangan. Benih ikan patin yang digunakan berumur 1 bulan, dari induk yang telah diberi campuran pakan tepung kunyit, ekstrak daun katuk dan vitamin C. pH media pemeliharaan diatur dengan menggunakan NaOH untuk meningkatkan pH dan HCl untuk menurunkan pH. Pengukuran parameter meliputi tingkah laku, bukaan operkulum, perubahan bobot tubuh ikan, dan mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bukaan Operculum pada perlakuan pH 3 kontrol (131 ± 29,84 kali), katuk-kunyit (197 ± 9,24 kali), Katuk-vitamin C (150 ± 8,12 kali), pH 10 kontrol (194 ± 1,49 kali), katuk-kunyit (172 ± 5,27 kali) Katuk- vitamin C (190 ± 1,94 kali).Perubahan bobot tubuh ikan pada pH 3 kontrol (0,18 ± 0,05 gr), katuk-kunyit (0,40 ± 0,06 gr) katuk-vitamin C (0,33 ± 0,11 gr), pH 10 kontrol (0,18 ± 0,05 gr), katuk-kunyit (0,48 ± 0,09 gr) katuk-vitamin C (0,45 ± 0,17 gr), Mortalitas pada pH 3 kontrol (100 ± 0,0%), Katuk kunyit (58 ± 2,5%) Katuk-Vitamin C (67 ± 15,26%). pH 10 kontrol (6 ± 2,5%), katuk-kunyit (1 ± 1,0%), katuk-vitamin (31 ± 7,7%). Hasil penelitian dapat disimpulkan dari 3 perlakuan yang dilakukan setelah dilakukan uji tantang pH tinggi, hasil terbaik di peroleh pada perlakuan Katuk-kunyit dan disusul dengan Katuk-Vitamin C, yang dilihat dari bukaan operkulum, tingkah laku, perubahan bobot tubuh, dan tingkat mortalitas.

.

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

TINJAUAN KEGAGALAN STRUKTUR RANGKA BAJA PENDUKUNG RIG PENGEBORAN MINYAK BUMI AKIBAT PENGARUH BEBAN ANGIN DI KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstract Steel frame structure of onshore (derrick) crude oil drilling was numerously found in the mining areas of Kampong I, Kampong IV, and Kampong VI. The derrick construction age has caused many corroded structural elements, so that some frame structural elements were missing. The wind speed in Tarakan was relatively high and eventually influenced various towering steel frame constructions. This research analyzed the tower structure considered incomplete based on SNI 1729-2015. The Allowable Stress Design (ASD) and Load Resistance Factor Design (LRFD) have been performed in this research. To include the combination, SNI 1727 2013 was provided in this research focusing on wind load through the utilization of derrick prototype modelling with 3D-numeric frame elements based on element method to the utilization of SAP2000 software. The tower structural models are classified into to 2 models consisting of complete and incomplete tower model. The incompleted tower model consisted of 3 representatives equipped with the tower structure prototype in Tarakan. Each tower structure was respectively available in Kampong I, Kampong IV, and Kampong VI. Three derrick models have been differentiated based on the missing element number. The research result show that the capacity of incomplete tower structures (IDM-K1, IDM-K4, and IDM-K6) should be adequately strong to receive wind load combinations. The descreasing pull rod capacity was due to the descreasing number of losing braced elements which were more significant when compared to the descreasing press rod capacity. Keywords : Analysis, Wind, Tower, Onshore