Abstrak
Pada kualitas benih padi yang bermutu dapat dilhat dari viabilitas dan vigor benih. Penyebab turunnya mutu benih diakrenakan terserang patogen yang terbawah benih untuk mengatasi pertumbuhan patogen dapat menggunakan aplikasi ozone fine bubble, Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ozone fine bubble terhadap perkembangan patogen terbawah benih padi dan viabilitas serta vigor benih padi. Penelitian ini menggunakan metode rancanagan acak lengkap (RAL), dengan dua faktor faktor yakni media perendaman dan durasi peremdaman, faktor pertama adalah media peremdaman yang terdiri dai 3 jenis yaitu, kontrol aquades steril, aquades steril+ozone 5 ppm, aquades steril+ozone 10 ppm, faktor kedua adalah durasi perendaman terdiri atas, 5 menit perendaman, 10 menit perendaman, 15 menit perendaman, dan 20 menit merendaman, sehingga diperoleh 12 perlakuan, diulang sebanyak 3 kali didapatkan 36 unit percobaan. Parameter pengamatan pertama mengamati cendawan terbawah benih, kedua menghitung daya berkecambah(%), ketiga mengamati potensi tumbuh maksimum(%), dan keempat mengamati indeks vigor(%). Hasil makroskopis terlihat benih padi yang terinfeksi cendawan dengan koloni berwarna hitam, mikroskopis menggunakan alat bantu mikroskop pada cendawan tersebut terlihat bahwa cendawan tersebut memiliki hifa dan konidia Hasil dari uji anova menunjukkan berdasar kan hasil persentase perkecambahan pada perlakuan persentase daya berkecambah benih padi terdapat pada faktor kontrol 5 menit 96.67%, kontrol 10 menit 91.11%, kontrol 15 menit 100% dan kontrol 20 menit 97.78%. Faktor pertama 5 ppm 5 menit 100%, 5 ppm 10 menit 97.78, 5 ppm 15 menit 100% dan 5 ppm 20 menit 97.78%. Faktor kedua 10 ppm 5 menit 100%, 10 ppm 10 menit 93.33%, 10 ppm 15 menit 97.78%, dan 10 ppm 20 menit 88.89%. Dari hasil pengamatan diatas bahwasannya indeks vigor pada benih memiliki rata-rata yang rendah pada perendaman selama 20 menit dan 20 menit, dengan taraf perlakuan 5 ppm ozone fine bubble, dan 10 ppm ozone fine bubble.