IDENTIFIKASI JENIS KERUSAKAN PADA BANGUNAN PERUMAHAN PESONA CITRA CEMERLANG II BLOK E KOTA TARAKAN.
.
Profil penulis
4 karya publik ditemukan.
.
Pada Perumahan Pesona Citra Cemerlang II Kota Tarakan terlihat beberapa bentuk kerusakan yang terjadi terutama di Blok E. Kerusakan bangunan perumahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti tanah yang mengalami penurunan dan bencana alam (banjir dan gempa bumi). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dan menghitung persentase kerusakan yang terjadi pada masing-masing jenis kerusakan pada perumahan tersebut. Metode pembobotan yang digunakan untuk menentukan tingkat kerusakan bangunan mengacu pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung. Didapatkan 3 jenis rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Ketiga jenis kerusakan ini tidak terjadi pada satu komponen yang sama, melainkan pada komponen yang berbeda-beda, seperti pada kondisi penurunan bangunan, kemiringan bangunan, dan keretakan pada dinding bangunan. Berdasarkan hal tersebut, maka dibuatlah rekapitulasi keseluruhan kondisi kerusakan. Kondisi kerusakan dibagi menjadi 3 kondisi, yaitu kondisi penurunan bangunan, kondisi kemiringan bangunan, dan kondisi keretakan dinding bangunan. Ditinjau dari kondisi penurunan bangunan, pada perumahan Blok E terjadi 40% kerusakan ringan, 46,7% mengalami kerusakan sedang dan 6,7% mengalami kerusakan berat serta 6,7% yang tidak mengalami penurunan. Selanjutnya pada tinjauan kondisi kemiringan bangunan pada perumahan Blok E terjadi 46,7% kerusakan ringan, 13,3% mengalami kerusakan sedang dan 40% mengalami kerusakan berat. Sedangkan pada tinjauan kondisi keretakan dinding yang terjadi pada perumahan Blok E terjadi 93,3% mengalami kerusakan ringan dan 6,7% mengalami kerusakan sedang.
ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny.G G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 21 kali pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari dan pada usia kehamilan 39 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 26 maret 2021, pukul 17.30 WITA. Usia kehamilan 39 minggu 6 hari. Kala I berlangsung selama 3 jam 49 menit, kala II berlangsung selama 20 menit, kala III berlangsung selama 6 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny.G berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam dimulai tanggal 27 maret 2021 sampai 6 minggu tanggal 07 mei 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahiryang dilakukan adalah selama 4 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 6 minggu. Bayi lahir dengan berat badan 3500 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD, berat badan meningkat usia 6 hari menjadi 3600 gram, dan terus meningkat pada usia 6 minggu yaitu 4400 gram
ABSTRAK Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny.G G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 21 kali pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari dan pada usia kehamilan 39 minggu 4 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 26 maret 2021, pukul 17.30 WITA. Usia kehamilan 39 minggu 6 hari. Kala I berlangsung selama 3 jam 49 menit, kala II berlangsung selama 20 menit, kala III berlangsung selama 6 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny.G berjalan dengan normal mulai dari kunjungan 6 jam dimulai tanggal 27 maret 2021 sampai 6 minggu tanggal 07 mei 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahiryang dilakukan adalah selama 4 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan sejak 1 jam setelah lahir sampai dengan 6 minggu. Bayi lahir dengan berat badan 3500 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD, berat badan meningkat usia 6 hari menjadi 3600 gram, dan terus meningkat pada usia 6 minggu yaitu 4400 gram