2026 · Book ·
Masa nifas merupakan periode kritis yang membutuhkan asupan nutrisi optimal untuk mendukung pemulihan ibu, penyembuhan luka, dan produksi ASI. Namun, di berbagai komunitas adat, pemenuhan nutrisi bagi ibu pascapersalinan seringkali dibatasi oleh pantangan makanan yang diwariskan, termasuk di kalangan masyarakat Dayak Lundayeh. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif pantangan makanan bagi ibu pascapersalinan di suku Dayak Lundayeh, termasuk jenis pantangan, metode pengolahan makanan, pola konsumsi yang dibutuhkan, pergeseran praktik antargenerasi, dan perspektif budaya dan kesehatan terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan informan purposive sampling yang dikombinasikan dengan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dan dokumentasi dengan tujuh informan, yang terdiri dari sesepuh desa, ibu nifas, ketua adat, dan bidan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantangan makanan meliputi berbagai jenis sayuran, makanan laut, daging, buah asam, dan makanan pedas, serta pembatasan metode pengolahan makanan yang harus diolah kering. Pola konsumsi wajib bubur panas disertai jahe merah dan kopi juga ditemukan, serta pergeseran pantangan makanan di antara generasi yang tidak lagi tinggal bersama orang tua ataupun mertua. Studi ini menyimpulkan bahwa pantangan makanan pascapersalinan adalah fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan pendidikan gizi yang peka terhadap budaya lokal.
2026 · Thesis ·
Masa nifas merupakan periode kritis yang membutuhkan asupan nutrisi optimal untuk mendukung pemulihan ibu, penyembuhan luka, dan produksi ASI. Namun, di berbagai komunitas adat, pemenuhan nutrisi bagi ibu pascapersalinan seringkali dibatasi oleh pantangan makanan yang diwariskan, termasuk di kalangan masyarakat Dayak Lundayeh. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif pantangan makanan bagi ibu pascapersalinan di suku Dayak Lundayeh, termasuk jenis pantangan, metode pengolahan makanan, pola konsumsi yang dibutuhkan, pergeseran praktik antargenerasi, dan perspektif budaya dan kesehatan terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan informan purposive sampling yang dikombinasikan dengan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dan dokumentasi dengan tujuh informan, yang terdiri dari sesepuh desa, ibu nifas, ketua adat, dan bidan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantangan makanan meliputi berbagai jenis sayuran, makanan laut, daging, buah asam, dan makanan pedas, serta pembatasan metode pengolahan makanan yang harus diolah kering. Pola konsumsi wajib bubur panas disertai jahe merah dan kopi juga ditemukan, serta pergeseran pantangan makanan di antara generasi yang tidak lagi tinggal bersama orang tua ataupun mertua. Studi ini menyimpulkan bahwa pantangan makanan pascapersalinan adalah fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan pendidikan gizi yang peka terhadap budaya lokal.
2024 · Book ·
Tambak merupakan media budidaya air payau yang digunakan untuk pembesaran udang yang berlokasi di wilayah pesisir. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya udang di tambak adalah kesuburan kualitas air, tanah dan biologi (plankton). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesuburan tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu membandingkan BM berdasarkan Permen KP. No. 75 tahun 2016, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret-mei 2024 pada tambak udang windu di Kecamatan Tarakan Barat. Tambak udang windu yang digunakan penelitian sebanyak 3 petak tambak dan setiap petak diambil sampel air, sedimen dan plankton sebanyak 3 (tiga) ulangan. Parameter kualitas air tambak yang diukur yaitu suhu, pH, salinitas, alkalinitas, kecerahan, nitrat, fospat, kalium, dan oksigen terlarut, sedangkan parameter tanah yaitu pH, fospat, nitrat, dan kalium, serta perhitungan kelimpahan plankton, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas air dan tanah tambak seperti amonia, fospat, dan alkalinitas, pH tanah, fospat tanah dan kalium tanah tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Hasil perhitungan kelimpahan plankton berjumlah 23 individu dengan perincian fitoplankton berjumlah 16 individu dan zooplankton berjumlah 7 individu. Indeks keanekaragaman plankton termasuk kategori sedang, indeks keseragaman plankton termasuk kategori dari tidak merata dan merata, sedangkan indeks dominansi termasuk kategori tidak ada jenis yang mendominasi. Status kesuburan air tambak udang windu berdasarkan unsur hara nitrat dan fospat termasuk kategori kesuburan rendah dan subur.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tambak merupakan media budidaya air payau yang digunakan untuk pembesaran udang yang berlokasi di wilayah pesisir. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya udang di tambak adalah kesuburan kualitas air, tanah dan biologi (plankton). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesuburan tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu membandingkan BM berdasarkan Permen KP. No. 75 tahun 2016, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2015. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret-mei 2024 pada tambak udang windu di Kecamatan Tarakan Barat. Tambak udang windu yang digunakan penelitian sebanyak 3 petak tambak dan setiap petak diambil sampel air, sedimen dan plankton sebanyak 3 (tiga) ulangan. Parameter kualitas air tambak yang diukur yaitu suhu, pH, salinitas, alkalinitas, kecerahan, nitrat, fospat, kalium, dan oksigen terlarut, sedangkan parameter tanah yaitu pH, fospat, nitrat, dan kalium, serta perhitungan kelimpahan plankton, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas air dan tanah tambak seperti amonia, fospat, dan alkalinitas, pH tanah, fospat tanah dan kalium tanah tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan. Hasil perhitungan kelimpahan plankton berjumlah 23 individu dengan perincian fitoplankton berjumlah 16 individu dan zooplankton berjumlah 7 individu. Indeks keanekaragaman plankton termasuk kategori sedang, indeks keseragaman plankton termasuk kategori dari tidak merata dan merata, sedangkan indeks dominansi termasuk kategori tidak ada jenis yang mendominasi. Status kesuburan air tambak udang windu berdasarkan unsur hara nitrat dan fospat termasuk kategori kesuburan rendah dan subur.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan platform pembelajaran daring di masa pendemi COVID-19 terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 siswa kelas VIII yang diambil dari populasi sebagian siswa kelas VIII berjumlah 7 kelas yang terdiri dari 219 siswa dan 2 guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform yang digunakan di SMP Negeri 7 Tarakan adalah platform google meeting dan google classroom. Guru mata pelajaran IPA dan 42 siswa yang di wawancara mengatakan selama pembelajaran daring berlangsung menggunakan platform pembelajaran google classroom dan google meeting. Pengunaan platform selama pembelajaran daring di SMP Negeri 7 Tarakan berdampak pada hasil belajar siswa dimana nilai siswa menjadi tidak maksimal. Data yang didapatkan yaitu nilai rata-rata siswa semester ganjil sebesar 68 dan semester genap sebesar 66,23. Berdasarkan nilai tersebut maka dapat diketahui bahwa nilai siswa mengalami penurunan. Selain itu, dampak yang dialami siswa selama pembelajaran daring antara lain siswa kurang memahami materi yang disampaikan guru, siswa tidak dapat bertanya secara langsung dengan guru dan kurangnya interaksi siswa dengan guru. Dampak yang dialami guru selama pembelajaran daring antara lain siswa susah memahami materi yang disampaikan oleh guru dan terdapat beberapa guru yang kurang memahami penggunaan teknologi informasi.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan platform pembelajaran daring di masa pendemi COVID-19 terhadap hasil belajar mata pelajaran IPA kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 siswa kelas VIII yang diambil dari populasi sebagian siswa kelas VIII berjumlah 7 kelas yang terdiri dari 219 siswa dan 2 guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Platform yang digunakan di SMP Negeri 7 Tarakan adalah platform google meeting dan google classroom. Guru mata pelajaran IPA dan 42 siswa yang di wawancara mengatakan selama pembelajaran daring berlangsung menggunakan platform pembelajaran google classroom dan google meeting. Pengunaan platform selama pembelajaran daring di SMP Negeri 7 Tarakan berdampak pada hasil belajar siswa dimana nilai siswa menjadi tidak maksimal. Data yang didapatkan yaitu nilai rata-rata siswa semester ganjil sebesar 68 dan semester genap sebesar 66,23. Berdasarkan nilai tersebut maka dapat diketahui bahwa nilai siswa mengalami penurunan. Selain itu, dampak yang dialami siswa selama pembelajaran daring antara lain siswa kurang memahami materi yang disampaikan guru, siswa tidak dapat bertanya secara langsung dengan guru dan kurangnya interaksi siswa dengan guru. Dampak yang dialami guru selama pembelajaran daring antara lain siswa susah memahami materi yang disampaikan oleh guru dan terdapat beberapa guru yang kurang memahami penggunaan teknologi informasi.