Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEKTOR AGRIBISNIS DI KECAMATAN TANJUNG SELOR, KALIMANTAN UTARA

2026 · Book ·

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketimpangan pemanfaatan media sosial oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor agribisnis di Kecamatan Tanjung Selor, Kalimantan Utara, yang lebih dominan menggunakan sosial media WhatsApp namun belum mengoptimalkan platform sosial media berbasis algoritma seperti Instagram dan TikTok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dalam meningkatkan penjualan UMKM agribisnis serta menganalisis kendala dalam pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis tematik dengan bantuan aplikasi NVivo 12 Pro, melibatkan 10 informan kunci yang dipilih secara purposive sampling untuk mewakili sub-sistem agribisnis (hulu, on-farm, dan hilir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan nyata melalui empat fungsi, yaitu sarana promosi, pembentuk dan penguatan merek, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan penjualan, dengan WhatsApp sebagai platform yang paling banyak digunakan. Seluruh informan mencatatkan kenaikan penjualan melalui empat mekanisme transformasi digital, yaitu eliminasi perantara, perluasan geografis ke transaksi nyata, efisiensi biaya pemasaran, dan konversi stok menjadi arus kas. Keempat mekanisme tersebut melalui uji Cluster Analysis membentuk tiga kluster pola transformasi strategi: digitalisasi supply chain, ekspansi pasar dan basis pelanggan, serta inovasi model bisnis. Namun, efektivitas pemanfaatan media sosial masih terhambat oleh empat kategori kendala yang saling berkaitan dengan pemilihan jenis media sosial sebagai kendala paling dominan, diikuti literasi digital, serta modal/SDM dan infrastruktur jaringan yang sama-sama belum optimal. Dengan demikian, media sosial berperan sebagai katalisator pertumbuhan UMKM agribisnis yang efektivitasnya bergantung pada kesiapan digital pelaku usaha. Penelitian ini menyarankan agar pelaku UMKM mengoptimalkan platform di luar WhatsApp serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola konten. Pemerintah disarankan mempercepat pemerataan infrastruktur dan pelatihan literasi digital, sementara peneliti selanjutnya memperluas cakupan informan dengan data keuangan yang lebih terverifikasi.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN DAN ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TANI JAGUNG (ZEA MAYS L.) (STUDI KASUS PADA BUDIDAYA JAGUNG BAPAK MASRUDI DESA GUNUNG PUTIH KABUPATEN BULUNGAN)

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani jagung milik Bapak Masrudi di Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai April 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan, uji nonparametrik Friedman Test dan Kendall’s W, serta analisis kelayakan finansial melalui R/C Ratio, B/C Ratio, Return on Investment (ROI), dan Break even point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung memberikan keuntungan pada seluruh lahan yang dianalisis. Pendapatan tertinggi diperoleh pada lahan ke-6 sebesar Rp5.558.128, sedangkan pendapatan terendah terdapat pada lahan ke-2 sebesar Rp1.218.141. Hasil uji Friedman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti faktor produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung. Nilai Kendall’s W sebesar 1,000 menunjukkan tingkat kesepakatan yang sangat kuat. Berdasarkan nilai mean rank, pengolahan tanah menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi pendapatan, diikuti benih, pupuk, pestisida, dan luas lahan. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa usahatani jagung layak untuk diusahakan karena memiliki nilai R/C Ratio > 1, B/C Ratio > 0, nilai ROI yang tinggi, serta nilai BEP yang berada di bawah kondisi produksi aktual.

ANALISIS SISTEM PENJUALAN KONSINYASI DAN KONDISI KEUANGAN USAHA (Studi Kasus pada Usaha Mikro Camilan Tiara di Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan)

2026 · Book ·

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus mengenai sistem penjualan konsinyasi dan kondisi keuangan usaha pada Usaha Mikro Camilan Tiara di Desa Gunung Putih, yang dilatarbelakangi oleh penerapan sistem konsinyasi yang dapat membantu memperluas pemasaran produk, tetapi juga menimbulkan kendala dalam pencatatan transaksi, pengawasan produk, pembayaran hasil penjualan, dan perputaran modal usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan sistem penjualan konsinyasi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, menganalisis kondisi keuangan usaha, serta mengetahui keterkaitan antara sistem penjualan konsinyasi dengan kondisi keuangan Usaha Mikro Camilan Tiara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling, terdiri atas satu orang pemilik usaha dan enam orang mitra konsinyasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penjualan konsinyasi pada Usaha Mikro Camilan Tiara dilaksanakan melalui tahapan pengantaran dan penitipan produk, pemesanan, serah terima produk, pemajangan produk, pencatatan transaksi, pelaporan hasil penjualan, dan pembayaran setelah produk terjual. Kendala yang dihadapi meliputi keterlambatan pembayaran, keterbatasan pengawasan produk, risiko produk rusak atau tidak terjual, pencatatan transaksi yang masih sederhana, serta keterbatasan stok ketika permintaan meningkat. Kondisi keuangan usaha masih dikelola secara sederhana, dengan modal yang terbatas, pendapatan yang bergantung pada kelancaran penjualan dan pembayaran dari mitra, serta pencatatan keuangan yang belum tersusun secara formal. Berdasarkan hasil tersebut, sistem konsinyasi membantu memperluas pemasaran dan meningkatkan peluang pendapatan, namun juga memengaruhi perputaran modal, arus kas, dan keberlangsungan operasional usaha.

Analisis Faktor yang Memengaruhi Pemilihan Merek Minyak Goreng di Kecamatan Sebatik Utara

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat dengan banyak pilihan merek di pasaran. Di Kecamatan Sebatik Utara. Sebagai wilayah perbatasan, Kecamatan Sebatik Utara memiliki karakteristik konsumsi yang unik, karena masyarakat tidak hanya mengenal produk dalam negeri, tetapi juga produk minyak goreng dari Malaysia. Kondisi ini menjadikan persaingan antar merek semakin ketat, sehingga pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan merek menjadi hal yang penting Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pemasaran minyak goreng dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian minyak goreng di Kecamatan Sebatik Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang berada di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas Kesadaran Merek (X₁) dan Persepsi Kualitas (X₂), sedangkan variabel dependen adalah Keputusan Pemilihan Merek (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Kesadaran Merek dan Persepsi Kualitas berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemilihan Merek minyak goreng di Kecamatan Sebatik Utara. Namun, secara parsial hanya Persepsi Kualitas yang berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pemilihan Merek, sedangkan Kesadaran Merek tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih mempertimbangkan kualitas produk dibandingkan tingkat popularitas atau pengenalan merek dalam menentukan pilihan minyak goreng.

Tinjauan Yuridis Terhadap Perlindungan Anak Sebagai Saksi Oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum dalam pelaksanaan perlindungan anak sebagai saksi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam proses peradilan pidana di Indonesia, serta untuk mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan anak sebagai saksi telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang secara normatif memberikan dasar perlindungan baik secara fisik, psikologis, maupun hukum. Namun demikian, pengaturan tersebut masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya mengatur mekanisme perlindungan anak sebagai saksi secara spesifik.Selain itu, implementasi perlindungan anak sebagai saksi dipengaruhi oleh faktor pendukung, seperti adanya dasar hukum yang jelas, meningkatnya kesadaran masyarakat, serta dukungan aparat penegak hukum, serta faktor penghambat, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya sosialisasi, lemahnya koordinasi antar lembaga, dan belum optimalnya pengaturan teknis. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan antara norma dan praktik, yang berakibat pada belum terpenuhinya perlindungan secara optimal, munculnya risiko tekanan dan trauma pada anak, serta melemahnya kualitas pembuktian dalam proses peradilan pidana.Dengan demikian, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta optimalisasi peran LPSK agar perlindungan anak sebagai saksi dapat terlaksana secara efektif dan menjamin keadilan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS VIII DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi Sistem Pencernaan Manusia untuk kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and DevelopmentI (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (Perancangan), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluation (Evaluasi) serta uji coba produk pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil Validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat layak, dengan skor dari ahli media sebesar 77%, ahli materi 94%, ahli bahasa 90%, dan guru praktisi 88%. Uji coba kelompok kecil dilakukan kepada 6 siswa, menghasilkan skor kepraktisan siswa sebesar 93% dan kelompok besar 89%, keduanya termasuk kategori sangat baik. Media ini dirancang untuk meningkatkan minat siswa terhadap materi pembelajaran melalui visualisasi yang interaktif sehingga siswa lebih tertarik, aktif, dan mudah memahami materi yang disampaikan.

PERAN SEMANTIS PADA SUBJEK DALAM KLAUSA AKTIF DAN PASIF BAHASA PATTINJO SULAWESI SELATAN

2026 · Book ·

NUR RAHMI 2026. Peran semantis pada klausa aktif dan pasif bahasa Pattinjo Sulawesi Selatan (Kajian Sintaksis). Skripsi jurusan pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Thobroni, S.S., M. Pd.) Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peran semantis pada klausa aktif dan pasif dalam bahasa daerah Sulawesi Selatan, yaitu Pattinjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik bul (bagi unsur langsung) untuk menganalisis data. Sumber data diperoleh melalui wawancara langsung dengan masyarakat setempat dan data penelitian berupa tuturan bahasa daerah dari informan yakni bahasa Pattinjo Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, simak, catat, baca dan rekam. Berdasarkan teknik-teknik yang digunakan dalam penelitian maka data yang telah diklasifikasikan berdasarkan peran semantisnya pada klausa aktif dan pasif akan masuk ke analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Pattinjo terdapat adanya peran semantis dalam bahasa Pattinjo berdasarkan dua peran yaitu actor (meliputi agent, effector, force, source) dan undergoer (meliputi patient, theme, goal, recipient, experiencer, benefactive, instrument, path) terbagi pada klausa aktif dan pasif.

pengaruh metode penyuluhan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter pada petani padi sawah di desa tideng pale kecamatan sesayap kabupaten tana tidung

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas padi sawah di Kabupaten Tana Tidung masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Utara, sehingga diperlukan dorongan adopsi teknologi mekanisasi pertanian, salah satunya melalui penerapan teknologi rice transplanter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyuluhan yang digunakan dalam mendukung adopsi inovasi teknologi rice transplanter serta menganalisis pengaruh metode ceramah, demonstrasi, dan kursus tani, baik secara parsial maupun simultan, terhadap adopsi inovasi teknologi tersebut pada petani padi sawah di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang merupakan petani padi sawah anggota kelompok tani di Desa Tideng Pale. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, metode demonstrasi merupakan pendekatan yang paling optimal karena memberikan kesempatan kepada petani untuk menyebarkan langsung pengoperasian rice transplanter, meskipun kompleksitas teknis pada tahap persemaian sistem dapog masih menjadi kendala. Secara simultan, metode ketiga penyuluhan berpengaruh signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi rice transplanter dengan nilai F hitung sebesar 35,829 dan nilai signifikansi 0,000 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 74,9% terhadap variabel adopsi inovasi. Secara parsial, metode demonstrasi merupakan faktor paling dominan dan signifikan (Sig. = 0,000), metode ceramah berpengaruh signifikan (Sig. = 0,049), sedangkan metode kursus tani tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan petani dalam mengadopsi teknologi rice transplanter. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi metode penyuluhan, khususnya demonstrasi, merupakan kunci strategi dalam mengakselerasi penerapan inovasi teknologi pertanian di tingkat petani.

Tinjauan Yuridis Terhadap Perlindungan Anak Sebagai Saksi Oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum dalam pelaksanaan perlindungan anak sebagai saksi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam proses peradilan pidana di Indonesia, serta untuk mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan anak sebagai saksi telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang secara normatif memberikan dasar perlindungan baik secara fisik, psikologis, maupun hukum. Namun demikian, pengaturan tersebut masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya mengatur mekanisme perlindungan anak sebagai saksi secara spesifik.Selain itu, implementasi perlindungan anak sebagai saksi dipengaruhi oleh faktor pendukung, seperti adanya dasar hukum yang jelas, meningkatnya kesadaran masyarakat, serta dukungan aparat penegak hukum, serta faktor penghambat, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya sosialisasi, lemahnya koordinasi antar lembaga, dan belum optimalnya pengaturan teknis. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan antara norma dan praktik, yang berakibat pada belum terpenuhinya perlindungan secara optimal, munculnya risiko tekanan dan trauma pada anak, serta melemahnya kualitas pembuktian dalam proses peradilan pidana.Dengan demikian, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta optimalisasi peran LPSK agar perlindungan anak sebagai saksi dapat terlaksana secara efektif dan menjamin keadilan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

Hubungan Pengetahuan dengan Efikasi Diri dalam Tindakan Resusitasi Jantung Paru pada Masyarakat Pesisir

2026 · Thesis ·

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN EFIKASI DIRI DALAM TINDAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU PADA MASYARAKAT PESISIR ABSTRAK Henti jantung merupakan kondisi darurat yang memerlukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) secara cepat untuk meningkatkan peluang keselamtan korban. Masyarakat pesisir memiliki potensi sebagai penolong pertama sehingga pengetahuan dan efikasi diri dalam melakukan RJP sangat penting dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan efikasi diri dalam tindakan RJP pada masyarakat pesisir, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 108 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan efikasi diri, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang dan efikasi diri rendah yang dimana terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan efikasi diri dalam tindakan RJP. Semakin baik pengetahuan seseorang tentang RJP, semakin tinggi pula keyakinannya untuk melakukan tindakan RJP saat terjadi keadaan darurat. Kesimpulan penelitian ini, pengetahuan tentang RJP akan meningkatkan efikasi diri dalam melakukan tindakan RJP pada korban henti jantung di masyarakat pesisir. Diperlukan edukasi dan pelatihan RJP secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri masyarakat pesisir dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti jantung.

ANALISIS SISTEM PENJUALAN KONSINYASI DAN KONDISI KEUANGAN USAHA (Studi Kasus pada Usaha Mikro Camilan Tiara di Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan)

2026 · Thesis ·

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus mengenai sistem penjualan konsinyasi dan kondisi keuangan usaha pada Usaha Mikro Camilan Tiara di Desa Gunung Putih, yang dilatarbelakangi oleh penerapan sistem konsinyasi yang dapat membantu memperluas pemasaran produk, tetapi juga menimbulkan kendala dalam pencatatan transaksi, pengawasan produk, pembayaran hasil penjualan, dan perputaran modal usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan sistem penjualan konsinyasi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, menganalisis kondisi keuangan usaha, serta mengetahui keterkaitan antara sistem penjualan konsinyasi dengan kondisi keuangan Usaha Mikro Camilan Tiara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling, terdiri atas satu orang pemilik usaha dan enam orang mitra konsinyasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penjualan konsinyasi pada Usaha Mikro Camilan Tiara dilaksanakan melalui tahapan pengantaran dan penitipan produk, pemesanan, serah terima produk, pemajangan produk, pencatatan transaksi, pelaporan hasil penjualan, dan pembayaran setelah produk terjual. Kendala yang dihadapi meliputi keterlambatan pembayaran, keterbatasan pengawasan produk, risiko produk rusak atau tidak terjual, pencatatan transaksi yang masih sederhana, serta keterbatasan stok ketika permintaan meningkat. Kondisi keuangan usaha masih dikelola secara sederhana, dengan modal yang terbatas, pendapatan yang bergantung pada kelancaran penjualan dan pembayaran dari mitra, serta pencatatan keuangan yang belum tersusun secara formal. Berdasarkan hasil tersebut, sistem konsinyasi membantu memperluas pemasaran dan meningkatkan peluang pendapatan, namun juga memengaruhi perputaran modal, arus kas, dan keberlangsungan operasional usaha.

DIATESIS MEDIAL DALAM BAHASA TIDUNG DIALEK TARAKAN (KAJIAN SINTAKSIS)

2026 · Book ·

FARRAS AKBAR HARUNURASYID, 2026 Diatesis Medial dalam Bahasa Tidung dialek Tarakan (kajian sintaksis). Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Dwi Cahyono Aji) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari diatesis medial yang terdapat dalam bahasa Tidung dialek Tarakan. Diatesis medial merupakan bentuk konstruksi bahasa yang menunjukan bahwa peran subjek berkedudukan sebagai pelaku sekaligus penerima tindakan yang dilakukan oleh subjek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik BUL (Bagi Unsur Langsung) untuk menganalisis data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari tuturan liisan secara langsung dari penyutur masyarakat suku Tidung dengan cara menggunakan teknik SBLC (Simak, Bebas, Libat, Cakap), rekam dan catat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Tidung dialek Tararakan terdapat adanya tipe diatesis medial yang terbentuk yaitu diatesis medial tipe perawatan tubuh, diatesis medial tipe perubahan postur tubuh, diatesis medial tipe perubahan gerakan tubuh tanpa diikuti seluruh anggota tubuh, diatesis medial tipe Gerakan langsung, diatesis medial tipe pergerakan perasaan emosi, diatesis medial tipe tak langsung dan diatesis medial tipe kognitif. KATA KUNCI: Bahasa Tidung Dialek Tarakan, Diatesis Medial, Sintaksis

Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Permainan Congklak Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Zat Aditif & Zat Adiktif Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan.

2026 · Book ·

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ZAT ADITIF & ZAT ADIKTIF KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN Abstrak Congklak merupakan salah satu permainan tradisional yang telah dikembangkan sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran congklak terhadap keaktifan belajar siswa pada materi zat aditif & zat adiktif kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan dan sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas yaitu kelas 8B dan kelas 8D. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan skala likert untuk mengukur keaktifan belajar siswa. Pretest dan Posttest diberikan sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan media congklak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan Lavene’s Test for Equality of Variances, uji hipotesis Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan angka signifikansi sebesar 0,043 dan hasil uji N-Gain sebesar 0,25 artinya penggunaan media congklak memberikan kontribusi terhadap keaktifan belajar siswa pada materi zat aditif & zat adiktif kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan namun belum optimal. Oleh karena itu peneliti perlu menambah durasi pembelajaran, memberikan pembiasaan terlebih dahulu kepada siswa sebelum menggunakan media congklak, mengkombinasikan media congklak dengan model pembelajaran yang sesuai dan memperhatikan durasi waktu pembelajaran, serta menambah jumlah set media congklak agar keaktifan belajar siswa lebih optimal.

KRITIK SOSIAL PADA FILM " TENRI PAPPOJI ANA ARUNG" ( KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2026 · Book ·

Nurwahida. 2026. Kritik Sosial Pada Film “Tenri Poppoji Ana Arung” (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Dr. Erna Wahyuni, S.S.,M.A.) Tujuan dari penelitian adalah bertujuan untuk menggambarkan kritik sosial yang hadir dalam film “Tenri Pappoji Ana Arung” dari prespektif sosiologi sastra. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana kritik sosial diwakili dalam film 'Tenri Pappoji Ana Arung” melalui lensa sosiologi sastra . Film ini dianalisis sebagai cerminan realitas masyarakat, terutama berfokus pada konflik struktural dalam masyarakat Bugis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini menggunakan dua data yaitu data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, teknik simak dan teknik rekam catat. Teknik analisis data melibatkan pencarian, kompilasi, kategorisasi, dan sintesis data yang dikumpulkan secara sistematis untuk menarik kesimpulan . Secara khusus, ini melibatkan menafsirkan dialog dan adegan untuk memahami kritik sosial yang disampaikan. Berdasrkan hasil pembahasan dari penelitian ini menemukan bahwa kritik sosial dalam “Tenri Pappoji Ana Arung” sebagian besar dimanifestasikan melalui empat indikator yaitu, adat istiadat kritik paling dominan muncul dalam 10 poin data ini menyoroti norma bugis seperti siri (kehormatan),mappasiala ( pernikahan yang diatur), dan manggelli dara ( status pembelian), mengorbankan cinta individu untuk kehormatan keluarga tradisional. Strata sosial diidentifikasi dalam 9 poin data, mengkritik diskriminasi berdasarkan “darah biru” atau hierarki mulia versus orang awam yang menghambat pernikahan antar kasta. Kekuasaan hadir dalam 7 data, ini mencerminkan otoritas patriarki orang tua yang tidak perlu dipertanyakan lagi (petta dan puang mama), sering disertai dengan ancaman durhaka (pembangkangan) atausilariang (elopement). Standar kehidupan Ini adalah kritik yang paling jarang, dengan 2 poin data, menunjukkan pengabaian terhadap pencapaian modern seperti pendidikan dan stabilitas ekonomi demi warisan leluhur. Dengan demikian, dapat disimpulkan , film 'Tendri Pappoji Ana Arung' berfungsi sebagai cermin sosiologis, secara kritis memeriksa kekakuan adat istiadat Bugis yang mengarah pada pengorbanan emosional bagi generasi muda, sambil tetap mengakui nilai-nilai leluhur untuk mendorong refleksi sosial. Narasi secara konsisten menggambarkan konflik antara norma-norma tradisional dan kebebasan individu, di mana adat dan strata sosial saling memperkuat, menciptakan konflik antargenerasi dalam masyarakat Bugis modern .

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN RUANG MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN RUANG BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS VIII SLB NEGERI TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan alat peraga bangun ruang dalam meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa tungarahita kelas VIII SLB Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa tunagrahita di kelas VIII SLB Negeri Tarakan yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan mengenal bangun ruang dan pengamatan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat peraga bangun ruang dapat meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa. Berdasarkan hasil tes kemampuan mengenal bangun ruang, persentase ketuntasan belajar pada Siklus I mencapai 67% dengan nilai rata-rata 55, kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengenal bangun ruang siswa telah meningkat dan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Oleh karena itu, penelitian dihentikan pada Siklus II.

Pengaruh Pengkayaan Pakan Artemia salina Yang Diberi Chlorella vulgaris Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Post Larva Udang Windu (Penaneus monodon)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberhasilan budidaya dipengaruhi oleh kemampuan post larva udang untuk bertahan hidup, yang seringkali rentan terhadap kematian akibat kekurangan nutirisi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian nutrisi tambahan melalui Bioenrichment Artemia salina dengan Chlorella vulgaris. Proses Bioenrichment selama 3 jam diharapkan memungkinkan Artemia salina menyerap nutrisi dari Chlorella vulgaris sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan pakan Artemia salina yang diberi Chlorella vulgaris terhadap pertumbuhan dan sintasan post larva udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilaksanakan selama 20 hari dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari P1 (Pakan alami Artemia salina), P2 (Pakan alami Bioenrichment Artemia salina dengan Chlorella vulgaris selama 3 jam), dan P3 (Pakan komersil). Parameter yang akan diamati meliputi Average Body Weight (ABW), Average Body Length (ABL), Average Daily Growrt (ADG), Survival rate (SR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 menghasilkan nilai kelangsungan hidup (SR) 17,4% yang tinggi dibandingkan dengan perlakuan P2 dan P3 tetapi perlakuan P3 menghasilkan nilai kelangsungan hidup (SR) 4,9% tidak lebih baik dibanding perlakuan P2 menghasilkan nilai kelangsungan hidup (SR) 13,4%. Kualitas air yang terkontrol seperti suhu, pH, oksigen terlarut (DO), salinitas dan amonia selama penelitian masih dalam kisaran batas toleransi dalam budidaya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian pakan Bioenrichment Artemia salina menggunakan Chlorella vulgaris selama 3 jam waktu pengkayaan tidak memberikan pengaruh yang signifikan (95%) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang windu (Penaeus monodon).

.

2026 · Book ·

.

PENGARUH TEKNIK CINEMA THERAPY TERHADAP PERILAKU MEROKOK SISWA DI SMPN 4 TARAKAN

2026 · Book ·

ABSTRAK Nurwulan Aprilia, 2026. Pengaruh Teknik Cinema Therapy Terhadap Perilaku Merokok Siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.,I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik cinema therapy terhadap perilaku merokok siswa di SMPN 4 Tarakan. Perilaku Merokok merupakan suatu aktivitas yang dilakukan seseorang dalam membakar gulungan tembakau dan menghirup kemudian mengeluarkan asap dari mulut dan hidung yang membuat perokok menjadi ketagihan akibat kandungan yang ada dalam rokok.Teknik Cinema therapy adalah teknik terapi melalu film dimana dengan memperlihatkan film-film yang postif dapat memotivasi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri setiap individu dimana dengan menggunakan terapi film ini individu dapat mengatahui bahaya merokok bagi kesehatan seperti yang dilihat dalam film tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pra-eksperimen(One Group Pretest-Postest Design). Subjek penelitian ini berjumlah 10 siswa kelas VIII-10 SMPN 4 Tarakan. Instrumen yang digunakan berupa skala perilaku merokok. Berdasarkan hasil uji hipotesis Wilcoxon Ranks menunjukkan bahwa seluruh responden (N=10) berada pada kategori Negative Ranks, dengan nilai Mean Rank sebesar 5,50 dan Sum of Ranks sebesar 55,00. Sedangkan pada kategori Positive Ranks dan Ties diperoleh nilai 0,00, yang berarti tidak terdapat siswa yang mengalami peningkatan perilaku merokok maupun yang memiliki skor tetap. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diketahui bahwa nilai posttest lebih rendah dibandingkan pretest, yang menandakan adanya penurunan perilaku merokok yang signifikan. Hal ini membuktikan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) diterima dan Hipotesis Nol (H0) ditolak.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh teknik cinema therapy terhadap perilaku merokok siswa di SMPN 4 Tarakan.

PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBDEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI ( Cyprinus carpio)

2026 · Book ·

PENGARUH PEMBERIAN MEDIA PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOI (Cyprinus carpio) Abstrak Berbagai macam spesies ikan hias air tawar yang dapat dibudidayakan di lingkungan terkontrol dapat ditemukan di Indonesia. Belatung (Hermetia illucens) adalah salah satu makanan pengganti yang dapat diberikan kepada ikan koi. Oleh karena itu, dengan menggunakan berbagai media pertumbuhan, para peneliti berupaya menciptakan pakan alami tipe belatung sebagai alternatif makanan. Kepadatan populasi belatung dapat ditingkatkan secara maksimal dengan media pertumbuhan yang tepat. Penelitian ini menyelidiki pengaruh berbagai media pakan dan belatung terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan koi (Cyprinus carpio). Untuk menilai parameter kualitas air berupa suhu, pH, DO, dan amonia, penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada variasi yang terlihat pada berat absolut ikan koi (Cyprinus carpio) dalam hal perkembangan dan kelangsungan hidupnya, terdapat perbedaan yang terlihat pada panjang absolut dan SR-nya. Berat absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 0,08 gram, (B) Belatung + Kubis 0,08 gram, (C) Belatung + Kulit Pisang dan Belatung + Labu Kuning 0,09 gram, dan (D) Belatung + Labu Kuning 4,2 cm; panjang absolut ikan yang diberi perlakuan adalah (A) Kontrol 3,5 cm, (B) Belatung + Kubis 3,8 cm, (C) Belatung + Kulit Pisang, dan (D) Belatung + Labu Kuning 80%. Dengan panjang absolut 4,2 cm, berat absolut 0,09 gram, dan SR 87%, Perlakuan (D) Belatung + Labu Kuning menghasilkan pertumbuhan tertinggi. Kata kunci: Ikan Koi, Maggot, Pakan, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup  

PEMANFAATAN LIMBAH CAIR HASIL PRODUKSI KELAPA SAWIT MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMK JURUSAN AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

2026 · Book ·

Limbah cair pabrik kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) merupakan limbah agroindustri yang mengandung bahan organik dan unsur hara cukup tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan POC melalui fermentasi, menganalisis kandungan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), serta mengkaji potensinya sebagai bahan ajar pada mata pelajaran Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman di SMK Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu kontrol dan empat perlakuan, masing-masing enam ulangan. Fermentasi dilakukan selama dua minggu menggunakan EM4 dan molase. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis karena tidak berdistribusi normal dan tidak homogen. Hasil menunjukkan bahwa variasi konsentrasi limbah cair kelapa sawit berpengaruh signifikan terhadap kandungan N, P, dan K (Sig 0,05). Perlakuan 250 ml menghasilkan kandungan unsur hara tertinggi. POC dari limbah cair kelapa sawit berpotensi digunakan sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung pembelajaran berbasis lingkungan dan pertanian berkelanjutan.