Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

PENGARUH TINGKAT HUNIAN HOTEL, LAMA MENGINAP DAN JUMLAH KUNJUNGAN WIASTAWAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA TARAKAN

2024 · Book ·

Pertumbuhan ekonomi di setiap daerah memerlukan usaha dalam menemukan sumber pertumbuhan baru yang selalu meningkat, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan, hal ini disebabkan karena sektor pariwisata mampu menarik minat wisatawan untuk berwisata yang berdampak pada meningkatnya tingkat hunian hotel dan pendapatan daerah, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dan mengetahui faktor dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk mencari pengaruh jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, nilai signifikansi yang dihasilkan adalah sebesar 0,002 dan nilai ini lebih kecil dari 0,050 (0,002 0,050), sehingga dapat disimpulkan jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel dan lama menginap wisatawan secara signifikan mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dengan nilai pengaruh yang dihasilkan dari koefisien determinasi sebesar 96,6%. Adapun faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan adalah lama menginap wisatawan dengan koefisien korelasi sebesar 47,684.

PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN WANITA USIA SUBUR SAAT PEMERIKSAAN IVA DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2024 · Book ·

Masalah yang sering terjadi ketika wanita usia subur akan menjalani pemeriksaan IVA yaitu kegelisahan dan kecemasan yang ditandai dengan pasien sering bertanya-tanya tentang proses pemeriksaan IVA yang akan dijalaninya dan kegelisahan yang terlihat jelas di wajah pasien. Intervensi untuk mengurangi kecemasan saat pemeriksaan IVA dapat dilakukan dengan menggunakan tindakan non farmakologi dengan teknik relaksasi menggunakan aroma terapi. Aromaterapi yang biasa diberikan adalah aromaterapi lavender karena aromaterapi lavender memiliki kandungan utama linalool yang berperan pada efek anti cemas (relaksasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan wanita usia subur saat pemeriksaan IVA di Puskesmas Sebengkok Tarakan.Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Subjek penelitian adalah Wanita usia subur yang akan menjalani pemeriksaan IVA berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikan aromaterapi lavender dan kontrol masing-masing 20 responden dengan teknik pengambilan sempel accidental sampling. Kuesioner Zung Self- rating Anxiety Scale digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan. Saphiro-Wilk dan Paired Sample T-Test digunakan untuk mengukur normalitas data dan tingkat kecemasan. Hasil penelitian diperoleh hasil perhitungan uji yaitu nilai t-hitung sebesar 7.902 dengan derajat kebebasan df sebesar 19 dan nilai p-value 0,000. Berdasarkan pada nilai korelasi sebesar 0,05, maka dapat diambil kesimpulan ada pengaruh antara pemberian aromaterapi lavender dengan tingkat kecemasan pada WUS. Aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan kecemasan saat pemerikisaan IVA

Pengaru h pranayama dan gerak restorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas karang Rejo tahun 2024

2024 · Book ·

PENGARUH TEKNIK PRANAYAMA DAN GERAK RESTORATIVE PRENATAL YOGA TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS KARANG REJO TAHUN 2024 ABSTRAK Mual dan muntah atau dikenal dengan Emesis gravidarum merupakan salah satu ketidaknyamanan pada kehamilan trimester I yang disebabkan oleh perubahan hormon. Emesis gravidarum menyebabkan rasa tidak nyaman karena adanya pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut yang dapat menyebabkan ibu hamil menjadi stress, cara penanganan emesis gravidarum ada 3 cara yaitu modifikasi lifestyle,farmakologi, dan non farmakologi salah satunya dengan melakukan teknik pranayama dan gerak restorative prenatal yoga yang bertujuan untuk menormalkan kadar hormon kortisol yang menyebabkan stres dan naiknya asam lambung ibu hamil agar tidak terjadinya mual hingga muntah pada ibu hamil. Jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatf menggunakan Quasi eksperimen dengan one group pre-post design. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester I yang berkunjung pada bulan April-Mei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Analisis bivariat pada penelitiaan ini mengunakan uji wilcoxon dengan hasil p-value 0,000 dapat disimpulkan penelitian ini berpengaruh teknik pranayama dan gerak retorative prenatal yoga terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dipuskemas karang rejo 2024. Disarankan bagi tenaga kesehatan dapat menerapkan prenatal yoga untuk menagatasi keluhan emesis gravidarum, bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk memodifikasi variabel, menambahkan kelompok kontrol dan waktu perlakuan.

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN METAKOGNITIF DENGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VII SMP NEGERI 13 TARAKAN

2024 · Book ·

Keterampillan metakognitif merupakan pengetahuan tentang pembelajaran Berpikir dan kemampuan metakognitif. Metakognitif terbagi menjadi 3 yaitu perencanaan, pemantauan, dan mengevaluasi. Yang bertujuan menggembangkan sejumlah kemampuan fisik dan mental sebagai dasar untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedua hubungan antara keterampilan metakognitif dengan keterampilan proses sains. Jenis penelitian yang digunakan yaitu korelasional dimana korelasional merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mengukur hubungan antara variabel X dan Y yaitu keterampilan metognitif dengan keterampilan proses sains. Teknik sampling yang digunakan yaitu perposive sampling dimana tujuan khusus dari pengambilan sampel ini yaitu mengambil siswa yang telah mempelajari topik interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya, Sebanyak 31 siswa kelas VII-1. Instrumen yang digunakan merupakan tes berupa soal uraian untuk mengukur keterampilan metakognitif dengan keterampilan proses sains. Analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi product moment yang didahului uji prasyarat berupa uji normalitas, uji lineritas, dan uji homogenitas. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan antara keterampilan metakognitif dengan keterampilan proses sains siswa dengan nilai korelasi 0,449 (katagori cukup) yang berarti kedua variabel tersebut memiliki hubungan positif dan singnifika

PENGARUH REBUSAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) LEMON (CITRUS LIMON) DAN MADU (GENUS APIS) TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS MALINAU KOTA

2024 · Thesis ·

Mual muntah saat hamil dapat terjadi setiap saat. Pada beberapa kasus dapat berlanjut sampai kehamilan trimester kedua dan ketiga, mual muntah yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi bahkan dapat menyebabkan kematian ibu hamil dan janin. Perpaduan jahe, lemon, dan madu menjadikan satu sajian minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan enzim yang bermanfaat bagi pengurangan mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian air rebusan jahe,lemon dan madu terhadap ibu hamil emesis gravidarum di Puskesmas Malinau Kota. Desain penelitian quasy eksperiment dilaksanakan pada bulan Mei – Juni tahun 2024 dan berlokasi di wilayah Puskesmas Malinau Kota, Kalimantan Utara. Sampel penelitian 30 orang yang terbagi menjadi 15 kelompok Edukasi dan 15 kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan Madu. Air rebusan jahe segar yang dicampur dengan 3 cc lemon dan 1 sendok Makan madu. Diminum 2 kali sehari selama 4 hari. Outcome adalah skor mual muntah menggunakan kuesioner INVR. Analisis statistic menggunakan Mann whitney. Terdapat perbedaan yang signifikan skor INVR sesudah penelitian pada kelompok Edukasi dan Rebusan Jahe, Lemon dan madu dengan nilai p value 0.001, skor rerata INVR kelompok Rebusan Jahe, Lemon dan madu 2.53 poin lebih kecil (11.13 dibandingkan 8.60) dari kelompok Edukasi. Hasil ini menunjukan bahwa pemberian air rebusan jahe,lemon,dan madu efektif dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil.

EVALUASI KINERJA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PADI SAWAH (Oryza Sativa L) DI DESA MALINAU SEBERANG KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengevaluasi kinerja ke lompok tani padi sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 2) Menganalisis pendapatan kelompok tani sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 3) menganalisis hubugan kinerja dengan pendapatan di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara. Metode menentukan sampel yang digunakan adalah sensu. Metode Menggumpulkan data yang digunakan yaitu, Wawancara dengan kelompok tani yang berada Desa Malinau Seberang dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kinerja kelompok tani padi sawah di Desa Malinau Seberang Memiliki Kategori Sangat Tinggi dengan total nilai Keseluruhan 41,7. Masing-masing indikator kinerja di kategori tinggi dengan nilai 13,9. Total biaya variabel Rp. 2.882.0888 per Ha, dengan rata-rata total biaya tetap Rp.118.694 dan total biaya produksi sebesar Rp. 3.000.782. Penerimaan sebesar Rp.7.212.982 dan pendapatan di peroleh sebesar Rp. 4.212.201. Dari kinerja dan pendapatan menunjukan korelasi tingkat signifikan sebesar 0.027 yang lebih besar dari 0.05 maka H0 ditolak yang menyatakan hubungan positif akan tetapi sangat lemah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat kinerja yang tinggi akan tetapi pendapatan rendah. Kinerja tinggi dipengaruhi oleh tingginya pemanfaatan modal, penerapan teknologi dan pemanfaatan teknologi informasi. Sementara pendapatan rendah karena produksi padi masih rendah. Maka disarankan kepada petani sebaiknya meningkatkan lagi hasil produksinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan. kinerja kelompok tani dapat lebih baik lagi agar menjadi lembaga yang memberi contoh untuk lembaga lainnya dan kepada pemerintah dapat memberi dukungan kepada kelompok tani untuk meningkatkan hasil panen padi sawah dengan memberi pengarahan kepada kelompok tani dalam bagaimana berusahatani yang lebih baik lagi agar pendapatan mereka lebih optimal.

Desain User Interface Pada Kontrol Traffic Lights Menggunakan Programmable Logic Controller Pada Simpang Empat

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada umumnya pengaturan lampu lalu lintas (traffic tights) saat ini menggunakan waktu yang tetap dimana lampu diatur agar bekerja secara bergantian pada waktu yang tetap, tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas, misalnya pada simpang empat dari masing-masing arah jalan dibuat lamanya lampu hijau, kuning, merah dengan waktu yang sama. Dalam kondisi ini terdapat antrian panjang di satu sisi dan di sisi lain antrian sangat pendek, maka pengaturan durasi waktu yang sama rata ini akan menimbulkan waktu berhenti yang tidak perlu. Dalam penelitian ini menggunakan jenis metode eksperimental yang dikerjakan dengan tahap pengadaan, merangkai, dan pelaksanaan uji coba. Dengan menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) dan User Interface (UI) sebagai pengontrolan dan monitoring sistem lampu lalu lintas di persimpangan jalan dengan tujuan untuk mendesain dan mensimulasikan sistem lampu lalu lintas pada jalur simpang empat secara manual menggunakan software GX-Developer dan software GT-Designer3. PLC digunakan sebagai pengontrolan otomatis kerja traffic lights yang mengatur waktu operasional traffic lights yang dapat merespon dan mengikuti semua perintah yang diberikan oleh sistem UI. Sehingga pengujian pengaturan pewaktuan lampu pada simpang empat dapat di setting langsung pada sistem UI dengan timer pada program traffic lights, timer hasil perhitungan, dan timer pada stopwatch memiliki perbedaan waktu relatif. Sehingga, didapatkan hasil real timer pada stopwatch pada lampu hijau simpang 1 selama 41,79 detik, lampu hijau simpang 2 selama 41,79 detik, lampu hijau simpang 3 selama 25,77 detik, dan lampu hijau simpang 4 selama 21,89 detik, dengan lampu kuning semua simpang 3 detik, dan lampu merah semua simpang hanya 1 detik sebagai waktu jeda antara lampu merah dan hijau pada simpang 1 ke simpang lainnya.

Kemampuan Komunikasi Siswa Kelas IX dalam Menyelesaikan Soal Persaman Kuadrat

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas IX dalam menyelesaikan soal persamaan kuadrat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IX. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kategori tinggi memiliki persentase 14,44% dengan jumlah siswa 13 orang, siswa kategori sedang memperoleh persentase 34,44% dengan jumlah siswa 31 orang dan siswa kategori rendah memperoleh persentase 51,11% dengan jumlah siswa 46 orang.

PENGARUH TINGKAT HUNIAN HOTEL, LAMA MENGINAP DAN JUMLAH KUNJUNGAN WIASTAWAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan ekonomi di setiap daerah memerlukan usaha dalam menemukan sumber pertumbuhan baru yang selalu meningkat, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan, hal ini disebabkan karena sektor pariwisata mampu menarik minat wisatawan untuk berwisata yang berdampak pada meningkatnya tingkat hunian hotel dan pendapatan daerah, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dan mengetahui faktor dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk mencari pengaruh jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, nilai signifikansi yang dihasilkan adalah sebesar 0,002 dan nilai ini lebih kecil dari 0,050 (0,002 0,050), sehingga dapat disimpulkan jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel dan lama menginap wisatawan secara signifikan mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dengan nilai pengaruh yang dihasilkan dari koefisien determinasi sebesar 96,6%. Adapun faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan adalah lama menginap wisatawan dengan koefisien korelasi sebesar 47,684.

EVALUASI KINERJA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PADI SAWAH (Oryza Sativa L) DI DESA MALINAU SEBERANG KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kurangnya pemanfaatan teknologi maupun informasi serta modal tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang tergabung dalam kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengevaluasi kinerja kelompok tani padi sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 2) Menganalisis pendapatan kelompok tani sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 3) menganalisis hubungan kinerja dengan pendapatan di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara. Analisis data menggunakan skala likert dan korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kinerja kelompok tani padi sawah di Desa Malinau Seberang Memiliki Kategori Sangat Tinggi dengan total nilai Keseluruhan 41,7. Masing-masing indikator kinerja di kategori tinggi dengan nilai 13,9. Total biaya variabel Rp. 2.882.0888 per Ha, dengan rata-rata total biaya tetap Rp.118.694 dan total biaya produksi sebesar Rp. 3.000.782. Penerimaan sebesar Rp.7.212.982 dan pendapatan di peroleh sebesar Rp. 4.212.201. Dari kinerja dan pendapatan menunjukan korelasi tingkat signifikan sebesar 0.027 yang lebih besar dari 0.05 maka H0 ditolak yang menyatakan hubungan positif akan tetapi sangat lemah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat kinerja yang tinggi akan tetapi pendapatan rendah. Kinerja tinggi dipengaruhi oleh tingginya pemanfaatan modal, penerapan teknologi dan pemanfaatan teknologi informasi. Sementara pendapatan rendah karena produksi padi masih rendah. Maka disarankan kepada petani sebaiknya meningkatkan lagi hasil produksinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan. kinerja kelompok tani dapat lebih baik lagi agar menjadi lembaga yang memberi contoh untuk lembaga lainnya dan kepada pemerintah dapat memberi dukungan kepada kelompok tani untuk meningkatkan hasil panen padi sawah dengan memberi pengarahan kepada kelompok tani dalam bagaimana berusahatani yang lebih baik lagi agar pendapatan mereka lebih optimal.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSA RISIKO PERILAKU KEKERASAN (RPK) DI RUANG PERAWATAN TERATAI RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu respon marah yang diekspresikan dengan melakukan ancaman, mencederai diri sendiri atau orang lain, dan dapat merusak lingkungan sekitar. Tanda-tanda utamanya mencakup perilaku subjektif seperti mengkritik, mengumpat, berbicara keras, dan berbicara tiba-tiba, serta perilaku objektif seperti serangan fisik, melukai diri sendiri, gangguan terhadap lingkungan, dan ledekkan kasar. Tanda-tanda minornya antara lain manifestasi fisik seperti mata melotot, tangan terkepal, rahang terkatup, wajah memerah, dan postur tubuh kaku. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien yang meliputi identifikasi data hasil pengkajian, diganosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pada pasien risiko perilaku kekerasan di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Hasil pengkajian antara klien 1 dan 2 dengan diagnosa resiko perilaku kekerasan didapatkan perbedaan meliputi identitas pasien, alasan masuk rumah sakit, faktor predisposisi, pemeriksaan fisik, psikososial, penyebab, tanda dan gejala perilaku yang dilakukan, akibat perilaku kekerasan, status mental, dan mekanisme koping. Berdasarkan hasil penelitian review kasus penerapan asuhan keperawatan pada klien dengan risiko perilaku kekerasan pada 2 klien selama 5 hari. Tujuan dan kriteria hasil yang diharapkan dan ingin dicapai setelah dilakukan tindakan sesuai dengan waktu yang ditentukan dan diharapkan klien mampu mengenali risiko perilaku kekerasan yang dialami, dapat mengontrol dan mengurangi risiko perilaku kekerasan, mampu mengikuti program pengobatan secara optimal. Respon klien setelah melakukan tindakan yang diberikan yaitu klien 1 tidak mengingat tindakan yang telah diberikan dan hanya melakukan hingga SP 2 sedangkan klien 2 kooperatif dan mampu melanjutkan ke SP 3. Diharapkan institusi untuk bisa menambah referensi mengenai strategi pelaksanaan tindakan yang akan diintervensikan oleh mahasiswa ke pasien.

TINJAUAN HUKUM ASAS DOMINUS LITIS JAKSA SEBAGAI PENGUASA PERKARA TERHADAP KEKUASAAN PENUNTUTAN TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH KPK

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan terkait Asas Dominus Litis Jaksa sebagai penguasa perkara terhadap penuntutan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap tindak pidana korupsi di Indonesia. Pertama tentang masalah eksistensi hukum yang menanungi kewenangan KPK dalam melakukan penuntutan tindak pidana korupsi dimana sudah terdapat lembaga Kejaksaan yang dapat melakukan penuntutan terhadap perkara yang sama, batasan-batasan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 yang diubah dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Kedua tentang asas Dominus Litis yang berarti bahwa Kejaksaan merupakan satu-satunya lembaga yang dapat melakukan penuntutan, namun terdapat lembaga yang dapat melakukan penuntutan dalam hal tindak pidana korupsi serta perbandingan cara kerja lembaga anti korupsi serupa di negara yang lain dan Indonesia. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif yang menggunakan kajian, riset, analisis terhadap teori-teori yang dikemukakan, serta kajian terhadap peraturan perundang-undangan. Kajian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan: pertama tentang kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi dalam hal melakukan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi disamping adanya Kejaksaan serta wewenang supervisi yang dimiliki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam hal dapat mengambil alih kasus korupsi yang sedang dikerjakan oleh Kejaksaan yang dimana hal tersebut diketahui melanggar asas Dominus Litis Kejaksaan sebagai satu-satunya lembaga yang dapat melakukan penuntutan yang dianggap tidak sesuai dengan system hukum yang berlaku di Indonesia.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN AN.R DAN AN. J DENGAN DIAGNOSIS GASTROENTERITIS DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gastroenteritis adalah penyakit yang sering ditemukan di masyarakat termasuk pada anak, yang ditandai dengan adanya rasa nyeri atau tidak nyaman pada bagian abdomen atau disertai perubahan frekuensi buang air besar. Gastroenteritis termasuk salah satu jenis penyakit yang tidak menular namun akibat paparan penyakit tersebut dapat menyebabkan mortilitas yang sangat tinggi. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada anak dengan gastroenteritis di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr. H Jusuf SK Tarakan. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan case study. Peneliti melakukan asuhan keperawatan dua orang pasien anak dengan gastroenteritis Hasil yang didapatkan terdapat 3 diagnosis keperawatan yang berbeda yang ditegakkan pada pasien 1 dan pasien 2. Diagnosis keperawatan pada pasien 1 yaitu nyeri akut, diare, nausea, resiko defisit nutrisi, dan resiko hipovolemia sedangkan diagnosis keperawatan pada pasien 2 yaitu diare, ansietas, nyeri akut, dan resiko hipovolemia diagnosis tersebut diamati secara mendalam dan 5 diagnosis tersebut teratasi. Berdasarkan literatur yang digunakan terdapat 6 diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada anak dengan gastroenteritis. Intervensi yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi pasien, sarana dan prasarana.Hasil dari penyusunan studi kasus ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam peningkatan mutu asuhan keperawatan pada anak, khususnya pada anak dengan gastroenteritis.

PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN WANITA USIA SUBUR SAAT PEMERIKSAAN IVA DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

2024 · Thesis ·

Masalah yang sering terjadi ketika wanita usia subur akan menjalani pemeriksaan IVA yaitu kegelisahan dan kecemasan yang ditandai dengan pasien sering bertanya-tanya tentang proses pemeriksaan IVA yang akan dijalaninya dan kegelisahan yang terlihat jelas di wajah pasien. Intervensi untuk mengurangi kecemasan saat pemeriksaan IVA dapat dilakukan dengan menggunakan tindakan non farmakologi dengan teknik relaksasi menggunakan aroma terapi. Aromaterapi yang biasa diberikan adalah aromaterapi lavender karena aromaterapi lavender memiliki kandungan utama linalool yang berperan pada efek anti cemas (relaksasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan wanita usia subur saat pemeriksaan IVA di Puskesmas Sebengkok Tarakan.Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Subjek penelitian adalah Wanita usia subur yang akan menjalani pemeriksaan IVA berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikan aromaterapi lavender dan kontrol masing-masing 20 responden dengan teknik pengambilan sempel accidental sampling. Kuesioner Zung Self- rating Anxiety Scale digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan. Saphiro-Wilk dan Paired Sample T-Test digunakan untuk mengukur normalitas data dan tingkat kecemasan. Hasil penelitian diperoleh hasil perhitungan uji yaitu nilai t-hitung sebesar 7.902 dengan derajat kebebasan df sebesar 19 dan nilai p-value 0,000. Berdasarkan pada nilai korelasi sebesar 0,05, maka dapat diambil kesimpulan ada pengaruh antara pemberian aromaterapi lavender dengan tingkat kecemasan pada WUS. Aromaterapi lavender dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan kecemasan saat pemerikisaan IVA

analisis tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian di kecamatan sebatik timur kabupaten nunukan

2024 · Book ·

Kepuasan petani melalui aktivitas penyuluhan pertanian berpengaruh atas sikap dan tindakan petani lewat tingkat kepuasan, sehingga untuk meningkatkan kesadaran petani akan aktivitas dalam mengembangkan kegiatan usaha pertanian. Penelitian ini bertujuan (1)Untuk mengetahui bagaimana karakteristik petani di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan. (2)Untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian yang ada di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan. Untuk penelitian ini, sampel yang diambil menggunakan teknik kuota sampling dan purposive sampling. 50 petani dari setiap PPL di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan dengan jumlah responden 100 petani yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1) pernah mengikuti penyuluhan, 2) berpartisipasi dalam kelompok tani, 3) aktif sebagai petani yang mengikuti kegiatan penyuluhan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Metode Skoring (Skor) dengan menggunakan Skala Likert. 1. Hasil penelitian ini diperoleh sebagai berikut: (1) Karakteristik petani di Kecamatan Sebatik Timur : (a) jenis kelamin lebih dominan laki-laki dengan persentase 73%, (b) usia petani responden lebih dominan 40-46 tahun dengan persentase sebesar 35%, (c) tingkat pendidikan petani lebih dominan Sekolah Dasar (SD) dengan persentase 53%, (d) lama bertani lebih dominan 15-21 dengan persentase 26%, (e) luas lahan lebih dominan 15-21 tahun 2000 m2 dengan persentase 53%. (2)Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan berada pada kategori sangat puas dengan skor 70,9.

Analisis Struktur Biaya dan Kelayakan Finansial Usaha Tani Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) di Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan

2024 · Book ·

Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Komoditas cabai rawit ini memiliki dampak yang kuat pada inflasi karena dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur biaya dan kelayakan finansial usaha tani cabai rawit di Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan. Responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang petani cabai rawit yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis struktur biaya (biaya tetap, biaya variabel dan biaya total), penerimaan, pendapatan dan kelayakan finansial (R/C Ratio dan BEP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya variabel memberikan kontribusi tertinggi terhadap biaya total yaitu sebesar 96% dibandingkan dengan biaya tetap sebesar 4%. Hasil kelayakan finansial usaha tani cabai rawit berdasarkan data yang diperoleh pada saat penelitian menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 14,86 yang dapat diartikan bahwa usaha tani cabai rawit di Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan layak untuk diusahakan, BEP produksi yang dihasilkan sebesar 0,45 kg dapat dikatakan layak, BEP harga Rp.6.731 dapat dikatakan layak, dan untuk BEP penerimaan sebesar Rp.44.565 dapat dikatakan layak.

Analisis Manajemen Operasional Bongkar Muat Petikemas oleh PT. Pelindo Regional 4 Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Manajemen Operasional Bongkar Muat Petikemas oleh PT. Pelindo Regional 4 Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini ada 4 yaitu manager PT. Pelindo Regional 4 Nunukan, staf PT. Pelindo Regional 4 Nunukan, dan TKBM Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah Triangulasi data dan membercheck. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa SOP dalam bongkar muat ada yaitu 3 SOP Administratif, SOP Bongkar Muat dan SOP ke Pihak Pelayaran. Infrastruktur yang dimiliki oleh PT. Pelindo Regional 4 Nunukan ada 3 yaitu tronton, reach stacker dan forklift. Hambatan yang dialami oleh PT. Pelindo Regional 4 Nunukan disebabkan oleh kurangnya infrastruktur dan cuaca.