Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Dalam Pembelajaran Dengan Metode Reward And Punishment Di Kelas IV A2 SDIT Ibnu Abbas Tarakan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kedisiplinan merupakan salah satu sikap yang dimiliki oleh seseorang yang dapat mengarahkan seseorang untuk menaati apa yang diharapkan lingkungannya seperti keluarga, sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran dengan metode reward dan punishment. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IV A2 SDIT Ibnu Abbas Tarakan tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi kedisiplinan siswa. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah nilai kedisiplinan siswa yaitu ≥ 80% dengan kategori “baik sekali”. Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru pada siklus I yaitu pada pertemuan 1 sebesar 70% dan pada pertemuan 2 sebesar 75% dengan kategori baik. Sehingga dilanjutkan pada siklus II pertemuan 1 sebesar 80% dan pertemuan 2 sebesar 85% dengan kategori baik sekali. Hal ini sudah sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian yaitu ≥80% dengan kategori “baik sekali”. Adapun hasil observasi kedisiplinan siswa pada pada siklus I pertemuan 1 persentase kedisiplinan siswa sebesar 23% dengan kategori kurang dan pertemuan 2 sebesar 39% dengan kategori kurang. Hal ini belum mencapai indikator keberhasilan, sehingga dilanjutkan pada siklus II pertemuan 1 menjadi 45% dengan kategori cukup dan pertemuan 2 menjadi 83% dengan kategori baik sekali. Hal ini telah sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian yaitu ≥ 80% dengan kategori “baik sekali”. Sehingga jika penerapan metode reward dan punishment ini dilakukan secara konsisten di dalam kelas maka dapat meningkatkan kedisiplinan siswa.

STUDI KASUS GANGGUAN BERBAHASA DALAM ASPEK FONOLOGI PADA PENYANDANG TUNAGRAHITA (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentuk gangguan berbahasa dalam aspek fonologi yang dialami penyandang tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa tuturan penyandang tunagrahita ringan. Subjek penelitian ini adalah penyandang tunagrahita ringan berinisial AF yang berusia 15 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan berinisial AF mengalami gangguan berbahasa dalam aspek fonologi yang ditandai dengan penghilangan bunyi fonem dan penggantian bunyi fonem. Dari 130 ujaran yang dianalisis, 129 ujaran mengalami penghilangan bunyi fonem, dengan jenis penghilangan berupa aferesis, bunyi-bunyi dihilangkan meliputi bunyi /b/, /c/, /d/, /f/, /g/, /h/, /k/, /l/, /m/, /n/, /ŋ/, /p/, /r/, /s/ dan /t/, apokop, penghilangan ini meliputi bunyi /l/, bunyi /t/, bunyi /ŋ/, dan bunyi /r/. Penghilangan fonem di awal dan akhir kata, pelesapan segmen. Dan penghilangan suku kata tak bertekanan. Sebanyak 11 ujaran menunjukkan penggantian bunyi fonem, dengan jenis perubahan meliputi substitusi bunyi trill /r/ menjadi /l/, substitusi bunyi peluncuran /r/ menjadi /w/, substitusi pengedepanan palatalisasi /s/ menjadi /c/, serta asimilasi velar /t/ menjadi /k/. Gangguan ini disebabkan oleh keterlambatan perkembangan bahasa dan keterbatasan kemampuan fonologis anak tunagrahita yang memengaruhi kemampuan AF dalam mengontrol dan mengoordinasikan gerakan artikulatorisnya. Sehingga, AF menyederhanakan ujarannya dengan menghilangkan dan mengganti bunyi fonem untuk memudahkan pengucapan.

EFEKTIVITAS BEBERAPA JENIS BUAH-BUAHAN DAN KETINGGIAN POSISI PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros L.) DI PERKEBUNAN KELAPA

2024 · Book ·

Pemantauan hama kumbang dapat menggunakan perangkap dan bahan pemikat (atraktan), namun ditentukan oleh berbagai faktor, misalnya jenis perangkap dan bahan pemikat, tinggi perangkap, dan ekosistem disekitar lokasi pemasangan perangkap. Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan efektivitas penggunaan perangkap dengan berbagai ketinggian dan pemikat yang berbeda, dan (2) menguraikan faktor lainnya yang mempengaruhi efektivitas perangkap berdasarkan faktor iklim, fluktuasi, dan posisi perangkap terhadap hama kumbang tanduk yang terperangkap di areal perkebunan kelapa. Penelitian ini menggunakan metode survey terhadap 9 (sembilan) jenis perangkap yakni feromon dengan masing-masing ketinggian 1, 2, dan 3 m, dengan pemikat terdiri dari feromonas (Ethyl 4-methyloctanoate), buah nanas dan mangga kweni. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa buah nanas dan mangga kweni tidak efektif digunakan untuk memerangkap hama kumbang tanduk, sedangkan feromonas (Ethyl 4-methyloctanoate) efektif memerangkap hama kumbang tanduk. Selain itu, tinggi perangkap tidak mempengaruhi efektivitas atau kemampuan dalam memerangkap hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) yang terperangkap di perkebunan kelapa. Faktor lainnya yang mempengaruhi efektivitas perangkap yakni faktor iklim seperti curah hujan, cahaya matahari dan angin dapat mempengaruhi hasil tangkapan hama kumbang tanduk di areal perkebunan kelapa karena faktor-faktor tersebut mempengaruhi perilaku, siklus hidup, dan populasi kumbang tanduk, serta efektivitas perangkap yang digunakan.

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG BIMOLI DI KECAMATAN TARAKAN TENGAH

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, dan citra merek terhadap keputusan pembelian minyak goreng bimoli di Kecamatan Tarakan Tengah 2) variabel apa saja yang paling dominan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli minyak goreng bimoli di Kecamatan Tarakan Tengah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden, teknik penentuan sampel menggunakan Non-probability Sampling, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling. Hasil penelitian di analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda didapatkan persamaan Y = 0,805 + 0,354X1 + 0,360X2 + 0,128X3 + e. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,542 pada koefisien determinasi berarti 54,2%. Berarti bahwa variabel bebas mempengaruhi variabel terikat sebesar 54,2%. Secara simultan (uji F) sebesar 37,806, nilai signifikan sebesar 0,000 0,05yang menunjukkan bahwa variabel bebas berpengaruh signifikan serta berhubungan positif terhadap variabel terikat. Secara parsial (uji t) faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian yaitu variabel kualitas produk (X1) dengan nilai thitung sebesar 3,744 dengan nilai signifikan 0,000 dan variabel harga (X2) dengan nilai thitng sebesar 3,951 dengan nilai signifikan 0,000. secara dominan variabel harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian minyak goreng bimoli di Kecamatan Tarakan Tengah.

Analisis Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit Di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan

2024 · Book ·

Risiko produksi cabai rawit merujuk pada potensi masalah yang dapat mempengaruhi hasil produksi cabai rawit. Karena itu, dibutuhkan strategi untuk mengatasi risiko produksi berdasarkan tingkat dan sumber risiko yang dihadapi petani. Penelitian sumber risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik petani cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (2) mengetahui sumber-sumber risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (3).menganalisis tingkat risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (4) mengetahui strategi yang dapat mengurangi risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus sampling dengan jumlah responden 24 orang petani cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis risiko produksi (koefisien variasi). Hasil dari penelitian ini tingkat risiko produksi cabai rawit CV = 0,036 0,5 yang berarti risiko kecil yang dihadapi petani cabai rawit adalah 3,6 % dari produksi rata-rata cabai rawit 1461 kg. sumber risiko yang dihadapi mencakup keadaan cuaca terutama curah hujan tinggi, serangan hama dan penyakit, luas lahan serta kualitas sumberdaya manusia.

Kajian konsentrasi pupuk daun untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada tanaman terung ungu ( Solanum melongena L)

2024 · Book ·

Konsentrasi pupuk daun yang berbeda diduga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman terung ungu (Solanum melongena L.). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan pupuk daun pada proses peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor : T0 = Kontrol (tanpa pupuk), T1 = 0,2%, T2 = 0,4%, T3 = 0,6% dan T4 = 0,8%. Data dianalisis dengan mengunakan uji ANOVA. Jika berbeda nyata, maka dilanjutkan uji BNJ 5%. Parameter yang diamati meliputi, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah, diameter buah dan bobot buah. Berdasarkan hasil penelitian. Perlakuan T4 diketahui mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada tanaman terung ungu lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainya. Hal ini ditinjau dari tinggi tanaman sebesar 34,61 cm, diameter batang sebesar 1,35 mm, jumlah daun sebanyak 22,10 helai. Selain itu perlakua T4 menghasilkan jumlah bunga sebanyak 12,25 bunga. Namun jumlah buah terbanyak dijumpai pada perlakuan T4 sebanyak 4,25 buah. Sedangkan pada parameter bobot buah diketahui perlakuan T4 mampu menghasilkan buah terberat, yaitu sebesar 187,10 gram. Sedangkan pada parameter diameter buah perlakuan T4 menghasilkan diameter sebesar 5,19 cm.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Investasi Swasta di Kalimantan Utara

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019-2023. Faktor-faktor yang dimaksud adalah variabel suku bunga, inflasi, upah minimum kabupaten/kota, dan pengeluaran pemerintah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pooled data yaitu gabungan antara data time series dan cross section dan metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Suku bunga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, Inflasi berpengaruh secara parsial positif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, Upah minimum kabupaten/kota secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara, dan Pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara. Serta suku bunga, inflasi, upah minimum kabupaten/kota, dan pengeluaran pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap investasi swasta di Provinsi Kalimantan Utara.

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG BIMOLI DI KECAMATAN TARAKAN TENGAH

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, dan citra merek terhadap keputusan pembelian minyak goreng bimoli di Kecamatan Tarakan Tengah 2) variabel apa saja yang paling dominan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli minyak goreng bimoli di Kecamatan Tarakan Tengah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden, teknik penentuan sampel menggunakan Non-probability Sampling, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling. Hasil penelitian di analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda didapatkan persamaan Y = 0,805 + 0,354X1 + 0,360X2 + 0,128X3 + e. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,542 pada koefisien determinasi berarti 54,2%. Berarti bahwa variabel bebas mempengaruhi variabel terikat sebesar 54,2%. Secara simultan (uji F) sebesar 37,806, nilai signifikan sebesar 0,000 0,05yang menunjukkan bahwa variabel bebas berpengaruh signifikan serta berhubungan positif terhadap variabel terikat. Secara parsial (uji t) faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian yaitu variabel kualitas produk (X1) dengan nilai thitung sebesar 3,744 dengan nilai signifikan 0,000 dan variabel harga (X2) dengan nilai thitng sebesar 3,951 dengan nilai signifikan 0,000. secara dominan variabel harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian minyak goreng bimoli di Kecamatan Tarakan Tengah.

pengaruh pertumbuhan ekonomi, belanja pendidikan, belanja kesehatan dan belanja perumahan dan fasilitas umum terhadap indeks pembangunan manusia di kalimantan

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk: (i) untuk mengetahui pengaruh secara parsial pertumbuhan ekonomi, belanja pendidikan, belanja kesehatan dan belanja perumahan dan fasilitas umum terhadap IPM di Kalimantan. (ii) untuk mengetahui pengaruh secara simultan pertumbuhan ekonomi, belanja pendidikan, belanja kesehatan dan belanja perumahan dan fasilitas umum terhadap IPM di Kalimantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu dari badan pusat statistik indonesia dan kementerian keuangan Tahun 2018-2023. Analisis dengan model regresi data panel menggunakan eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial pertumbuhan ekonomi dan belanja kesehatan berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan, sedangkan belanja pendidikan dan belanja perumahan dan fasilitas umum tidak berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, belanja pendidikan, belanja kesehatan dan belanja perumahan dan fasilitas umum berpengaruh secara simultan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan. Kata Kunci : Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Pendidikan, Belanja Kesehatan, Belanja Perumahan dan Fasilitas umum.

Inovasi permen berbahan baku daun kelor dan rumput laut sebagai sumber protein dan antioksidan.

2024 · Book ·

Permen merupakan salah satu produk pangan yang banyak tersebar di indonesia, yang banyak disukai semua orang dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Permen pada umumnya dibuat dari bahan dasar agar-agar dengan penambahan gelatin sebagai pengenyal. Permen memiliki tekstur lunak yang diproses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti agar, gum, pektin, pati, karagenan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk memodifikasi tekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Jenis permen yang beredar di pasar saat ini pada umumnya hanya mengutamakan kualitas rasa saja. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kandungan permen berbahan baku daun kelor dan rumput laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi daun kelor yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu KI = 0 gram, K * 2 = 10 gram, dan K * 3 = 20 gram. Sedangkan konsentrasi rumput laut yang terdiri dari 4 perlakuan RI = 150 gram, R * 2 = 300 gram, R * 3 = 450 gram dan R * 4 = 600 gram. %. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar protein dan aktivitas antiosidan. Berdasarkan hasil perhitungan kadar air memiliki nilai paling tinggi KIR3 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 300g) sebesar 14,88%, parameter kadar protein paling tinggi K3R1 (bubuk daun kelor 20 g. dan bubur rumput laut 150 g) sebesar 17,83%, dan parameter kadar antioksidan memiliki nilai tertinggi KIRI (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 150 g). Pengujian tingkat kesukaan terhadap produksi seperti warna, tekstur, aroma dan rasa. Nilai tertinggi organoleptik warna 4,40% KIR4 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 600 g). Nilai tertinggi organoleptik tekstur 4,73% K3R4 (bubuk daun kelor 20 g, dan bubur rumput laut 600 g). Nilai tertinggi organoleptik aroma 4,50% KIR4 (bubuk daun kelor 0 g, dan bubur rumput laut 600 g), dan nilai tertinggi organoleptik rasa 4,40% K3R4 (bubuk daun kelor 20 g, dan bubur rumput laut 600 g).

INSIDENSI SERANGAN HAMA PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) DI TARAKAN

2024 · Book ·

Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan jenis tanaman hortikultura yang mengandung vitamin A, dan nutrisi lain yang bermanfaat dalam menjaga dan kesehatan tubuh manusia. Salah satu masalah dalam budidaya tanaman sawi yang dapat menurunkan hasil dan produksi diakibatkan oleh serangan hama. Hama tanaman dianggap sebagai dalam sistem produksi pertanian di Indonesia yang dapat menyebabkan kehilangan hasil. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gejala serangan hama pada tanaman sawi di kota tarakan dengan mengidentifikasi serangan yang di sebabkan oleh hama sehingga dapat ketahui jenis hama yang menyerang tanaman sawi di kota tarakan. Dalam pelaksanaan penelitian insidensi serangan hama pada tanaman sawi (Brassica juncea L.) ini yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan. Terdapat jumlah intensitas serangan yang diakibatkan oleh hama dan berbagai keanekaragaman jenis hama yang menyerang tanaman sawi dan musuh alami pada hama tersebut, adapun dari hasil pengamatan di kebun petani kampung 6, saya dapat mengetahui presentase kerusakan tanaman sebelum pengendalian dan sesusah pengendalian dan penurunan dan kualitas produksi tanaman sawi yang paling besar yaitu disebabkan oleh cuaca. Cuaca adalah salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman sawi (Brassica juncea L.)

Penerapan Pupuk Terpadu Pada Budidaya Sorgum (Sorghum bicolor L.) di Lahan Marginal

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konsep pemupukan terpadu adalah penerapan pupuk organik dan anorganik secara bersamaan dengan tujuan menambah unsur hara bagi tanaman sekaligus sekaligus sifat tanah. Penerapan pemupukan terpadu dapat meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah serta meningkatkan efisiensi penyusunan pupuk anorganik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi pupuk terpadu yang mampu memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum yang optimal di lahan marginal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 faktor yang terdiri dari 8 perlakuan yaitu: P0 (Tanpa pupuk); P1 (Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL); P2 (Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang ayam); P3 (1,5×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang ayam); P4 (2×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang ayam); P5 (Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang sapi); P6 (1,5×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang sapi), P7 (2×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang sapi), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan pemupukan terpadu dengan bahan organik pupuk kandang ayam yaitu pada perlakuan P2, P3, dan P4 meberikan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman sorgum yang optimal. Perlakuan P2 memberikan nilai tertinggi terhadap parameter jumlah daun, panjang malai, dan berat 1000 butir dengan nilai berturut turut 16,03 helai, 22,83 cm, dan 42,33 g. Pada perlakuan P3 memberikan nilai tertinggi terhadap parameter tinggi tanaman yaitu 196,50 cm. Pada perlakuan P4 memberikan nilai tertinggi terhadap parameter berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, dan berat 100 butir dengan nilai berturut turut 1.240 g, 1.086,33 g, dan 4,23 g.

Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan

2024 · Book ·

Nur Fadillah HS 2024. Pengembangan Permainan Engklek Terhadap Dimensi Mandiri Siswa di SMPN 13 Tarakan Tahun 2024/2025. Pembimbing Utama Nisa Ariantini, M.Pd, Pembimbing Anggota Nurul Fadilah, S.Pd.I.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan pengembangan permainan engklek terhadap dalam meningkatkan dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan. Permainan engklek merupakan permainan tradisional lompat-lompatan pada bidang datar yang digambar diatas tanah, dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak yang satu kekotak berikutnya. Terdapat manfaat dalam melakukan permainan tradisional engklek dapat melatih keseimbangan, kemandirian, kemampuan, gerak motorik, kreativitas, melatih kemampuan bersosialisasi dengan teman lain sebagainya, salah satu manfaat permainan engklek yaitu kemandirian yang terdapat didalam aturan profil pelajar pancasila. Penelitian pengembangan ini berdasarkan kurangnya pengetahuan siswa terhadap dimensi mandiri, dengan adanya permainan ini diharapkan dapat menjadi media untuk digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling terutama di bimbingan kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengembangan permainan engklek ini terhadap dimensi mandiri. Pengembangan permainan engklek ini menggunakan metode R&D atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluasi). Adapun subjek pada penelitian ini yaitu ahli media, materi dan bahasa, 8 orang siswa dan 1 guru BK. Hasil dari ahli media diperoleh presentase sebesar 76% berada pada kategori layak, hasil dari ahli materi diperoleh presentase sebesar 86% berada pada kategori layak, dan hasil dari ahli bahasa diperoleh presentase sebesar 80% berada pada kategori layak. Kemudian uji coba respon dilakukan pada 8 orang siswa dan 1 guru BK dengan mendapatkan respon baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan engklek terhadap dimensi mandiri siswa di SMPN 13 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 TARAKAN

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan sebanyak 137 siswa. Sampel yang digunakan berjumlah 41 siswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji product moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Berdasarkan analisis statistik deskriptif, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor kemandirian belajar adalah 49 termasuk kategori sedang dan nilai rata-rata skor keaktifan belajar adalah 38 termasuk kategori sedang. Berdasarkan analisis statistik inferensial, hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai korelasi kemandirian belajar dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah 0,697 dengan tingkat korelasi tinggi atau kuat. Apabila nilai rhitung = 0,697 dibandingkan dengan nilai rtabel = 0,308 dengan jumlah N = 41 pada taraf signifikansi 5%, maka diperoleh nilai rhitung 0,697 > rtabel 0,308 yang berarti hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian dengan keaktifan belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 8 Tarakan. Besarnya sumbangan atau kontribusi yang diberikan oleh kemandirian belajar terhadap keaktifan belajar sebesar 48,5%.

Identifikasi Kesulitan Belajar Biologi Siswa SMA Negeri 1 Sebatik

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesulitan belajar adalah keadaan dimana seorang siswa mengalami kesulitan, kendala, atau gangguan yang menghambat untuk mencapai tujuan akademik. Hambatan yang dihadapi tersebut dapat menyebabkan seseorang gagal mencapai tujuan pembelajaran. Kesulitan belajar yang dihadapi setiap orang berbeda-beda. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kesulitan belajar biologi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik menggunakan purposive sampling adalah metode pengambilan sampel data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Peneliti menggunakan angket kesulitan belajar biologi, jumlah angket yang diberikan berjumlah 20 item pertanyaan yang berarti siswa diminta untuk memilih salah satu jawaban yang sesuai dengan keputusan peneliti. Siswa SMA Negeri 1 sebatik mengalami kesulitan belajar yang tergolong cukup disebabkan oleh faktor eksternal yaitu faktor keluarga sebesar 71% adapun faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yaitu faktor orang tua yaitu cara mendidik anak, perhatian dan arahan orang tua, hubungan orang tua dengan anak dan bimbingan dari orang tua dan faktor sekolah sebesar 70% adapun faktor yang mempengaruhi pada faktor sekolah yaitu guru dapat menjadi kesulitan belajar jika gurunya tidak berkualitas, hubungan kurang baik dengan siswa. Faktor eksternal lainnya yaitu faktor masyarakat dan faktor internal seperti fisiologi dan psikologis tidak menyebabkan kesulitan belajar (persentase 73%). Temuan dari penelitian ini berimplikasi guru dapat mengoptimalkan belajar mengajar yang bermakna dan bervariasi agar dapat meminimalisir kesulitan belajar siswa. Guru sebaiknya memberikan pelajaran yang bervariatif, menjadi fasilitator yang bijaksana untuk keaktifan siswa meningkatkan pengetahuan yang luas dan dapat memberikan media yang tepat sehingga proses belajar siswa menjadi bermakna.

EFEKTIVITAS BEBERAPA JENIS BUAH-BUAHAN DAN KETINGGIAN POSISI PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros L.) DI PERKEBUNAN KELAPA

2024 · Thesis ·

Pemantauan hama kumbang dapat menggunakan perangkap dan bahan pemikat (atraktan), namun ditentukan oleh berbagai faktor, misalnya jenis perangkap dan bahan pemikat, tinggi perangkap, dan ekosistem disekitar lokasi pemasangan perangkap. Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan efektivitas penggunaan perangkap dengan berbagai ketinggian dan pemikat yang berbeda, dan (2) menguraikan faktor lainnya yang mempengaruhi efektivitas perangkap berdasarkan faktor iklim, fluktuasi, dan posisi perangkap terhadap hama kumbang tanduk yang terperangkap di areal perkebunan kelapa. Penelitian ini menggunakan metode survey terhadap 9 (sembilan) jenis perangkap yakni feromon dengan masing-masing ketinggian 1, 2, dan 3 m, dengan pemikat terdiri dari feromonas (Ethyl 4-methyloctanoate), buah nanas dan mangga kweni. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa buah nanas dan mangga kweni tidak efektif digunakan untuk memerangkap hama kumbang tanduk, sedangkan feromonas (Ethyl 4-methyloctanoate) efektif memerangkap hama kumbang tanduk. Selain itu, tinggi perangkap tidak mempengaruhi efektivitas atau kemampuan dalam memerangkap hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) yang terperangkap di perkebunan kelapa. Faktor lainnya yang mempengaruhi efektivitas perangkap yakni faktor iklim seperti curah hujan, cahaya matahari dan angin dapat mempengaruhi hasil tangkapan hama kumbang tanduk di areal perkebunan kelapa karena faktor-faktor tersebut mempengaruhi perilaku, siklus hidup, dan populasi kumbang tanduk, serta efektivitas perangkap yang digunakan.

PENGARUH AUDIT TENURE, REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DAN KOMITE AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2022

2024 · Book ·

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana audit tenure, reputasi kantor akuntan publik (KAP) dan komite audit berpengaruh terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 93 perusahaan yang memenuhi kriteria sehingga total sampel untuk empat tahun periode penelitian yaitu 372 sampel. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dapat diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Alat analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi Statistical Product and Services Solution (SPSS) versi 25. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi logistik. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa audit tenure tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, reputasi kantor akuntan publik (KAP) tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022.

ANALISIS PENGARUH TENAGA KERJA, PENGANGGURAN DAN PDRB TERHADAP KEMISKINAN DI KALIMANTAN UTARA

2024 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tenaga Kerja, Pengangguran dan PDRB terhadap Kemiskinan di Kalimantan Utara secara Parsial dan Simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel Pengangguran dan PDRB berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kalimantan Utara sedangkan Tenaga Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Tenaga Kerja, Pengangguran dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kalimantan Utara. Dengan nilai R-Square sebesar 0.994785, artinya variabel Tenaga Kerja, Pengangguran dan PDRB mempengaruhi Kemiskinan di Kalimantan Utara sebesar 99,47% sedangkan sisanya yaitu 0,53% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan model ini.

Analisis Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit Di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Risiko produksi cabai rawit merujuk pada potensi masalah yang dapat mempengaruhi hasil produksi cabai rawit. Karena itu, dibutuhkan strategi untuk mengatasi risiko produksi berdasarkan tingkat dan sumber risiko yang dihadapi petani. Penelitian sumber risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik petani cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (2) mengetahui sumber-sumber risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (3).menganalisis tingkat risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan (4) mengetahui strategi yang dapat mengurangi risiko produksi cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus sampling dengan jumlah responden 24 orang petani cabai rawit di Kelurahan Mamburungan Timur. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis risiko produksi (koefisien variasi). Hasil dari penelitian ini tingkat risiko produksi cabai rawit CV = 0,036 0,5 yang berarti risiko kecil yang dihadapi petani cabai rawit adalah 3,6 % dari produksi rata-rata cabai rawit 1461 kg. sumber risiko yang dihadapi mencakup keadaan cuaca terutama curah hujan tinggi, serangan hama dan penyakit, luas lahan serta kualitas sumberdaya manusia.