PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) PADA LAJU PERTUMBUHAN BENIH LELE (Clarias sp)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) pada laju pertumbuhan benih ikan lele (Clarias sp) Penelitian dilakukan di Mini Hatchery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan 4 perlakuan 3 ulangan, Perlakuan kontrol (K) : Pakan komersil ( tanpa ekstrak daun karamunting ), P1 : pakan komersil dengan penambahan ekstrak daun karamunting 50 mg/kg, P2 : pakan komersil dengan penambahan ekstrak daun karamunting 100 mg/kg dan P3 : pakan komersil dengan penambahan ekstrak daun karamunting 150 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan bobot ikan lele tertinggi didapakan pada perlakuan ekstrak 150 mg/kg, yakni 2 g, sedangkan untuk pertumbuhan panjang ikan lele tertinggi pada perlakuan ekstrak 150 mg/kg yakni 1,88 cm. nilai laju pertumbuhan spesifik tertinggi diperoleh untuk perlakuan ekstrak 150 mg/kg, yakni 2.95 % dan nilai kelangsungan hidup tertinggi juga diperoleh pada perlakuan ekstrak daun karamunting 50 mg/kg, sebesar ,yaitu 65%. Nilai FCR terendah didapatkan untuk perlakuan 150 mg/kg yaitu sebesar 1,26%. ekstrak daun karamunting memberikan pengaruh yang positif pada laju pertumbuhan benih ikan lele dibandingkan dengan perlakuan kontrol.