· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION UNTUK IDENTIFIKASI PENYAKIT ICE – ICE PADA Citra RUMPUT LAUT DI TARAKAN
Nama Mahasiswa : Ani Kurniawati
NPM : 16.403020.014
Dosen Pembimbing : Dedy Harto,S.T., M.T
ABSTRAK
Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem komputasi pengidentifikasi penyakit ice-ice dengan metode Jaringan Saraf Tiruan (JST) backpropagation, sehingga dengan adanya sistem ini dapat mempermudah dan mempercepat keputusan dalam mengidentifikasi penyakit ice-ice pada rumput laut. Penggunaan metode backpropagation dapat menghasilkan suatu keputusan yang akurat di karenakan dapat menyelesaikan permasalahan yang rumit dengan cara ketika keluaran menghasilkan yang salah, maka penimbang (weight) di koreksi supaya galatnya dapat diperkecil dan tanggapan JST dapat menghasilkan keluaran yang mendekati nilai yang benar. Backpropagation juga berkemampuan untuk memperbaiki penimbang pada lapis tersembunyi (hidden layer). Pengambilan sampel citra pada peneltian ini menggunaka kamera HP dengan resolusi 4160×2080 piksel kemudian data yang berupa citra tersebut akan dilakukan pengolahan citra seperti cropping citra 40×35 piksel, mengubah citra RGB menjadi citra grayscale dan histogram citra grayscale , threshold dan histogram thresholdd sehingga nilai piksel dari histogram citra dipresentasikan ke nilai biner (0 dan 1) sebanyak 256 skala keabuan citra. Data penelitian ini terdiri dari data pelatihan dan data pengujian sistem dimana data pelatihan terdiri dari 24 citra kemudian diperoleh kandidat 6 citra terbaik dan data pengujian sebanyak 54 yaitu 30 citra dalam kondisi sakit dan 24 citra dalam kondisi sehat. Tingkat keberhasilan dari penelitian ini dapat di lihat dari hasil pengujian dimana hasil pengujian data pelatihan tingkat akurasi sebesar 100%, data uji citra sakit 90% dan data uji citra sehat 100% sehingga secara keseluruhan didapatkan tingkat akurasi sebesar 95% dengan tingkat kegagalan 5%. Dari hasil sistem menggunakan JST backpropagation maka dapat disimpulkan bahwa perangkat lunak ini layak digunakan untuk pengidentifikasi penyakit ice-ice pada citra rumput laut.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum pemilik asli merek akibat perbuatan passing off, serta menganalisis beban pembuktian yang harus dipenuhi oleh pemilik asli merek dalam sengketa merek berdasarkan Putusan Nomor 57/Pdt.Sus-Merek/2019/PN Niaga Jkt.P. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer yang didukung oleh bahan hukum sekunder. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji ketentuan hukum yang berkaitan dengan perlindungan merek, prinsip first to file, passing off, itikad tidak baik, serta pembuktian dalam sengketa merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pembuktian yang dibebankan kepada pemilik asli merek dalam menggugat merek milik pihak lain dinilai berat terutama dalam membuktikan parameter keterkenalan serta reputasi mereknya. selain itu perlindungan hukum pemilik asli merek dalam putusan Nomor 57/Pdt.Sus-Merek/2019/PN Niaga Jkt.P. tidak memberikan perlindungan dan kepastian hukum yang maksimal kepada pemilik asli merek serta lembaga DJKI telah lalai dalam memeriksa permohonan pendaftaran merek yang telah didaftarkan lebih dahulu.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Beras merupakan komoditas pangan strategis yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses pengeringan pada tahap pascapanen. Pengeringan secara konvensional masih banyak digunakan, namun sangat bergantung pada kondisi cuaca sehingga sering menghasilkan kadar air yang kurang seragam dan berpotensi menurunkan mutu beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mesin pengering tipe Vertical Dryer terhadap kualitas beras di Pabrik Beras CV. Sahi Jaya Mandiri, Desa Sajau Hilir, Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu metode pengeringan yang terdiri atas pengeringan menggunakan Vertical Dryer, sinar matahari, dan kering angin. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak sembilan kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar karbohidrat, rendemen beras, persentase beras kepala, persentase beras patah, warna beras, dan benda asing. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa metode pengeringan berpengaruh nyata terhadap kadar karbohidrat, rendemen beras, persentase beras kepala, dan persentase beras patah, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Secara deskriptif, seluruh perlakuan menghasilkan beras dengan warna normal dan bebas dari benda asing. Penggunaan mesin pengering tipe Vertical Dryer menghasilkan kualitas beras terbaik dengan kadar karbohidrat sebesar 78,39%, rendemen beras 66,33%, persentase beras kepala 82,22%, serta persentase beras patah terendah sebesar 17,78%. Seluruh perlakuan menghasilkan kadar air yang memenuhi persyaratan SNI 6128:2020, yaitu kurang dari 14%. Dengan demikian, penggunaan mesin pengering tipe Vertical Dryer merupakan metode pengeringan yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas fisik dan kimia beras dibandingkan pengeringan menggunakan sinar matahari maupun kering angin.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum pemilik asli merek akibat perbuatan passing off, serta menganalisis beban pembuktian yang harus dipenuhi oleh pemilik asli merek dalam sengketa merek berdasarkan Putusan Nomor 57/Pdt.Sus-Merek/2019/PN Niaga Jkt.P. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer yang didukung oleh bahan hukum sekunder. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji ketentuan hukum yang berkaitan dengan perlindungan merek, prinsip first to file, passing off, itikad tidak baik, serta pembuktian dalam sengketa merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pembuktian yang dibebankan kepada pemilik asli merek dalam menggugat merek milik pihak lain dinilai berat terutama dalam membuktikan parameter keterkenalan serta reputasi mereknya. selain itu perlindungan hukum pemilik asli merek dalam putusan Nomor 57/Pdt.Sus-Merek/2019/PN Niaga Jkt.P. tidak memberikan perlindungan dan kepastian hukum yang maksimal kepada pemilik asli merek serta lembaga DJKI telah lalai dalam memeriksa permohonan pendaftaran merek yang telah didaftarkan lebih dahulu.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Beras merupakan komoditas pangan strategis yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses pengeringan pada tahap pascapanen. Pengeringan secara konvensional masih banyak digunakan, namun sangat bergantung pada kondisi cuaca sehingga sering menghasilkan kadar air yang kurang seragam dan berpotensi menurunkan mutu beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mesin pengering tipe Vertical Dryer terhadap kualitas beras di Pabrik Beras CV. Sahi Jaya Mandiri, Desa Sajau Hilir, Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu metode pengeringan yang terdiri atas pengeringan menggunakan Vertical Dryer, sinar matahari, dan kering angin. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak sembilan kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar karbohidrat, rendemen beras, persentase beras kepala, persentase beras patah, warna beras, dan benda asing. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa metode pengeringan berpengaruh nyata terhadap kadar karbohidrat, rendemen beras, persentase beras kepala, dan persentase beras patah, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Secara deskriptif, seluruh perlakuan menghasilkan beras dengan warna normal dan bebas dari benda asing. Penggunaan mesin pengering tipe Vertical Dryer menghasilkan kualitas beras terbaik dengan kadar karbohidrat sebesar 78,39%, rendemen beras 66,33%, persentase beras kepala 82,22%, serta persentase beras patah terendah sebesar 17,78%. Seluruh perlakuan menghasilkan kadar air yang memenuhi persyaratan SNI 6128:2020, yaitu kurang dari 14%. Dengan demikian, penggunaan mesin pengering tipe Vertical Dryer merupakan metode pengeringan yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas fisik dan kimia beras dibandingkan pengeringan menggunakan sinar matahari maupun kering angin.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Realisasi keuangan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pencapaian target optimal, sebagaimana terjadi pada Pemerintah Kota Tarakan yang mencatat rata-rata realisasi keuangan fluktuatif selama periode 2020–2024, disertai penurunan skor dimensi penyerapan anggaran pada Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) pengukuran tahun 2024 dengan predikat “Perlu Perbaikan”. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsistensi perencanaan dan penganggaran serta kualitas sumber daya manusia terhadap realisasi keuangan, dengan peran stakeholder sebagai variabel intervening pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi mencakup seluruh aparatur pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan keuangan. Sampel sebanyak 134 responden dipilih melalui teknik stratified purposive sampling berbasis proporsi pagu anggaran. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsistensi perencanaan dan penganggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi keuangan, demikian pula kualitas sumber daya manusia. Kemudian peran stakeholder berpengaruh positif signifikan terhadap realisasi keuangan serta memediasi secara parsial kedua hubungan tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa ketiga variabel secara simultan berkontribusi positif terhadap peningkatan realisasi keuangan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan (RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, dan APBD), program peningkatan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta optimalisasi partisipasi dan pengawasan stakeholder guna mendukung akuntabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan APBD di Pemerintah Kota Tarakan. Secara teoritis, temuan ini memperkaya integrasi Agency Theory, Stewardship Theory, dan Stakeholder Theory dalam konteks pemerintahan daerah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Realisasi keuangan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pencapaian target optimal, sebagaimana terjadi pada Pemerintah Kota Tarakan yang mencatat rata-rata realisasi keuangan fluktuatif selama periode 2020–2024, disertai penurunan skor dimensi penyerapan anggaran pada Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) pengukuran tahun 2024 dengan predikat “Perlu Perbaikan”. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsistensi perencanaan dan penganggaran serta kualitas sumber daya manusia terhadap realisasi keuangan, dengan peran stakeholder sebagai variabel intervening pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi mencakup seluruh aparatur pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan keuangan. Sampel sebanyak 134 responden dipilih melalui teknik stratified purposive sampling berbasis proporsi pagu anggaran. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsistensi perencanaan dan penganggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi keuangan, demikian pula kualitas sumber daya manusia. Kemudian peran stakeholder berpengaruh positif signifikan terhadap realisasi keuangan serta memediasi secara parsial kedua hubungan tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa ketiga variabel secara simultan berkontribusi positif terhadap peningkatan realisasi keuangan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan (RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, dan APBD), program peningkatan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta optimalisasi partisipasi dan pengawasan stakeholder guna mendukung akuntabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan APBD di Pemerintah Kota Tarakan. Secara teoritis, temuan ini memperkaya integrasi Agency Theory, Stewardship Theory, dan Stakeholder Theory dalam konteks pemerintahan daerah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
2026 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK POLITIK HUKUM PERPANJANGAN MASA JABATAN KEPALA DESA DALAM PERSPEKTIF PRINSIP DEMOKRASI Oleh Iwan Kurniawan 24674171005 Penelitian ini menganalisis secara yuridis perubahan masa jabatan kepala desa menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 sebagai perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dengan fokus pada apakah kebijakan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun telah memenuhi prinsip negara hukum, demokrasi Pancasila, dan akuntabilitas pemerintahan desa. Penelitian ini bersifat normatif dengan pendekatan undang-undang, historis, dan konseptual, didukung analisis yurisprudensi terutama terhadap putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. Data yang digunakan adalah bahan hukum primer (perundang-undangan, putusan MK), sekunder (literatur hukum, jurnal), dan tersier (kamus, ensiklopedia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa secara normatif dapat dipandang selaras dengan tujuan stabilitas pemerintahan dan efektivitas pembangunan desa sepanjang disertai batasan dua periode, mekanisme akuntabilitas yang kuat, dan pengawasan internal-eksternal yang efektif. Namun demikian, secara politik hukum, perubahan ini juga mengandung risiko pelemahan sirkulasi kekuasaan, serta potensi deviasi dari demokrasi substantif apabila proses pembentukannya minim partisipasi desa dan lebih didorong oleh kepentingan elite. Penelitian ini menegaskan bahwa desain masa jabatan kepala desa harus menyeimbangkan stabilitas kepemimpinan dengan prinsip pembatasan kekuasaan, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas publik agar sejalan dengan Negara Hukum Pancasila dan demokrasi konstitusional.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK POLITIK HUKUM PERPANJANGAN MASA JABATAN KEPALA DESA DALAM PERSPEKTIF PRINSIP DEMOKRASI Oleh Iwan Kurniawan 24674171005 Penelitian ini menganalisis secara yuridis perubahan masa jabatan kepala desa menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 sebagai perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dengan fokus pada apakah kebijakan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun telah memenuhi prinsip negara hukum, demokrasi Pancasila, dan akuntabilitas pemerintahan desa. Penelitian ini bersifat normatif dengan pendekatan undang-undang, historis, dan konseptual, didukung analisis yurisprudensi terutama terhadap putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. Data yang digunakan adalah bahan hukum primer (perundang-undangan, putusan MK), sekunder (literatur hukum, jurnal), dan tersier (kamus, ensiklopedia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa secara normatif dapat dipandang selaras dengan tujuan stabilitas pemerintahan dan efektivitas pembangunan desa sepanjang disertai batasan dua periode, mekanisme akuntabilitas yang kuat, dan pengawasan internal-eksternal yang efektif. Namun demikian, secara politik hukum, perubahan ini juga mengandung risiko pelemahan sirkulasi kekuasaan, serta potensi deviasi dari demokrasi substantif apabila proses pembentukannya minim partisipasi desa dan lebih didorong oleh kepentingan elite. Penelitian ini menegaskan bahwa desain masa jabatan kepala desa harus menyeimbangkan stabilitas kepemimpinan dengan prinsip pembatasan kekuasaan, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas publik agar sejalan dengan Negara Hukum Pancasila dan demokrasi konstitusional.
2026 · Book ·
This study aims to develop picture card learning media for the topic of Family and Community Traditions. The goal is to enhance students' understanding in Grade III-B at SDN 007 Tarakan. The study background is based on observations and interviews, which showed limited student comprehension of local culture. The research used a Research and Development (R&D) model following Borg & Gall. This model consists of several stages: research and information collection, planning, developing a preliminary product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, and operational product revision. The developed product was a 10×14 cm picture card. Validation was conducted by media experts, content experts, and practitioners to assess product feasibility. Limited trials involved six students from Grade III-A. Field trials involved 25 students from Grade III-B. Data were collected through validation questionnaires and student response surveys. Validation results indicated the product was categorized as "highly feasible" for media, content, and practitioner aspects. Student responses in both trial stages indicated the picture card media was "very engaging." Consequently, the picture card learning media is suitable for supporting the teaching and learning process. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran kartu bergambar pada materi Tradisi Keluarga Dan Masyarakat Sekitar untuk meningkatkan pemahaman materi peserta didik kelas III-B SDN 007 Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan kurangnya pemahaman peserta didik terkait budaya. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Bord & Gall yang terdiri Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational produk revision. Produk yang dikembangkan berupa media kartu bergambar berukuran 10x14 cm. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk. Uji coba terbatas melibatkan 6 peserta didik kelas III-A, sedangkan uj coba lapangan melibatkan 25 peserta didik kelas III-B. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan kategori “sangat layak” pada aspek media, materi dan praktisi. Respon peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan kategori media kartu bergambar “sangat menarik”. Dengan demikian, media pembelajaran kartu bergambar layak untuk digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to develop picture card learning media for the topic of Family and Community Traditions. The goal is to enhance students' understanding in Grade III-B at SDN 007 Tarakan. The study background is based on observations and interviews, which showed limited student comprehension of local culture. The research used a Research and Development (R&D) model following Borg & Gall. This model consists of several stages: research and information collection, planning, developing a preliminary product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, and operational product revision. The developed product was a 10×14 cm picture card. Validation was conducted by media experts, content experts, and practitioners to assess product feasibility. Limited trials involved six students from Grade III-A. Field trials involved 25 students from Grade III-B. Data were collected through validation questionnaires and student response surveys. Validation results indicated the product was categorized as "highly feasible" for media, content, and practitioner aspects. Student responses in both trial stages indicated the picture card media was "very engaging." Consequently, the picture card learning media is suitable for supporting the teaching and learning process. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran kartu bergambar pada materi Tradisi Keluarga Dan Masyarakat Sekitar untuk meningkatkan pemahaman materi peserta didik kelas III-B SDN 007 Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan kurangnya pemahaman peserta didik terkait budaya. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Bord & Gall yang terdiri Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational produk revision. Produk yang dikembangkan berupa media kartu bergambar berukuran 10x14 cm. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk. Uji coba terbatas melibatkan 6 peserta didik kelas III-A, sedangkan uj coba lapangan melibatkan 25 peserta didik kelas III-B. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan kategori “sangat layak” pada aspek media, materi dan praktisi. Respon peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan kategori media kartu bergambar “sangat menarik”. Dengan demikian, media pembelajaran kartu bergambar layak untuk digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran.
2026 · Book ·
Kematian ibu terus menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait kehamilan dan persalinan berisiko tinggi. Deteksi dini faktor risiko merupakan upaya penting untuk mencegah komplikasi. Kader posyandu berperan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu, namun pengetahuan mereka tentang faktor risiko tinggi masih rendah sehingga diperlukan metode edukasi yang efektif. Media video cukup efektif untuk menyebarluaskan informasi sehingga dapat meningkatkan pemahaman kader. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis video terhadap pengetahuan kader posyandu mengenai faktor risiko tinggi ibu hamil dan bersalin di Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian quasi experiment dengan one group pretest–posttest dilakukan pada Januari 2025 dengan sampel 60 kader yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Intervensi berupa video edukasi ±5 menit. Pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner 19 item yang telah valid dan reliabel. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal (Kolmogorov–Smirnov, p = 0,000). Hasil pretest menunjukkan kategori baik 56,7%, cukup 40,0%, dan kurang 3,3%. Posttest meningkat menjadi baik 95,0%, cukup 3,3%, dan kurang 1 1,7%. Uji Wilcoxon p = 0,000 menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan. Edukasi melalui media video efektif meningkatkan pengetahuan kader dan mendukung deteksi dini serta pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Landasan pacu (runway) merupakan fasilitas utama pada bandar udara yang harus memenuhi persyaratan teknis perkerasan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan operasi pesawat. Salah satu parameter penting dalam pengendalian mutu perkerasan lentur adalah kesesuaian kadar aspal pada lapisan Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) terhadap nilai yang direncanakan dalam Job Mix Design. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kadar aspal hasil ekstraksi menggunakan metode sentrifugal dan metode refluks pada campuran AC-WC yang telah dihampar pada runway Bandar Udara Juwata Tarakan, membandingkan hasil kedua metode tersebut, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan kadar aspal rencana berdasarkan spesifikasi Bina Marga. Sampel penelitian diperoleh dari hasil core drill lapisan AC-WC di lokasi runway. Pada penelitian menunjukkan nilai kadar aspal hasil ekstraksi sentrifugal memiliki rata-rata 5,68% dan refluks dengan rata-rata 5,70%, secara statistik tidak memiliki perbedaan secara signifikan terhadap JMD. Namun, metode refluks memiliki variasi data yang lebih kecil sehingga, dapat dinilai metode tersebut memiliki ketelitian yang lebih baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengendalian mutu pada campuran beraspal pada perkerasan runway serta menjadi referensi dalam pemilihan metode ekstraksi aspal dilaboratorium.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kematian ibu terus menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait kehamilan dan persalinan berisiko tinggi. Deteksi dini faktor risiko merupakan upaya penting untuk mencegah komplikasi. Kader posyandu berperan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu, namun pengetahuan mereka tentang faktor risiko tinggi masih rendah sehingga diperlukan metode edukasi yang efektif. Media video cukup efektif untuk menyebarluaskan informasi sehingga dapat meningkatkan pemahaman kader. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis video terhadap pengetahuan kader posyandu mengenai faktor risiko tinggi ibu hamil dan bersalin di Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian quasi experiment dengan one group pretest–posttest dilakukan pada Januari 2025 dengan sampel 60 kader yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Intervensi berupa video edukasi ±5 menit. Pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner 19 item yang telah valid dan reliabel. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal (Kolmogorov–Smirnov, p = 0,000). Hasil pretest menunjukkan kategori baik 56,7%, cukup 40,0%, dan kurang 3,3%. Posttest meningkat menjadi baik 95,0%, cukup 3,3%, dan kurang 1 1,7%. Uji Wilcoxon p = 0,000 menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan. Edukasi melalui media video efektif meningkatkan pengetahuan kader dan mendukung deteksi dini serta pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan
2026 · Book ·
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi mitos Asab pada Legenda Benayuk kepada masyarakat Tidung di desa Sesayap Hilir dalam menggunakan teori kajian folklor untuk menentukan jenis dan fungsinya dalam cerita rakyat suku Tidung tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi bersama tokoh adat Tidung, serta sekretaris Desa Sesayap Hilir. Data dalam penelitian ini berupa cerita rakyat tentang legenda benayuk melalui mitos Asab yang disebut warga suku Tidung di Desa Sesayap Hilir Asab yang dipercaya masih melekat pada kehidupan sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos asab dalam legenda Benayuk berfungsi sebagai hiburan, alat Pendidikan, pemaksaan norma sosial, dan pengesahan lembaga kebudayaan. Kemudian terbagi dalam sebelas aspek untuk penyesuaian teori yang digunakan mulai dari (1) cerita rakyat, (2) ungkapan tradisional, (3) sejarah lisan, (4) tarian rakyat, (5) permainan tradisional, (6) kepercayaan rakyat dan takhayul, (7) permainan tradisional, (8) nyanyian rakyat, (9) artefak budaya, (10) situs keramat makam raja suku Tidung, dan (11) upacara adat.
2025 · Book ·