Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HARIS

33 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 102024: 102023: 62022: 12021: 12020: 1

Pengaruh Kombinasi Prenatal Yoga, Musik Relaksasi, dan Aromaterapi Gaharu Terhadap Kecemasan Ibu Hamil TM III Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2024 · Thesis ·

Perubahan psikologis yang sering terjadi pada ibu hamil trimester III berdampak pada kehamilan salah satunya adalah kecemasan pada ibu hamil. Gangguan kecemasan pada ibu hamil berhubungan dengan risiko solusio plasenta, berat badan lahir rendah, keterlambatan motorik dan mental janin, serta kelahiran prematur jika kecemasan tersebut tidak ditangani dengan baik dan terjadi berkepanjangan. Kecemasan pada ibu di kehamilan trimester III dapat diminimalisir menggunakan tindakan nonfarmakologi salah satunya yaitu prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi-eksperimental design tanpa kelompok kontrol tes pertama dan tes terakhir (one group pretest-posttest). Kelompok intervensi yang diberikan kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 25 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale (HARS). Berdasarkan analisis data yang digunakan yaitu secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji statistic non-parametrik uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan setelah diberikan intervensi dengan nilai P value 0,000 (p value 0,005). Sehingga disimpulkan terdapat perbedaan diantara kedua sampel yang dihitung. Maka terdapat pengaruh kombinasi prenatal yoga, musik relaksasi, dan aromaterapi gaharu terhadap kecemasan ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah intervensi di Puskesmas Karang Rejo. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III.

Kajian pupuk terpadu organik anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi wijen ( Sesamum indicum L )

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman wijen (Sesamum indicum L.) merupakan komoditas pertanian yang memiliki potensi agroindustri sebagai bahan dasar penting produk pangan, minyak, farmasi, kosmetik, dan aneka industri. Tingkat produktivitas wijen di Indonesia tergolong rendah yaitu sebesar 465 kg/ha, padahal potensi produksinya dapat mencapai 1.600 kg/ha. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan pemenuhan nutrisi tanaman melalui pemupukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan pupuk terpadu organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wijen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor. PO kontrol (tanpa pemupukan), PI = 100 g/m, kotoran ayam + 10 g/m, pupuk NPK. P2100 g/m, kotoran ayam+15 g/m pupuk NPK. P3100 g/m, kotoran ayam+20 g/m pupuk NPK. P4200 g/m, kotoran ayam+10 g/m, pupuk NPK. P5200 g/m, kotoran ayam+15 g/m pupuk NPK. P6200 g/m, kotoran ayam+20 g/m pupuk NPK. P7300 g/m, kotoran ayam+10 g/m pupuk NPK. P8300 g/m, kotoran ayam+15 g/m, pupuk NPK. P9 - 300 g/m, kotoran ayam+20 g/m pupuk NPK. Parameter yang diamati meliputi: Tinggi tanaman, Panjang dan jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, jumlah polong, Panjang polong, berat basah dan kering. Data dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut menggunkan DMRT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan. bahwa aplikasi pupuk organik kotoran ayam dan pupuk anorganik NPK berpengaruh nyata terhadap Panjang daun, jumlah daun, diameter batang pada umur 30 dan 100 HST dengan perlakuan P6 (Pupuk kotoran ayam 200g+20g Pupuk NPK), P7 (Pupuk kotoran ayam 300g+10g pupuk NPK) dan P9 (Pupuk kotoran ayam 300g+20g pupuk NPK).

KEDUDUKAN UANG PENGGANTI SEBAGAI PIDANA POKOK PADA TINDAK PIDANA KORUPSI YANG MERUGIKAN KEUANGAN NEGARA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam pelaksanaan eksekusi pidana tambahan uang pengganti tindak pidana korupsi, Jaksa kerap menemui kendala minimya pengaturan mengenai pidana uang pengganti dan tidak terlacaknya harta benda terpidana, sehingga menghambat proses pengembalian kerugian keuangan negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris, dengan jenis dan sumber data dari data primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan lapangan, dianalisis secara kuantitatif, dengan teknik penarikan kesimpulan induktif. Eksekusi uang pengganti tindak pidana korupsi pada Kejaksaan Negeri kepada Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta melalui mekanisme pembayaran uang pengganti dengan menerbitkan Surat Tagihan; Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar; Tanda Terima Pembayaran; Surat Perintah Penyerahan; dan penyerahan uang pengganti kepada institusi yang dirugikan. Apabila terpidana tidak berterus terang atas harta bendanya, maka dilakukan pelacakan/pencarian, untuk kemudian dibekukan, disita/dirampas, dan dilelang. Kendala pelaksanaan ekseksusi uang pengganti dari faktor hukum yaitu ketiadaan pengaturan mendetail mengenai : diskresi Kejaksaan dalam memperpanjang batas waktu pembayaran; konversi pidana penjara subsider apabila terpidana tidak dapat membayar secara penuh; dan penetapan besaran pidana uang pengganti untuk kepentingan membuat tuntutan. Faktor sarana : ketiadaan peralatan untuk melacak harta benda terpidana; menurunnya kondisi fisik/nilai barang sitaan karena lamanya proses lelang dan kurangnya sarana serta anggaran perawatan. Faktor budaya : kurangnya kesadaran hukum terpidana dan keluarganya untuk berterus terang (menutup-nutupi) dan melaporkan harta bendanya. Faktor masyarakat : kurangnya kesadaran masyarakat bahwa upaya pengembalian hasil tindak pidana korupsi merupakan tanggungjawab aparat penegak hukum bersama masyarakat sehingga masyarakat harus ikut mengawasi harta pelaku korupsi sehingga terpidana tidak akan menggelapkan dan mengalihkan harta bendanya. Kebijakan hukum pidana di masa mendatang adalah pemerintah merevisi peraturan perundang-undangan atau membentuk peraturan pelaksana mengenai : kewenangan diskresi Kejaksaan dalam memperpanjang batas waktu pembayaran; konversi pidana penjara subsider apabila terpidana tidak dapat membayar penuh; pemberatan pidana penjara pokok dan subsider dalam tuntutan; dan pendataan/penyitaan harta benda tersangka dilakukan sejak penyidikan.

KEDUDUKAN UANG PENGGANTI SEBAGAI PIDANA POKOK PADA TINDAK PIDANA KORUPSI YANG MERUGIKAN KEUANGAN NEGARA

2024 · Thesis ·

Dalam pelaksanaan eksekusi pidana tambahan uang pengganti tindak pidana korupsi, Jaksa kerap menemui kendala minimya pengaturan mengenai pidana uang pengganti dan tidak terlacaknya harta benda terpidana, sehingga menghambat proses pengembalian kerugian keuangan negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris, dengan jenis dan sumber data dari data primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan lapangan, dianalisis secara kuantitatif, dengan teknik penarikan kesimpulan induktif. Eksekusi uang pengganti tindak pidana korupsi pada Kejaksaan Negeri kepada Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta melalui mekanisme pembayaran uang pengganti dengan menerbitkan Surat Tagihan; Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar; Tanda Terima Pembayaran; Surat Perintah Penyerahan; dan penyerahan uang pengganti kepada institusi yang dirugikan. Apabila terpidana tidak berterus terang atas harta bendanya, maka dilakukan pelacakan/pencarian, untuk kemudian dibekukan, disita/dirampas, dan dilelang. Kendala pelaksanaan ekseksusi uang pengganti dari faktor hukum yaitu ketiadaan pengaturan mendetail mengenai : diskresi Kejaksaan dalam memperpanjang batas waktu pembayaran; konversi pidana penjara subsider apabila terpidana tidak dapat membayar secara penuh; dan penetapan besaran pidana uang pengganti untuk kepentingan membuat tuntutan. Faktor sarana : ketiadaan peralatan untuk melacak harta benda terpidana; menurunnya kondisi fisik/nilai barang sitaan karena lamanya proses lelang dan kurangnya sarana serta anggaran perawatan. Faktor budaya : kurangnya kesadaran hukum terpidana dan keluarganya untuk berterus terang (menutup-nutupi) dan melaporkan harta bendanya. Faktor masyarakat : kurangnya kesadaran masyarakat bahwa upaya pengembalian hasil tindak pidana korupsi merupakan tanggungjawab aparat penegak hukum bersama masyarakat sehingga masyarakat harus ikut mengawasi harta pelaku korupsi sehingga terpidana tidak akan menggelapkan dan mengalihkan harta bendanya. Kebijakan hukum pidana di masa mendatang adalah pemerintah merevisi peraturan perundang-undangan atau membentuk peraturan pelaksana mengenai : kewenangan diskresi Kejaksaan dalam memperpanjang batas waktu pembayaran; konversi pidana penjara subsider apabila terpidana tidak dapat membayar penuh; pemberatan pidana penjara pokok dan subsider dalam tuntutan; dan pendataan/penyitaan harta benda tersangka dilakukan sejak penyidikan.

IDENTIFIKASI SPESIES IKAN LAIS DARI SUNGAI RAHAYU (SELOR) DI KALIMANTAN UTARA DENGAN METODE DNA BARCODING

2023 · Book ·

Ikan lais merupakan salah satu ikan yang bersungut air tawar anggota famili Siluridae. Ikan lais berperan sebagai pemangsa dalam rantai makanan untuk menjaga kestabilan populasi organisme lain di dalam perairan. Oleh karena itu, perlu dilakukan metode identifikasi ikan lais melalui DNA barcoding. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi spesies ikan lais yang berasal dari Sungai Rahayu (Selor), Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara berdasarkan karakter molekuler dengan menggunakan metode DNA barcoding dan karakter morfologi. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi karakter molekuler melalui proses isolasi dan ekstraksi DNA, amplifikasi DNA menggunakan PCR, elektroforesis, dan sekuensing. Setelah itu, dilakukan pengukuran karakter morfologi dan morfometrik. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa spesies dalam penelitian ini diduga adalah spesies endemik karena dari sekian banyak ikan lais yang telah diteliti secara molekuler dan diunggah ke database bank gen, baik yang berasal dari perairan Indonesia maupun perairan negara lain, karakter molekuler yang ditunjukkan dari persentase kemiripan berbeda jauh yaitu di bawah 90%. Hasil analisis jarak genetik pada keempat sekuen dari Sungai Rahayu dapat dikatakan identik atau tidak ada perbedaan genetik dengan nilai jarak genetik 0, 000. Rekontruksi filogenetik membentuk 3 clade utama berdasarkan pengelompokkan terhadap masing-masing satu spesies.

IDENTIFIKASI SPESIES IKAN LAIS DARI SUNGAI RAHAYU (SELOR) DI KALIMANTAN UTARA DENGAN METODE DNA BARCODING

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan lais merupakan salah satu ikan yang bersungut air tawar anggota famili Siluridae. Ikan lais berperan sebagai pemangsa dalam rantai makanan untuk menjaga kestabilan populasi organisme lain di dalam perairan. Oleh karena itu, perlu dilakukan metode identifikasi ikan lais melalui DNA barcoding. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi spesies ikan lais yang berasal dari Sungai Rahayu (Selor), Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara berdasarkan karakter molekuler dengan menggunakan metode DNA barcoding dan karakter morfologi. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi karakter molekuler melalui proses isolasi dan ekstraksi DNA, amplifikasi DNA menggunakan PCR, elektroforesis, dan sekuensing. Setelah itu, dilakukan pengukuran karakter morfologi dan morfometrik. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa spesies dalam penelitian ini diduga adalah spesies endemik karena dari sekian banyak ikan lais yang telah diteliti secara molekuler dan diunggah ke database bank gen, baik yang berasal dari perairan Indonesia maupun perairan negara lain, karakter molekuler yang ditunjukkan dari persentase kemiripan berbeda jauh yaitu di bawah 90%. Hasil analisis jarak genetik pada keempat sekuen dari Sungai Rahayu dapat dikatakan identik atau tidak ada perbedaan genetik dengan nilai jarak genetik 0, 000. Rekontruksi filogenetik membentuk 3 clade utama berdasarkan pengelompokkan terhadap masing-masing satu spesies.

EVALUASI KINERJA PORTOFOLIO SAHAM OPTIMAL PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS LQ45

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

The purpose of this study was to determine the evaluation of optimal stock portfolio performance in banking companies listed on the lq45 index. This research uses descriptive quantitative type with single index method. The population in this study were 45 banking sector companies that went public on the Indonesia Stock Exchange. The sample was selected using purposive sampling technique on banking sector stocks that were consecutively included in the LQ45 Index for the period January 2017 - December 2021. The results of this study indicate that of the 5 stock samples, only 2 samples are eligible to enter the optimal portfolio, namely, Bank Central Asia Tbk. (BBCA) with a fund proportion of 91.86% and Bank Raykyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) with a fund proportion of 8.13%. With an expected return on the optimal portfolio of 1.88% and the risk that must be faced is 0.55%.

EVALUASI KINERJA PORTOFOLIO SAHAM OPTIMAL PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS LQ45

2023 · Thesis ·

This research aims to determine the evaluation of optimal stock portfolio performance in banking companies listed on the LQ45 index This research uses a descriptive quantitative type with a single index method. The population in this study was 45 banking sector companies that go public on the Indonesian Stock Exchange Samples are selected by purposive sampling technique on banking sector shares which were included successively in the LQ45 Index for the period January 2017-December 2021. The results of this research show that of the 5 stock samples, only 2 samples are worthy of being included in the optimal portfolio, they are Bank Central Asia Tbk (BBCA) with a fund proportion of 91.86% and Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) with a fund proportion of 8 13%. With Expected return the optimal portfolio is 1.88% and the risk that must be faced is 0.55%.

STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Kelompok Tani Lubek Manis)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Kelompok Tani Lubek Manis) ABSTRAK Modal sosial merupakan suatu aset dan nilai yang didasarkan pada kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan yang turut mendukung pengembangan modal sosial pada kelompok tani. Modal sosial merunjuk pada segi-segi organisasi sosial, seperti kepercayaan, norma-norma dan aringan-jaringan sosial yang dapat memfasilitasi tindakan yang kolektif. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dan merumuskan strategi pengembangan kelompok tani berbasis modal sosial di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah porposive sampling dan responden dalam penelitian ini adalah 15 petani sebagai informan dan 3 sebagai key informan yang tergabung pada kelomompok tani lubek manis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis SWOT (Strength Weakness, Opportunity, Threat). Faktor internal dalam pengembangan kelompok tani berbasis modal sosial memiliki kekuatan total skor 3,83. Sedangkan kelemahan memiliki total skor 3,12. Sedangkan faktor eksternal berupa peluang memiliki total skor sebesar 3,56. Sedangkan ancaman memiliki total skor 3,30. Berdasarkan analisis SWOT maka di dapatkan strategi agresif dalam pengembangan kelompok tani yaitu: Meningkatkan frequensi kegiatan penyuluhan di kelompok tani lubek manis, Menjalin kerjasama dengan beberapa kelompok tani ,Meningkatkan rasa saling percaya sesama anggota.  

STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Kelompok Tani Lubek Manis)

2023 · Thesis ·

STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Kelompok Tani Lubek Manis) ABSTRAK Modal sosial merupakan suatu aset dan nilai yang didasarkan pada kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan yang turut mendukung pengembangan modal sosial pada kelompok tani. Modal sosial merunjuk pada segi-segi organisasi sosial, seperti kepercayaan, norma-norma dan aringan-jaringan sosial yang dapat memfasilitasi tindakan yang kolektif. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dan merumuskan strategi pengembangan kelompok tani berbasis modal sosial di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah porposive sampling dan responden dalam penelitian ini adalah 15 petani sebagai informan dan 3 sebagai key informan yang tergabung pada kelomompok tani lubek manis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis SWOT (Strength Weakness, Opportunity, Threat). Faktor internal dalam pengembangan kelompok tani berbasis modal sosial memiliki kekuatan total skor 3,83. Sedangkan kelemahan memiliki total skor 3,12. Sedangkan faktor eksternal berupa peluang memiliki total skor sebesar 3,56. Sedangkan ancaman memiliki total skor 3,30. Berdasarkan analisis SWOT maka di dapatkan strategi agresif dalam pengembangan kelompok tani yaitu: Meningkatkan frequensi kegiatan penyuluhan di kelompok tani lubek manis, Menjalin kerjasama dengan beberapa kelompok tani ,Meningkatkan rasa saling percaya sesama anggota.  

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMAN 1 Di Kota Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas X SMAN 1 di Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 112 murid kelas X MIPA, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 di Kota Tarakan masih kurang dengan rata-rata nilai persentase 51% dari 112 orang siswa. Kemampuan literasi sains yang di ukur dengan 4 aspek yaitu aspek konten, kompetensi, konteks dan sikap. Berdasarkan data diketahui aspek konteks memiliki nilai persentase 48% dengan kategori kurang, aspek kompetensi memiliki nilai persentasi 43% dengan kategori kurang, aspek konten memiliki nilai persentasi 46% dengan kategori kurang, dan aspek sikap memiliki nilai persentasi 66% dengan kategori baik.

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMAN 1 Di Kota Tarakan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas X SMAN 1 di Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 112 murid kelas X MIPA, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 di Kota Tarakan masih kurang dengan rata-rata nilai persentase 51% dari 112 orang siswa. Kemampuan literasi sains yang di ukur dengan 4 aspek yaitu aspek konten, kompetensi, konteks dan sikap. Berdasarkan data diketahui aspek konteks memiliki nilai persentase 48% dengan kategori kurang, aspek kompetensi memiliki nilai persentasi 43% dengan kategori kurang, aspek konten memiliki nilai persentasi 46% dengan kategori kurang, dan aspek sikap memiliki nilai persentasi 66% dengan kategori baik.

Administrasi dan Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Administrasi sebagai suatu fenomena modern telah teruji kebenarannya yang dapat dianggap sebagai suatu pendekatan ilmiah, karena telah memiliki metode-metode analisis, sistematika, prinsip-prinsip serta dalil-dalilnya sendiri. Ke semua ciri keilmiahannya ini dapat diterapkan ke dalam unsur-unsur kegiatan dalam rangka mewujudkan efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan yang ditetapkan. Analisis terakhir ini sangat tepat kalau dihubungkan dengan “trend” yang terjadi di abad sekarang, bahkan di masa akan datang, dengan dalih bahwa semua aktivitas baik di bidang politik, sosial, budaya dan Hankam hanya akan berguna kalau terlaksana secara efektif dan ekonomis. Adapun efisiensi dan efektivitas kerja itu sendiri baru bisa diperoleh bila keseluruhan kegiatan itu dioperasikan melalui tindakan-tindakan administrasi. Salah satu jalur kebijaksanaan pembangunan pendidikan di Indonesia membawa kita pada arah peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pendidikan. Penanganan masalah-masalah pendidikan yang dewasa ini sifatnya semakin kompleks, tidak hanya menuntut kecepatan dan ketepatan melainkan juga menghendaki adanya satu sistem di dalam pendekatan dan pemecahannya. Kenyataan lain yang mendorong pentingnya pengembangan dan pembaruan di dalam sistem pengelolaan pendidikan, baik di sekolah maupun luar sekolah adalah adanya perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan pendidikan itu sendiri, dan tuntutan masyarakat/pemerintah yang semakin meningkat akan pendidikan yang mampu menunjang pembangunan bangsa dalam arti luas. Kehadiran bidang Administrasi Pendidikan memberikan andil yang besar dalam menjawab segala tantangan pendidikan tersebut, guna menyelenggarakan suatu sistem pendidikan yang mampu memenuhi misi dan tujuan sebagaimana dicita-citakan. Para pemimpin, guru, maupun tenaga pelaksana di lapangan perlu dibekali dengan bidang ini karena mereka berhadapan langsung dengan corak tantangan yang beragam yang membutuhkan suatu penataan secara efektif dan efisien Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup