Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: wijen
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Agroekologi Dua Varietas Wijen(sesamuan indicum L. )Di Lahan Masam Yang Diberi kapur

2024•

Wijen (sesamum indicum L.) merupakan komoditas perkebunan rakyat yang potensial sebagai sumber minyak pangan yang banyak dibutuhkan. Tanaman ini mempunyai potensi agroindustri yang berjalan dengan baik diantaranya untuk keperluan berbagai industri makanan, kimia, obat-obatan farmasi dan kosmetik. Akan tetapi produktifitas produktifitas wijen di Kalimantan Utara rendah. Penelitian ini bertujuan Untuk menegetahui agroekologi pertumbuhan dan produksi 2 varietas wijen (sesamuan indocum L.) lahan masam yang diberi kapur. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok factorial dengan 6 perlakuan, perlakuan pertaman yaitu P1: Varietas wijen sumberrejo 4 (tanpa kapur) P1:Varietas wijen sumberrejo 4 (tanpa kapur), P2: varietas wijen sumberrejo 4, (20gram kapur), P3: Varietas wijen sumberrejo 4 (40gram kapur), P4 :Varietas wijen semberrejo 3 (tanpa kapur), P5 : Varietas wije sumberrejo 3, (60gram kapur), P6: vareitas wijen semberrejo 3 (80gram kapur),parameter agroekolgi yaitu tanah dan suhu dan kelembapan sedangankan parameter yang diamati yaitu parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, dan diameter batang dan parameter hasil jumlah polong, panjang akar, berat biji. Hasil penelitian menenjukkan bahwa perlakuan pemberian kapur mampu me

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian pupuk terpadu organik anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi wijen ( Sesamum indicum L )

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman wijen (Sesamum indicum L.) merupakan komoditas pertanian yang memiliki potensi agroindustri sebagai bahan dasar penting produk pangan, minyak, farmasi, kosmetik, dan aneka industri. Tingkat produktivitas wijen di Indonesia tergolong rendah yaitu sebesar 465 kg/ha, padahal potensi produksinya dapat mencapai 1.600 kg/ha. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan pemenuhan nutrisi tanaman melalui pemupukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan pupuk terpadu organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wijen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor. PO kontrol (tanpa pemupukan), PI = 100 g/m, kotoran ayam + 10 g/m, pupuk NPK. P2100 g/m, kotoran ayam+15 g/m pupuk NPK. P3100 g/m, kotoran ayam+20 g/m pupuk NPK. P4200 g/m, kotoran ayam+10 g/m, pupuk NPK. P5200 g/m, kotoran ayam+15 g/m pupuk NPK. P6200 g/m, kotoran ayam+20 g/m pupuk NPK. P7300 g/m, kotoran ayam+10 g/m pupuk NPK. P8300 g/m, kotoran ayam+15 g/m, pupuk NPK. P9 - 300 g/m, kotoran ayam+20 g/m pupuk NPK. Parameter yang diamati meliputi: Tinggi tanaman, Panjang dan jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, jumlah polong, Panjang polong, berat basah dan kering. Data dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut menggunkan DMRT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan. bahwa aplikasi pupuk organik kotoran ayam dan pupuk anorganik NPK berpengaruh nyata terhadap Panjang daun, jumlah daun, diameter batang pada umur 30 dan 100 HST dengan perlakuan P6 (Pupuk kotoran ayam 200g+20g Pupuk NPK), P7 (Pupuk kotoran ayam 300g+10g pupuk NPK) dan P9 (Pupuk kotoran ayam 300g+20g pupuk NPK).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN WIJEN (SESAMUM INDICUM L.)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman wijen dengan memodifikasikan dosis pupuk organik dan jarak tanam. Pemberian pupuk kandang dapat memperbaiki sifat fisik tanah. Pupuk kandang yang akan digunakan adalah jenis kotoran ayam dan sapi yang mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro seperti N, P dan K, maupun unsur hara mikro Ca, Mg dan S. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi wijen yaitu dengan mengatur jarak tanam tepat. Peningkatan produksi wijen dapat dilakukan dengan cara perbaikan tingkat kerapatan tanam. Penelitian ini dilaksanakan di lahan warga Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor 1 dosis pupuk organik dengan 4 taraf dan faktor 2 jarak tanam dengan 3 taraf diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk organik berpengaruh nyata pada pertumbuhan panjang daun, jumlah cabang, jumlah polong, panjang polong, panjang akar dan berat 1000 biji dengan dosis terbaik pada perlakuan P3 (50 gr pupuk kandang ayam dan 50 gr kandang sapi), dan pada perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, jumlah cabang, panjang polong, panjang akar dan berat 1000 biji dengan perlakuan terbaik J3 (60x25cm). Interaksi perlakuan terbaik pada P3J3 (50gr pupuk kandang ayam dan 50 gr pupuk kandang sapi dan jarak 60x25 cm) yang diaplikasikan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, panjang daun, diameter batang dan panjang akar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail