2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2025 · Book ·
Menarche merupakan fase penting dalam perkembangan remaja putri yang sering kali menimbulkan kebingungan, tidak percaya diri dan kekhawatiran jika tidak disertai dengan kesiapan yang memadai. Edukasi sejak awal diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video edukasi terhadap kesiapan remaja putri sekolah dasar dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 30 responden. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan media video edukasi dan kelompok kontrol yang diberikan e-book. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kesiapan menarche dengan total 30 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata kesiapan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada kelompok kontrol p value 0,0260,005 dan kelompok intervensi p value 0,0010,005 yang berarti media video edukasi efektif terhadap kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Dengan demikian, media video dapat menjadi metode edukasi yang interaktif dan efektif dalam edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menarche merupakan fase penting dalam perkembangan remaja putri yang sering kali menimbulkan kebingungan, tidak percaya diri dan kekhawatiran jika tidak disertai dengan kesiapan yang memadai. Edukasi sejak awal diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video edukasi terhadap kesiapan remaja putri sekolah dasar dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 30 responden. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan media video edukasi dan kelompok kontrol yang diberikan e-book. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kesiapan menarche dengan total 30 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata kesiapan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada kelompok kontrol p value 0,0260,005 dan kelompok intervensi p value 0,0010,005 yang berarti media video edukasi efektif terhadap kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Dengan demikian, media video dapat menjadi metode edukasi yang interaktif dan efektif dalam edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN DI DUNIA MAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban yang mengalami tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Serta untuk mengetahui dampak kurang maksimal perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode normatif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kalimantan Utara, Kota Tarakan, Jl. Jendral Sudirman Gedung Gadis, Kantor dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Serta Pengadilan Penduduk dan Keluarga Berencana berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan berupa Pemberian sanksi pidana yang tegas dan sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan sehingga dapat menimbulkan efek jera terhadap pelaku dan perlindungan hukum yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku. beberapa faktor yang menjadikan anak sebagai korban kesusilaan di dunia maya yaitu, faktor ekonomi, Faktor relasional/keluarga, faktor lingkungan, Faktor teknologi dan media, faktor psikologis, dan faktor sosial dan budaya. Kurang maksimalnya pemberian perlindungan yang dirasakan oleh korban, memiliki dampak terhadap korban kesusilaan seperti, korban merasa malu, trauma, dan cenderung mengurangi bersosialisasi kepada orang-orang sekitar sehingga menutup diri.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN DI DUNIA MAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban yang mengalami tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Serta untuk mengetahui dampak kurang maksimal perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode normatif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan di dunia maya. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kalimantan Utara, Kota Tarakan, Jl. Jendral Sudirman Gedung Gadis, Kantor dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Serta Pengadilan Penduduk dan Keluarga Berencana berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana kesusilaan berupa Pemberian sanksi pidana yang tegas dan sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan sehingga dapat menimbulkan efek jera terhadap pelaku dan perlindungan hukum yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku. beberapa faktor yang menjadikan anak sebagai korban kesusilaan di dunia maya yaitu, faktor ekonomi, Faktor relasional/keluarga, faktor lingkungan, Faktor teknologi dan media, faktor psikologis, dan faktor sosial dan budaya. Kurang maksimalnya pemberian perlindungan yang dirasakan oleh korban, memiliki dampak terhadap korban kesusilaan seperti, korban merasa malu, trauma, dan cenderung mengurangi bersosialisasi kepada orang-orang sekitar sehingga menutup diri.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 17 perusahaan dan diperoleh data observasi sebanyak 85 data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, net working capital berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage secara signifikan memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, leverage tidak secara signifikan memoderasi pengaruh net working capital dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan.
2025 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan dengan leverage sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 17 perusahaan dan diperoleh data observasi sebanyak 85 data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, net working capital berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage secara signifikan memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan, leverage tidak secara signifikan memoderasi pengaruh net working capital dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari kombinasi limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok dalam menghasilkan POC dan menentukan pengaruh takaran yang berbeda pada media POC terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea aquatica). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental berupa 4 perlakuan dari takaran limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok yang berbeda dengan 3 kali pengulangan. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Selanjutnya dilakukan pengukuran suhu, pH, tekstur, warna, aroma, dan analisis unsur hara berupa C, N, P, K. Hasil penelitian menunjukkan takaran kombinasi yang efektif yaitu pada sampel P2 (POC) berupa limbah air cucian beras 500 ml + limbah kulit pisang kepok 1000 gr. Berdasarkan hasil penelitian pada takaran tersebut telah sesuai dengan standarisasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil analisis data pada sampel P2 menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap parameter pengamatan pada pertumbuhan Ipomoea aquatica.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari kombinasi limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok dalam menghasilkan POC dan menentukan pengaruh takaran yang berbeda pada media POC terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea aquatica). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental berupa 4 perlakuan dari takaran limbah air cucian beras dengan limbah kulit pisang kepok yang berbeda dengan 3 kali pengulangan. Analisis data yaitu Uji Prasyarat (Uji Normalitas dan Uji Homogenitas), Uji Hipotesis (Anova Satu Arah) dan Uji Lanjut (Duncan). Selanjutnya dilakukan pengukuran suhu, pH, tekstur, warna, aroma, dan analisis unsur hara berupa C, N, P, K. Hasil penelitian menunjukkan takaran kombinasi yang efektif yaitu pada sampel P2 (POC) berupa limbah air cucian beras 500 ml + limbah kulit pisang kepok 1000 gr. Berdasarkan hasil penelitian pada takaran tersebut telah sesuai dengan standarisasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil analisis data pada sampel P2 menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap parameter pengamatan pada pertumbuhan Ipomoea aquatica.
2024 · Book ·
This study aimed to determine whether there was a significant difference in the grammar ability and vocabulary mastery of eleventh-grade students at SMAN 1 Nunukan, who were taught under the Merdeka Curriculum, and those at SMAN 2 Nunukan, who were taught using the 2013 Curriculum. Employing a causal-comparative research design, the study sampled 100 students using purposive sampling. The research instruments included the grammar and vocabulary tests which the test items were selected from listening an reading tests adopted from the TOBIC Collins test. Since the data were neither normally distributed nor homogeneous, the Mann-Whitney U Test was applied for statistical analysis. The findings revealed a significant difference in students' grammar ability between the two schools, with a p-value of 0.000. Students from SMAN 2 Nunukan, following the 2013 Curriculum, achieved a higher mean score of 93, compared to 82 for students from SMAN 1 Nunukan, who were taught using the Merdeka Curriculum. These results suggested that different teaching methods had a significant contribution to the improvement of students' grammar ability. In contrast, there was no significant difference in vocabulary mastery between students from both schools, with a p-value of 0.573. Despite the different instructional approaches, the vocabulary mastery of students in both groups remained relatively similar, with mean scores of 79 for SMAN 1 Nunukan and 76 for SMAN 2 Nunukan. This indicated that neither curriculum was notably more effective in enhancing students* vocabulary mastery. Keywords: Grammar, Vocabulary, Merdeka Curriculum, 2013 Curriculum
2024 · Thesis ·
This study aimed to determine whether there was a significant difference in the grammar ability and vocabulary mastery of eleventh-grade students at SMAN 1 Nunukan, who were taught under the Merdeka Curriculum, and those at SMAN 2 Nunukan, who were taught using the 2013 Curriculum. Employing a causal-comparative research design, the study sampled 100 students using purposive sampling. The research instruments included the grammar and vocabulary tests which the test items were selected from listening an reading tests adopted from the TOBIC Collins test. Since the data were neither normally distributed nor homogeneous, the Mann-Whitney U Test was applied for statistical analysis. The findings revealed a significant difference in students' grammar ability between the two schools, with a p-value of 0.000. Students from SMAN 2 Nunukan, following the 2013 Curriculum, achieved a higher mean score of 93, compared to 82 for students from SMAN 1 Nunukan, who were taught using the Merdeka Curriculum. These results suggested that different teaching methods had a significant contribution to the improvement of students' grammar ability. In contrast, there was no significant difference in vocabulary mastery between students from both schools, with a p-value of 0.573. Despite the different instructional approaches, the vocabulary mastery of students in both groups remained relatively similar, with mean scores of 79 for SMAN 1 Nunukan and 76 for SMAN 2 Nunukan. This indicated that neither curriculum was notably more effective in enhancing students* vocabulary mastery. Keywords: Grammar, Vocabulary, Merdeka Curriculum, 2013 Curriculum
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN ABSTRAK Preeklampsia merupakan suatu keadaan heterogen dimana patogenesisnya dapat berbeda-beda bergantung faktor resiko yang dimiliki. Angka kejadian preeklampsia di negara maju adalah 1,3%-6%, sedangkan di negara berkembang adalah 1,8%-18%. Insiden preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273/tahun atau sekitar 5,3%. Di Puskesmas Karang Rejo dimana preeklampsia menjadi komplikasi kehamilan dan persalinan tertinggi kedua setelah perdarahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklamsi di Puskesmas Karang Rejo tahun 2022. Populasi penelitian ini semua ibu hamil yaitu sebanyak 171 responden, Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriftif Analitik, sampel dalam penelitian ini berjumlah 171 responden. Hasil penelitian ini yaitu mayoriyas ibu hamil usia 30 – 35 tahun sebanyak 120 (70%), dan ibu hamil dengan usia 20 tahun yaitu sebanyak 51 (30%), mayoritas ibu hamil memiliki pendidikan SMP yaitu sebanyak 46 ibu hamil (27%), pendidikan SD yaitu sebanyak 44 ibu hamil (26%), SMA yaitu sebanyak 41 (24%) dan ibu hamil yang tamat perguruan tinggi sebanyak yaitu 40 ibu hamil (23%), mayoritas ibu hamil dengan status multipara sebanyak 90 ibu hamil (53%), sedangkan mayoritas ibu hamil dengan status primipara yaitu sebanyak ibu hamil 81 (47%), mayoritas ibu hamil dengan tekanan darah (sistolik) 140 – 159 yaitu sebanyak 141 (82%), dan dengan tekanan darah (sistolik) sebanyak yaitu 30 (18%) ibu hamil. Kesimpulan gambaran karakteristik ibu hamil dengan kejadian preeklamsi menunjukan bahwa ibu hamil yang mengalami preeklamsi mayoritas pada usia 20-35 tahun yaitu sebanyak 120 ibu hamil (70%), tingkat pendidikan paling banyak ditingkat SMP yaitu sebanyak 90 ibu hamil (27%) ibu hamil multipara yang mengalami preeklamsia terbanyak yakni 90 ibu hamil (53%), dan tekanan darah ibu hamil yang mengalami preeklamsi dengan pada tekanan darah sistolik 140-150 mmHg dan tekanan darah distolik 90-109 mmHg yaitu sebanyak 141 ibu hamil (82%).
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru wali kelas dan 26 siswa kelas IV-C. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan sudah diterapkan dengan baik melalui peran guru sebagai pendidik dan peran guru sebagai penasihat dimana guru sebagai pendidik dalam memberikan contoh sudah melakukan perannnya seperti guru melakukan pendekatan personal kemudian menjadi teladan siswa tentang baik buruknya berbicara kepada guru. Dalam melatih siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru memberikan arahan membiasakan siswa mengucapkan kata tolong, maaf dan terimakasih, menyapa teman dengan sopan dan membudayakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S). Dalam membimbing siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru mengamati perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat diterima kemudian membimbing siswa. Dan peran guru sebagai penasihat ialah guru sudah memberikan masukan pada siswa yang kurang sopan saat berbicara dengan guru bahwa siswa harus menghargai perbedaan dan menghormati yang lebih tua. Guru juga memberikan masukan pada siswa yang menggunakan kata-kata kasar ketika berbicara dengan teman sebaya. Guru sudah memberikan layanan pada siswa yang membutuhkan bantuan dalam penyelesaian masalah seperti guru memahami masalah, kemudian merencanakan pemecahan dan penyelesaian masalah serta memeriksa kembali hasil yang di peroleh.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanggug jawab merupakan sikap atau perilaku individu yang mau melaksanakan tugas dan kewajibannya baik terhadap diri sendiri, orang lain, terhadap masyarakat dan negara serta kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran di kelas IV A1 SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi yang kemudian dikonfirmasi melalui wawancara. Peneliti mengambil 3 subjek yang sesuai dengan indikator sikap tanggung jawab untuk dilakukan wawancara secara mendalam. Adapaun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek S1 mampu mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi dalam penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (2) subjek S2 mampu menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi menyelesaikan tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (3) subjek S3 mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang memiliki sikap tanggung jawab pada proses pembelajaran dikelas.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru wali kelas dan 26 siswa kelas IV-C. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan sudah diterapkan dengan baik melalui peran guru sebagai pendidik dan peran guru sebagai penasihat dimana guru sebagai pendidik dalam memberikan contoh sudah melakukan perannnya seperti guru melakukan pendekatan personal kemudian menjadi teladan siswa tentang baik buruknya berbicara kepada guru. Dalam melatih siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru memberikan arahan membiasakan siswa mengucapkan kata tolong, maaf dan terimakasih, menyapa teman dengan sopan dan membudayakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S). Dalam membimbing siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru mengamati perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat diterima kemudian membimbing siswa. Dan peran guru sebagai penasihat ialah guru sudah memberikan masukan pada siswa yang kurang sopan saat berbicara dengan guru bahwa siswa harus menghargai perbedaan dan menghormati yang lebih tua. Guru juga memberikan masukan pada siswa yang menggunakan kata-kata kasar ketika berbicara dengan teman sebaya. Guru sudah memberikan layanan pada siswa yang membutuhkan bantuan dalam penyelesaian masalah seperti guru memahami masalah, kemudian merencanakan pemecahan dan penyelesaian masalah serta memeriksa kembali hasil yang di peroleh.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanggug jawab merupakan sikap atau perilaku individu yang mau melaksanakan tugas dan kewajibannya baik terhadap diri sendiri, orang lain, terhadap masyarakat dan negara serta kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran di kelas IV A1 SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi yang kemudian dikonfirmasi melalui wawancara. Peneliti mengambil 3 subjek yang sesuai dengan indikator sikap tanggung jawab untuk dilakukan wawancara secara mendalam. Adapaun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek S1 mampu mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi dalam penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (2) subjek S2 mampu menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi menyelesaikan tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (3) subjek S3 mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang memiliki sikap tanggung jawab pada proses pembelajaran dikelas.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan dan bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari penerapan kurikulum merdeka belajar pada sekolah SMP Negeri 11 Tarakan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunaka metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas VII, kepala sekolah, waka kurikulum dan siswa kelas VII-2 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu, observasi, wawancara, dikumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan telah mengalami perkembangan, dapat dilihat adanya perkembangan kompetensi pada siswa melalui pembelajaran yang fleksibel. Pencapaian tujuan pembelajaran melalui penanaman profil pelajar pancasila juga sudah mengalami berkembangan. Para guru juga mulai terbiasa pada kurikulum baru ini. Selanjutnya, dari hasil angket kuesioner yang diberikan kepada siswa hasil dari penerapan kurikulum merdeka belajar berkategori tinggi (Responden dengan kategori tinggi adalah Siswa yang memiliki pemahaman tinggi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar) dengan persentase sebesar 87% dan frekunesi 26 artinya pada proses pembelajaran siswa cukup memahami pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka belajar. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya penerapan kurikulum merdeka belajar ini membuat siswa cukup mengalami perkembangan pada proses pembelajaran.