Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

Analisis Pertanggungjawaban Pidana Orang Tua Kandung Yang Mengambil Anak Dari Kekuasaan Yang Berhak

2026 · Thesis ·

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadapa orang tua kandung yang membawa atau menahan anak dari pihak yang secara hukum telah ditetapkan sebagai pemegang hak asuh. Persoalan ini muncul karena sengketa hak asuh setelah perceraian tidak selalu diselesaikan melalui mekanisme perdata, terutama ketika salah satu orang tua menolak menyerahkan anak kepada pihak yang berhak berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Penelitain ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum orang tua kandung yang tidak memperoleh hak asuh seta bentuk pertanggungjawaban pidana atas tindakan membawa, menguasai atau menahan anak secara melawan hukum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitain hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum dikumpulkann melalui studi kepustakan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, buku, jurnal, serta sumber hukum lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua kandung yang tidak memegang hak asuh tetap memiliki hak untuk menjalin hubungan, berkomunikasi, menberikan kasih sayang, serta menjalankan kewajiban nafkah dan pemeliharaan terhadpa anak. Namun, hak tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menguasai anak secar sepihak atau mengahalangi pelaksanaan hak asuh pihak yang sah. Orang tua kandung yang membawa atau menahan anak dari pemegang hak asuh yang dapat diminta pertanggungjawaban pidana pasal 330 KUHP dan pasal 452 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023. Penerapan hukum pidana dalam perkara ini ditempatkan sebagai upaya terakhir setelah mekanisme perdata tidak mampu menjamin pelaksanaan putusan pengadilan dan perlindungan terhadapa kepentingan terbaik anak.

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN HASIL KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 – 9 BULAN ABSTRAK Perkembangan bayi merupakan proses bertambahnya kemampuan motorik, bahasa, sosial, dan kemandirian yang sangat dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salah satunya melalui pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mengandung zat gizi penting yang berperan dalam pertumbuhan serta perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok masih tergolong rendah yaitu 58,01%, dan masih ditemukan bayi usia 6–9 bulan dengan gangguan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi riwayat pemberian ASI Eksklusif dan KPSP. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square OR 0,120. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 79,2%, sedangkan pada kelompok yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif, sebagian besar mengalami perkembangan tidak sesuai sebesar 68,8%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan hasil KPSP pada bayi usia 6–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2026.

Intervensi Kombinasi Deep Breathing Exercise dan Terapi Murottal terhadap Nyeri Dada dan Hemodinamik pada pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) di ruang ICVCU

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular akibat penurunan aliran darah koroner yang menyebabkan iskemia miokard, ditandai dengan nyeri dada akut dan perubahan status hemodinamik akibat aktivasi sistem saraf simpatis. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis diperlukan sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi nyeri dan memperbaiki status hemodinamik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan kombinasi Deep Breathing Exercise (DBE) dan terapi murottal terhadap penurunan intensitas nyeri dada serta perbaikan status hemodinamik pada pasien ACS. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien ACS yang mengalami nyeri dada akut. Pengkajian dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran status hemodinamik, dan telaah rekam medis. Intervensi berupa kombinasi Deep Breathing Exercise dan terapi murottal Surah Ar-Rahman yang dibacakan oleh Muzzammil Hasballah diberikan satu kali setiap sore selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri serta pengukuran status hemodinamik yang meliputi tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi napas, dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami penurunan intensitas nyeri dada yang disertai perbaikan status hemodinamik, ditandai dengan tekanan darah, frekuensi nadi, dan frekuensi napas yang lebih stabil, peningkatan atau terpeliharanya saturasi oksigen dalam batas normal, perbaikan perfusi perifer, serta penurunan kecemasan. Kombinasi Deep Breathing Exercise dan terapi murottal dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang mendukung terapi farmakologis dalam membantu menurunkan nyeri dada dan memperbaiki status hemodinamik pada pasien Acute Coronary Syndrome.

Pemberian Terapi Bermain Pop-it Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Anak Usia Pra Sekolah Selama Terapi Inhalasi

2026 · Thesis ·

Penerapan Terapi Bermain Pada Tingkat Kecemasan Pada Anak Pra Sekolah Selama Terapi Inhalasi Terapi inhalasi adalah pengobatan mukolitik dan bronkodilator dalam bentuk hirupan yang melonggarkan sekresi di saluran pernapasan yang dapat menyebabkan obstruksi saluran pernapasan. Terapi inhalasi ini umum digunakan pada anak-anak dan tidak menimbulkan rasa sakit, namun penggunaan masker dan terapi nebulizer yang berlangsung lama dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan memicu kecemasan pada anak. Kecemasan pada anak yang muncul karena prosedur terapi inhalasi dapat dicegah dan diminimalisir dengan beberapa penggunaan metode terapi non-farmakologis. Terapi non-farmakologis yang dapat digunakan ialah seperti bermain teraputik. Bermain terapeutik dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi kecemasan pada anak saat menjalani prosedur medis dan pengobatan. Untuk mengurangi dampak kecemasan yang dialami anak usia prasekolah diperlukan media yang dapat mengurangi rasa cemas pada anak usia prasekolah, media tersebut bisa dengan cara terapi bermain menggambar, bercerita, mendengarkan musik, bermain puzzle, dan Pop-it. Berdasarkan hasil evaluasi pada kedua pasien, pemberian terapi bermain Pop-it selama 3 hari saat terapi inhalasi didapatkan penurunan pada score VFAS dari nilai tingkat kecemasan paling tinggi (5) menjadi tingkat kecemasan yang rendah (1). Dari hal tersebut menunjukkan terapi bermain mampu menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah selama terapi inhalasi.

FORTIFIKASI MINYAK IKAN PADA BISKUIT: EVALUASI NILAI GIZI DAN DAYA TERIMA KONSUMEN

2026 · Book ·

Biskuit merupakan produk pangan yang berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional melalui fortifikasi minyak ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak ikan terhadap kadar protein, kadar lemak, profil asam lemak, dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk biskuit. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan tiga perlakuan, yaitu F0 (0%), F1 (1%), dan F2 (2%) sebanyak tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein sebesar 10,76% dan kadar lemak 7,20% pada produk biskuit. Profil asam lemak yang diperoleh SFA dari 10,4089% menjadi 13,3986%, MUFA dari 6,6527% menjadi 8,5512%, dan PUFA dari 1,6954% menjadi 2,2102%. Berdasarkan uji hedonik yang telah dilakukan pada atribut rasa, tingkat penerimaan konsumen yaitu pada perlakuan F1 (1%) sebagai formulasi yang paling disukai panelis. Kesimpulan penelitian ini adalah fortifikasi minyak ikan sebesar 1% menghasilkan biskuit dengan tingkat penerimaan terbaik serta meningkatkan kandungan asam lemak produk.

Pengaruh Metode Traditional Cooperative Play Terhadap Kecerdasa Interpersonal Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Tarakann

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecerdasan interpersonal mengacu pada kemampuan indivdu untuk berinteraksi sosial dengan lingkungannya atau menjalin hubungan sosial dengan baik. Fenomena yang ditemukan di SMP Negeri 11 Tarakan menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan sosial yang baik sehingga berdampak pada penyesuaian diri dan proses belajar disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre- Experimental tipe One-Group Pre-Post Test. Sampel penelitian ini berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala kecerdasan interpersonal disusun berdasarkan indikator social sensitivity, social insight, dan social communication. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, dengan nilai t hitung sebesar 17.403 dan t tabel sebesar 2,365 (df=7), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh metode traditional cooperative play terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan.

PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa yang ditunjukkan melalui rasa malu berbicara di depan kelas, mudah cemas, ragu-ragu, serta kurang berani mengemukakan pendapat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih memainkan peran, mengemukakan pendapat, dan meningkatkan keberanian dalam berinteraksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan kepercayaan diri siswa terlihat pada tiga indikator utama, yaitu kemampuan pribadi, interaksi sosial, dan konsep diri. Pada aspek kemampuan pribadi, siswa menjadi lebih berani tampil dan berbicara di depan kelas serta tidak mudah cemas. Pada aspek interaksi sosial, siswa lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, dan mampu mengemukakan pendapat. Sementara itu, pada aspek konsep diri, siswa menunjukkan pandangan yang lebih positif terhadap dirinya, lebih yakin akan kemampuan yang dimiliki, serta lebih menghargai potensi diri. Dengan demikian, teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan.

Hubungan Self-stigma Dan Kecemasan Orang Dengan HIV/AIDS Terhadap Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral

2026 · Thesis ·

Self-stigma dan kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami oleh Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dianggap dapat memengaruhi kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA, namun tingkat kepatuhan minum obat ARV di Kota Tarakan masih sangat rendah dari 1.010 orang yang terkonfirmasi positif HIV/AIDS hanya 413 yang menjalani pengobatan ARV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self-stigma dan kecemasan pada ODHA terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian diperoleh menggunakan teknik total sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan sebanyak 127 ODHA yang menjalani pengobatan di Poliklinik PDP RSUD. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasional Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-stigma dan kecemasan terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral dengan tingkat keeratan hubungan sedang. Dapat disimpulkan bahwa self-stigma yang rendah dan kecemasan yang ringan berhubungan dengan kepatuhan minum obat antiretroviral yang tinggi pada ODHA. Selain itu, faktor jenis kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan terakhir, lama terdiagnosis HIV/AIDS, dan lama penggunaan ARV turut memengaruhi kepatuhan pengobatan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dan meneliti kepatuhan pengobatan dari varibel lain seperti stigma sosial, diskriminasi, dan penolakan keluarga serta masyarakat

Asuhan keperawatan pada anak dengan Gea di ruang perawatan anggrek B rumah sakit Dr.H.Jusuf.SK Tarakan

2026 · Book ·

Gastroinintestinal merupakan penyakit akibat infeksi mikroorganisme yang umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Gejala yang sering muncul meliputi nyeri perut, mual, muntah, dan diare. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan menggambarkan proses asuhan keperawatan pada dua anak dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di Ruang Perawatan Anggrek B Rumah Sakit Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil pengkajian menunjukkan beberapa masalah keperawatan, yaitu diare, hipertermia, resiko defisit nutrisi, hipovolemia, dan nyeri akut. Intervensi yang diberikan meliputi terapi cairan intravena, pemantauan karakteristik feses dan suhu tubuh, pemenuhan kebutuhan cairan serta nutrisi, dan kolaborasi pemberian terapi farmakologis. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien setelah dilakukan tindakan keperawatan secara berkelanjutan. Dapat disimpulkan bahwa asuhan keperawatan yang tepat dan sistematis mampu mendukung proses pemulihan anak dengan gastroenteritis akut serta dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas praktik keperawatan anak.

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS PADA IBU NIFAS PASCA SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI TALI PUSAT TERLILIT (NUCHAL CHORD) DI RUMAH SAKIT UMUM dr. H. JUSUF. SK TARAKAN

2026 · Book ·

Latar Belakang: Lilitan tali pusat (Nuchal Cord) merupakan kondisi melingkarnya tali pusat di sekitar leher janin yang berisiko menyumbat aliran darah umbilikalis. Kondisi klinis ini sering kali membutuhkan tindakan terminasi kehamilan darurat melalui operasi Sectio Caesarea (SC) demi keselamatan ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui dan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan maternitas pada ibu nifas pasca-SC dengan indikasi tali pusat terlilit (Nuchal Cord). Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien nifas pasca-SC di Ruang Mawar RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil: Pengkajian awal menunjukkan kedua pasien mengeluhkan nyeri pada luka insisi, keterbatasan mobilisasi fisik, serta kendala dalam memproduksi ASI. Masalah keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri melahirkan, menyusui tidak efektif, dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua. Setelah diberikan intervensi keperawatan selama 3x24 jam berupa perawatan pasca-SC, latihan mobilisasi dini, edukasi laktasi, dan pijat oksitosin, kedua pasien menunjukkan kemajuan klinis yang signifikan. Skala nyeri melahirkan menurun dari 6 menjadi 2 pada pasien 1, dan dari 4 menjadi 2 pada pasien 2. Produksi ASI pada kedua pasien menjadi lancar serta kesiapan peran orang tua terpenuhi. Kesimpulan: Pemberian asuhan keperawatan maternitas yang komprehensif dan terarah terbukti efektif untuk menurunkan intensitas nyeri pasca-SC, mengoptimalkan keberhasilan proses menyusui, serta meningkatkan kesiapan psikologis adaptasi menjadi orang tua.

ASUHAN KEBIDANAN CONTUINITY OF CARE (COC) PADA NY.N DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026 · Thesis ·

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Meskipun cakupan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok telah menunjukkan hasil yang baik, kasus kematian bayi masih ditemukan sehingga diperlukan upaya pelayanan yang berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). Memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan (Continuity of Care) pada ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Studi kasus dengan pendekatan deskriptif menggunakan manajemen asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu yang mendapatkan asuhan mulai masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kebidanan komprehensif dilaksanakan sesuai standar pelayanan pada setiap periode, meliputi antenatal care, pertolongan persalinan, perawatan nifas, pelayanan neonatus, serta konseling dan pelayanan keluarga berencana. Selama pelaksanaan asuhan tidak ditemukan komplikasi yang bermakna. Kondisi ibu dan bayi tetap dalam keadaan fisiologis, kebutuhan dasar terpenuhi, serta ibu mampu memahami edukasi yang diberikan mengenai perawatan diri, perawatan bayi, pemberian ASI eksklusif, tanda bahaya, dan pemilihan metode kontrasepsi. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan secara optimal sesuai standar pelayanan serta berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS PADA IBU NIFAS PASCA SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI RIWAYAT PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT UMUM dr. H. JUSUF SK TARAKAN

2026 · Book ·

Plasenta previa merupakan komplikasi kehamilan trimester akhir yang dapat menyebabkan perdarahan masif dan menjadi indikasi tindakan Sectio Caesarea (SC). Ibu nifas pasca-SC dengan indikasi plasenta previa berisiko mengalami nyeri melahirkan, hambatan proses menyusui, dan adaptasi terhadap peran baru sebagai orang tua. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan maternitas komprehensif pada ibu nifas pasca-SC dengan indikasi plasenta previa di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari dua ibu nifas primipara pasca-SC hari pertama yang dirawat di Ruang Mawar. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi fisik, studi dokumentasi, dan pemeriksaan penunjang. Hasil menunjukkan kedua pasien mengalami nyeri jahitan operasi dengan skala 6 dan 7. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi nyeri melahirkan, menyusui tidak efektif, dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua, serta risiko syok pada salah satu pasien akibat perdarahan aktif. Intervensi keperawatan dilakukan selama 3×24 jam berupa manajemen perawatan pasca-SC, mobilisasi dini, pijat laktasi, pendampingan menyusui, manajemen perdarahan, dan edukasi fase bayi. Evaluasi menunjukkan penurunan skala nyeri menjadi 1 dan 2, peningkatan kemampuan mobilisasi, efektivitas menyusui, serta peningkatan kesiapan menjadi orang tua. Penerapan asuhan keperawatan maternitas secara komprehensif membantu mempercepat pemulihan ibu pasca-SC, meningkatkan keberhasilan menyusui, dan mendukung adaptasi peran orang tua.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2026 · Thesis ·

Kehamilan pada wanita dengan usia ≥35 tahun yang disertai interval kehamilan yang panjang merupakan salah satu kondisi yang tergolong berisiko tinggi karena berpotensi meningkatkan terjadinya komplikasi pada masa kehamilan, persalinan, nifas, maupun periode neonatal. Kondisi tersebut memerlukan pelayanan kebidanan yang menyeluruh, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan ibu serta bayi agar setiap faktor risiko dapat dikenali dan ditangani sedini mungkin. Salah satu upaya yang dapat diterapkan adalah pendekatan Continuity of Care (CoC), yaitu pemberian asuhan secara berkesinambungan sejak masa kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S usia 40 tahun dengan status obstetri G3P2A0 di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah pendekatan deskriptif melalui pemberian asuhan kebidanan secara berkesinambungan. Asuhan dilaksanakan mulai dari masa kehamilan trimester III, proses persalinan, perawatan bayi baru lahir, masa nifas, hingga pelayanan kontrasepsi. Seluruh proses asuhan mengacu pada tujuh langkah manajemen kebidanan Varney dan didokumentasikan menggunakan format Subjective, Objective, Assessment, dan Plan (SOAP). Data diperoleh melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta telaah dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan membandingkan hasil praktik terhadap teori dan standar pelayanan kebidanan yang berlaku. Hasil studi menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung dalam kondisi fisiologis walaupun ibu memiliki faktor risiko berupa usia maternal lanjut dan jarak kehamilan yang cukup panjang. Selama kehamilan tidak ditemukan penyulit yang memerlukan tindakan rujukan. Persalinan berlangsung spontan pada kehamilan aterm dengan kondisi ibu stabil. Bayi lahir hidup, segera menangis, memiliki berat badan lahir 2.500 gram, mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta memperoleh pelayanan esensial bayi baru lahir sesuai standar. Masa nifas berlangsung normal yang ditandai dengan involusi uterus yang baik, pengeluaran lokia sesuai tahapan, produksi ASI yang lancar, serta tidak ditemukan tanda infeksi maupun perdarahan. Setelah mendapatkan konseling, ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik tiga bulan sebagai metode keluarga berencana pasca persalinan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan Continuity of Care memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pemantauan kondisi ibu dan bayi, mempercepat identifikasi faktor risiko maupun komplikasi, serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PAKAN KOMBINASI TEPUNG KEPALA UDANG DAN PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN NENER BANDENG (Chanos chanos)

2026 · Book ·

Abstrak Pakan merupakan komponen utama dalam budidaya ikan bandeng (Chanos chanos) yang berkontribusi besar terhadap biaya produksi, terutama akibat ketergantungan pada bahan baku impor seperti tepung ikan. Dengan demikian, diperlukan bahan pakan yang lebih ekonomis namun tetap mampu mendukung pertumbuhan ikan secara optimal. Penelitian ini ditujukan menganalisis pengaruh kombinasi tepung kepala udang serta pakan komersial terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan efisiensi pakan nener ikan bandeng. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: pakan komersil 100%,75% tepung kepala udang + 25% pakan komersial, 50% tepung kepala udang + 50% pakan komersial, 25% tepung kepala udang + 75% pakan komersial, serta tepung kepala udang 100%. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pakan komersial 75% dan tepung kepala udang 25% memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,07 cm, pertumbuhan berat mutlak sebesar 0,038 g, dan nilai FCR terendah sebesar 1,08. Tingkat kelangsungan hidup pada seluruh perlakuan mencapai 100%, menunjukkan bahwasannya penggunaan tepung kepala udang tidak memberikan dampak negatif terhadap viabilitas ikan. Parameter kualitas air saat penelitian berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan nener ikan bandeng. Dapat disimpulkan bahwasannya tepung kepala udang berpotensi digunakan sebagai bahan pakan alternatif yang efektif dan ekonomis dalam budidaya nener ikan bandeng tanpa menurunkan performa pertumbuhan maupun kelangsungan hidup.

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LONG BAWAN

2026 · Book ·

Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan gangguan pertumbuhan janin. Identifikasi faktor risiko penting untuk mengoptimalkan pencegahan serta penanganan sedini mungkin. Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil. Metode: Studi cross-sectional menggunakan data yang diambil secara retrospektif dari data rekam medis pemeriksaan ibu hamil di Puskesmas Long Bawan periode tahun 2023–2025. Sebanyak 77 ibu hamil dipilih pada penelitian ini. Variabel dependen adalah KEK. Variabel independen meliputi usia, pendidikan, IMT, keluhan mual, riwayat penyakit, dan anemia. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (OR=2,692; p=0,035), IMT (OR=0,052; p0,001), dan anemia (OR=7,250; p0,001) berhubungan signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Sementara itu, usia (OR = 0,442; p=0,321), keluhan mual (OR=0,468; p=0,163), dan riwayat penyakit (OR=1,368; p=0,554) tidak berhubungan signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Simpulan: Pendidikan, IMT, dan anemia merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Diperlukan upaya peningkatan pemantauan status gizi dan pencegahan anemia selama kehamilan untuk menurunkan kejadian KEK pada ibu hamil.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRENATAL ATTACHMENT DI RUMAH SAKIT PERTAMINA TARAKAN

2026 · Book ·

ABSTRAK Latar Belakang: Prenatal attachment merupakan ikatan emosional, kognitif, dan perilaku yang dibangun ibu terhadap janin selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prenatal attachment pada ibu hamil di RS Pertamina Tarakan. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 86 ibu hamil Trimester I–III, dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner Indonesian Prenatal Attachment Inventory (IPAI). Data dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Dari 75 responden (Trimester II–III), mayoritas berusia 20–35 tahun (69,3%), multigravida (53,3%), trimester III (61,3%). Terdapat hubungan bermakna antara gerakan janin (p=0,033; OR=3,89) dan kunjungan ANC (p=0,000; OR=9,84) dengan prenatal attachment. Usia ibu (p=0,419), usia kehamilan (p=0,605), paritas (p=0,693), status ekonomi (p=0,430), pendidikan (p=0,086), dan kehamilan yang direncanakan (p=0,803) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Gerakan janin dan kunjungan ANC signifikan berhubungan dengan prenatal attachment pada ibu hamil.

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N G3P2A0 USIA 25 TAHUN DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN TAHUN 2026

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Salah satu upaya penurunannya adalah melalui pelayanan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care). Pada kasus ini, Ny. N usia 25 tahun G3P2A0 usia kehamilan 38 minggu 2 hari memiliki LILA 23,5 cm yang berada pada ambang batas risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), sehingga memerlukan pemantauan dan asuhan komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care dan manajemen kebidanan Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Data diperoleh melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan studi dokumentasi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan tahun 2026. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung baik meskipun LILA ibu berada pada ambang batas risiko KEK. Asuhan meliputi edukasi gizi, konsumsi tablet tambah darah, vitamin C, kalsium, serta pemantauan rutin. Persalinan berlangsung spontan tanpa komplikasi. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan produksi ASI lancar. Bayi lahir sehat, memperoleh pelayanan neonatal esensial, imunisasi HB-0, serta pemantauan tumbuh kembang sesuai standar. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kondom sebagai kontrasepsi sementara. Analisis menunjukkan asuhan yang diberikan telah sesuai dengan teori dan standar pelayanan kebidanan. Kesimpulannya, asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N dapat dilaksanakan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana. Pendekatan Continuity of Care membantu deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kesehatan ibu dan bayi. Oleh karena itu, ibu diharapkan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan kontrol rutin, sedangkan tenaga kesehatan perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan komprehensif.

Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara Kota Tarakan

2026 · Thesis ·

Ekosistem mangrove merupakan habitat penting bagi makrozoobentos yang berperan sebagai bioindikator kondisi lingkungan perairan. Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Kota Tarakan merupakan ekosistem mangrove yang masih terjaga kealamiannya, namun menghadapi tekanan lingkungan akibat keberadaan dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII yang berdekatan dengan zona wisata, serta minimnya pemahaman masyarakat tentang fungsi ekologis mangrove. Data mengenai indeks ekologi makrozoobentos di kawasan ini belum tersedia, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas makrozoobentos dan kondisi kualitas perairan di KBN sebagai dasar pengelolaan dan pelestarian kawasan secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan, dengan pengambilan sampel makrozoobentos pada 15 plot kuadrat berukuran 1 m². Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kekayaan spesies, dan Indeks Nilai Penting, serta parameter kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar 0,412–0,566 dan kekayaan spesies 0,541–0,624 (keduanya rendah), indeks keseragaman 0,395–0,543 (rendah hingga sedang), dan indeks dominansi 0,423–0,618 (sedang hingga tinggi). Tarebia granifera merupakan spesies dengan peranan ekologis terbesar pada seluruh stasiun, dengan Indeks Nilai Penting tertinggi di Stasiun 2 (101,55%), diikuti Stasiun 1 (91,92%) dan Stasiun 3 (78,87%). Parameter kualitas air menunjukkan suhu 29,5–30,5 °C, salinitas 25–28 ppt, pH 6,9–7,9, dan oksigen terlarut 4,4–4,8 mg/L, yang belum memenuhi baku mutu air laut untuk biota laut sehingga menjadi faktor pembatas kehidupan makrozoobentos. Secara keseluruhan, komunitas makrozoobentos di KBN memiliki keanekaragaman dan kekayaan spesies rendah serta didominasi oleh spesies tertentu, mengindikasikan adanya tekanan lingkungan pada kawasan tersebut.

Deskripsi implementasi nilai-nilai pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab dalam proses pembelajaran di kelas V-B SDN 032 Tarakan

2026 · Book ·

Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa sekaligus membentuk kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab dalam proses pembelajaran di kelas V-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini adalah siswa kelas V-B dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data yang di gunakan menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V-B telah mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sila kemanusiaan yang adil dan beradab, khusus nya pada butir sila mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya dan mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa selira. Namun masih terdapat sebagian siswa yang masih kurang dalam mengimplementasikannya. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan peserta didik lebih meningkatkan kesadaran menghargai sesama dan guru, peneliti selanjutnya untuk mengkaji faktor penyebab masih adanya perilaku yang kurang sesuai, serta memperluas cakupan penelitian agar hasilnya lebih menyeluruh.