Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

identifikasi ektoparasit ikan nila (oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda di kota tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang mudah di budidayakan karena memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan cukup baik. Selain itu ikan nila mengandung gizi yang sangat tinggi, memiliki rasa lezat, disukai konsumen, sehingga memiliki nilai ekonominya cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis ektoparasit dan tingkat prevalensi ektoparasit pada Ikan nila (Oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, sampel diambil satu persatu dari wadah selanjutnya diletakkan di atas nampan atau talang, kemudian mematikan saraf otaknya dengan menusuk kepala ikan tersebut. Aspek yang dilihat saat identifikasi ektoparasit yaitu sirip ekor, sirip renang, sisik, mata dan insang yang dilakukan di Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Tarakan. Hasil identifikasi Ektoparasit yang ditemukan ada 2 jenis yaitu Dactylogyrus sp dan Trichodina sp. Tingkat prevalensi tertinggi yaitu Lokasi Kelurahan Kampung satu dengan 86% dengan kategori infeksi sedang dan Lokasi Kelurahan Sebengkok 66% dengan kategori infeksi sangat sering dan Intensitas masing-masing ektoparasit di Lokasi Kampung satu 3,84 ind/ekor dengan kategori Rendah dan Lokasi Sebengkok 8,30 ind/ekor dengan kategori sedang.

PERBANDINGAN NILAI CENTRAL VENOUS PRESSURE (CVP) DAN JUGULARIS VENOUS PRESSURE (JVP) PASIEN KRITIS

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemeriksaan CVP merupakan salah satu teknik pemantauan hemodinamik penderita yang wajib dimonitor oleh petugas di unit perawatan intensif. Pemeriksaan lain untuk menilai hemodinamik dan sirkulasi pasien adalah dengan melakukan pemeriksaan Jugularis Venous Pressure (JVP), dimana merupakan tindakan mandiri keperawatan dan bersifat non invasif. Tujuan penelitiaan ini untuk melihat perbedaan nilai CVP (Central Venous Pressure) dan JVP (Jugular Venous Presuure) pada pasien kritis. Jenis penelitian ini adalah studi komparatif. Populasi penelitian ini merupakan klien di Ruang ICU di RSUD dr. H.Jusuf SK Tarakan periode September 2022 hingga Oktober 2022. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling sehingga diperoleh 70 responden sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil: Data variabel berdistribusi normal setelah diuji dengan Kolmogorov-Smirnov. Uji yang digunakan adalah uji dependent T test yang menunjukkan nilai signifikan p=0,001 (p value0,05), sehingga menunjukkan adanya perbedaan antara nilai CVP dan JVP. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai pengukuran CVP dan JVP pada pasien kritis yang dirawat di ruang ICU RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan.

“Studi Fenomenologi: Pengalaman Perawat dalam Menegakkan Diagnosis Keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan”

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penegakan diagnosis merupakan aspek penting dalam praktik keperawatan. Diagnosis keperawatan telah diterapkan di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, namun pengetahuan perawat terkait indikator-indikator diagnostik untuk penegakan diagnosis masih perlu ditingkatkan agar penegakan dapat dilakukan secara tepat dan terstandarisasi, serta proses penegakan diagnosis tidak dianggap sulit. SDKI sebagai pedoman perumusan diagnosis keperawatan telah diberlakukan sejak tahun 2017, akan tetapi pada kenyataannya saat ini penerapan diagnosis keperawatan berdasarkan SDKI belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menegakkan diagnosis keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Hasil penelitian ini memunculkan tema antara lain: (1) tantangan baru, (2) perasaan ambivalen, (3) kendala penggunaan SDKI, (4) butuh dukungan eksternal, (5) memudahkan perawat. Penggunaan SDKI memudahkan dalam penentuan diagnosis karena memiliki batasan karakteristik yang telah disesuaikan dengan keluhan pada pasien secara umum. Komite rumah sakit perlu melakukan penyegaran nursing care plan yang disesuaikan dengan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.

Tinjauan Yuridis Kekerasan Yang Dilakukan Oknum Polisi Terhadap Tersangka Tindak Pidana (Studi Kasus Putusan 131/PK/Pid.Sus/2015)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Permasalahan dalam penegakan hukum di Indonesia terutama pada saat proses penyelidikan maupun penyidikan di tingkat kepolisian, sering dijumpai penggunaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota kepolisian dalam rangka untuk mendapatkan alat bukti dengan cepat. Kekerasan digunakan terhadap tersangka yang diduga pelaku tindak pidana agar mengakui perbuatannya sehingga proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan secara cepat. Padahal hal tersebut dilarang dilakukan oleh anggota kepolisian sesuai dengan aturan KUHAP dan Perkap No. 8 tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM. Skripsi ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisa tentang pemenuhan hak atas tersangka dan akibat hukum bagi oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap tersangka tindak pidana melalui sumber perundang-undangan, buku, internet, jurnal, surat kabar dan literasi-literasi lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian maka penulis dapat menyimpulkan bahwa kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian untuk mendapatkan alat bukti suatu tindak pidana merupakan suatu tindakan yang dilarang baik dalam aturan internal Kepolisian maupun Undang-Undang yang berlaku. Akibat hukum yang terjadi bagi oknum anggota kepolisian yang terbukti melakukan kekerasan selama proses hukum di tingkat kepolisian, dapat berupa pemberian sanksi kode etik pada sidang kode etik yakni dalam bentuk hukuman displin dan tertinggi adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi oknum yang telah terbukti di pengadilan melakukan tindak pidana kekerasan. Hukuman dari sidang kode etik sendiri tidak akan dapat menghapus hukuman pidana bagi oknum polisi tersebut. Sebaiknya anggota kepolisian senantiasa menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia dalam proses hukum sehingga kekerasan-kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap masyarakat dapat dihindari serta perlu adanya pendidikan atau pelatihan khusus bagi anggota Kepolisian terkait dengan penempatan masyarakat diatas segalanya bahkan diatas atasan kepolisian tersebut sehingga kekerasan-kekerasan selama proses hukum di kepolisian dapat dicegah.

Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi terhadap Kepatuhan Kontrol di Rumah sakit Umum Kota Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Terhadapa Kepatuhan Kontrol Di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Abstrak Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya tidak terlihat dan baru terlihat saat masalah muncul. Semakin tinggi tekanan darah, maka semakin besar risiko terjadi komplikasi, juga dapat menimbulkan komplikasi bila tidak dideteksi secara dini dan mendapatkan pengobatan yang memadai. Mengurangi angka hipertensi dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan sehingga pasien hipertensi patuh dalam melakukan pengobatan dan kontrol secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien hipertensi terhadap kepatuhan kontrol. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment pre test-post test control group desain. Jumlah sampel 36 responden,18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol dengan teknik sistematis sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pada kelompok intervensi diperoleh hasil p=0.005 yang artinya ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan nilai p=0.549 yang artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan pretes dan posttes pada responden kelompok intervensi mengalami peningkatan yang signifikan dan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat kepatuhan pasien hipertensi sebagian besar adalah patuh baik dari kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Hasil penelitian pada kelompok intervensi menyatakan ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan.

Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Pembuangan Limbah Cair Oleh Usaha Laundry Tanpa Izin Di Kabupaten Bulungan

2022 · Thesis ·

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU PEMBUANGAN LIMBAH CAIR OLEH USAHA LAUNDRY TANPA IZIN DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan. Pertama, bagaimana pengekan hukum pidana terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan? Kedua, apa hambatan dalam penegakan hukum terhadap terhadap pelaku pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan?. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Undang-Undang (statue approach) dan pendekatan Konseptual (conseptual approach). Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Data primer di peroleh melalui wawancara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan dan Kepolisian Resor Bulungan, dan data sekunder di peroleh dari studi kepustakaan yang terdiri dari; bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, bahan hukum primer yaitu; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Bupati Bulungan Nomor 02 Tahun 2006 tentang Izin Pembungan Air Limbah Ke Air, Sumber Air dan Badan Air, dan bahan hukum sekunder; dari Buku, Jurnal, Artikel, dan lainnya, dan bahan hukum tersier, berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dari penelitan ini penulis menyimpulkan bahwa, pertama; penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan selama ini sanksi yang paling sering digunakan adalah sanksi administrasi, jika sanksi ini tidak memadai maka akan di berlakukan upaya hukum lainnya yakni, hukum perdata dan hukum pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kedua; hambatan yang ditemui dalam penegakan hukum terhadap pembuangan limbah cair oleh usaha laundry tanpa izin di kabupaten bulungan adalah; Kurangnya disiplin hukum dan kurangnya kesadaran hukum oleh pelaku usaha.

identifikasi ektoparasit ikan nila (oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda di kota tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan air tawar yang mudah di budidayakan karena memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan cukup baik. Selain itu ikan nila mengandung gizi yang sangat tinggi, memiliki rasa lezat, disukai konsumen, sehingga memiliki nilai ekonominya cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis ektoparasit dan tingkat prevalensi ektoparasit pada Ikan nila (Oreochromis niloticus) pada lokasi yang berbeda, metode yang digunakan adalah metode deskriptif, sampel diambil satu persatu dari wadah selanjutnya diletakkan di atas nampan atau talang, kemudian mematikan saraf otaknya dengan menusuk kepala ikan tersebut. Aspek yang dilihat saat identifikasi ektoparasit yaitu sirip ekor, sirip renang, sisik, mata dan insang yang dilakukan di Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Tarakan. Hasil identifikasi Ektoparasit yang ditemukan ada 2 jenis yaitu Dactylogyrus sp dan Trichodina sp. Tingkat prevalensi tertinggi yaitu Lokasi Kelurahan Kampung satu dengan 86% dengan kategori infeksi sedang dan Lokasi Kelurahan Sebengkok 66% dengan kategori infeksi sangat sering dan Intensitas masing-masing ektoparasit di Lokasi Kampung satu 3,84 ind/ekor dengan kategori Rendah dan Lokasi Sebengkok 8,30 ind/ekor dengan kategori sedang.

Analisis Persepsi Siswa Terhadap Pembelajaran IPA Secara Daring di SMPIT Ulul Albab Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran IPA secara daring di SMPIT Ulul Albab Tarakan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif yang di dukung dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII Al-Mu’minun dan An-Nur yang berjumlah 49 siswa. Hasil analisis diperoleh berdasarkan hasil angket dengan rata-rata persentase 64,14% dikategorikan “Baik” terhadap aspek proses pembelajaran yang berarti selama pembelajaran daring responden dapat memahami dan mengerti terkait materi yang dijelaskan oleh guru. Pada aspek media pembelajaran diperoleh rata-rata persentase 61,62% dikategorikan “Baik” yang berarti media yang digunakan guru bervariasi seperti google classroom, google meet dan whatsApp. Pada aspek interaksi pembelajaran diperoleh rata-rata persentase 41,83% dikategorikan “Cukup Baik” yang berarti beberapa siswa aktif dalam bertanya dan mengerjakan tugas yang digunakan oleh guru. Dapat ditarik kesimpulan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran IPA secara daring pada aspek unsur pembelajaran IPA yang berlangsung dengan baik mulai proses pembelajaran yang berlangsung, media yang digunakan guru membuat siswa tertarik saat pembelajaran dan pada interaksi pembelajaran siswa aktif dalam proses pembelajaran.

KARAKTERISASI KIMIA DAN SENSORI SURIMI BERBAHAN BAKU IKAN PELAGIS (BARAKUDA, GULAMAH DAN BULAN-BULAN) DI PERAIRAN TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Surimi adalah daging lumat yang terkonstrat dengan protein miofibril melalui proses pencucian berulang-ulang menggunakan air dingin yang terstandar dengan penambahan garam dan gula (Cryoprotectant). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas surimi yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dengan menggunakan tiga jenis ikan yang berbeda. Metode penelitian dengan cara deskriptif kualititatif untuk analisis menggunakan rendemen surimi, pengujian kadar air, protein, lemak dan analisis sensori yang meliputi kenampakan, uji lipat dan uji gigit. Hasil penelitian menunjukkan rendemen surimi yang dihasilkan pada ikan barakuda 7,86, gulamah 7,66 dan bulan-bulan 7,26. Proksimat ikan segar yang dihasilkan ikan barakuda dengan kadar air 77,88%, protein 16,23%, lemak 6,67% dan abu 1,61%, gulamah dengan kadar air 79,41%, protein 15,58%, lemak 3,18% dan abu 1,56% sedangkan bulan-bulan kadar air 69,90%, protein 16,52%, lemak 4,18% dan abu 1,06%. Proksimat surimi yang dihasilkan adalah surimi barakuda kadar air 79,22%, protein 12,41% dan lemak 1,61%. surimi gulamah kada air 80,55%, protein 12,94% dan lemak 1,56% sedangakan surimi bulan-bulan kadar air 75,00%, protein 12,69%, dan lemak 1,06%. Sensori surimi barakuda, gulamah dan bulan-bulan mencapai rata-rata 7 sampai 8, dimana surimi yang dihasilkan sesuai dengan SNI 2694:2013.

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI PECAHAN KELAS V SD NEGERI 005 NUNUKAN SELATAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah materi pecahan siswa kelas V SD Negeri 005 Nunukan Selatan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa kemampuan pemecahan masalah yang berjumlah 4 soal. Wawancara dilakukan untuk lebih menggali kemampuan pemecahan masalah siswa. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak ditemukannya siswa berada pada kategori tinggi, hal ini ditunjukkan dengan siswa sebenarnya melakukan pemeriksaan kembali, namun siswa tidak menuliskan pada lembar jawaban. (2) subjek dengan kategori sedang tidak melakukan pemeriksaan kembali karena siswa hanya berada pada tahap melaksanakan rencana. (3) satu siswa dengan kategori sedang mampu mampu memecahkan masalah dengan baik, namun terdapat satu siswa yang tidak mampu menyusun dan melaksanakan rencana pada satu soal kemampuan pemecahan masalah materi pecahan. (4) siswa pada kategori rendah mampu memahami soal, namun tidak mampu menyusun rencana, menyelesaikan rencana dan memeriksa kembali.

Analisis Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Nunukan (Studi Kasus Learning Loss)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19 di SMA Negeri 1 Nunukan, Kab. Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru mata pelajaran Biologi dan siswa kelas XII MIA. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Analisis data diperoleh dari hasil pengumpulan data dengan menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Nunukan dimulai dari tahapan persiapan guru dalam menyusun RPP dan bahan ajar dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Proses pelaksanaan pembelajaran daring melalui aplikasi WhatsApp, Telegram, dan Microsoft Teams. Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran antara lain guru sulit untuk merancang metode dan media yang akan digunakan, siswa sulit memahami materi secara online dan jaringan internet tidak stabil. Sedangkan motivasi belajar siswa selama menjalankan pembelajaran daring mengalami penurunan sehingga penemuan ini menunjukan bahwa ada terjadinya learning loss dalam proses pembelajaran daring selama pandemi.

MAKNA SIMBOLIK TARI JUGIT DEMARING SUKU BULUNGAN (KAJIAN SEMIOTIK)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

SOFIE ELGYANA SUNDARI, 2022. Makna Simbolik Tari Jugit Demaring Suku Bulungan (Kajian Semiotik), Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumala Sari, M.Pd dan Pembimbing Anggota Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S.,M.A Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami dan mampu mendeskripsikan simbol dan makna yang terkandung dalam Tari Jugit Demaring Suku Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa jawaban atau pemaparan hasil wawancara yang disampaikan secara lisan oleh informan yang diwawancarai. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang memiliki pengetahuan tentang Tari Jugit demaring Suku Bulungan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa simbol dan makna yang terdapat dalam setiap prosesi Tari Jugit Demaring Suku Bulungan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, rekam, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu collection (mengumpulkan data), data reduction (reduksi data), dan juga data display (penyajian data). Sumber data dalam penelitian ini adalah Tari Jugit Demaring Suku Bulungan. Hasil penelitian ini berupa simbol dalam Tari Jugit Demaring Suku Bulungan yang berjumlah 31 data, di antaranya yaitu: 21 data berupa benda, dan 10 data berupa gerakan. Data tersebut dikaji menggunakan teori segitiga makna Peirce. Sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang mampu ditangkap oleh panca indera manusia dan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign). Interpretant (interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya pada makna tertentu tentang objek yang merujuk sebuah tanda.

WEWENANG PEMERINTAH PROVINSI TERHADAP PENGAWASAN BAHAN PANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Otonomi daerah adalah penyerahan wewenang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus urusan tertentu. Daerah-daerah yang diberi wewenang untuk mengatur urusan rumah tangganya sendiri ini kemudian disebut daerah otonom. Salah satu asas dalam otonomi daerah adalah asas desentralisasi yang mana asas desentralisasi itu sendiri ialah penyerahan wewenang dari lembaga-lembaga otonom di pusat kepada lembaga otonom di daerah. Pemberian otonomi yang seluas-luasnya kepada daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat. Di samping itu melalui otonomi yang luas diharapkan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan serta potensi dan keanekaragaman daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemberian kewenangan (devolution of authority) kepada pemerintahan daerah, merupakan suatu kebutuhan yang mutlak dan tidak dapat dihindari. Segi positif pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah adalah tugas-tugas pemerintahan akan dijalankan dengan lebih baik, karena masyarakat di daerah sudah sangat memahami konteks kehidupan sosial, ekonomi, dan politik yang disekitar lingkungannya. Desentralisasi merupakan simbol adanya kepercayaan (trust) dari pemerintah pusat kepada daerah. Pemerintahan Daerah yang baik berarti suatu pemerintahan Daerah yang teratur, tiada celanya. Parameter pemerintahan Daerah yang baik berupa pelayanan kepada masyarakat, pemberdayaan warga masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Salah satu urusan pemerintah daerah adalah pelaksanaan pengawasan keamanan pangan atau bahan pokok segar yang akan di distribusi lintas Daerah kabupaten/kota. Pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling penting dan strategis bagi kehidupan manusia. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.

Korelasi Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Biologi di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KORELASI MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat belajar siswa terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas XI pada mata pelajaran biologi di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei, dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI biologi di SMA Muhammdiyah Boarding School. Sedangkan sampel penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA putra yang berjumlah sebanyak 19 siswa dan siswa kelas XI MIPA putri yang berjumlah sebanyak 33 siswi yang dipilih berdasarkan jurusan yaitu MIPA. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan jawaban dari angket minat yang disebarkan langsung di sekolah dan dari hasil nilai ulangan harian yang dilakukan oleh guru mata pelajaran biologi di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi atau hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa (X) terhadap hasil belajar (Y). Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis menggunakan uji regresi dengan nilai signifikan sebesar 0,170 > 0,005 pada KD I dan 0,239 > 0,005 pada KD II. Kata Kunci: Korelasi, Minat, Hasil Belajar

PENGARUH BIOENRICHMENT Artemia salina MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA PADA AKTIVITAS Molting POSTLARVA UDANG WINDU (Penaeus monodon).

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu adalah golongan crustacea yang pertumbuhannya diikuti dengan ganti kulit (molting). Berdasarkan wawancara yang dilakukan, salah satu masalah yang dialami oleh beberapa hatchery di Pantai Amal kota Tarakan adalah Terhambatnya proses molting pada udang fase Post Larva 2. Hal ini diduga berkaitan dengan ketersedian pakan alami atau nutrisi yang diberikan, pengaruh kualitas pakan alami yang diberikan tersebut mempengaruhi proses biosintesis hormon ekdisteroid. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses molting salah satunya menggunakan tumbuhan herbal yaitu tumbuhan karamunting. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengayaan Artemia salina menggunakan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabatricum) dengan konsentrasi yang berbeda dalam mempercepat proses molting pada fase PL 2 udang windu (Penaeus monodon). Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan 1 yaitu tanpa pemberian ekstrak daun karamunting, perlakuan kedua yaitu perendaman dengan konsentrasi ekstrak 50 ppm , perlakuan ketiga yaitu perendaman dengan konsentrasi ekstrak 100 ppm dan perlakuan keempat dengan konsentrasi 150 ppm. Dari hasil penelitian ini didapatkan persentase molting udang windu tertinggi yaitu dengan konsentrasi ekstrak 100 ppm dengan nilai persentase molting sebesar 67%. Tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate) udang windu yang tertinggi juga diperoleh pada perlakuan 100 ppm yaitu sebanyak 70%. Dengan demikian konsentrasi ekstrak daun karamunting yang terbaik dan mampu meningkatkan persentase molting dan kelangsungan hidup post larva udang windu adalah 100 ppm.

RANCANGAN BIMBINGAN KARIR DI SMP NEGERI 8 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rumusan masalah dalam penelitian ini, adalah bagaimana Rancangan bimbingan karir di SMP Negeri 8 Tarakan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini, adalah untuk mendeskripsikan Rancangan bimbingan karir di SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data, yakni menggunakan trianggulasi data, analisis data dengan Trianggulasi, memadukan hasil observasi, wawancara serta studi dokumentasi yang telah didapatkan selama melaksanakan penelitian. Hasil Penelitian menyebutkan bahwa Rancangan bimbingan karir di SMP Negeri 8 Tarakan, menggunakan tahapan yang menjadi indikator penelitian. Tahap rancangan bimbingan karir, adalah a) tahap persiapan yang terdiri dari, melakukan assesmen kebutuhan, mendapatkan dukungan lingkungan sekolah, dan menetapkan dasar perencanaan program. b) tahap perancangan terdiri dari penyusunan program tahunan dan program semester.

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI PECAHAN KELAS V SD NEGERI 005 NUNUKAN SELATAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah materi pecahan siswa kelas V SD Negeri 005 Nunukan Selatan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa kemampuan pemecahan masalah yang berjumlah 4 soal. Wawancara dilakukan untuk lebih menggali kemampuan pemecahan masalah siswa. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak ditemukannya siswa berada pada kategori tinggi, hal ini ditunjukkan dengan siswa sebenarnya melakukan pemeriksaan kembali, namun siswa tidak menuliskan pada lembar jawaban. (2) subjek dengan kategori sedang tidak melakukan pemeriksaan kembali karena siswa hanya berada pada tahap melaksanakan rencana. (3) satu siswa dengan kategori sedang mampu mampu memecahkan masalah dengan baik, namun terdapat satu siswa yang tidak mampu menyusun dan melaksanakan rencana pada satu soal kemampuan pemecahan masalah materi pecahan. (4) siswa pada kategori rendah mampu memahami soal, namun tidak mampu menyusun rencana, menyelesaikan rencana dan memeriksa kembali.

AKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa Bilimbi L) TERHADAP BAKTERI Vibrio Parahaemolyticus SECARA IN VITRO

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vibrio parahaemolyticus merupakan bakteri halophilic gram negatif dan secara alami terdapat di laut dan dapat menginfeksi kepiting bakau (Scylla serrata), udang windu (Penaeus monodon), kelas bivalvia dan ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas daya hambat ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Perlakuan A, B, dan C dengan konsentrasi masing-masing 32 mg/mL, 48 mg/mL, 64 mg/mL. Hasil biakan bakteri dengan pengenceran 10-1 sampai 10-7, diperoleh koloni yang dihitung dari TPC (Total Plate Count) sekitar 1,62×10-6 CFU/mL, sementara uji fitokimia, ekstrak daun belimbing wuluh (A. bilimbi L.) positif mengandung senyawa aktif, seperti flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, saponin, dan fenol. Hasil daya hambat terbaik pada uji in vitro, yaitu pada konsentrasi ekstrak 64 mg/mL dengan zona hambat 15,33±0,84 mm menunjukkan ekstrak daun belimbing wuluh dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus.

WEWENANG PEMERINTAH PROVINSI TERHADAP PENGAWASAN BAHAN PANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH

2022 · Thesis ·

Otonomi daerah adalah penyerahan wewenang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus urusan tertentu. Daerah-daerah yang diberi wewenang untuk mengatur urusan rumah tangganya sendiri ini kemudian disebut daerah otonom. Salah satu asas dalam otonomi daerah adalah asas desentralisasi yang mana asas desentralisasi itu sendiri ialah penyerahan wewenang dari lembaga-lembaga otonom di pusat kepada lembaga otonom di daerah. Pemberian otonomi yang seluas-luasnya kepada daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat. Di samping itu melalui otonomi yang luas diharapkan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan serta potensi dan keanekaragaman daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemberian kewenangan (devolution of authority) kepada pemerintahan daerah, merupakan suatu kebutuhan yang mutlak dan tidak dapat dihindari. Segi positif pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah adalah tugas-tugas pemerintahan akan dijalankan dengan lebih baik, karena masyarakat di daerah sudah sangat memahami konteks kehidupan sosial, ekonomi, dan politik yang disekitar lingkungannya. Desentralisasi merupakan simbol adanya kepercayaan (trust) dari pemerintah pusat kepada daerah. Pemerintahan Daerah yang baik berarti suatu pemerintahan Daerah yang teratur, tiada celanya. Parameter pemerintahan Daerah yang baik berupa pelayanan kepada masyarakat, pemberdayaan warga masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Salah satu urusan pemerintah daerah adalah pelaksanaan pengawasan keamanan pangan atau bahan pokok segar yang akan di distribusi lintas Daerah kabupaten/kota. Pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling penting dan strategis bagi kehidupan manusia. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.

Analisis Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 1 Nunukan (Studi Kasus Learning Loss)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19 di SMA Negeri 1 Nunukan, Kab. Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru mata pelajaran Biologi dan siswa kelas XII MIA. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Analisis data diperoleh dari hasil pengumpulan data dengan menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Nunukan dimulai dari tahapan persiapan guru dalam menyusun RPP dan bahan ajar dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Proses pelaksanaan pembelajaran daring melalui aplikasi WhatsApp, Telegram, dan Microsoft Teams. Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran antara lain guru sulit untuk merancang metode dan media yang akan digunakan, siswa sulit memahami materi secara online dan jaringan internet tidak stabil. Sedangkan motivasi belajar siswa selama menjalankan pembelajaran daring mengalami penurunan sehingga penemuan ini menunjukan bahwa ada terjadinya learning loss dalam proses pembelajaran daring selama pandemi.