2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kesulitan dalam penyelesaian masalah matematika khususnya dalam materi operasi hitung perkalian dan pembagian pecahan menimbulkan berbagai persepsi jawaban yang diberikan oleh siswa, baik jawaban benar maupun jawaban yang kurang tepat. Dari kenyataan tersebut diketahui bahwa siswa memiliki kemampuan fleksibilitas kognitif yang berbeda dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penyelesaian masalah pecahan pada siswa kelas V SD ditinjau berdasarkan fleksibilitas kognitif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling dalam menentukan subjek. Adapun instrumen penelitian yang digunakan ialah tes penyelesaian masalah yang berupa esai dan pedoman wawancara, kemudian semua instrumen divalidasi terlebih dahulu oleh validator sehingga layak untuk digunakan dalam penelitian. Hasil yang didapatkan dari penelitian ialah bahwa subjek mampu menyelesaikan masalah operasi hitung perkalian dan pembagian pecahan dengan menggunakan beberapa alternatif jawaban menggunakan berbagai strategi atau teknik penyelesaian yang menghasilkan jawaban sama dan benar di setiap prosesnya. Tahapan penyelesaian masalah yang digunakan adalah tahapan penyelesaian dari Polya dengan 4 tahapan yaitu: Memahami masalah, Menyusun rencana, Melaksanakan rencana, dan Melihat kembali. Proses kognitif yang terlibat meliputi kemampuan dalam memvisualisasikan soal ke dalam bentuk gambar, melakukan trial-and-error (tebak dan periksa), dan menggunakan masalah matematis. Kemudian, didapati juga bahwa fleksibilitas kognitif ditemukan dalam proses atau tahapan penyelesaian masalah menurut Polya yang memunculkan adanya 3 tahapan, yaitu: (1) Memahami masalah, (2) Menyusun rencana, dan (3) Melaksanakan rencana.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam proses pembelajaran matematika terutama materi geometri guru sudah menggunakan model serta metode pembelajaran dengan berbagai model tetapi siswa mengalami kesulitan untuk bisa memahami geometri karena terlalu abstrak. Selain itu, siswa tidak mampu mengikuti apa yang di ajarkan oleh guru, karena adanya perbedaan proses berpikir antara siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level berpikir geometri siswa sekolah dasar kelas V bedasarkan teori Van Hiele. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan calon subjek 23 kemudian 1 subjek terpilih untuk dijadikan subjek dalam penelitian. Pemilihan subjek tersebut bedasarkan karakteristik level berpikir geometri Van Hiele. Adapun instrumen penelitian yang digunakan ialah tes soal VHGT berupa 25 soal pilihan ganda dan pedoman wawancara. Hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan model Miles and Huberman. Hasil yang didapatkan dari penelitian yaitu 23 siswa yang diteliti ditemukan bahwa terdapat satu siswa yang berada pada level berpikir geometri Van Hiele level 0 (pengenalan), 21 siswa berada pada level pre-0, dan satu siswa lagi tidak dapat ditentukan level berpikirnya atau berada di kategori nofit. Sehingga dapat dikatakan bahwa level berpikir geometri siswa sekolah dasar kelas V masih rendah dan belum mencapai level yang diharapkan untuk siswa SD kelas V yaitu Level 1 (analisis).
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Alat tangkap jaring insang hanyut (drift gillnet) yang digunakan oleh nelayan kampung nelayan Mansapa merupakan alat tangkap yang memiliki bentuk umum empat persegi panjang yang menangkap ikan yang bersifat pasif. Komposisi jenis dan ukuran hasil tangkapan jaring insang hanyut (drift gillnet) di Kabupaten Nunukan sangat diperlukan karena selain belum pernah dilakukan penelitian tersebut, informasi ilmiah terkait dengan komposisi (jenis dan ukuran) juga berguna sebagai informasi ilmiah dasar terhadap masyarakat dalam pengembangan ilmu bidang perikanan tangkap dan sebagai dasar ilmiah pada kebijakan pengelolaan lestari dan berkelanjutan sumberdaya perikanan khususnya pada perikanan jaring insang hanyut.Tujuan penelitian adalah untuk menguraikan nilai persentase komposisi jenis ikan, kategori tangkapan, menguraikan nilai persentase hasil tangkapan utama, hasil tangkapan sampingan dan hasil tangkapan buangan serta distribusi frekuensi ukuran panjang (total, standar dan cagak) dan berat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif selama bulan Desember- Februari 2024, dengan purposive sampling sebanyak 6 kali sampling. Hasil tangkapan alat tangkap jaring insang selama penelitian terdapat 5 jenis ikan yaitu Tenggiri papan, Senangin, Perak, Selangat dan Manyung. Nilai persentase komposisi per jenis berdasarkan berat ukuran yang tertinggi yaitu yaitu ikan tenggiri papan 39,34 % dan terendah yaitu ikan manyung 0,47 % sedangkan berdasarkan individu nilai yang tertinggi yaitu selangat sebanyak 64,94% ekor. dan ikan yang paling sedikit yaitu ikan manyung sebanyak 0,16%.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berpikir kreatif merupakan proses berpikir dari berbagai gagasan dalam menyelesaikan suatu persoalan dan menghasilkan suatu produk dalam memecahkan masalah matematika yang memenuhi aspek kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelesaian masalah operasi hitung pecahan pada siswa yang berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan penyelesaian masalah operasi hitung pecahan yang kemudian dikonfirmasi dengan proses wawancara. Sebanyak 25 siswa kelas V yang menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes kemampuan penyelesaian masalah operasi hitung pecahan, yang kemudian dipilih yang memenuhi indikator berpikir kreatif. Setelah itu peneliti memilih 3 siswa yang memenuhi indikator berpikir kreatif untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa hanya memenuhi 2 indikator yaitu kefasihan dan fleksibilitas. Pada tahap preparasi siswa dapat menuliskan informasi awal baik hal yang diketahui maupun yang ditanya pada soal dengan benar. Tetapi dalam hal menjelaskan maksud soal cenderung merasa kesulitan menyusun kata-kata. Pada tahap inkubasi siswa cenderung diam dengan memperhatikan informasi yang ada pada soal dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Pada tahap iluminasi, siswa mendapatkan ide atau strategi untuk memecahkan masalah yang dituangkan langsung pada kertas yang disediakan. Pada tahap verifikasi siswa memeriksa kembali ide yang diperolehnya atau jawaban yang sudah dituliskan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana problematika yang ada dalam perencanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran matematika fase E di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekan studi kasus. Subjek penelitian ini guru matematika SMA fase E dengan menggunakan teknik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini diwujudkan dalam bentuk tema-tema yang dihasilkan dari analisis data. Berdasarkan tema-tema tersebut diperoleh beberapa problematika guru dalam perencanaan pembelajaran yang terdapat dalam pembelajaran matematika. Problematika perencanaan pembelajaran matematika fase E di SMA Negeri 2 Tarakan yaitu Kesulitan menurunkan tujuan pembelajaran (TP) dari capaian pembelajaran (CP) karena adanya perbedaan karakteristik siswa di dalam kelas yang memiliki kebutuhan, gaya belajar, dan tingkat pemahaman yang beragam, sehingga dapat menjadi faktor yang mempengaruhi pemahaman guru terhadap tujuan pembelajaran di dalam kelas. Kesulitan manajement waktu merancang Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul ajar disebabkan adanya tuntutan pekerjaan yang komplek sehingga guru tidak membuat ATP lebih mendahulukan membuat modul ajar dan LKPD serta target alokasi waktu pada modul ajar yang tidak sesuai. Kesulitan merancang LKPD karena guru kesulitan menyesuaikan LKPD dengan materi. Kesulitan dalam merancang alat peraga karena tidak semua materi bisa menggunakan alat peraga.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesulitan dalam penyelesaian masalah matematika khususnya dalam materi operasi hitung perkalian dan pembagian pecahan menimbulkan berbagai persepsi jawaban yang diberikan oleh siswa, baik jawaban benar maupun jawaban yang kurang tepat. Dari kenyataan tersebut diketahui bahwa siswa memiliki kemampuan fleksibilitas kognitif yang berbeda dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penyelesaian masalah pecahan pada siswa kelas V SD ditinjau berdasarkan fleksibilitas kognitif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling dalam menentukan subjek. Adapun instrumen penelitian yang digunakan ialah tes penyelesaian masalah yang berupa esai dan pedoman wawancara, kemudian semua instrumen divalidasi terlebih dahulu oleh validator sehingga layak untuk digunakan dalam penelitian. Hasil yang didapatkan dari penelitian ialah bahwa subjek mampu menyelesaikan masalah operasi hitung perkalian dan pembagian pecahan dengan menggunakan beberapa alternatif jawaban menggunakan berbagai strategi atau teknik penyelesaian yang menghasilkan jawaban sama dan benar di setiap prosesnya. Tahapan penyelesaian masalah yang digunakan adalah tahapan penyelesaian dari Polya dengan 4 tahapan yaitu: Memahami masalah, Menyusun rencana, Melaksanakan rencana, dan Melihat kembali. Proses kognitif yang terlibat meliputi kemampuan dalam memvisualisasikan soal ke dalam bentuk gambar, melakukan trial-and-error (tebak dan periksa), dan menggunakan masalah matematis. Kemudian, didapati juga bahwa fleksibilitas kognitif ditemukan dalam proses atau tahapan penyelesaian masalah menurut Polya yang memunculkan adanya 3 tahapan, yaitu: (1) Memahami masalah, (2) Menyusun rencana, dan (3) Melaksanakan rencana.
2024 · Thesis ·
Beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia merupakan perilaku seorang pelajar untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang berorientasi pada Tuhan sehingga dapat menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena yang terjadi dilapangan antara lain siswa kurang dalam melaksanakan sholat, kurangnya kedisiplinan, kurangnya sikap 3S, kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, kurangnya ketertiban saat pelaksanaan upacara bendera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media film untuk meningkatkan dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia pada siswa MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 197 siswa dengan mnggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 12 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur tingkat dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Teknik analisis data dalam hasil dari penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji Wilcoxon, diperoleh asym sig sebesar 0,002 dengan taraf signifikan (α) sebesar 5% (0,05). Sehingga dapat diartikan asym sig α atau 0,002 0,5 sehingga menunjukan bahwa Ha diterima dengan hipotesis terdapat pengaruh media film untuk meningkatkan dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia pada siswa MAN Tarakan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh tiap-tiap anak didik. Jika anak didik memiliki keterampilan membaca yang baik, maka mereka akan mudah memahami informasi yang dibaca. Begitu sebaliknya, jika anak didik memiliki kemampuan membaca yang rendah, maka tentunya hal tersebut akan menjadi hambatan dalam proses belajarnya. Sehingga dalam hal ini, terdapat salah satu siswa kelas VII tepatnya di sekolah SMPN 3 Tanjung Palas Utara, yang mengalami kemampuan membaca rendah. Dengan adanya kemampuan membaca rendah tersebut, memberikan dampak yang signifikan dalam aspek kehidupan siswa. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu untuk membahas terkait dampak kemampuan membaca yang rendah pada siswa di SMPN 3 Tanjung Palas Utara. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus telah digunakan dalam penelitian ini. Dalam hal ini, peneliti melakukan pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan mewawancarai sumber data primer yang terdiri dari siswa berinisial r dan data sekunder yang terdiri dari wali kelas serta orang tua siswa. Penelitian ini menemukan beberapa dampak signifikan pada siswa berinisial r yang memiliki kemampuan membaca rendah, yang meliputi prestasi akademik berupa nilai rendah dan hasil belajar rendah. Kemudian, terdapat komunikasi interpersonal berupa hambatan dalam berkomunikasi siswa dengan teman, orang lain dan guru. Sedangkan pada segi psikologis, siswa memiliki kurangnya kepercayaan diri. Selain itu, terdapat masalah kognitif siswa yang meliputi kesulitan dalam mata pelajaran, masalah memori dan bahasa, kesulitan berkosentrasi, kesulitan mengerjakan tugas, kesulitan berfikir, serta kesulitan dalam memahami materi. Sedangkan pada emosional siswa terdapat rasa cemas, tidak nyaman, merasa terganggu, dan bingung ketika diminta untuk membaca. Kemudian terdapat dampak lain berupa ketinggalan pelajaran, malas membaca, serta tidak naik kelas. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan sebuah rekomendasi pada penelitian selanjutnya untuk memberikan pendekatan maupun intervensi yang tepat dalam mengatasi kemampuan membaca rendah.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan Profil Kesehatan Tahun 2023 mengatakan bahwasannya terjadi penurunan Angka Kematian Ibu yaitu 194 per 100.000 kelahiran hidup. Penurunan AKI dan AKB saat ini masih merupakan program kesehatan prioritas di Indonesia. Bidan sebagai pemberi asuhan kebidanan memiliki posisi strategis untuk berperan dalam upaya percepatan penurunan AKI dan AKB. Tujuan penyusunan LTA ini untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil Trimester III yang fisiologis dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Pelayanan asuhan kehamilan pada Ny. S G2P1A0 di lakukan di Puskesmas Karang Rejo, Jl. R.A Kartini, Kecamatan Tarakan Barat Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Waktu yang di gunakan selama melakukan asuhan yaitu pada bulan Desember 2023 - Januari 2024. Pada kasus Ny. S masa kehamilan yang dialami tidak terdapat masalah dalam kehamilan. Ny. S melakukan kunjungan antenatal sebanyak 4 kali dan belum memenuhi standart asuhan antenatal yaitu minimal 6 kali. Ny. S belum memenuhi standart asuhan 14 T. Tidak ada masalah yang di alami Ny. S selama kehamilannya hanya memberikan konseling pada Ny. S dengan pemberian pendidikan kesehatan. Seluruh asuhan yang dilakukan pada Ny. S sudah sesuai dengan standart dan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu respon marah yang diekspresikan dengan melakukan ancaman, mencederai diri sendiri atau orang lain, dan dapat merusak lingkungan sekitar. Tanda-tanda utamanya mencakup perilaku subjektif seperti mengkritik, mengumpat, berbicara keras, dan berbicara tiba-tiba, serta perilaku objektif seperti serangan fisik, melukai diri sendiri, gangguan terhadap lingkungan, dan ledekkan kasar. Tanda-tanda minornya antara lain manifestasi fisik seperti mata melotot, tangan terkepal, rahang terkatup, wajah memerah, dan postur tubuh kaku. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien yang meliputi identifikasi data hasil pengkajian, diganosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pada pasien risiko perilaku kekerasan di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Hasil pengkajian antara klien 1 dan 2 dengan diagnosa resiko perilaku kekerasan didapatkan perbedaan meliputi identitas pasien, alasan masuk rumah sakit, faktor predisposisi, pemeriksaan fisik, psikososial, penyebab, tanda dan gejala perilaku yang dilakukan, akibat perilaku kekerasan, status mental, dan mekanisme koping. Berdasarkan hasil penelitian review kasus penerapan asuhan keperawatan pada klien dengan risiko perilaku kekerasan pada 2 klien selama 5 hari. Tujuan dan kriteria hasil yang diharapkan dan ingin dicapai setelah dilakukan tindakan sesuai dengan waktu yang ditentukan dan diharapkan klien mampu mengenali risiko perilaku kekerasan yang dialami, dapat mengontrol dan mengurangi risiko perilaku kekerasan, mampu mengikuti program pengobatan secara optimal. Respon klien setelah melakukan tindakan yang diberikan yaitu klien 1 tidak mengingat tindakan yang telah diberikan dan hanya melakukan hingga SP 2 sedangkan klien 2 kooperatif dan mampu melanjutkan ke SP 3. Diharapkan institusi untuk bisa menambah referensi mengenai strategi pelaksanaan tindakan yang akan diintervensikan oleh mahasiswa ke pasien.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan Profil Kesehatan Tahun 2023 mengatakan bahwasannya terjadi penurunan Angka Kematian Ibu yaitu 194 per 100.000 kelahiran hidup. Penurunan AKI dan AKB saat ini masih merupakan program kesehatan prioritas di Indonesia. Bidan sebagai pemberi asuhan kebidanan memiliki posisi strategis untuk berperan dalam upaya percepatan penurunan AKI dan AKB. Tujuan penyusunan LTA ini untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil Trimester III yang fisiologis dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Pelayanan asuhan kehamilan pada Ny. L G4P3A0 di lakukan di Puskesmas Pantai Amal Jl. Sei Kayan Rt. 03 Pantai amal lama, Kecamatan Tarakan Timur, Kalimantan Utara. Waktu yang di gunakan selama melakukan asuhan yaitu pada bulan Januari 2024 – Februari 2024. Pada kasus Ny. L pada kasus Ny.L masa kehamilan yang dialami tidak terdapat masalah dalam kehamilan. Ny. L melakukan kunjungan antenatal sebanyak 6 kali dan sudah memenuhi standart asuhan antenatal yaitu 6 kali. Ny. L memenuhi standart asuhan 10 T. Seluruh asuhan yang dilakukan pada Ny. L sudah sesuai dengan standart dan tidak ada kesenjangan teori dan praktik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kesulitan menulis merupakan suatu ketidakampuan seseorang dalam menuangkan pikiran, ide dan gagasan menjadi sebuah tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan menulis yang dialami siswa kelas IV pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi gagasan utama atau ide pokok. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-A SDN Utama 2 Tarakan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskripsi. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kategori sangat mampu, mampu, cukup mampu, kurang mampu. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes dan wawancara. Adapun tahapan analisis data dilakukan yaitu: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, 3) Penarikan Kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa kesulitan menulis yang dialami siswa pada materi gagasan utama/ ide pokok yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dimana membuat siswa kesulitan untuk mengerjakan tes soal yang berikan dikarenakan siswa masih kurang paham dalam materi gagasan utama atau ide pokok, serta belum mampu menemukan letak gagasan utama/ ide pokok pada paragraf yang dimana letak gagasan utama dalam suatu paragraf dapat ditemukan di awal paragraf (paragraf deduktif), di akhir paragraf (paragraf induktif), dan di awal dan di akhir paragraf (paragraf campuran), adapun ide pokok tersebut kadang-kadang berada di tengah paragraf. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu pada soal tes tentang menegaskan gagasan utama maupun menentukan jenis paragraf sudah masuk dalam kategori cukup baik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Nindi Riski Ananda. 2024. Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023/2024. Komunikasi interpersonal pada mahasiswa ini menjadi sangat penting karena dalam bergaul dengan teman sebayanya mahasiswa sering dihadapkan dengan hal-hal yang membuatnya harus mampu menyatakan pendapat pribadinya tanpa disertai emosi, marah atau sikap kasar, bahkan mahasiswa harus mencoba menetralisasi keadaan apabila terjadi suatu konflik. Metode penelitianya adalah Survey, populasi dan sampel adalah mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data menggunakan Angket dan analisis data dengan presentase. Berdasarkan hasil, maka diperoleh dari angket yang terdiri dari 42 item pernyataan dengan 4 alternatif jawaban. Dari hasil analisis data, secara keseluruah terdapat pada kategori tinggi, dengan presentase 32,81% yang berada pada interval 179-217. Artinya komunikasi dikalangan mahasiswa merupakan suatu kebutuhan yang kuat. Karena dalam berkomunikasi terdapat keinginan untuk mempunyai banyak teman, membangun hubungan antar teman yang lebih baik, menjadikan seseorang harus memiliki penerimaan diri yang baik agar tercipta suatu hubungan yang baik dan sehat
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pentingnya peran matematika dalam kehidupan sebagai ilmu dan pengembangan daya pikir manusia. Seluruh masyarakat perlu untuk memahami dan menguasai matematika. Terlebih pada bagi guru atau calon guru sekolah dasar yang akan menanamkan konsep matematika dasar pada para peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan masalah matematika sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa yang berada pada kriteria kemampuan rendah sebanyak 93,55 %. Dalam penelitian ini dipilih 3 subjek penelitian yang diambil dari kriteria rendah dan mahasiswa yang mengerjakan soal terbanyak namun mengalami kesalahan. Melalui lembar kerja mahasiswa dan wawancara subjek penelitian didapatkan semua aspek kesalahan muncul namun secara keseluruhan problematika dalam menyelesaikan masalah muncul secara dominan pada 3 aspek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga problematika utama yang dihadapi oleh mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika sekolah dasar. Pertama, mahasiswa mengalami kesulitan pada aspek bahasa dalam memahami soal cerita. Kedua, mahasiswa kurang menguasai materi matematika sekolah dasar. Ketiga, mengalami kesalahan pada aspek tanggapan. Terjadinya kekeliruan dalam menentukan rumus yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Literasi matematika merupakan kemampuan memahami dan menggunakan konsep dasar matematika dalam berbagai konteks untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten quantity. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa di kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan soal PISA. Siswa dengan kategori rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal quantity sedangkan kategori sedang mengalami sedikit kendala dalam menyelesaikan soal quantity dan kategori tinggi tidak mengalami kesulitan sama sekali.Temuan tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan matematika siswa dengan hasil literasi matematika siswa. Dengan demikian, untuk meningkatkan literasi matematika siswa dapat dilakukan dengan guru merancang program pembelajaran yang sesuai dengan siswa, memberikan pembelajaran sesuai dengan gaya belajar siswa, dan membiasakan siswa untuk menyelesaikan soal-soal bertipe PISA.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Self- harm merupakan setiap perilaku sengaja yang bukan termasuk bunuh diri yang menyebabkan luka pada tubuh dengan tujuan melepaskan penderitaan emosional. Perilaku self-harm juga ditemukan di SMP Negeri 14 Tarakan, terdapat kurang lebih 24 kasus self-harm jenis self-cutting di sekolah tersebut. Self-cutting termasuk bentuk dari cara melukai diri sendiri dengan mengoreskan atau menyayat benda tajam pada salah satu bagian tubuh. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan perilaku self-harm adalah menerapkan layanan konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT). Teknik rational emotive behavior therapy (REBT) membantu seseorang menyadari bahwa mereka dapat hidup lebih rasional dan produktif, mengubah kebiasaan berpikir serta perilaku yang merusak diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm pada peserta didik di SMP Negeri 14 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 160 peserta didik dan sampel berjumlah 5 peserta didik kelas VII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang perilaku self-harm. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm peserta didik kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan tahun pelajaran 2023/2024.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ilham Maulana, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan di SMA N 2 Tarakan kelas XII Bahasa. Kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkahlaku dan perbuatan siswa yang secara sadar melakukan aktifitas di sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku. Upaya guru BK dalam mengatasi kedisiplinan, adapaun upaya preventif yang dilakukan terkait dengan tindakan pengendalian untuk mencegah ketidakdisiplinan, dan upaya kuratif terkait tindakan yang dilakukan guru BK setelah pelanggaran kedisiplinan terjadi, serta tindakan berupa pemberian sanksi kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan datanya, subjek primer yang datanya akan diambil adalah guru BK yang dipilih berdasarkan subjek yang mewakili, sedangkan untuk subjek sekundernya diambil secara non-random yaitu wali kelas yang banyak terlibat dalam proses kegiatan yang guru BK lakukan dan siswa kelas XII yang pernah mendapatkan layanan BK terkait masalah kedisiplinan. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan, diketahui bahwa guru BK telah berperan dengan melakukan pemberian layanan bimbingan klasikal konseling kelompok dan konseling individu kepada siswa yang melanggar kedisiplinan. setelah pemberian layanan guru BK melakukan pendampingan kepada siswa dengan kurun waktu yang tidak terbatas dalam bentuk pemantauan dan pengawasan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Lusiana. 2024. Penelitian ini berfokus pada perilaku prokrastinasi akademik pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengaruh Layanan Bimbingan kelompok dapat mempengaruhi prokrastinasi siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Pengambilan data dilakukan melalui skala prokrastinasi oleh teori Ferrari (dalam Ghufron & Risnawita, 2017). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan yang berjumlah 96 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Random Sampling yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini memakai metode penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis menggunakan analisis statistik nonparametic yaitu uji paired sample test yang dimana berdasarkan hasil nilai Asymp.Sig, (2-tailed) untuk uji dua arah adalah sebesar 0,000 0,005 yang artinya terdapat perbedaan rata-rata antara pretest dan postest, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tarakan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandiriana belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa SMA Mhammadiyah Tarakan kelas XI. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan proportionate random sampling. Sampel yang diambil dalam penelitian ini 67 responden siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS for windows untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori kemandirian belajar siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan dominan pada kategori tinggi dengan persentase 57%. Hasil hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan dominan pada kategori sangat rendah dengan persentase 96%. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemandirian belajar memberikan kontribusi 20,3% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan. Hal ini menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa berpengaruh negatif secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan.