Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana problematika yang ada dalam perencanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran matematika fase E di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekan studi kasus. Subjek penelitian ini guru matematika SMA fase E dengan menggunakan teknik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini diwujudkan dalam bentuk tema-tema yang dihasilkan dari analisis data. Berdasarkan tema-tema tersebut diperoleh beberapa problematika guru dalam perencanaan pembelajaran yang terdapat dalam pembelajaran matematika. Problematika perencanaan pembelajaran matematika fase E di SMA Negeri 2 Tarakan yaitu Kesulitan menurunkan tujuan pembelajaran (TP) dari capaian pembelajaran (CP) karena adanya perbedaan karakteristik siswa di dalam kelas yang memiliki kebutuhan, gaya belajar, dan tingkat pemahaman yang beragam, sehingga dapat menjadi faktor yang mempengaruhi pemahaman guru terhadap tujuan pembelajaran di dalam kelas. Kesulitan manajement waktu merancang Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul ajar disebabkan adanya tuntutan pekerjaan yang komplek sehingga guru tidak membuat ATP lebih mendahulukan membuat modul ajar dan LKPD serta target alokasi waktu pada modul ajar yang tidak sesuai. Kesulitan merancang LKPD karena guru kesulitan menyesuaikan LKPD dengan materi. Kesulitan dalam merancang alat peraga karena tidak semua materi bisa menggunakan alat peraga.