Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ANA

1.304 karya publik ditemukan.

2026: 3052025: 2302024: 2562023: 1832022: 2012021: 872020: 392019: 1

PENGARUH BELANJA MODAL DAN BELANJA BANTUAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal dan belanja bantual sosial dalam penanggulangan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang mencakup belanja modal, belanja bantuan sosial dan kemiskinan tahun 2018-2025 di Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel belanja modal dan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel belanja modal dan belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.

PENGARUH KOMPETENSI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA DENGAN KOMITMEN SEBAGAI VARIABLE MEDIASINYA PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN MALINAU

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja karyawan, dengan komitmen organisasi berfungsi sebagai variabel mediasi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malinau. Latar belakang penelitian didasarkan pada berbagai isu yang berkaitan dengan kinerja karyawan, antara lain keterbatasan kompetensi teknis, efektivitas pelatihan yang tidak optimal, dan variasi tingkat komitmen karyawan dalam melaksanakan tugas pelayanan publik. Teori Resource-Based View (RBV) digunakan untuk menjelaskan bagaimana kompetensi dan pelatihan berkontribusi pada peningkatan kemampuan organisasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif menggunakan analisis jalur untuk memeriksa hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Temuan ini menyoroti bahwa peningkatan kinerja tidak hanya bergantung pada keterampilan dan pengetahuan teknis karyawan, tetapi juga pada tingkat keterikatan psikologis mereka dengan organisasi. Selain berkontribusi secara teoritis di bidang manajemen sumber daya manusia, penelitian ini memberikan rekomendasi praktis, antara lain pengembangan program pelatihan berbasis kebutuhan, penguatan budaya organisasi, dan penerapan kebijakan pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kinerja pegawai di lingkungan lembaga pemerintah daerah.

PENGARUH KOMPETENSI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA DENGAN KOMITMEN SEBAGAI VARIABLE MEDIASINYA PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN MALINAU

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja karyawan, dengan komitmen organisasi berfungsi sebagai variabel mediasi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malinau. Latar belakang penelitian didasarkan pada berbagai isu yang berkaitan dengan kinerja karyawan, antara lain keterbatasan kompetensi teknis, efektivitas pelatihan yang tidak optimal, dan variasi tingkat komitmen karyawan dalam melaksanakan tugas pelayanan publik. Teori Resource-Based View (RBV) digunakan untuk menjelaskan bagaimana kompetensi dan pelatihan berkontribusi pada peningkatan kemampuan organisasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif menggunakan analisis jalur untuk memeriksa hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Temuan ini menyoroti bahwa peningkatan kinerja tidak hanya bergantung pada keterampilan dan pengetahuan teknis karyawan, tetapi juga pada tingkat keterikatan psikologis mereka dengan organisasi. Selain berkontribusi secara teoritis di bidang manajemen sumber daya manusia, penelitian ini memberikan rekomendasi praktis, antara lain pengembangan program pelatihan berbasis kebutuhan, penguatan budaya organisasi, dan penerapan kebijakan pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kinerja pegawai di lingkungan lembaga pemerintah daerah.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PERMAINAN GEGALA TERHADAP KEPEKAAN SOSIAL SISWA KELAS X MP 2 SMK NEGERI 2 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepekaan sosial siswa kelas X MP 2 di SMK Negeri 2 Tarakan dipengaruhi oleh layanan bimbingan kelompok yang menggunakan permainan Gegala. Strategi kuantitatif menggunakan desain eksperimen sejati dengan Kelompok Kontrol Pretest-Posttest digunakan. Dari 29 siswa dalam populasi penelitian, 16 dipilih secara acak dan dibagi menjadi dua kelompok: delapan untuk kelompok eksperimen dan delapan untuk kelompok kontrol. Skala Likert, yang mencakup tiga komponen dan berdasarkan tanda dari Scott (1991), digunakan untuk mengukur kepekaan sosial. 1) Morality; 2) Prosocial; dan 3) Emphati. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 21.0 for Windows. Temuan analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi kelompok eksperimen adalah 0,004 (kurang dari 0,05), sedangkan kelompok kontrol adalah 0,002 (juga kurang dari 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi untuk kedua kelompok kurang dari 0,05. Lebih lanjut, hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan bahwa kepekaan sosial siswa pada kelompok eksperimen berbeda secara signifikan dari kelompok kontrol, yang mendukung penerimaan hipotesis penelitian. Dengan demikian, kepekaan sosial siswa kelas X MP 2 di SMK Negeri 2 Tarakan dipengaruhi oleh layanan bimbingan kelompok menggunakan permainan gegala.

Pengembangan Sistem Deteksi Dini Kebakaran Berbasis Mobile Robot IoT Terintegrasi Kamera Dan Web Monitoring

2026 · Thesis ·

Kebakaran merupakan bencana yang menimbulkan kerugian signifikan terhadap keselamatan jiwa dan harta benda, yang sering diperparah oleh keterlambatan respons akibat deteksi manual. Penelitian ini mengusulkan sistem deteksi dini kebakaran berbasis mobile robot Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan kamera dan web monitoring. Sistem menggunakan sensor DHT22, MQ-2, sensor api 5 channel, sensor ultrasonik, serta kamera ESP32-CAM, dengan ESP32-S3 sebagai pusat kendali yang mengirimkan data ke web berbasis Laravel melalui HTTP REST API. Metode Rule-Based System (RBS) digunakan untuk mengklasifikasikan kondisi menjadi Aman, Waspada, dan Bahaya, sekaligus mengatur pergerakan robot. Hasil pengujian menunjukkan sistem bekerja secara fungsional dan terintegrasi dengan baik, dengan akurasi keseluruhan sebesar 61,1% dari 18 skenario pengujian. Kinerja sistem lebih optimal pada kondisi indoor (88,9%) dibandingkan outdoor (33,3%), yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Sistem memiliki keandalan komunikasi yang baik dengan nilai packet loss sebesar 0%, namun masih terdapat delay yang cukup tinggi, yaitu rata-rata 1998,04 ms pada indoor dan 1342,3 ms pada outdoor. Perbedaan nilai delay tersebut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan pengujian, di mana pada pengujian indoor terdapat hambatan berupa tembok dan struktur bangunan yang dapat mengganggu transmisi data, sedangkan pada pengujian outdoor lingkungan cenderung lebih terbuka sehingga proses komunikasi data berlangsung lebih baik. Secara keseluruhan, sistem mampu melakukan deteksi dini kebakaran secara otomatis, meskipun masih memerlukan optimasi sensor, navigasi, dan komunikasi data untuk meningkatkan kinerja, khususnya pada kondisi outdoor.

ESG, Likuiditas, dan Nilai Perusahaan: Analisis Peran Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tingkat likuiditas terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengungkapan ESG diproksikan menggunakan ESG Score, yang mengacu pada Metrik ESG ASEAN. Likuiditas diproksikan oleh Current Ratio (CR), profitabilitas diukur dengan Return On Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural (Ln PBV). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan menganalisis 290 data observasi menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengungkapan ESG dan likuiditas terhadap nilai perusahaan berhasil ditunjukkan. Namun, profitabilitas tidak terbukti berperan sebagai variabel moderasi, baik dalam hubungan antara pengungkapan ESG maupun likuiditas terhadap nilai perusahaan. Nilai R-Square sebesar 0,078 mengindikasikan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan 7,8% variasi nilai perusahaan, sementara 92,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan ESG dan likuiditas merupakan faktor penting dalam membentuk persepsi investor terhadap nilai perusahaan, sedangkan tingkat profitabilitas belum menjadi pertimbangan utama.

Pemanfaatan Machine Learning untuk Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan : Sintesis Literatur

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Artificial intelligence advancements are transforming accounting and auditing methods, particularly in identifying fraud in increasingly complicated financial accounts The limitations of conventional audit methods in identifying patterns of anomalies in large-scale data have led to the use of machine learning as a more efficient approach. This study was to investigate global research trends, identify the methods employed, and suggest future research prospects. The method used was a systematic literature review (SLR) based on PRISMA criteria, with 162 publications picked from the Scopus database between 2019 and 2024 The results show a huge rise in research. Decision trees, support vector machines, and neural networks are the most commonly utilized algorithms for categorizing fraud and non-fraud data. Although effective, the method is limited in terms of interpretability and data requirements. This study provides an overview of the current state of the art and lays the groundwork for future technology-based audit research and practice.

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEMERDEKAAN PERS SEBAGAI BENTUK PEMENUHAN HAK ATAS INFORMASI BAGI PUBLIK

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Akses terhadap data publik merupakan amanat konstitusional dalam menjalankan roda pemerintahan yang berdaulat sekaligus instrumen demokrasi yang memberikan mandat kepada Media Pers serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk mendistribusikan berita sesuai koridor hukum. Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya diskrepansi antara regulasi dengan implementasi, ditandai dengan aksi birokrat yang menutup akses informasi serta adanya tekanan terhadap awak media yang menyimpangi prosedur baku. Studi ini dirancang untuk membedah tanggung jawab otoritas negara dalam mengelola informasi terbuka serta menganalisis sistem proteksi yuridis bagi jurnalis dan institusi media saat memublikasikan kabar kepada khalayak. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), konseptual (conceptual approach), dan studi kasus (case approach), analisis ini mengeksplorasi referensi hukum primer, sekunder, hingga materi nonhukum. Hasil penelitian menegaskan bahwa tanggung jawab negara dalam pemenuhan informasi adalah kewajiban mutlak aparatur negara demi mencegah praktik korupsi, sementara negara wajib menjamin keamanan ekosistem pers agar dapat bekerja secara profesional dalam menyajikan fakta objektif yang berfungsi sebagai fungsi kontrol sosial. Secara spesifik tanggung jawab negara dalam keterbukaan informasi public dan perlindungan hukum terhadap wartawan dan perusahaan pers yaitu memastikan informasi harus bersifat terbuka setiap dikelola badan publik pengecualian informasi harus berdasarkan uji konsenkuensi yang ketat dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku. Wartawan dan perusahaan pers harus juga dijamin perlindungannya oleh negara dengan setiap kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan dan penyampaian berita melalui perusahaan pers tidak boleh dikenakan hukum pidana dan perdata melainkan dengan dewan pers selagi menaati kode etik jurnalistik dan ketentuan peraturan perundang-undangan pers dan keterbukaan informasi publik

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEMERDEKAAN PERS SEBAGAI BENTUK PEMENUHAN HAK ATAS INFORMASI BAGI PUBLIK

2026 · Thesis ·

Akses terhadap data publik merupakan amanat konstitusional dalam menjalankan roda pemerintahan yang berdaulat sekaligus instrumen demokrasi yang memberikan mandat kepada Media Pers serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk mendistribusikan berita sesuai koridor hukum. Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya diskrepansi antara regulasi dengan implementasi, ditandai dengan aksi birokrat yang menutup akses informasi serta adanya tekanan terhadap awak media yang menyimpangi prosedur baku. Studi ini dirancang untuk membedah tanggung jawab otoritas negara dalam mengelola informasi terbuka serta menganalisis sistem proteksi yuridis bagi jurnalis dan institusi media saat memublikasikan kabar kepada khalayak. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), konseptual (conceptual approach), dan studi kasus (case approach), analisis ini mengeksplorasi referensi hukum primer, sekunder, hingga materi non?hukum. Hasil penelitian menegaskan bahwa tanggung jawab negara dalam pemenuhan informasi adalah kewajiban mutlak aparatur negara demi mencegah praktik korupsi, sementara negara wajib menjamin keamanan ekosistem pers agar dapat bekerja secara profesional dalam menyajikan fakta objektif yang berfungsi sebagai fungsi kontrol sosial. Secara spesifik tanggung jawab negara dalam keterbukaan informasi public dan perlindungan hukum terhadap wartawan dan perusahaan pers yaitu memastikan informasi harus bersifat terbuka setiap dikelola badan publik pengecualian informasi harus berdasarkan uji konsenkuensi yang ketat dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku. Wartawan dan perusahaan pers harus juga dijamin perlindungannya oleh negara dengan setiap kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan dan penyampaian berita melalui perusahaan pers tidak boleh dikenakan hukum pidana dan perdata melainkan dengan dewan pers selagi menaati kode etik jurnalistik dan ketentuan peraturan perundang-undangan pers dan keterbukaan informasi publik

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PESERTA DIDIK DALAM KEHIDUPAN SEKOLAH RAMAH ANAK DAN BUDAYA DISIPLIN

2026 · Book ·

Sekolah Ramah Anak merupakan program dalam mewujudkan sekolah yang aman, bersih, sehat, peduli dan berbudaya lingkungan, untuk menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya selama anak berada di satuan pendidikan, serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran dan pengawasan karena sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak setelah rumah sendiri. Permasalahan adalah sebagai berikut: Bentuk perlindungan hukum peserta didik dalam kehidupan sekolah ramah anak dan budaya disiplin dan Tanggung jawab pemerintah daerah dan sekolah dalam perlindungan hukum peserta didik dalam kehidupan sekolah ramah anak dan budaya disiplin. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah tipe penelitian hukum normatif. Pendekatan penulisan penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Untuk memecahkan isu hukum dan sekaligus memberikan preskripsi mengenai hal yang semestinya diperlukan sumber penelitian dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen kepustakaan dan dianalisis secara preskriptif dengan metode deduktif. Bahwa Bentuk perlindungan hukum peserta didik dalam kehidupan sekolah ramah anak dan budaya disiplin adalah penerapan sistem pendidikan yang menempatkan hak anak sebagai prioritas melalui kebijakan, tata tertib, dan mekanisme perlindungan yang menjamin keamanan, kenyamanan, serta penghormatan terhadap martabat peserta didik. Perlindungan hukum ini diwujudkan melalui pelaksanaan prinsip non-diskriminasi, pencegahan kekerasan fisik dan psikis, serta penegakan disiplin positif yang mendidik, bukan menghukum. Pemerintah daerah dan sekolah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh warga sekolah memahami dan melaksanakan prinsip sekolah ramah anak sebagai bentuk nyata perlindungan hukum terhadap peserta didik dalam proses pendidikan. Bahwa Tanggung jawab pemerintah daerah dan sekolah dalam perlindungan hukum peserta didik dalam kehidupan sekolah ramah anak dan budaya disiplin adalah memastikan terpenuhinya hak-hak anak melalui kebijakan pendidikan yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, dan partisipasi peserta didik. Pemerintah daerah bertanggung jawab membina, mengawasi, serta menyediakan regulasi dan sumber daya yang mendukung terciptanya sekolah ramah anak, sementara sekolah berkewajiban melaksanakan nilai-nilai perlindungan anak dan menanamkan budaya disiplin tanpa kekerasan, diskriminasi, atau pelanggaran hak asasi.

ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU

2026 · Book ·

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU RINA FEBRIANA SIHITE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia serta mengkaji bentuk implementasinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Permasalahan utama dalam penelitian ini difokuskan pada dua hal, yakni: pertama, bagaimana ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi ASN dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia; dan kedua, bagaimana bentuk implementasi peningkatan kompetensi ASN yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer terdiri dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen ASN dan pelayanan publik, sedangkan bahan hukum sekunder meliputi doktrin hukum, literatur ilmiah, serta pendapat para ahli di bidang hukum administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi ASN memiliki landasan konstitusional dan yuridis yang kuat, antara lain dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan hak sekaligus kewajiban ASN yang harus dilaksanakan secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan jabatan. Di Kabupaten Malinau, implementasi peningkatan kompetensi ASN telah dilakukan melalui pelatihan teknis, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, bimbingan teknis, serta program izin dan tugas belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, hambatan geografis sebagai daerah perbatasan, kesenjangan akses pengembangan kompetensi antara PNS dan PPPK, serta persoalan administratif kepegawaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kerangka hukum pengembangan kompetensi ASN telah memadai secara normatif, efektivitas implementasinya di daerah masih memerlukan penguatan kebijakan afirmatif, peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan agar berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

MENCEGAH PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR (Perspektif Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan)

2026 · Book ·

This research aims to analyze the role of the Civil Registry Office (Dukcapil) of Malinau Regency in preventing child marriage (from the perspective of Law Number 16 of 2019 concerning Marriage).Based on the background, two issues are raised in this study: whether the evaluation conducted by Dukcapil has been effective in reducing the rate of underage marriage and the challenges faced by Dukcapil in addressing underage marriage.This research employs a normative legal research type, using a statutory approach (Statute Approach). Underage marriage is governed by Law Number 1 of 1974 in conjunction with Law Number 16 of 2019 concerning the marriage age limit of 19 years and Law Number 24 of 2013 concerning Population Administration. The Civil Registration Agency (Dukcapil) only registers marriages that meet legal requirements, including court dispensations. Through evaluation of marriage certificate registration and data updates in accordance with Minister of Home Affairs Regulation Number 108 of 2019, it monitors marriage age and supports policies to prevent underage marriage. The Malinau Regency Dukcapil evaluation is effective in providing accurate population data for age verification and preventing age manipulation in marriage registration, but it has not been optimal in directly reducing the number of underage marriages. This is because Dukcapil plays only an administrative role and does not have the authority to reject child marriages that have received marriage dispensations. Its evaluation focuses on service output rather than the impact of reducing child marriage rates. Therefore, its effectiveness depends heavily on cross-sectoral collaboration.

PENGEMBANGAN GAME EDUKASI "SHINOBI SPLDV" BERBASIS SMARTPHONE UNTUK SISWA KELAS VIII SMP

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi “Shinobi SPLDV” berbasis smartphone yang layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Pada tahap analisis dilakukan identifikasi kebutuhan dan permasalahan pembelajaran matematika di SMP Negeri 4 Tarakan, di mana sebagian besar siswa memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimum pada materi SPLDV. Tahap desain meliputi perancangan flowchart, storyboard, serta penyusunan materi dan level permainan. Tahap pengembangan dilakukan dengan menggunakan aplikasi Construct 2 untuk menghasilkan produk game berbasis smartphone. Produk yang dihasilkan kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta diuji coba pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi “Shinobi SPLDV” memperoleh persentase 81,25% pada materi, 92,50% pada media, dan 85,49% pada respon siswa semua persentase tersebut tergolong ke dalam kategori layak sampai sangat layak. Game ini memadukan unsur petualangan (side scrolling) dan kuis matematika yang dirancang secara bertahap sesuai tingkat kesulitan materi. Dengan adanya game edukasi ini, dapat disimpulkan bahwa game edukasi “Shinobi SPLDV” berbasis smartphone layak digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan membantu siswa dalam memahami materi SPLDV, serta berpotensi menjadi alternatif dalam pembelajaran matematika di era digital.

ASPEK KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL HELLO KARYA TERE LIYE (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Kajian ini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Ana, Tigor, dan Hesty, yang dalam alur cerita mengalami berbagai konflik batin serta dinamika kejiwaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan adanya unsur id, ego, dan superego dalam novel. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh sebanyak 139 data yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego dan 35 data superego. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca, simak dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga struktur kepribadian menurut Freud tampak jelas dalam perkembangan karakter tokoh. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa, ditemukan 139 data yang mengandung aspek kepribadian, yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego, dan 35 data superego. Data tersebut menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek kepribadian yang paling dominan dalam novel Hello, karena tokoh-tokohnya lebih sering mempertimbangkan realitas, situasi sosial, dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa novel Hello karya Tere Liye mengandung representasi aspek kepribadian id, ego, dan superego yang nyata melalui karakter Ana, Tigor, dan Hesty, dan ketiganya berperan penting dalam membangun konflik serta perkembangan alur cerita.

ANALISIS DAMPAK TEKANAN LABA TERHADAP KUALITAS PENGUNGKAPAN ASET TIDAK BERWUJUD DENGAN MANAJEMEN LABA AKRUAL DISKRESIONER SEBAGAI VARIABEL MODERASI DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORIAL ACCOUNTING PADA PERUSAHAAN TEKNOLOGI

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tekanan laba terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dengan manajemen laba akrual diskresioner sebagai variabel moderasi menggunakan pendekatan behavioral accounting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel terdiri dari 26 perusahaan sektor teknologi yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022-2024 sampel ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan (Annual Report) yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan manajemen laba akrual diskresioner berpengaruh positif terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud dan manajemen laba akrual diskresioner dapat memoderasi antara tekanan laba dengan kualitas pengungkapan aset tidak berwujud. Sedangkan tekanan laba tidak berpengaruh terhadap kualitas pengungkapan aset tidak berwujud.

Analisis Strategi Guru dalam Mengajar Bahasa Inggris di SMPN 4 Tarakan pada Tahun Ajaran 2024/2025

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan pembelajaran di SMPN 4 Tarakan dalam kerangka Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2024/2025. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi yang efektif, tantangan yang dihadapi guru Bahasa Inggris, serta aspek-aspek yang perlu ditingkatkan untuk lebih mendukung perkembangan holistik peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan guru Bahasa Inggris di SMPN 4 Tarakan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi, di mana wawancara dan observasi dianggap sebagai instrumen yang paling penting. Triangulasi data digunakan untuk memastikan kredibilitas dan konsistensi temuan dengan cara membandingkan hasil dari berbagai metode dan sumber.Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, guru Bahasa Inggris umumnya menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), yang mendorong siswa lebih aktif, kritis, dan kolaboratif sekaligus meningkatkan keterampilan komunikasi serta pemecahan masalah. Kedua, proses pembelajaran Bahasa Inggris menekankan pendekatan berpusat pada siswa yang memungkinkan mereka berpartisipasi secara aktif melalui kolaborasi dan pembelajaran berbasis pengalaman, selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Ketiga, guru menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan akses fasilitas dan media digital, perbedaan tingkat kemampuan siswa, beban kerja yang meningkat akibat tuntutan administrasi dan asesmen, waktu persiapan yang terbatas, serta pemahaman yang masih kurang terhadap kurikulum baru. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan bagi guru berupa ketersediaan sumber daya yang memadai, pelatihan, serta sosialisasi kurikulum guna mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN UJI HEDONIK MIE KWETIAU DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii)

2026 · Book ·

Mie kwetiau merupakan produk pangan berbasis tepung beras yang berbentuk lembaran tipis dengan tekstur kenyal. Penambahan tepung rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang kaya akan serat diyakini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pangan fungsional, sehingga menjadi alternatif untuk meningkatan kualitas gizi pada Mie Kwetiau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisikokimia mie kwetiau melalui analisis proksimat (kadar air, kadar abu, dan kadar protein), serat kasar, serta uji hedonik. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu preparasi sampel rumput laut, pembuatan tepung rumput laut, dan pembuatan mie kwetiau. Data yang diperoleh dari hasil pengujian, diolah menggunakan Microsoft Excell 2013 sehingga didapatkan nilai rata-rata dan standar deviasi dari hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie kwetiau mengandung kadar air 59,93%, kadar abu 9,87%, dan kadar protein 21,13%. Kandungan serat kasar produk mie kwetiau yang diberi penambahan tepung rumput laut sebesar 1,36%. Uji hedonik yang dilakukan oleh 30 panelis menunjukkan tingkat kesukaan pada skala hedonik suka, dengan kenampakan 3,67%, aroma 3,50%, tekstur 4,20%, dan rasa 3,57%. Secara keseluruhan, rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai bahan tambahan dalam pengembangan mie kwetiau fungsional bernilai gizi tinggi dan dapat diterima secara sensori.

IMPLEMENTASI PEMENUHAN HAK NELAYAN KECIL ATAS SOLAR BERSUBSIDI DI KOTA TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini mengkaji pengaturan pemenuhan hak nelayan kecil atas solar bersubsidi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menganalisis kerangka hukum nasional dan implementasinya di tingkat daerah. Secara yuridis, nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 GT berhak memperoleh solar bersubsidi berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan serta Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Pemerintah Kota Tarakan telah menjalankan perannya melalui pendataan nelayan menggunakan Kartu KUSUKA dengan total 7.464 nelayan terdaftar, penerbitan surat rekomendasi oleh Dinas Perikanan, serta fasilitasi distribusi melalui tujuh SPBUN yang beroperasi di wilayah kota. Namun demikian, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan kuota yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil nelayan, kerumitan prosedur administrasi, keterlambatan pasokan, serta lemahnya pengawasan distribusi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Kesenjangan antara tujuan normatif kebijakan subsidi dan realitas di lapangan menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor, penyederhanaan prosedur akses, dan pengawasan yang lebih ketat agar hak nelayan kecil atas solar bersubsidi dapat terpenuhi secara adil dan berkelanjutan.

Video Project-Based Learning: Exploring the Students' Speaking Performance in ESP Course of Civil Engineering

2026 · Book ·

Penelitian ini mengeksplorasi kemampuan berbicara mahasiswa selama implementasi Video Project-Based Learning (VPJBL) dalam mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) pada program studi Teknik Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bagaimana VPJBL diterapkan dalam pengajaran ESP, (2) menganalisis peningkatan yang dirasakan dalam kemampuan berbicara mahasiswa setelah penerapan VPJBL, dan (3) mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama implementasi. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui catatan lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian adalah 40 mahasiswa dari Kelas B Teknik Sipil 2021 yang mengikuti pengajaran ESP menggunakan VPJBL. Sampling purposif digunakan untuk memilih 10 mahasiswa dan dosen mata kuliah untuk wawancara guna memperoleh perspektif mendalam. Analisis data menggunakan metode yang diuraikan oleh Miles et al. (2014), termasuk pengondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa VPJBL berkontribusi pada peningkatan kinerja berbicara, terutama dalam hal pengucapan, kelancaran, penggunaan kosakata teknis, dan penyusunan kalimat. Proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, partisipasi, dan kolaborasi melalui latihan berulang, produksi video, presentasi, dan umpan balik formatif. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan terkait pengucapan, kecemasan yang memengaruhi kelancaran, dan kolaborasi kelompok yang tidak merata. Tantangan-tantangan ini diatasi melalui pengawasan terstruktur, pedoman proyek yang jelas, dan umpan balik berkelanjutan.

IMPLEMENTASI PEMENUHAN HAK NELAYAN KECIL ATAS SOLAR BERSUBSIDI DI KOTA TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaturan pemenuhan hak nelayan kecil atas solar bersubsidi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menganalisis kerangka hukum nasional dan implementasinya di tingkat daerah. Secara yuridis, nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 GT berhak memperoleh solar bersubsidi berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan serta Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Pemerintah Kota Tarakan telah menjalankan perannya melalui pendataan nelayan menggunakan Kartu KUSUKA dengan total 7.464 nelayan terdaftar, penerbitan surat rekomendasi oleh Dinas Perikanan, serta fasilitasi distribusi melalui tujuh SPBUN yang beroperasi di wilayah kota. Namun demikian, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan kuota yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil nelayan, kerumitan prosedur administrasi, keterlambatan pasokan, serta lemahnya pengawasan distribusi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Kesenjangan antara tujuan normatif kebijakan subsidi dan realitas di lapangan menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor, penyederhanaan prosedur akses, dan pengawasan yang lebih ketat agar hak nelayan kecil atas solar bersubsidi dapat terpenuhi secara adil dan berkelanjutan.