ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Social Media Marketing periode 2015-2025 melalui analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis 775 dokumen ilmiah terindeks Scopus menggunakan software Bibliometrix (R Studio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi dalam bidang ini mengalami pertumbuhan signifikan dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 15,57%, dari 24 artikel (2015) menjadi 102 artikel (2025). Topik-topik dominan yang teridentifikasi adalah "Social Media Marketing", "Marketing", "Digital Marketing", dan "Purchase Intention", dengan pergeseran fokus ke aspek strategi pemasaran kontemporer seperti "Influencer Marketing". Pola kolaborasi penulis dan institusi cenderung tersebar dalam kelompok-kelompok kecil, sementara pada tingkat negara, Amerika Serikat dan China berperan sebagai simpul penghubung sentral dalam jaringan kolaborasi global yang lebih menyatu. Amerika Serikat merupakan negara paling produktif (337 frekuensi), diikuti oleh India, Indonesia, dan China. Dampak penelitian tertinggi berasal dari artikel-artikel yang terbit pada periode 2015-2023 di jurnal bereputasi seperti International Journal of Advertising dan Journal of Business Research. Analisis mengungkapkan bahwa ekosistem publikasi didominasi oleh jurnal yang berfokus pada pemasaran interaktif dan ilmu data. Temuan ini memberikan peta komprehensif perkembangan literatur serta rekomendasi untuk penelitian, kebijakan, dan praktik bisnis di masa depan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Service Quality and Sustainable Marketing pada periode 2015–2025 melalui pendekatan analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis sebanyak 848 dokumen ilmiah terindeks Scopus yang diolah menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (RStudio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada bidang ini mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 1,21%, yang mengindikasikan peningkatan minat akademik secara konsisten. Topik dominan yang teridentifikasi meliputi service quality, marketing, dan customer satisfaction, dengan pergeseran tema terkini yang mengarah pada aspek perilaku konsumen dan integrasi keberlanjutan dalam praktik pemasaran. China dan Amerika Serikat teridentifikasi sebagai pusat kolaborasi global, dengan China sebagai negara paling produktif dalam jumlah publikasi. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel yang diterbitkan pada periode 2016–2019 di jurnal bereputasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, serta dampak penelitian dalam bidang promotional strategy marketing periode 2015-2025 melalui analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis 630 dokumen ilmiah terindeks Scopus menggunakan software Bibliometrix (R Studio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 7,18%. Topik dominan meliputi "Marketing", "Social Media", dan "Advertising", dengan pergeseran terkini ke arah digital marketing dan perilaku konsumen. Amerika Serikat dan China menjadi pusat kolaborasi global, dengan Amerika Serikat sebagai negara paling produktif. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel periode 2016-2019 di jurnal bereputasi. Analisis terhadap pola kolaborasi menunjukkan bahwa kerja sama pada tingkat penulis dan institusi masih terbatas pada kelompok-kelompok kecil yang tidak saling terhubung, namun pada tingkat negara terbentuk jaringan yang lebih terstruktur. Temuan ini memberikan peta komprehensif perkembangan literatur promotional strategy marketing serta mengidentifikasi celah riset yang dapat dieksplorasi lebih lanjut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan, topik dominan, pola kolaborasi, produktivitas negara, dampak penelitian, serta arah penelitian masa depan dalam bidang Service Quality and Sustainable Marketing pada periode 2015–2025 melalui pendekatan analisis bibliometrik. Studi ini menganalisis sebanyak 848 dokumen ilmiah terindeks Scopus yang diolah menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (RStudio) dan antarmuka Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah pada bidang ini mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 1,21%, yang mengindikasikan peningkatan minat akademik secara konsisten. Topik dominan yang teridentifikasi meliputi service quality, marketing, dan customer satisfaction, dengan pergeseran tema terkini yang mengarah pada aspek perilaku konsumen dan integrasi keberlanjutan dalam praktik pemasaran. China dan Amerika Serikat teridentifikasi sebagai pusat kolaborasi global, dengan China sebagai negara paling produktif dalam jumlah publikasi. Dampak penelitian tertinggi ditemukan pada artikel yang diterbitkan pada periode 2016–2019 di jurnal bereputasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan literatur ilmiah mengenai content marketing menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari database Scopus periode 2015–2025 sebanyak 751 dokumen dan dianalisis menggunakan Biblioshiny pada R Studio melalui performance analysis, co-word analysis, network analysis, dan citation analysis. Hasil menunjukkan bahwa publikasi content marketing mengalami pertumbuhan pesat dengan tingkat pertumbuhan tahunan 23,49% serta didominasi kolaborasi penulis dengan rata-rata 3,56 penulis per dokumen dan kolaborasi internasional sebesar 28,1%. Tema penelitian berfokus pada social media, customer engagement, dan digital strategy yang mencerminkan sifat interdisipliner. Selain itu, rata-rata sitasi sebesar 22,85 menunjukkan dampak ilmiah yang kuat. Secara keseluruhan, content marketing merupakan bidang riset yang dinamis, relevan, dan berpotensi untuk dikembangkan pada penelitian selanjutnya.