ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gunawan. 2022. “ Pola Pengasuhan Orang tua di Masa New Normal Covid-19 SMPN 13 Kota Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, Selaku Pembimbing Utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si, Selaku Pembimbing Anggota. Penelitian ini adalah penelitian jenis Survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Pengasuhan Orang Tua Di Masa New Normal Pandemi Covid-19 di SMP N 13 Kota Tarakan. Skala pola asuh orang tua menggunakan alat ukur yang telah diadaptasi dari skala pola asuh orang tua yang telah disusun oleh Abdul Gafoor K dan Abidha Kurukkan (2014).Teknik yang digunakan adalah random sampling yaitu peneliti mengambil sampel dan populasi secara acak sebanyak 84 siswa. Hsil penghitungan dengan menggunakan teknik anlisiss deskriptif hal ini menunjukan bahwa terdapat beberapa pola pengasuhan yang ada di SMP N 13 Kota Tarakan yaitu pola asuh authoritative sebanyak 52 siswa dari 84 responden, Permissive sebanyak 10 siswa dari 84 responden, Authoritarian sebanyak 5 siswa dari 84 siswa, dan Negligent sebanyak 17siswa dari 84 responden. Pada indikator Responssivenss menunjukan kategori tinggi dan Demandingness menunjukan kategori tinggi dengan Dari data keseluruan pola pengasuhan orang tua maka pola pengasuhan orang tua yang authoritative menujukan dengan kategori tinggi sebanyak 52 dari 84 siswa. Kata Kunci: Pola asuh authoritative, Permissive, Authoritarian, dan Negligent,new normal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Covid-19 merupakan virus telah mewabah lebih dari satu tahun lamanya di Indonesia. Pemerintah Indonesia terus berupaya menekan angka penularan Covid-19 dengan menerapkan berbagai kebijakan, meskipun sekarang ini telah tersebar isu mengenai virus corona varian baru yang telah masuk ke Indonesia. Pada masa pandemi Covid-19 ini tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan langsung terhadap pasien Covid-19 saat ini merupakan kelompok yang paling beresiko tinggi terpapar dan terinfeksi Covid-19. Penelitian ini dilakukan secara Kuantitatif dengan Metode Deskriptif dan dengan menggunakan Total Sampling sebanyak 30 orang dengan masing – masing Rumah Sakit sebanyak 15 sampel perawat. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan pengambilan data dilakukan pada bulan September 2022 dan hasil dari penelitian di dapatkan bahwa jumlah responden perempuan lebih banyak dibandingkan responden laki-laki, dengan usia rata – rata 20 – 40 tahun, dengan tingkat pendidikan paling banyak adalah D3 Keperawatan, dan lama waktu bekerja di IGD yakni 2 – 5 tahun. Sebanyak 60 % responden dari kedua rumah sakit pernah punya pengalaman terpapar Covid 19. Kesimpulan dari hasil penelitian memperlihatkan bahwa dari dua rumah sakit yang diteliti mengalami kecemasan ringan dan sisanya tidak mengalami kecemasan sama sekali. Penelitian ini sudah dinyatakan layak etik oleh Komite Penelitian Kesehatan Universitas Borneo Tarakan dengan Keterangan Layak Etik (Ethical Exemption) No.13/KEPK-FIKES UBT/IX/2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII pada masa new normal di SMP Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripsi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 127 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan serta guru mata pelajaran bahasa Indonesia, teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa indonesia pada masa new normal masuk kedalam kategori tinggi, kategori tinggi diperoleh berdasarkan hasil penelitian dan tabel penelitian yang dijabarkan secara rinci yaitu sebanyak 0 peserta didik (0%) masuk kategori sangat setuju, 89 peserta didik (70.1%) masuk kategori setuju, 3 peserta didik (2.4%) masuk kategori cukup setuju, 19 peserta didik (15%) masuk kategori tidak setuju, 16 peserta didik (12.6%) masuk kategori sangat tidak setuju. Hasil tersebut diartikan bahwa efektivitas pembelajaran bahasa indonesia kelas VIII pada masa new normal berada pada kategori setuju atau tinggi. Jadi dapat dikatakan bahwa pembelajaran pada masa new normal merupakan pembelajaran yang berada di antara pembelajaran daring dan luring (konvensional) pembelajaran pada masa new normal memang dilaksanakan di sekolah, hanya saja harus mematuhi batasan-batasan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan sekolah. Jika pembelajaran pada umumnya memiliki kebebasan berinteraksi antar siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru, maka pada masa new normal ini warga sekolah harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan, begitu pula dengan pembagian sesi dalam satu kelas dan waktu yang telah ditentukan menjadikan siswa yang tadinya dapat belajar lebih lama dan berkumpul atau membuat kelompok dalam mengerjakan tugas, kini segalanya harus dibatasi.