ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesempatan kerja dan tingkat pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi di kabupaten kota Provinsi Kalimantan Utara. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahun 2014-2021. Metode alat analisis yang digunakan adalah analisis korelasi dengan mengunakan aplikasi Statistical Package For The Social Sciences (SPSS). Dari hasil analisis korelasi di Kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara antara kesempatan kerja dengan pertumbuhan ekonomi adalah dengan nilai korelasi (0,117) artinya korelasi antara variabel kesempatan kerja dengan pertumbuhan ekonomi adalah positif dengan tingkat keeratan hubungan kategori sangat lemah. Ini memberikan pengertian bahwa varibel kesempatan kerja memiliki hubungan yang sangat lemah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Dari hasil analisis korelasi di Kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara hubungan antara tingkat pengangguran dengan laju pertumbuhan ekonomi dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi terdapat nilai korelasi negatif (-0,002) artinya hubungan antara dua variabel yang bergerak ke arah yang berlawanan antara variabel tingkat pengangguran dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di Kabupaten Nunukan terdapat permasalahan menurunnya penyerapan tenaga kerja yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja pada setiap sektor perekonomian sehingga mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan sehingga mengalami masalah terhadap perekonomian di Kabupaten Nunukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah elastisitas kesempatan kerja di Kabupaten Nunukan dan apakah PDRB berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, investasi berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan jumlah perusahaan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah analisis elastisitas kesempatan kerja dan regresi linier berganda (menggunakan alat aplikasi yaitu Eviews 10). Berdasarkan hasil analisis elastisitas kesempatan kerja bahwa pada sektor primer, sekunder, dan tersier lebih cenderung elastis yang artinya meningkatkannya pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja di Kabupaten Nunukan, untuk hasil dari regresi linier berganda yang dilakukan pada uji t menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa PDRB memiliki nilai probabilitas 0,00010,05 yang artinya berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa investasi memiliki nilai probabilitas 0,04080,05 yang artinya berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja yang di Kabupaten Nunukan. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa jumlah perusahaan memiliki nilai probabilitas 0,3771>0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Hasil dari uji f menunjukkan bahwa pada nilai f-statistik probabilitas sebesar 2,692076>0,05 lebih besar dari tingkat kesalahan maka pada variabel PDRB, investasi, dan jumlah perusahaan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Nunukan. Hasil dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai 96% berpengaruh dengan variabel independen terhadap variabel dependen dan 4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan didalam penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMEPENGARUHI INVESTASI DI KOTA TARAKAN TAHUN 2010-2019 Andi Cornelya Banne Pabisa Dr. Pither Palungan,S.E.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat suku bunga, inflasi, dan kesempatan kerja di Kota Tarakan tahun 2010-2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bulan dari tahun 2010-2015. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial suku bunga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap investasi di Kota Tarakan dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-0,497 2,446), Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap investasi dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-0,501 2,446), kesempatan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap investasi dengan nilai t-hitung lebih kecil dari nilai t-tabel (1,557 2,446). Adapun secara simultan, variabel suku bunga, inflasi dan kersempatan kerja tidak berprngaruh signifikan terhadap investasi di Kota Tarakan dengan f-hitung lebih kecil dari f-tabel dengan nilai (1,737 4,76). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R²) dengan nilai 0,46 atau sebesar 0,46%.