Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: histologi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Laju Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp) Dengan Memperkaya Pakan Buatan Menggunakan Tepung Daun Katuk (Sauropus androgynus)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi Ikan lele (Clarias sp) dari tahun ke tahun tidak stabil. Peningkatan produksi ikan lele telah dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan penambahan bahan alami yang kaya akan kandungan nutrisi seperti daun katuk. Daun katuk (Sauropus androgynus) merupakan tanaman herbal yang mengandung kadar lemak yang tinggi dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan metabolisme serta pertumbuhan ikan lele (Clarias sp). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun katuk (Sauropus androgynus) sebagai bahan alternatif campuran pakan ikan pada pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan lele (Clarias sp). Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan konsentrasi P1: (kontrol), P2: (pakan buatan + tepung daun katuk 100 gram/kg), P3: (pakan bautan + tepung daun katuk 150 gram/kg). Berdasarkan analisis statistik ANOVA menunjukkan bahwa pemberian daun katuk pada perlakuan 3 berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, SGR (Spesific Growth Rate) dan FCR (Feed Convertion Ratio) pada ikan lele. Jumlah sel hepatosit yang terdapat pada pengamatan histologi menunjukkan sel hepatosit tertinggi terdapat pada perlakuan P3 (225.636), kemudian perlakuan P2 (224.560), dan terendah pada P1 (218.756). Pemberian pakan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan yaitu P3 dengan konsentrasi (pakan buatan + tepung daun katuk 150 gram/kg). Data pengukuran kualitas air selama masa pemeliharaan menunjukkan nilai suhu 24,7°C–28,7°C, pH 7-7,4, DO 6,6-8,1 mg/L. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pakan buatan yang dicampurkan tepung daun katuk (Sauropus androgynus) yang mengandung kadar lemak yang dapat meningkatkan pertumbuhan ikan lele (Clarias sp) yang diamati dari pertumbuhan dan morfologi sel hati, sehingga daun katuk dapat dijadikan sebagai bahan baku organik dalam pembuatan pakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Percepatan perkembangan gonad induk betina ikan gurami (Osphronemus gouramy) dengan pemberian pakan kombinasi ekstrak daun katuk dan tepung kunyit

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan hormon sintetik dalam proses reproduksi ikan gurami dianggap belum efektif karena harganya yang relatif mahal dan bersifat karsinogenik. Sehingga dibutuhkan upaya alternatif untuk mengganti hormon sintetik, melalui penggunaan bahan alam, seperti kunyit dan katuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pakan yang dimodifikasi dengan ekstrak daun katuk dan tepung kunyit untuk perkembangan gonad ikan gurami. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan kontrol (A), ekstrak katuk 0,6 g/kg pakan (B), tepung kunyit 4,8g /kg pakan (C), dan ekstrak katuk 0,6 g/kg pakan dan tepung kunyit 4,8 g/kg pakan. Berdasarkan hasil uji GCMS ektrak katuk mengandung 3 senyawa yang diduga berperan dalam proses reproduksi yaitu asam lemak, fenol, dan sterol. Uji BSLT menunjukkan nilai LC50 ekstrak daun katuk sebesar 552,208 mg/L. Hasil pengamatan perkembangan oosit pada akhir penelitian pada perlakuan A,B,C, dan D telah mencapai tahap vitelogenesis akhir. Ukuran diameter telur pada akhir pemeliharaan terbesar pada perlakuan D sebesar 38,82 ± 5,64 µm dan yang terkecil pada perlakuan A 14,18 ± 1,36 µm. Kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu 25-30 oC, DO 3,2-5,3 mg/L dan pH 6,76-6,81. Pemberian ektrak katuk dan tepung kunyit mampu meningkatkan perkembangan gonad induk betina ikan gurami.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail