Percepatan perkembangan gonad induk betina ikan gurami (Osphronemus gouramy) dengan pemberian pakan kombinasi ekstrak daun katuk dan tepung kunyit
Penggunaan hormon sintetik dalam proses reproduksi ikan gurami dianggap belum efektif karena harganya yang relatif mahal dan bersifat karsinogenik. Sehingga dibutuhkan upaya alternatif untuk mengganti hormon sintetik, melalui penggunaan bahan alam, seperti kunyit dan katuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pakan yang dimodifikasi dengan ekstrak daun katuk dan tepung kunyit untuk perkembangan gonad ikan gurami. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan kontrol (A), ekstrak katuk 0,6 g/kg pakan (B), tepung kunyit 4,8g /kg pakan (C), dan ekstrak katuk 0,6 g/kg pakan dan tepung kunyit 4,8 g/kg pakan. Berdasarkan hasil uji GCMS ektrak katuk mengandung 3 senyawa yang diduga berperan dalam proses reproduksi yaitu asam lemak, fenol, dan sterol. Uji BSLT menunjukkan nilai LC50 ekstrak daun katuk sebesar 552,208 mg/L. Hasil pengamatan perkembangan oosit pada akhir penelitian pada perlakuan A,B,C, dan D telah mencapai tahap vitelogenesis akhir. Ukuran diameter telur pada akhir pemeliharaan terbesar pada perlakuan D sebesar 38,82 ± 5,64 µm dan yang terkecil pada perlakuan A 14,18 ± 1,36 µm. Kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu 25-30 oC, DO 3,2-5,3 mg/L dan pH 6,76-6,81. Pemberian ektrak katuk dan tepung kunyit mampu meningkatkan perkembangan gonad induk betina ikan gurami.