Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Wave Tank.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

RANCANG BANGUN POROS ENGKOL SEBAGAI TRANSMISI PADA WAVE TANK SKALA LABORATORIUM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wave tank merupakan perangkat laboratorium untuk mengamati perilaku gelombang permukaan. Dalam pengembangan wave tank skala laboratorium poros engkol sebagai transmisi menjadi solusi untuk memperbaiki sistem penggerak yang suda ada namun gerakan yang dihasilkan kurang maksimal. Tujuan penelitian dapat membuat dan menghitung transmisi poros engkol yang dapat menghasilkan gerakan gelombang yang baik pada wave tank skala laboratorium dengan menggunakan metode penelitian secara eksperimental. Poros engkol yang dibuat berdiameter 12 cm dengan ketebalan 3 mm menggunakan bahan plat baja dengan berat 0,2 kg dengan jari-jari lubang disk poros engkol 2 cm. Gaya total yang dihasilkan dari transmisi poros engkol adalah 12,11 N, dengan torsi sebesar 0,24 N.m yang menunjukkan bahwa poros engkol dapat dengan mudah diputar oleh motor dan menghasilkan rotasi yang stabil. Gelombang yang dihasilkan dengan rata-rata tinggi gelombang 3,2 cm pada jarak 50 cm, 2,8 cm pada jarak 70 cm, dan 2,6 cm pada jarak 90 cm. Panjang gelombang yang dihasilkan juga menunjukkan variasi, dengan rata-rata 34,6 cm pada jarak 50 cm, 35 cm pada jarak 70 cm, dan 33,4 cm pada jarak 90 cm. Penurunan tinggi dan panjang gelombang ini mengindikasikan bahwa energi gelombang mengalami penurunan saat merambat melalui air.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Wave Tank Skala Laboratorium dengan Pembuatan Gelombang Model Exciter

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan gelombang laut sebagai sumber energi dalam mengamati fenomena gelombang adalah wave tank. Wave tank merupakan alat yang digunakan untuk mempelajari karakteristik gelombang, baik untuk kepentingan akademik maupun pengembangan teknologi pemanfaatan energi laut. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat merancang wave tank skala laboratorium dan dapat menganalisis gelombang yang dihasilkan wave tank skala laboratorium dengan pembuat gelombang model exciter. Motode penelitian yang digunakan adalah merancang dan membuat alat. Rancang bangun menghasilkan ukuran exciter panjang 30 cm, lebar 7 cm, tinggi 13 cm. Wave tank model exciter membutuhkan 163,6 watt daya listrik dan putaran motor listrik 159 rpm. Pengukuran tinggi dan panjang gelombang dilakukan pada tiga titik berbeda, yaitu pada jarak 50 cm, 70 cm, dan 90 cm, dengan volume air sebesar 50% dari kapasitas total tangki. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tinggi gelombang tertinggi diperoleh pada titik 50 cm dengan 3,2 cm, sementara panjang gelombang terpanjang pada titik 70 tercatat sebesar 33 cm dengan volume air 50%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Karakteristik Gelombang Pada Wave Tank Dengan Variasi Rpm

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wave tank merupankan alat pembuat ombak skala laboratorium serta digunakan sebagai wadah penampung air dengan ukuran 150 cm x 35 cm x 35 cm. Jenis wave tank yang digunakan untuk pembuat ombak adalah wave tank model piston dan wave tank model flap. Dengan adanya wave tank yang telah dirancang maka penulis melakukan penelitian yang berjudu “analisis karakteristik gelombang pada wave tank dengan variasi rpm” penelitian ini bertujuan untuk mengukur tinggi dan panjang gelombang yang terbentuk pada tiga titik pengukuran yaitu, 40 cm, 60 cm, 100 cm dan 3 variasi rpm. Dari hasil penelitian menggunakan wave tank model piston diperoleh hasil terbaik, yaitu tinggi gelombang 2,5 cm dan panjang gelombang 23 cm. Hasil tersebut diperoleh pada titik pengukuran 40 cm dan menggunakan putaran mesin 192 rpm. Pada wave tank model flap diperoleh hasil terbaik yaitu, tinggi gelombang 1,8 cm dan panjang gelombang 30 cm. Tinggi gelombang terbaik pada wave tank model flap diperoleh pada titik pengukuran 40 cm dan menggunakan putaran mesin 12 rpm, sedangkan panjang gelombang terbaik diperoleh pada titik pengukuran 60 cm dan 100 cm dengan putaran mesin 12 rpm. Berdasarkan perbandingan tinggi gelombang dan panjang gelombang terbaik yang diperoleh pada masing-masing wave tank, dapat disimpulkan bahwa wave tank model piston lebih baik dibandingkan wave tank model flap dalam hal menghasilkan tinggi gelombang. Sebaliknya, dalam hal panjang gelombang, wave tank model flap lebih baik dibanding wave tank model piston.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail