ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumput gajah merupakan salah satu tumbuhan yang mengandung banyak nutrisi namun karena ukurannya yang sangat besar menyebabkan kambing ternak sulit untuk mengkonsumsinya. Universitas Borneo Tarakan telah membuat mesin pencacah rumput untuk membuat rumput gajah bisa dikonsumsi oleh kambing ternak. Namun perlu dianalisis terlebih dahulu kinerja serta nilai ekonomis mesin pencacah sebelum digunakan oleh masyarakat nantinya. Oleh karena itu, tujuan daripada penelitian ini adalah menguji kinerja dan menganalisis nilai ekonomis mesin pencacah rumput. Metode yang digunakan adalah pengujian serta analisis data yang dilaksanakan di peternakan pak roswan. Penelitian dilakukan dalam 3 kali percobaan dengan spesifikasi motor bensin daya 6,5 HP dan 3000 RPM. Nilai torsi yang didapatkan adalah 11,3 Nm. Nilai rata-rata kapasitas mesin pencacah rumput adalah 68,2 kg/jam. Persentase nilai rata-rata rendemen mesin pencacah rumput adalah 84,6%. Analisis nilai ekonomis produksi dari mesin pencacah rumput adalah Rp. 5.316.300. Mesin pencacah rumput skala rumah tangga dapat beroperasi dengan kapasitas diatas 50 kg/jam.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keterbatasan air pada lahan sangat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman budidaya. Permasalahan keterbatasan air dapat diatasi dengan mengusahakan ketersediaan air setiap musim tanam, dengan menerapkan suatu teknologi irigasi yang mampu memberikan air secara efektif dan efisien. Penerapan irigasi cincin dengan emitter berbentuk cincin yang dilapisi dengan bahan porus dari bahan tekstil. Bahan porus berperan penting dalam mengatur aliran debit air melalui emitter, yang berdampak signifikan pada efisiensi keseluruhan dari sistem irigasi cincin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja emitter cincin pada sistem irigasi cincin dengan menggunakan tiga jenis bahan porus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Agustus 2022 berlokasi di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini terdiri atas beberapa tahapan yaitu pengaplikasian sistem irigasi cincin, penerapan emitter cincin, penggunaan bahan porus emitter dan uji kinerja emitter cincin. Penelitian ini terdiri dari beberapa parameter yaitu debit, koefisien keseragaman (Cu), distribusi keseragaman (Du), efisiensi penyimpanan (Es) dan efisiensi penggunaan (Eap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai debit tertinggi diperoleh pada bahan parasut yaitu sebesar 107,38 ml/menit. Nilai Cu dan Du pada ketiga bahan porus termasuk dalam kategori baik karena memiliki nilai >80%. Nilai Es dan Eap pada ketiga bahan porus termasuk dalam kategori tidak layak karena memiliki nilai 50%. Berdasarkan hasil pengujian, bahan oscar memiliki nilai tertinggi diantara ketiga jenis bahan dengan nilai Cu = 89,79%, Du = 83,76%, Es = 49,75% dan Eap = 44,67%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Mesin pencacah memiliki berbagai macam komponen, salah satu komponen utama yang mempengaruhi kinerja mesin pencacah adalah mata pisau. Adapun yang mendasari dilakukannya modifikasi mata pisau mesin pencacah limbah pertanian yaitu, mata pisau yang digunakan pada sebelumnya memiliki kinerja yang kurang optimal sehingga dapat menyebabkan kualitas pemotongan bahan belum optimal dan seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pencacah limbah pertanian setelah digunakan mata pisau yang dimodifikasi. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan November hingga Maret 2021. Bertempat di Laboratorium Mekanisasi, Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini terdiri beberapa tahapan yaitu identifikasi masalah, modifikasi mata pisau, uji kinerja dan analisis data. Parameter penelitian yang digunakan adalah menghitung kapasitas efektif alat (kg/jam), kecepatan linear (m/s), rendemen (%), suhu mesin penggerak (t), dan kecepatan electromotor (RPM). Dari hasil analisis data berdasarkan parameter yang digunakan diperoleh nilai kapasitas efektif alat 9,14 kg/jam, kecepatan linear 5,28 m/s, rendemen 91,4%, rata-rata suhu 68,3 °C dan rata-rata kecepatan electromotor 234,9 rpm pada mata pisau standar. Kinerja tebaik mesin pencacah limbah pertanian yaitu pada saat menggunakan mata pisau hasil modifikasi dengan sudut kemiringan mata pisau 10° dengan nilai kapasitas efektif alat 16,35 kg/jam, kecepatan linear 6,20 m/s, rendemen 96,5%, rata-rata suhu55,5 °C dan rata-rata kecepatan electromotor 275,4 rpm.