ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot melalui model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada 36 siswa kelas X-1 MAN Tarakan. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan signifikan di setiap tahapnya. Pada tahap pra-siklus, keterampilan menulis siswa tergolong rendah hingga sangat kurang, di mana hanya 2 siswa (5%) yang mencapai kategori "Sangat Baik". Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman struktur teks dan metode pembelajaran yang masih konvensional. Memasuki siklus I, penerapan model ATI mulai menunjukkan perkembangan meskipun belum optimal, dengan tingkat ketuntasan sebesar 32% dan skor aktivitas siswa mencapai 48% atau kategori cukup. Kurangnya media konkret dan ketergantungan siswa pada kelompok menjadi kendala utama pada tahap ini. Pada siklus II, dilakukan perbaikan melalui penggunaan media komik yang lebih konkret serta pemberian tugas individu untuk meningkatkan kemandirian. Hasilnya, ketuntasan meningkat secara tajam menjadi 76% (26 siswa tuntas), melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas siswa juga meningkat ke kategori baik dengan skor 74%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi model ATI efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menigkatkan kemampuan menulis teks anekdot menggunakan media komik strip berbasis digital pada siswa kelas X Listrik I SMK Negeri 2 Tarakan. Model pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dengan memanfaatkan media digital sebagai penunjang dalam memaksimalkan penggunaan serta pengaplikasian pembelajaran yang maksimal. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindak kelas yang melibatkan satu kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Listrik I. Hasil penelitian ini menunjukan untuk mengetahui keefektifan peningkatan kemampuan menulis teks anekdot dengan mengunakan media digital. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan media komik strip dapat meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X Listrik I SMK Negeri 2 Tarakan. Hal tersebut terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian yang dilaksanakn diperolah hasil belajar siklus I pada ketegori rendah dari 29 orang siswa, hanya 7 orang siswa (24,14%) yang mendapatkan nilai di atas KKM, sementara siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas sebanyak 22 orang siswa (75,86%). Hasil belajar siswa pada siklus II dari 29 orang siswa, hanya 3 orang siswa (10,35%) yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas, dan siswa yang mendapatkan nilai KKM atau tuntas adalah 26 orang siswa (89,66%). Hasil analisis menunjukan penilaian mengalami peningkatan pada sikap siswa selama proses pembelajaran sesuai dengan hasil observasi siswa pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami dengan baik menulis teks anekdot.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 2 Nunukan dengan mengunakan Media video. Penelitian ini merupakan penelitian kelas (PK) dan jenis Penelitian ini bersfiat kuantitatif dengan menggunakan data berupa angka dan deskriptif untuk mendeskripsikan secata objektif sesuai dengan fakta yang terjadi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X MIA SMA Negeri 2 Nunukan yang berjumlah 36 siswa. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes, observasi, wawancara dan dokumen yang dilakukan peneliti di sekolah tersebut. Hasil penelitian kemampuan menulis teks anekdot dengan menggunakan media video stand up comedy abdurrahim arsyad dapat disimpulkan perolehan presentase pencapaian setiap aspek memiliki kategori cukup baik. Hal ini dapat diketahui setelah melihat hasil setiap periduvidu dan peraspek yang dinilai seperti nilai keseluruhan siswa berjumlah 2060 sehingga nilai rata-ratanya 68,6. Adapun nilai peraspek seperti isi gagasan yang dikemukakan dengan nilai presentase 77,5%, aspek organisasi isi mendapatkan nilai presentase 66,6%, aspek tata bahasa mendapatkan nilai presentase 68,3%, aspek gaya pilihan dan struktur kata mendapatkan nilai presentase 68,3%, dan terakhir aspek ejaan dan tata tulis mendapatkan nilai presentase 62,5%. Adapun pencapaian nilai hasil rata-rata kelas 68,6% dengan Kreteria cukup dengan bobot (56-75) setelah dianalisis nilai ketuntasan siswa, terdapat 22 siswa yang tuntas dengan presentase 73,3% mencapai nilai KKM sedangkan 8 siswa belum tuntas mencapai presentase 26,6% tidak mencapai nilai KKM.