ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan Game Based Learning (GBL) dengan media permainan edukatif teka-teki silang pada pembelajaran teks biografi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan satu kelas sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran GBL berbasis teka-teki silang memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pada pelaksanaan siklus I tingkat aktivitas belajar siswa masih tergolong rendah, yaitu sebesar 54% dengan kategori kurang baik,. Dari 30 siswa yang terlibat, hanya 4 siswa atau sekitar 13% yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan sebagian besar siswa, yakni 26 orang atau 87%, belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah dilakukan perbaikan dan penyempurnaan tindakan pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan. Aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 82% dengan kategori sangat baik. Selain itu, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar juga meningkat menjadi 27 siswa atau 90%, sementara hanya 3 siswa atau 10% yang belum mencapai ketuntasan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang cukup signifikan pada materi teks biografi. Jika pada siklus I pemahaman siswa terhadap teks biografi masih terbatas, maka pada siklus II siswa telah menunjukkan kemampuan yang lebih baik. Melalui penerapan pembelajaran berbasis permainan, siswa menjadi lebih aktif, terlibat secara kolaboratif, serta mampu memahami materi dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan melalui penggunaan media teka-teki silang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kreativitas menulis teks biografi siswa kelas X SMKN 4 Tarakan, yang disebabkan oleh dominasi model pembelajaran konvensional seperti ceramah dan penugasan tanpa bimbingan. Model pembelajaran yang monoton membuat siswa kurang termotivasi, sehingga hasil tulisan cenderung sederhana, tidak sistematis, dan minim orisinalitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengkaji model pembelajaran Mind Mapping sebagai alternatif yang diyakini mampu merangsang daya imajinasi, meningkatkan motivasi, dan membantu siswa mengorganisasi ide secara runtutPopulasi penelitian berjumlah 120 siswa kelas X RPL dan TKJ, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas X RPL 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X RPL 2 sebagai kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari 30 siswa. Instrumen penelitian berupa tes menulis teks biografi yang dinilai dengan rubrik mencakup aspek kelancaran ide, pemilihan diksi, kesesuaian struktur, dan orisinalitas. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji-t independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen adalah 72,30 dan meningkat menjadi 86,63 pada post-test, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 71,90 menjadi 77,07. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai t-hitung 2,987 lebih besar dari t-tabel 2,021 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan Mind Mapping berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kreativitas menulis siswa. Dengan demikian, Mind Mapping terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran menulis teks biografi, karena tidak hanya membantu siswa menyusun ide secara lebih terstruktur, tetapi juga memfasilitasi perkembangan keterampilan berpikir kreatif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru bahasa Indonesia dalam memilih model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis siswa di sekolah kejuruan maupun umum.