Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Strain
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimasi Unit Commitment Generator dengan Mempertimbangkan Reserve Constraints Menggunakan Metode Mixed Integer Linear Programming (MILP)

2026•

Kebutuhan enegri listrik yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan teknologi menuntut sistem tenaga listrik untuk beroperasi secara efsiensi, ekonomis, dan andal. Salah satu aspek penting dalam pengelolahan sistem tenaga listrik adalah penjadwalan unit pembangkit atau unit commitment, yaitu proses penentuan status operasi (ON/OFF) dan besaran daya keluaran optimasi dari setiap unit pembangkit selama periode perencanaan tertentu. Penelitian ini mengembangkan model optimasi unit commitment dengan mempertimbangkan Reserve constraints (Batasan Cadangan putar) guna menjaga keandalan sistem tenaga listrik saat terjadi peningkatan beban maupun gangguan mendadak. Metode yang digunakan adalah Mixed Integer Linear programming (MILP) yang diimplementasikan melalui perangkat lunak General Algebraic Modeling System (GAMS), dengan data sistem IEEE 30 Bus yang terdiri dari enam unit pembangkit termal sebagai model simulasi. Fungsi objektif yang diminimalkan mencakup biaya bahan bakar, biaya start-up dan biaya shut-down selama perencanaan 24 jam. Simulasi dilakukan pada empat skenario Reserve constraints, yaitu 10%, 20%, 30%, dan 40% dari total permintaan beban. Hasil simulasi menunjukan bahwa pada Reserve constraints 10%, hanya tiga generator (Gen 1, Gen 2, Gen 3) yang beroperasi sepanjang 24 jam dengan total biaya pembangkitan terendah sebesar $11.307,86. Pada Reserve constraints 20% generator 6 mulai aktif beroperasi pada jam-jam beban tinggi dengan total biaya sebesar $11.321,34. Pada Reserve constraints 30%, Generator 5 dan Generator 6 beroperasi lebih awal dan lebih lama untuk menjaga ketersediaan cadangan daya dengan total biaya sebesar $11.353,48. Pada Reserve constraints 40%, seluruh enam generator beroperasi secara bersamaan pada jam beban puncak (jam 17-20), dengan generator 4, 5, dan 6 beroperasi pada daya minimumnya, menghasilkan total biaya tertinggi sebesar $11.427,40. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Reserve constraints yang ditetapkan, semakin banyak unit pembangkit yang harus diaktifkan, yang berdampak pada peningkatan total biaya operasional sistem.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Konstruksi Rancang Bangun Mesin Uji Universal Menggunakan Sistem Komputasi

2022•

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang mesin uji universal dan menganalisis kekuatan konstruksi mesin uji universal sebelum di lakukan pengujian, untuk merancang dan menganalisis kekuatan konstruksi menggunakan software solidworks dan fitur simulasi, dimana dalam fitur ini akan di amati proses keluaran untuk hasil von misses stress, strain, displacement dan safety factor. Dalam penelitian ini akan di lakukan variasi pembebanan 100 Kg, 200 Kg dan 300 Kg di titik tempat pengujian rangka konstruksi. Hasil dari penelitian ini didapatkan untuk nilai terbesar pengujian tarik untuk beban maksimal 300 Kg degan nilai von misses stress maximal 109 N/〖mm〗^2, strain maximal 0,00038, displacement maximal 0,077 mm dan safety factor minimum 2,6, kemudian nilai terbesar pengujian bending untuk beban maksimal 300 Kg dengan nilai von misses stress maximal 20 N/〖mm〗^2, strain maximal 0,00038, displacement maximal 0,009 mm dan safety factor minimum 14. Dari hasil pembebanan kedua pengujian hasil von misses stress tidak melebihi yield strenght material sebesar 290 N/〖mm〗^2 kemudian untuk hasil strain dan displacement masih bersifat elastis dan hasil safety factor aman. Setelah itu hasil dari perbandingan perhitungan manual dengan hasil solidworks didapatkan persentase galat terbesar untuk perhitungan displacement dengan selisih error 44% dan persentase galat terkecil pada perhitungan safety factor dengan selisih error 0%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail