Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Speech Delay pada Balita di Kota Tarakan
Keterlambatan bicara merupakan masalah perkembangan yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun, merupakan suatu kondisi dimana kemampuan komunikasi anak tidak sesuai dengan tugas perkembangan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay pada balita di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan desain Case Control. Variabel penelitian ini terdiri dari pengetahuan ibu, sikap ibu, dan stimulasi ibu, dan serta kejadian speech delay. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita (usia 1-5 tahun) yang berdomisili di Kota Tarakan, dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik Total Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p-value=0,018), sikap ibu (p-value=0,008), dan stimulasi ibu (p-value=0,001) dengan kejadian speech delay pada balita di Kota Tarakan(p0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, sikap ibu, dan stimulasi ibu dengan kejadian speech delay pada balita di Kota Tarakan, dan yang paling kuat hubungannya adalah stimulasi ibu. Oleh karena itu, untuk mendukung perkembangan bicara anak agar sesuai dengan tahapan usianya maka stimulasi yang berkelanjutan dan sesuai dengan usia anak sangat penting untuk diberikan.