Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Sensor Arus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pengaruh Setting Thermal Overlod Relay Pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas pentingnya instalasi sensor arus dan Thermal Overload Relay (TOR) pada panel listrik untuk memberikan proteksi terhadap motor induksi 3 fasa Dahlander. Sensor arus berfungsi untuk memantau beban motor dan mencegah arus lebih, sementara TOR melindungi motor dari kerusakan akibat kelebihan suhu atau beban. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaturan setting pada sensor arus dan TOR mempengaruhi efektivitas proteksi motor. Pengaturan yang tepat menjaga motor tetap aman, sedangkan pengaturan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan. Khususnya pada motor Dahlander, pengaturan TOR sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat arus lebih. Berdasarkan perhitungan, arus nominal pada konfigurasi lambat motor adalah 1,90 A, sementara pada konfigurasi cepat sebesar 1,81 A. Pengaruh setting arus juga terlihat pada waktu trip sensor, dimana semakin besar setting arus, semakin lama waktu trip yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh setting arus terhadap waktu trip sensor pada konfigurasi lambat dan cepat cukup signifikan. Selain itu, sensor arus memberikan data yang akurat ±1%, dan TOR bekerja sinergis untuk melindungi sistem kelistrikan motor Dahlander dari kerusakan akibat arus lebih.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Alat Ukur Efisiensi Panel Surya Skala Laboratorium Berbasis Sensor Arus dan Tegangan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini didasari oleh peningkatan kebutuhan sel surya sebagai energi bersih dan berkelanjutan, serta terbatasnya ketersediaan alat uji yang efektif untuk mengukur performa sel surya. Sel surya merupakan perangkat yang dapat mengkonversi radiasi matahari menjadi energi listrik. Penelitian ini telah berhasil merancang bangun alat uji arus dan tegangan dengan mengintegrasikan sensor arus INA219 dan modul sensor tegangan 0–25V yang terhubung ke mikrokontroler Arduino Uno. Alat ini dirancang agar mampu mengukur parameter-parameter tegangan dan arus secara real-time yang datanya dapat ditampilkan melalui antarmuka komputer. Alat ini menggunakan lampu halogen sebagai sumber cahaya, serta potensiometer 1 – 21 KΩ sebagai beban untuk mengatur variasi pembacaan agar didapatkan kurva I-V. Dalam proses pengujian digunakan sel surya berukuran 10 x 9,5 cm2. Hasilnya menunjukan bahwa alat ini mampu mengukur nilai sel surya dengan tegangan maksimum (Vmpp) 3,24 Volt, arus maksimum (Impp) 4 mA, tegangan sirkuit terbuka (Voc) 4,3 Volt, dan arus sirkuit terbuka (Isc) 5,2 mA. Nilai Fill Factor dan efisiensi berturut-turut adalah 0,616 dan 3,75%. Seluruh hasil pengukuran arus dan tegangan telah dikalibrasi alat uji standar yakni voltmeter dan amperemeter. Temuan ini membuktikan bahwa alat uji yang dirancang dapat memberikan pengukuran yang akurat dan dapat diaplikasikan untuk evaluasi kinerja sel surya di skala laboratorium.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SISTEM PENGATURAN BEBAN GENERATOR SINKRON 3 FASA SECARA OTOMATIS BERBASIS INTERNALLY TRIGGERED TRIAC

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Perkembangan teknologi saat ini yang terus semakin maju dapat membuat semua pekerjaan manusia menjadi lebih mudah. Hal itu karena adanya sebuah peralatan khusus yang berfungsi sebagai penunjang dalam melaksanakan suatu pekerjaan terutama pekerjaan pada pembangkit tenaga listrik. Generator berfungsi sebagai penyuplai energi listrik ke beban. Kinerja generator ini saat dipengaruhi oleh beban sehingga ketika beban berubah-ubah dapat membuat generator tidak stabil. Selain itu akibat terus bertambahnya beban dapat menyebabkan gangguan beban lebih atau over load. Untuk mengatasi masalah itu penulis dalam penelitiannya ini akan membuat sistem pengaturan beban generator berbasis Internally Triggered TRIAC. Dengan menggunakan sistem ini, tegangan yang melintasi beban (lampu) dapat diturunkan sehingga nilai arus juga menurun sesuai setpoint yang ditetapkan agar tidak terjadi over load. Dalam hal ini nilai arus akan selalu berada pada nilai 0.50 A. Semakin besar beban maka semakin besar arusnya. Jika nilai arus melewati 0.50 A, maka sistem akan langsung menurunkan tegangan hingga 17.67 V oleh Internally Triggered TRIAC sehingga nilai arus juga menurun hingga setpoint yang ditetapkan yaitu 0.50 A.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail