ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adanya dan terus berlangsungnya sastra lisan yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu, serta perannya dalam melestarikan bahasa daerah dan identitas budaya setempat. Sastra lisan yang diteliti mencakup cerita rakyat Jalung Ngan Bungan Malan dan Uyau’ I’ut, serta nyanyian adat yang masih digunakan oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu di Desa Teras Baru, Kecamatan Tanjung Palas, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografis. Data yang dikumpulkan berupa tuturan lisan yang mengandung nilai budaya, nilai bahasa, dan kearifan lokal. Data tersebut diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat, serta melalui observasi langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan menyimpulkan hasil penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra lisan Dayak Kenyah Lepo’ Tepu masih ada, meskipun penggunaannya mulai menurun karena perubahan sosial dan budaya. Sastra lisan ini mengandung nilai moral dan etika, nilai sosial serta kebersamaan, serta nilai spiritual dan kepercayaan yang mencerminkan pola hidup masyarakat Dayak Kenyah Lepo’ Tepu. Selain itu, sastra lisan ini juga berperan penting dalam melestarikan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya lokal. Upaya pelestariannya dilakukan melalui cara pewarisan antar generasi, peran tokoh adat, dokumentasi, integrasi dalam pendidikan budaya lokal, serta kegiatan adat seperti perlombaan nyanyian adat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas struktur dan fungsi mantra pengobatan suku Tidung di Desa Buong Baru, Kabupaten Tana Tidung. Mantra, yang dikenal sebagai 'tawar', merupakan bagian integral dari tradisi lisan dan pengobatan tradisional yang diyakini memiliki kekuatan magis dan spiritual untuk mengobati penyakit serta mengatasi masalah kesehatan. Meskipun pengobatan modern telah dikenal, masyarakat Suku Tidung tetap digabungkan dengan mantra tradisional. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur mantra yang meliputi judul, pembuka, niat, tujuan, dan penutup, serta mengeksplorasi fungsi-fungsi mantra tersebut, yaitu fungsi budaya, kepercayaan, pendidikan, dan sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif deskripsi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan berusia 50-82 tahun yang memahami mantra, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif, termasuk pengurangan data, penyajian data, dan penarikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra pengobatan suku Tidung memiliki struktur lima komponen, meskipun tidak semua mantra lengkap, dan berfungsi secara budaya, kepercayaan, pendidikan, dan sosial. Mantra-mantra ini berperan penting dalam tradisi pelestarian, keyakinan spiritual, pengajaran nilai-nilai, dan penguatan solidaritas komunitas. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman dan pelestarian sastra lisan serta praktik pengobatan tradisional suku Tidung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Struktur dan Funngsi Mantra Pagar Diri Suku Dayak Punan Di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau (Kajian Sastra Lisan) Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh dan mendeskripsikan Struktur dan Fungsi Mantra Pagar Diri Suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah frasa atau kalimat berupa mantra pagar diri suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu mantra pagar diri suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau yang bersumber dari informan/narasumber. Instrumen dalam penelitian ini adalah human instrumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya, yaitu observasi, wawancara, teknik catat, teknik perekaman, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu identifikasi, klasifikasi, analisis data, danpenyimpulan. Data yang diperoleh sebanyak tujuh mantra pagar diri Struktur mantra terdiri atas enam unsur di antaranya, yaitu 1) unsur judul, 2) unsur pembuka, 3) unsur niat, 4) unsur sugesti, 5) unsur tujuan, 6) unsur penutup. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak semua mantra yang dimiliki suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau tersusun berdasarkan enam unsur tersebut, karena terdapat beberapa mantra yang hanya terdiri atas tiga unsur. Adapun secara keseluruhan mantra pagar diri yang dimiliki oleh suku Dayak Punan di Desa Respen Tubu Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau memiliki tiga fungsi, yaitu fungsi budaya, fungsi kepercayaan, dan fungsi pendidikan.