Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pembenah Tanah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH PODZOLIK MERAH KUNING PADA APLIKASI BEBERAPA BAHAN PEMBENAH TANAH ORGANIK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Podzolik merah kuning termasuk tanah tua dengan tingkat pelapukan lanjut, pencucian intensif, dan kesuburan kimia, fisika, serta biologi yang sangat rendah. Kendala sifat fisika podzolik merah kuning yang kurang baik, diantaranya daya pegang air rendah, tekstur lempung berliat, struktur kurang mantap dan permeabilitas makin kebawah makin rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pembenah tanah organik terhadap perubahan sifat fisika tanah Podzolik Merah Kuning dan mendapatkn jenis pembenah tanah yang mampu memberikan perubahan sifat fisika tanah yang terbaik. Penelitian dilakukan di lahan penelitian dan Labortorium Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor. Terdiri dari 10 perlakuan yaitu P0 (tanah tanpa perlakuan), P1 (Kotoran sapi 15 t/ha), P2 (Kotoran Sapi 30 t/ha), P3 (Kotoran sapi 45 t/ha), P4 (Arang sekam 15 t/ha), P5 (Arang sekam 30 t/ha), P6 (Arang sekam 45 t/ha), P7 (Cocopeat 15 t/ha), P8 (Cocopeat 30 t/ha), P9 (Cocopeat 45 t/ha). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 30 satuan. Percobaan dari setiap satuan percobaan terdiri dari 5 polybag. Parameter yang diamati meliputi kadar lengas, porositas, permeabilitas, berat jenis, berat volume, suhu tanah dan warna tanah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bahan pembenah tanah organik seperti kotoran sapi, arang sekam, dan cocopeat dapat memperbaiki sifat fisika tanah. Penambahan bahan organik terbukti meningkatkan kadar air, porositas tanah, serta menurunkan berat volume dan berat jenis tanah sehingga kemampuan tanah dalam menahan dan menyediakan air meningkat Pada penelitian ini pembenah tanah kotoran sapi dan arang sekam merupakan bahan pembenah tanah yang memberikan pengaruh terbaik dalam memperbaiki sifat fisika tanah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN PENGARUH BIOCHAR TERHADAP KETERSEDIAAN UNSUR HARA Fe (BESI) PADA TANAH MASAM

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Besi (Fe) merupakan salah satu hara mikro yang mutlak dipenuhi dalam rekasi metabolisme tumbuhan. Hara besi dibutuhkan dalam jumlah yang relatif sedikit, dan dinamika ketersediaannya dalam tanah dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya pembenah tanah. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh biochar sebagai pembenah tanah terhadap ketersediaan hara Fe pada tanah masam di Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mengunakan rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor yaitu dosis biochar (B), terdiri dari 5 tingkat dosis : B0, B1, B2, B3, dan B4 (dosis 0, 2.1, 4.4, 6.3, dan 8.4 g/100 g tanah), dan diinkubasi selama 8 minggu. Parameter pengamatan antara lain pH, kandungan C-Organik, Fe-tersedia dalam tanah, yang diamati pada lama inkubasi 0, 1, 4, dan 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dosis biochar berpengaruh terhadap ketersediaan Fe pada tanah masam. Pada semua lama inkubasi aplikasi biochar dosis 2,1 g/100 g tanah (B2) mampu menurunkan kandungan Fe tersedia dalam tanah menjadi berturut-turut 4.17, 3.59, 3.51 ppm pada lama inkubasi 1, 4, dan 8 minggu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail