Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pangasius
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KARAKTER MORFOLOGI DAN MOLEKULER IKAN PATIN (Pangasius sp) DARI SUNGAI KAYAN KELURAHAN TANJUN PALAS KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•

Ikan patin merupakan salah satu ikan air tawar anggota famili Pangasiade. Saat ini penelitian mengenai ikan patin di Indonesia masih minim dilakukan dan untuk di Kalimantan Utara belum pernah dilakukan khususnya dari DNA barcoding. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait DNA barcoding khususnya pada ikan patin di sekitar Kelurahan Tanjung Palas Privinsi Kalimantan Utara diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan acuan mengenai jenis pada ikan patin. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi spesies ikan patin secara akurat dalam upaya membantu konservasi ikan patin dari Sungai Kayan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepastian nama spesies ikan patin yang ada di Sungai Kayan, Kelurahan Tanjung Palas, Provinsi Kalimantan Utara berdasarkan karakter morfologi dan molekulernya. Morfologi diamati dengan membedakan bentuk tubuh, bentuk ekor, warna tubuh dan bentuk mata, selanjutnya diidentifikasi karakter molekuler melalui proses ekstraksi DNA, uji konsentrasi dan kemurnian, amplifikasi dengan PCR, elektroforesis dan sekuensing. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan genus Pangasius dengan karakter morfologi bentuk tubuh yang memanjang berwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiruan. Ikan ini juga tidak memiliki sisik dan memiliki kepala berukuran relatif kecil dibandingkan dengan badannya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ikan patin yang diidentifikasi secara molekuler merupakan ikan patin dari genus Pangasius dengan hasil persentase kemiripan pada Pangasius nasutus 94,75%, Pangasius hypophthaimus 90,80%, dan Pangasius micrinemus 92,86%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kebiasaan makan ikan Patin (Pangasius polyuranodon) di Sungai Sembakung Desa Atap Kabupaten Nunukan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pangasius polyuranodon merupakan salah satu ikan air tawar yang ada di perairan Sungai Sembakung, dan menjadi mata pencaharian nelayan dengan harga jual yang cukup ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan ikan patin di Sungai Sembakung Desa Atap. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni hingga Oktober 2019 di perairan Sungai Sembakung dengan titik lokasi di Desa Atap Kabupaten Nunukan. Pengambilan sampel ikan dilakukan sekali dalam sebulan dengan metode purposive random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data persentase ikan dengan lambung berisi (PILB), index of stomach content (ISC), indeks relatif penting (IRP), dan pengukuran kualitas air dilakukan secara langsung di sungai atau institu. Hasil penelitian dari analisis IRP ditemukan bahwa makanan utama patin adalah dari golongan hewan dengan kisaran 41 %, dan tumbuhan dengan kisaran 29 % , dimana hasil ini juga menunjukkan bahwa patin bersifat omnivora. Nilai PILB dengan kisaran rata - rata yaitu 83 % menandakan bahwa ketersediaan makanan di perairan tidak cukup melimpah, sehingga tidak semua sampel ikan yang diperoleh lambungnya berisi makanan atau kosong. Nilai ISC yang didapatkan dengan kisaran rata- rata adalah 1,04 %, hal ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi makan patin masih rendah. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan kisaran suhu 26,2 – 31 ºC masih optimal bagi biota air, dan pH 5-6 perairan bersifst as

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail