Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Neonatus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN CONTUINITY OF CARE (COC) PADA NY.N DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Meskipun cakupan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok telah menunjukkan hasil yang baik, kasus kematian bayi masih ditemukan sehingga diperlukan upaya pelayanan yang berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). Memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan (Continuity of Care) pada ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Studi kasus dengan pendekatan deskriptif menggunakan manajemen asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu yang mendapatkan asuhan mulai masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kebidanan komprehensif dilaksanakan sesuai standar pelayanan pada setiap periode, meliputi antenatal care, pertolongan persalinan, perawatan nifas, pelayanan neonatus, serta konseling dan pelayanan keluarga berencana. Selama pelaksanaan asuhan tidak ditemukan komplikasi yang bermakna. Kondisi ibu dan bayi tetap dalam keadaan fisiologis, kebutuhan dasar terpenuhi, serta ibu mampu memahami edukasi yang diberikan mengenai perawatan diri, perawatan bayi, pemberian ASI eksklusif, tanda bahaya, dan pemilihan metode kontrasepsi. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan secara optimal sesuai standar pelayanan serta berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN NON NUTRITIVE SUCKING (NNS): PACIFIER TERHADAP NYERI PADA NEONATUS PASKA PEMBERIAN VITAMIN-K BERDASARKAN PENILAIAN PIPP-R

2023•

Nyeri merupakan fenomena subyektif yang sulit dikaji pada neonatus karena neonatus belum mampu mendeskripsikan nyeri secara subyektif. PIPP-R merupakan alat pengkajian nyeri multi dimensi yang dapat diterapkan untuk melakukan pengkajian nyeri. Non Nutritive Sucking (NNS): pacifier adalah tindakan non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengontrol nyeri. Neonatus mengalami nyeri sejak saat baru lahir termasuk diantaranya pemberian injeksi vitamin K sebagai pencegahan perdarahan. Tujuan penelitian ini adalah unuk mengetahui pengaruh pemberian Non Nutritive Sucking (NNS): pacifier terhadap nyeri pada neonatus yang diberikan injeksi vitamin K berdasarkan penlaian PIPP-R. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif pra -eksperimental dengan desain static group comparation. Penelitian ini melibatkan 36 bayi baru lahir di ruang Bogenvil RSUD dr H. Jusuf SK. sebagai responden dengan metode Non Propability Sampling jenis purposive sampling. Berdasarkan hasil Mann Whitney menunjukkan hasil uji statistik dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 sehingga menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pemberian NNS: pacifier dengan nyeri neonatus. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa pemberian NNS: pacifier saat dilakukan tindakan invasif berupa injeksi vitamin K secara IM sangat berpengaruh dalam menurunkan nyeri pada neonatus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN MODIFIKASI NON NUTRITIVE SUCKING (NNS) TERHADAP NILAI PREMATURE INFANT PAIN PROFIL–REVISED (PIPP-R) PADA NEONATUS YANG DIBERIKAN VAKSIN HEPATITIS B

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ada berbagai macam manajemen nyeri non farmakologis yang dapat diterapkan pada neonatus, diantaranya adalah Non Nutritive Sucking (NNS). NNS adalah metode untuk merangsang refleks mengisap neonatus, memberikan bantuan dari nyeri akut. Prematur Infant Pain Profile Revised (PIPP-R) merupakan pengkajian nyeri neonatus yang memiliki validitas, reliabilitas, dan kelayakan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses penentuan manajemen nyeri non farmakologis yang dapat diterapkan dengan teknik atau manajemen non farmakologis menggunakan NNS atau hisap jari untuk mengurangi nyeri. Adapun metode yang digunakan yaitu desain Quasi eksperimental dipilih oleh peneliti dengan alasan peneliti ingin menilai pengaruh dari suatu metode pemberian modifikasi Non Nutritive Sucking terhadap penurunan nilai PIPP-R (Premature Infant Pain Profile- Revised). Dalam penelitian ini dilakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah responden diberikan perlakuan. Peneliti mengambil sampel pada responden yang akan dan sudah dilakukan tindakan vaksinasi Hepatitis B. Hasil yang diperoleh yaitu tidak ada pengaruh pemberian modifikasi (Non Nutritive Sucking) terhadap penurunan nilai PIPP-R (Premature Infant Pain Profile- Revised) pada neonatus yang dirawat di Rumah Sakit H. Jusuf S.K Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dibuktikan dengan nilai p >0.05. Akan tetapi, pada nilai rata-rata sebelum dan sesudah pemberian tindakan vaksinasi Hepatitis B terdapat perbedaan nilai rata-rata pada kelompok intervensi lebih efektif dalam menurunkan skala nyeri berdasarkan skala PIPP-R dengan modifikasi NNS dibandingkan kelompok kontrol. Pemberian modifikasi Non Nutritive Sucking terhadap penurunan nilai PIPP-R (Premature Infant Pain Profile-Revised) pada neonatus, menunjukkan nilai rata-rata lebih efektif pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN Pada BAYI Ny. H DENGAN PNEUMONIA NEONATUS di RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pneumonia merupakan penyakit radang akut pada sistem pernafasan yang menyerang jaringan paru dan sekitarnya. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan pada Bayi Ny. H dengan penyakit pneumonia neonatus. Metode penulisan yaitu deskriptif, tipe studi kasus dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan srudi dokumentasi serta studi kepustakaan. Hasil pengkajian klien terdapat 3 masalah keperawatan yang muncul yaitu: gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membrane alveolus-perifer, pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas dan resiko hipotermia dibuktikan dengan penurunan laju metabolisme, dan yang menjadi prioritas masalah keperawatan yaitu: pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas, gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membrane alveolus-perifer dan resiko hipotermia dibuktikan dengan penurunan laju metabolisme. Kesimpulan, penulis menemukan kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak terdapat pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosis yang intervensinya belum teratasi yaitu pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar intervensi yang belum teratasi dapat teratasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.H DAN BY.NY.H DENGAN ASFIKSIA RINGAN DAN INFEKSI TALI PUSAT DI PUSKESMAS JUATA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir (BBL), neonatus dan Keluarga Berencana (KB). Tujuan dari asuhan kebidanan kompfrehensif ini untuk memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan terjadi komplikasi yang menyertai Ny. H dan bayinya sejak masa kehamilan, persalinanan, nifasdan bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Metode yang dilakukan pada laporan tugas akhir ini adalah metode pendekatan studi kasus dimana penulis mengumpulkan data dan mendeskripsikan proses asuhan kebidanan komprehensif Continuty Of Care (COC) pada Ny. H dengan kehamilan dari usia 34-37 minggu dengan kunjungan kehamilan sebanyak 3 kali, persalinan 1 kali, nifas 4 kali, bayi baru lahir 1 kali, neonatus 4 kali dan Keluarga Berencana (KB) 1 kali melalui pendekatan Varney Dan SOAP. Pada asuhan kebidanan masa kehamilan tidak teridentifikasi adanya masalah pada masa kehamilan dilakukan 3 kali kunjungan keadaan klien normal. Proses persalinan berlangsung di Puskesmas Juata tanpa ada komplikasi dan penatalaksanaan telah dilkukan sesuai APN 60 langkah dengan kala 1 30 menit. Kala II 5 menit, kala III 5 menit dan kala IV 2 jam. Pada tanggal 12 Desember 2019 pukul 21.50 WITA bayi lahir spontan berjenis kelamin laki-laki, menangis, tonus otot baik, warna kulit kemerahan, berat badan 2500 gram dan panjang badan 46 cm. Pada asuhan masa nifas Ny. H tidak ada keluhan, dan masa neonatus pada bayi Ny. H ada keluhan yaitu terdapat tanda-tanda infeksi pada tali pusat. Kunjungan keluarga berencana dilakukan 1 kali, pada kunjungan pertama ibu telah memutuskan untuk menggunakan KB implant setelah memberikan konseling mengenai kelebihan, keterbatasan serta efek samping metode KB. Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Ny. H selama kehamilan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Pada asuhan persalinan kala 1, II, III dan IV tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Sedangkan pada asuhan nifas tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus, pada asuhan bayi baru lahir dan neonatus terdapat kesenjangan antara teori dan kasus, asuhan keluarga berencana (KB) dalam batas normal. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan continuity of care yang telah dilakukan pada Ny. H diharapkan klien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan sehingga kondisi ibu dan bayi tetap baik dan mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M DENGAN ANEMIA RINGAN DI WILAYAH PUSKESMAS JUATA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya AKI dan AKB menjadi masalah di Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga Kesehatan dan pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam Kehamilan. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar asuhan kebidanan Tujuan dari Laporan Tugas Akhir Asuhan Kebidanan Komprehensif ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara menyeluruh mulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan hingga ibu berencana menggunakan KB. Asuhan Kebidanan Komprehensif ini telah diberikan pada Ny. M usia 28 tahun G2P1A0 di Puskesmas Juata. Pengambilan data dilakukan secara langsung dan pendokumentasian dilakukan dengan SOAP. Asuhan Kebidanan pada kehamilan mengacu pada standar pelayanan minimal 10 T yang dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan. Penatalaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar Asuhan Persalinan Normal (APN). Lama persalinan Ny.D dimulai dari kala I yaitu 2 jam, Kala II selama 30 menit, Kala III selama 10 menit dan Kala IV berlangsung selama 2 jam. Kunjungan Nifas (KF) dilakukan sebanyak 3 kali bersamaan dengan kunjungan bayi (KN) yaitu pada 6 jam, 3 hari, 4 hari dan 13 hari. Berdasarkan hasil Asuhan Kebidanan Komprehensif yang telah diberikan pada Ny. M didapatkan bahwa selama masa kehamilan ibu mengalami anemia ringan kemidian ibu diberikan terapi sehingga pada kunjungan berikutnya Hb ibu kembali normal dan pada saat persalinan dan masa nifas Ny.M berjalan dengan normal tidak ada faktor resiko atau komplikasi dan pada bayi Ny. M dalam kondisi baik dan sehat, tidak ada infeksi dan tidak ada cacat bawaan. Berakhirnya Asuhan Kebidanan Komprehensif diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan. Sehingga ibu dan bayi tetap dapat mencegah dan terhindar dari terjadinya komplikasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.H DI PMB rubiyah,A.md.Keb

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya AKI dan AKB menjadi masalah di Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga kesehatan, pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam kehamilan, terlalu banyak anak, terlalu muda dan terlalu tua untuk hamil. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar kebidanan. Tujuan diberikan asuhan kebidanan komprehensif sejak masa hamil, hingga bayi baru lahir, mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Penatalaksanaan asuhan komprehensif dari masa dilakukan sebanyak 7 kali. Pada trimester pertama 1 kali, trimester kedua 2 kali dan trimester ketiga 4 kali dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 7 hari dan 14 hari asuhan pada bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 3-7 hari dan 8-28 hari. Asuhan kebidanan masa kehamilan tidak ditemukan adanya masalah ibu dalam keadaan normal, pada kunjungan ke-1 37 minggu 6 hari ibu mengalami sakit punggung sehingga diberikan KIE, kehamilan berlangsung normal. Asuhan persalinan normal. Asuhan persalinan dilakukan dengan APN 60 langkah tidak teridentifikasi penyulit atau komplikasi. Persalinan kala I,II,III,IV berlangsung normal. Asuhan masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan yang meliputi 6 jam postpartum, 7 hari dan 14 hari tidak teridentifikasi adanya masalah penyulit atau komplikasi, nifas berlangsung normal. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan yang meliputi 6 jam, 3 hari dan 8 hari tidak teridentifikasi adanya masalah atau komplikasi, bayi baru lahir dalam keadaan normal. Asuhan komprehensif mampu berlangsung dengan baik jika adanya kerjasama antara bidan dengan tenaga kesehatan yang lain, serta dukungan dari pemerintah berupa peningkatan fasilitas kesehatan, dengan dilakukan asuhan kebidanan persalinan, nifas, dan bayi baru lahir terdeteksi dan dapat segera diatasi, agar mampu mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L DIWILAYAH PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir (BBL), neonatus dan Keluarga Berencana (KB). Tujuan dari asuhan kebidanan kompfrehensif ini untuk memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan terjadi komplikasi yang menyertai Ny. L dan bayinya sejak masa kehamilan, persalinanan, nifas dan bayi baru lahir. Mulai dari mengidentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan dan pemeriksaan sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi. Metode yang dilakukan pada laporan tugas akhir ini adalah metode pendekatan studi kasus dimana penulis mengumpulkan data dan mendeskripsikan proses asuhan kebidanan komprehensif Continuty Of Care (COC) pada Ny. L dengan kehamilan dari usia 34-37 minggu dengan kunjungan kehamilan sebanyak 3 kali, persalinan 1 kali, nifas 4 kali, bayi baru lahir 1kali, neonatus 4 kali dan Keluarga Berencana (KB) 1 kali melalui pendekatan Varney Dan SOAP. Pada Ny. L proses kehamilan berjalan dengan fisiologis walupun Ny. L dikategorikan resiko tinggi, hal ini diketaui dari usia Ny. L 36 tahun dan jumlah kehamilan Ny. L lebih dari 4 kali atau disebut dengan grandemultipara. Proses persalinan berlangsung normal di Puskesmas Karang Rejo tanpa ada komplikasi dan penatalaksanaan telah dilkukan sesuai APN 60 langkah dengan kala 1 30 menit. Kala II 5 menit, kala III 5 menit dan kala IV 2 jam. Pada tanggal 02 Desember 2019 pukul 01.35 WITA bayi lahir spontan berjenis kelamin laki-laki, menangis kuat, tonus otot baik, warna kulit kemerahan, berat badan 2900 gram dan panjang badan 47 cm. Pada asuhan masa nifas Ny. L tidak ada keluhan, dan masa neonatus pada bayi Ny. L tidak ada keluhan. Kunjungan keluarga berencana dilakukan 1 kali, pada kunjungan pertama ibu telah memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan setelah memberikan konseling mengenai kelebihan, keterbatasan serta efek sanping metode KB. Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Ny. L selama kehamilan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus. Pada asuhan persalinan kala 1, II, III dan IV tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Sedangkan pada asuhan nifas, bayi baru lahir, neonatus dan keluarga berencana (KB) dalam batas normal. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan continuity of care yang telah dilakukan pada Ny. L diharapkan klien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan sehingga kondisi ibu dan bayi tetap baik dan mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M G2P1A0 DI WILAYAH PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan Kebidanan adalah memberikan pelayanan pada masa Kehamilan, Persalinan, nifas dan bayi baru lahir untuk mengurangi AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi Indonesia, disebabkan karena pertolongan oleh non tenaga kesehatan, pengawasan antenatal yang masih kurang memadai sehingga terjadinya resiko tinggi dalam kehamilan, terlalu banyak anak, terlalu mudah dan terlalu tua untuk hamil. Masalah ini dapat diatasi dengan meningkatkan pelayanan kebidanan yang berkualitas sesuai dengan standar kebidanan. Tujuan diberikan asuhan kebidanan komprehensif sejak masa hamil, hingga bayi baru lahir, mulai dari mengindentifikasi, mendiagnosa, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kunjungan. Metode yang dilakukan pada laporan tugas akhir ini adalah metode pendekatan studi kasus dimana penulis mengumpulkan data dan mendeskripsikan proses asuhan kebidanan komprehensif Continuty Of Care (COC) pada Ny. M melalui pendekatan Varney Dan SOAP. Penatalaksanaan asuhan komprehensif dari masa kehamilan dilakukan sebanyak 9 kali. Pada trimester pertama 3 kali, trimester kedua 3 kali dan trimester ketiga 5 kali dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan, nifas dilakukan 3 kali kunjungan 6 jam, 3 hari dan 10 hari asuhan pada BBL dilakukan bersamaan dengan kunjungan nifas 6 jam, 3 hari dan 10 hari. Pada asuhan persalinan tanggal 23 November 2019 bayi lahir spontan . tidak teridentifikasi adanya masalah pada masa persalinan. Pada masa nifas dilakukan 3 kali kunjungan dan tidak teridentifikai adanya masalah. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 3 kali kunjungan dan tanpa adanya identifikasi masalah apapun. Asuhan komprehensif yang diberikan berlangsung dengan baik, diharapkan bidan dengan tenaga tenaga kesehatan meningkatkan fasilitas pelayanan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dan institusi meningkatkan kualitas pendidikan sehingga dapat menghasilkan bidan yang berkualitas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail