Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Model Pembelajaran Two Stay Two Stray
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh sampel pada penelitian ini 62 siswa yaitu 31 siswa kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas V1II-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan pretest-posttest yang masing-masing terdiri dari 5 soal uraian dengan soal yang berbeda. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 pada hasil posttest yaitu sebesar 4,625 dan nilai 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu sebesar 1,671 (dengan 𝑑𝑓 = 62 − 2 = 60). Dapat dilihat bahwa 4,625 > 1,671 sehingga keputusan yang diambil adalah 𝐻0 ditolak dan 𝐻1diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan posttest hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Sedangkan pada hasil pretest siswa yaitu sebesar 1,317 dan nilai 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu sebesar 1,671 dengan (dengan 𝑑𝑓 = 62 − 2 = 60). Dapat dilihat bahwa 1,3171,671 sehingga keputusan yang diambil adalah 𝐻0 diterima dan 𝐻1 ditolak yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pretest hasil belajar siswa kelas eksperimen dan pretest hasil belajar siswa kelas kontrol. Hasil ini diperkuat dengan nilai rata-rata tes hasil belajar siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tes hasil belajar siswa yang menggunakan model konvensional. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 3 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan posttest-only design with nonequivalent groups. Sebelum pengambilan sampel dilakukan, peneliti terlebih dahulu melakukan uji kesetaraan menggunakan uji anava satu jalur. Tujuan dari uji kesetaraan adalah untuk menunjukkan bahwa kelompok-kelompok populasi yang digunakan setara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 61 siswa yaitu 30 siswa kelas IX-9 sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas IX-7 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes yaitu posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji anava satu jalur diperoleh nilai Fhitung : 6,629159 > Ftabel : 4.003983. Selanjutnya dilakukan uji komparasi ganda dengan metode Scheffe, hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) lebih berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan pengujian hipotesis dan nilai rata-rata kedua kelas maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail