Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Matching
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI DESA SAJAU HILIR KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2026•

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian lahan pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, guna mendukung ketahanan pangan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium untuk mengidentifikasi karakteristik fisik serta kimia tanah. Parameter pengamatan meliputi temperatur (tc), ketersediaan air (wa), media perakaran (rc), retensi hara (nr), bahaya banjir (fh) dan penyiapan lahan (lp). Evaluasi dilakukan dengan metode pencocokan (matching) antara persyaratan tumbuh tanaman padi sawah berdasarkan kriteria BBPPSLP (2011) dengan kualitas lahan yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan aktual di lokasi tersebut tergolong dalam kelas S1 (Sangat Sesuai) dan S2 (Cukup Sesuai). Faktor pembatas utama yang ditemukan meliputi retensi hara akibat pH tanah yang masam dan rendahnya kandungan bahan organik, serta faktor fisik berupa permeabilitas tanah yang tergolong agak cepat sehingga profil tanah sulit mempertahankan lengas, terutama saat suhu udara ekstrem mencapai 35,48°C. Meskipun demikian, seluruh lahan memiliki potensi untuk ditingkatkan menjadi kelas kesesuaian potensial S1 (Sangat Sesuai) melalui upaya perbaikan seperti pengapuran untuk menetralkan pH, pemberian pupuk organik guna meningkatkan ketersediaan hara, serta penerapan teknik pelumpuran (puddling) untuk membentuk lapisan kedap air agar pengelolaan air lebih efisien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Kesesuaian Lahan Budidaya Rumput Laut (Kappapyhcus Alvarezii) Dengan Metode Longline Pada Kawasan Amal Kota Tarakan

2024•

Jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan dan dikembangkan di Kota Tarakan yaitu rumput laut jenis (K. alvarezii). K. alvarezii merupakan rumput laut yang secara luas diperdagangkan, baik untuk keperluan bahan baku industri dalam negeri maupun untuk ekspor. Namun dalam pelaksanaanya masih ditemukan beberapa permasalahan yang mengakibatkan menurunnya jumlah produksi. Salah satu faktor keberhasilan budidaya rumput laut adalah penentuan lokasi dan kondisi perairan harus disesuaikan dengan metode budidaya yang akan digunakan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian lahan budidaya rumput laut (K. alvarezii) di kawasan Amal Kota Tarakan, melalui pengukuran parameter kualitas air. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2024. Setiap lokasi dilakukan sampling pada dua titik sampling di lokasi budidaya rumput laut dengan metode long line. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengamatan parameter kualitas. Materi penelitian ini adalah analisis kesesuaian perairan dilakukan dengan pengukuran kualitas air dengan menggunakan metode matching dan scoring. Parameter kualitas air yang diamati antara lain suhu, kecerahan, salinitas, pH, kecepatan arus, oksigen terlarut, posfat, dan nitrat. Nilai skor dari setiap parameter pada setiap titik pengamatan dilakukan penghitungan menggunakan program Microsoft Excel untuk menentukan penilaian kesesuaian lahan dengan kriteria (S1) sesuai; (S2) cukup sesuai; dan (N) tidak sesuai. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa Amal Baru dan Amal Lama masuk dalam kategori S2 (cukup sesuai) dengan nilai masing-masing 47. Hal ini menunjukan Kawasan Amal Baru dan Amal Lama mempunyai pembatas (penghambat) yang cukup berarti sebagai lahan budidaya rumput laut (K. Alvarezii.).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kemampuan Lahan Pertanian di Kota Tarakan Untuk Pengembangan Pertanian Kawasan Perbatasan Kalimantan Utara

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan lahan merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan wilayah pertanian. Intepretasi morfologi dan karakteristik lahan menjadi tolak ukur penilaian kemampuan dan kualitas suatu lahan, selanjutnya kemampuan lahan menjadi acuan bagi pemanfaatan dan arahan perbaikan lahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik dan kelas kemampuan lahan di Kota Tarakan, serta memberikan rekomendasi perbaikan lahan berdasarkan faktor-faktor pembatas yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati morfologi tanah dan karakteristik lahan pada 8 titik pengamatan yang mewakili tata guna lahan di Kota Tarakan. Penentuan kelas kemampuan lahan menggunakan metode matching berdasarkan kriteria klasifikasi kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 kelas kemampuan lahan yaitu kelas II di lokasi Pantai Amal dan Juata Kerikil, kelas III di Kampung Bugis, dan kelas IV di Mamburungan, Slipi, Gunung Selatan, Karang Harapan dan Juata laut, dengan faktor pembatas tekstur, drainase, erosi dan kemiringan lereng. Lahan dengan faktor pembatas kemiringan, erosi dan drainase dapat diusahakan untuk pertanian dan akan memberikan nilai ekonomi yang sangat baik melalui perbaikan lahan dengan amandemen tanah, pupuk organik, mulsa dan teknik tera sering

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail