Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Konjungsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Konjungsi Dalam Kalimat Majemuk Pada Cerita Fantasi Karya Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan (Kajian Sintaksis)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konjungsi dan kesalahan penggunaan konjungsi dalam kalimat majemuk pada cerita fantasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak, dengan fungsi konjungsi. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang terdapat dalam cerita fantasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Pada analisis data, peneliti mengkaitkan kajian teori dengan data yang terkumpul mengenai arti atau maksud penggunaan data tersebut. Hasil penelitan menunjukan bahwa terdapat penggunaan konjungsi dan kesalahan konjungsi dalam kalimat majemuk pada cerita fantasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan. Data penggunaan konjungsi dalam kalimat majemuk yang diperoleh sebanyak 32 data, penggunaan konjungsi koordinatif dalam kalimat majemuk setara sebanyak 21 data, sedangkan penggunaan konjungsi subordinatif dalam kalimat majemuk bertingkat sebanyak 11 data. Data kesalahan penggunaan konjungsi dalam kalimat majemuk sebanyak 8 data. Kesalahan konjungsi koordinatif dalam kalimat majemuk setara sebanyak 4 data dan kesalahan konjungsi subordinatif dalam kalimat majemuk bertingkat sebanyak 4 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penggunaan Konjungsi pada Karangan Cerita Fantasi Siswa Kelas VII di SMP Negeri 3 Tarakan

2021•

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konjungsi dan kesalahan penggunaan konjungsi pada karangan cerita fantasi siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Data yang telah ditemukan kemudian diklasifikasi sesuai dengan fungsi konjungsi. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang terdapat dalam karangan cerita fantasi siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Tarakan. Pada analisis data, peneliti mengaitkan kajian teori dengan data yang terkumpul mengenai arti atau maksud penggunaan data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penggunaan konjungsi dan kesalahan penggunaan konjungsi pada karangan cerita fantasi siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Tarakan. Data penggunaan konjungsi yang diperoleh sebanyak 93 data. Data kesalahan penggunaan konjungsi yang diperoleh sebanyak 124 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN KOHESI GRAMATIKAL KONJUNGSI DALAM WACANA KORAN HARIAN RADAR TARAKAN (KAJIAN WACANA)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi gramatikal konjungsi yang terdapat dalam wacana koran harian Radar Tarakan pada kolom politik edisi Mei 2019. Jenis penelitian ini bersifat penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat dan penggalan paragraf yang di dalamnya menggambarkan bentuk kohesi gramatikal (konjungsi) yang terdapat dalam wacana koran harian Radar Tarakan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu koran harian yang diterbitkan oleh Radar Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan analisis wacana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, terdapat penggunaan kohesi gramatikal konjungsi dalam wacana koran harian Radar Tarakan pada kolom politik edisi Mei 2019. Konjungsi yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu konjungsi koordinatif sebanyak 39 data dengan penanda (atau, dan, melainkan dan tetapi). Konjungsi subordinatif sebanyak 84 data dengan penanda (agar, bahwa, begitu, biar, daripada, dengan, hingga, jika, kalau, karena, ketika, sebab, sebagai, sehingga, sementara, seperti, setelah dan yang). Konjungsi korelatif sebanyak 1 data dengan penanda (baik maupun). Konjungsi antarkalimat sebanyak 9 data dengan penanda (bahkan, oleh karena itu, kemudian, meski demikian dan namun). Konjungsi antarparagraf sebanyak 1 data dengan penanda (mengenai). Kemudian, konjungsi gabungan yang diperoleh sebanyak 103 data. Penggunaan kohesi gramatikal konjungsi masih kurang diperhatikan. Hal tersebut dibuktikan dengan pemerolehan data penggunaan konjungsi subordinatif yang lebih dominan dibandingkan dengan penggunaan konjungsi lainnya. Penanda konjungsi subordinatif yang paling banyak digunakan yaitu konjungsi yang sebagai penanda hubungan atributif sebanyak 98 data, sedangkan penggunaan konjungsi yang paling sedikit digunakan yaitu konjungsi korelatif karena hanya ditemukan 1 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail