Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kepuasan Petani
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PETANI PADA PENYULUHAN DI DESA TANJUNG ARU KECAMATAN SEBATIK TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan penyuluhan pertanian yang ditandai dengan rendahnya intensitas kunjungan penyuluh, kurangnya komunikasi, dan materi penyuluhan yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan petani. Kondisi tersebut diduga memengaruhi tingkat kepuasan petani terhadap layanan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui penyuluhan pertanian di Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur (2) Menganalisis tingkat kepuasan petani serta (3) Menganalisis pengaruh motivasi penyuluh, kompetensi penyuluh, kinerja penyuluh, dan dukungan kelembagaan terhadap tingkat kepuasan petani. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 63 petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penyuluhan pertanian dilaksanakan oleh BPP Sebatik dengan 10 orang PPL, menggunakan metode demplot dan sekolah lapang. Kelembagaan berupa Gapoktan dan poktan (2) Tingkat kepuasan petani terhadap penyuluhan pertanian berada pada kategori cukup puas, dengan 65,08% (3)Secara simultan, motivasi penyuluh, kompetensi penyuluh, kinerja penyuluh, dan dukungan kelembagaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petani dengan nilai Fhitung sebesar 13,805 > Ftabel 2,530 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Secara parsial, kompetensi penyuluh (sig. = 0,000), kinerja penyuluh (sig. = 0,005), dan dukungan kelembagaan (sig. = 0,019) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petani, sedangkan motivasi penyuluh tidak berpengaruh signifikan (sig. = 0,519). Variabel yang paling dominan memengaruhi kepuasan petani adalah kompetensi penyuluh dengan nilai sig 0,000.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN Abstrak Peningkatan kapasitas petani dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan dapat dipengaruhi oleh peran penyuluh pertanian. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh di Kota Tarakan menyebabkan penyuluh harus membina 200 kelompok tani sayuran yang tersebar dibeberapa wilayah sekaligus, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada petani. Kinerja penyuluh yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan petani serta mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kinerja penyuluh pertanian terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Sampel penelitian berjumlah 100 petani sayuran yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan konsep teoritis, yang mencakup sasaran penyuluhan, tenaga, kelembagaan, metode dan teknik, kebijakan, serta materi penyuluhan; (2) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dan kepuasan petani sayuran dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,628, t-statistik 7,742, dan p-value 0,000 dan 0,643, t-statistik 10,919, dan p-value 0,000; (3) Kepuasan petani sayuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dengan nilai koefisien sebesar 0,254, t-statistik 2,290, dan p-value 0,022; (4) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani, peran variabel mediasi menunjukkan koefisien sebesar 0,163, t-statistik 2,396, dan p-value 0,017. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja penyuluh pertanian yang baik, berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan petani dan mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN PADI SAWAH DI DESA MALINAU SEBERANG KECAMATAN MALINAU UTARA (STUDI KASUS: KELOMPOK TANI SIANG BARANG TIGA)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh peran penyuluh pertanian terhadap produksi padi sawah di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara (Studi Kasus Kelompok Tani Siang Barang Tiga), serta mengetahui pengaruh peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan produksi padi sawah di kelompok tani siang barang tiga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan analisis regresi sederhana. Responden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang dari keseluruhan anggota kelompok tani siang barang tiga. Adapun teknik pengambilan sampel yang yaitu dengan cara purposive sampling. Jenis data yang digunakan data primer, data sekunder dan menggunakan aplikasi IBM SPSS statistic untuk mengetahui pengaruh peran penyuluh terhadap produksi padi di kelompok tani siang barang tiga Berdasarkan hasil penelitian peran penyuluh sebagai edukator, inovator, fasilitator, supervisor, konsultan dan evaluator berada pada kategori baik yang berpengaruh terhadap produksi padi sawah. Berdasarkan hasil analisis data dengan analisis regresi sederhana dapat disimpulkan bahwa peran penyuluh (X) terhadap produksi padi sawah (Y) berpengaruh secara signifikan dengan tingkat kepercayaan 71,6% dalam menjelaskan varians terhadap variabel dependent (produksi padi sawah) dan masih ada 28,4% varians yang dijelaskan oleh faktor variabel dependent lain.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail