Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Kejang Demam
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Kejang Demam Pada Bayi Di Wilayah Desa Tideng Pale

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kejang demam merupakan kejang yang paling sering terjadi pada anak. Kejang demam didefinisikan sebagai bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal di atas 38°c) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan Tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada bayi. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rencana penelitian yang digunakan adalah Survey Deskriptif, dengan total 50 responden dengan menggunakan non-probability sampling dengan teknik Sampling Insidental. Hasil penelitian yang didapat bahwa sebagian besar mempunyai tingkat pengetahuan cukup sebesar 66,0% tentang penanganan kejang demam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam di wilayah desa Tideng Pale.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN ANAK DENGAN DIAGNOSA KEJANG DEMAM DIRUANG PERAWATAN ANGGREK B RSUD TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kejang demam adalah kejang yang disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh diatas 38 derajat C namun tidak disertai penyebab atau penyakit lain yang membuat terjadinya kejang seperti infeksi saraf pusat dan masih banyak lagi. Berulangnya kejang demam disebabkan oleh banyaknya faktor risiko, salah satu faktor risiko tersebut adalah riwayat kejang di keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko berulangnya kejang demam dan apakah terdapat hubungan antara riwayat kejang di keluarga dengan berulangnya kejang demam. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional serta telah melewati ethical clearance. Jumlah sampel sebanyak 69 pasien dipilih secara simple random sampling. Data didapatkan melalui rekam medis semua pasien anak dengan kejang demam berulang yang dirawat di RSUD Tabanan tahun 2017 - 2020. Dari 69 sampel pasien kejang demam, sebanyak 37 sampel (53,6%) mengalami kejang demam berulang. Hasil pen- gujian independent t test mendapatkan pengaruh yang signifikan antara jenis kejang demam sederhana dan riwayat kejang di keluarga terhadap berulangnya kejang demam. Hasil uji regresi logis- tik menunjukan bahwa riwayat kejang di keluarga memiliki hubungan yang kuat terhadap berulangnya kejang demam Anak memiliki risiko lebih besar untuk kembali mengalami kejang demam apabila memiliki riwayat kejang di keluarga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK An. K DENGAN DIAGNOSIS MEDIK KEJANG DEMAM SEDERHANA RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Asuhan Keperawatan Anak An. K Dengan Diagnosis Medik Kejang Demam Sederhana Di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Indah Kumala Pati, Alfianur, Nurman Hidaya Kejang demam merupakan kejang yang disertai demam yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh >380C. Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang sering dijumpai pada anak-anak dan menyerang sekitar 4% anak. Kejang demam yang tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Asuhan keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk mencegah serangan kejang dan meminimalkan risiko komplikasi. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan kejang demam sederhana. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal An. K. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkah proses keperawatan. Hasil penelitian menemukan perbedaan tidak bermakna pada semua tahap proses keperawatan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Terdapat empat diagnosis keperawatan pada An. K yaitu hipertermi, defisit nutrisi, gangguan pola tidur, dan resiko cedera. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjakan tiga diagnosis keperawatan dapat teratasi dan saru diagnosis keperawatan yang teratasi sebagian. Dapat disimpulkan bahwa perawat mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.J DENGAN DIAGNOSA MEDIS KEJANG DEMAM KOMPLEKS DIRUANGAN CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kejang demam merupakan kejang yang terjadi pada suhu badan tinggi diatas 38°C. Berdasarkan data Medical Record Rumah Sakit Umum Kota Tarakan terdapat 135 kasus kejadian kejang demam. Tujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan kejang demam kompleks. Metode penulisan dengan deskritif tipe studi kasus yaitu dengan mengunakan lima langkah proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi pemeriksaan fisik dokumentasi dan studi kepustakaan. Diagnosa keperawatan yang di dapatkan pada An. J adalah hipertermi berhubungan dengan proses penyakit, bersihan jalan napas tidak efektif berhubunga dengan penumpukan sputum, defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan, gangguan pola tidur berhubungan dengan kontrol tidur. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah di susun berdasarkan prioritas masalah maka penulis menemukan semua masalah diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. K DENGAN DIAGNOSA KEJANG DEMAM SEDERHANA DI RUANG ANGGREK BRUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

2020•

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. K DENGAN DIAGNOSA KEJANG DEMAM SEDERHARANA DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Jasni, Sulidah, Nurman Hidaya Abstrak Kejang demam merupakan gangguan transien pada anak-anak yang terjadi bersamaan dengan demam. Keadaan ini merupakan salah satu gangguan neurologik yang paling sering dijumpai pada masa kanak-kanak dan menyerang sekitar 4% anak. Kejang demam yang tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Asuhan keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk mencegah serangan kejang dan meminimalkan resiko komplikasi. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan kejang demam sederhana. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. K. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkah proses keperawatan. Hasil penelitian menemukan perbedaan tidak bermakna pada semua tahap proses asuhan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. K yaitu hipertemi, resiko cedera, resiko defisit nutri, dan kurang pngetahuan. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan tiga diagnosa keperawatan dapat teratasi dan satu diagnosa keperawatan tidak teratasi. Dapat disimpulkan bahwa perawat telah mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik. ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. K DENGAN DIAGNOSA KEJANG DEMAM SEDERHARANA DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN Jasni, Sulidah, Nurman Hidaya Abstrak Kejang demam merupakan gangguan transien pada anak-anak yang terjadi bersamaan dengan demam. Keadaan ini merupakan salah satu gangguan neurologik yang paling sering dijumpai pada masa kanak-kanak dan menyerang sekitar 4% anak. Kejang demam yang tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Asuhan keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk mencegah serangan kejang dan meminimalkan resiko komplikasi. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan kejang demam sederhana. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. K. Peneliti menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup lima langkah proses keperawatan. Hasil penelitian menemukan perbedaan tidak bermakna pada semua tahap proses asuhan. Prosedur diagnostik yang tidak lengkap merupakan kesenjangan utama pada tahap pengkajian. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. K yaitu hipertemi, resiko cedera, resiko defisit nutri, dan kurang pngetahuan. Intervensi keperawatan dan implementasi disesuaikan dengan kondisi klien dan ketersediaan sarana penunjang. Evaluasi akhir berdasarkan kriteria hasil menunjukkan tiga diagnosa keperawatan dapat teratasi dan satu diagnosa keperawatan tidak teratasi. Dapat disimpulkan bahwa perawat telah mampu melakukan asuhan keperawatan secara baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail