Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata kunci : Cabai
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Dalam Pengendalian Hama Kutu Daun (Aphis gossypii) Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.)

2024•

Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura penting yang dibudidayakan secara komersial. Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya tanaman cabai di Indonesia adalah serangan hama. Kutu daun (Aphis gossypii) merupakan hama utama yang menyerang daun pada tanaman cabai. Daun pepaya merupakan salah satu alternatif bahan pestisida nabati. Ekstrak tanaman ini berpotensi untuk mengendalikan populasi hama kutu daun yang merupakan hama penting pada usaha budidaya tanaman cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui keefektifan dari penggunaan ekstrak daun pepaya dalam mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) pada tanaman cabai merah; (2) mengetahui konsentrasi yang terbaik dalam penggunaan ekstrak daun pepaya yang mampu mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) pada tanaman cabai merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi ekstrak daun pepaya 0%, 30%, 40%, 50% dan 60%. Masing- masing perlakukan di ulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 60 unit percobaan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari intensitas kerusakan daun, mortalitas kutu daun, dan deskripsi gejala kematian kutu daun. Analisis data menggunakan analisis varian ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) pemberian ekstrak daun pepaya dapat mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) dan telah efektif dalam mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) yang menyerang tanaman cabai merah; (2) perlakuan P4 dengan konsentrasi 60% merupakan perlakuan terbaik yang dapat mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii) yang menyerang tanaman cabai. Kata Kunci : Cabai Merah, Kutu Daun, Pestisida Nabati, Daun Pepaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

APLIKASI EKSTRAK TUMBUHAN AKAR LARAK (Fissistigma fulgens) SEBAGAI PENGENDALI LAYU Fusarium oxysporum PADA TANAMAN CABAI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

APLIKASI EKSTRAK TUMBUHAN AKAR LARAK (Fissistigma fulgens) SEBAGAI PENGENDALI LAYU Fusarium oxysporum PADA TANAMAN CABAI Abstrak Cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Produksi cabai di Indonesia melalui budidaya tanaman tidak terlepas dari adanya organisme pengganggu tanaman (OPT). Penyakit layu yang disebabkan Fusarium oxysporum (F. oxysporum) merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman cabai. Salah satu pengendalian penyakit tanaman yang ramah lingkungan adalah menggunakan pestisida nabati yang terbuat dari ekstrak tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi terbaik ekstrak tumbuhan F. fulgens sebagai pestisida nabati pengendali penyakit layu jamur F. oxysporum pada tanaman cabai dengan konsentrasi setiap perlakuan yakni kontrol (tanpa perlakuan ekstrak), 20.000 ppm, 25.000 ppm, dan 30.000 ppm. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan empat ulangan sehingga diperoleh sebanyak 16 unit percobaan, setiap unit percobaan terdiri dari 2 polybag. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan analisis uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak adanya gejala serangan layu F. oxysporum pada semua perlakuan tetapi pada parameter pertumbuhan dan produksi, konsentrasi F. fulgens 20.000 ppm memberikan nilai terbaik untuk parameter persentase bunga mekar menjadi buah, bobot buah layak panen, dan jumlah buah tidak layak panen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail