APLIKASI EKSTRAK TUMBUHAN AKAR LARAK (Fissistigma fulgens) SEBAGAI PENGENDALI LAYU Fusarium oxysporum PADA TANAMAN CABAI
APLIKASI EKSTRAK TUMBUHAN AKAR LARAK (Fissistigma fulgens) SEBAGAI PENGENDALI LAYU Fusarium oxysporum PADA TANAMAN CABAI Abstrak Cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Produksi cabai di Indonesia melalui budidaya tanaman tidak terlepas dari adanya organisme pengganggu tanaman (OPT). Penyakit layu yang disebabkan Fusarium oxysporum (F. oxysporum) merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman cabai. Salah satu pengendalian penyakit tanaman yang ramah lingkungan adalah menggunakan pestisida nabati yang terbuat dari ekstrak tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi terbaik ekstrak tumbuhan F. fulgens sebagai pestisida nabati pengendali penyakit layu jamur F. oxysporum pada tanaman cabai dengan konsentrasi setiap perlakuan yakni kontrol (tanpa perlakuan ekstrak), 20.000 ppm, 25.000 ppm, dan 30.000 ppm. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan empat ulangan sehingga diperoleh sebanyak 16 unit percobaan, setiap unit percobaan terdiri dari 2 polybag. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan analisis uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak adanya gejala serangan layu F. oxysporum pada semua perlakuan tetapi pada parameter pertumbuhan dan produksi, konsentrasi F. fulgens 20.000 ppm memberikan nilai terbaik untuk parameter persentase bunga mekar menjadi buah, bobot buah layak panen, dan jumlah buah tidak layak panen.