Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci : Makna
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM RUMAH ADAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DI DESA PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU (KAJIAN SEMIOTIKA)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Makna yang Terkandung dalam Adat Suku Dayak Lundayeh di Desa Pulau Sapi Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau (Kajian Semiotika). Penelitian kualitatif ini dengan subjek pada penelitian ini diperoleh dari masyarakat suku Dayak Lundayeh ini dengan. Adapun teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara, dokumentasi, mencatat. Teknik analisis data yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat dan di dokumentasi, kemudian mendeskripsikan makna yang terdapat di dalam rumah adat suku Dayak Lundayeh, dan membuat kesimpulan dari data yang sudah dikumpulkan. Berdasarkan data yang diperoleh dari keseluruhan data yang terkumpul pada penelitian ini yaitu sebanyak 25, data penelitian terdiri atas 1 data yang berupa ukiran, 2 data berupa pahatan, 10 data berupa benda, 6 data berupa warna, 6 data arsitektur. Dari hasil makna secara semiotika dengan menggunakan teori segitiga makna, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapat data yang berada di dalam rumah adat suku Dayak Lundayeh tersebut memiliki makna yang berbeda-beda. Arit linawa memiliki makna melambangkan kekuatan seseorang dengan lun do dari suku Dayak. Buaye tana, Diri ulung memiliki makna melambangkan sifat sangat keras, keberanian dan ketangguhan serta rasa persatuan masyarakat suku Dayak Lundayeh. Gong, Keratung, Sape, Felefet, Efut, Busu dan warna merah memiliki makna dapat memanggil roh nenek moyang yang memiliki kekuatan. Rong, Bakad telun decur, Tekip telun decur, Bakad telun delai memiliki makna status sosial masyarakat. Warna kuning, biru, putih, hitam, hijau memiliki makna religius sebagai tanda terima kasih masyarakat suku Dayak Lundayeh kepada tuhan telah memberikan mereka kehidupan serta alam yang berperan menjadi sumber kehidupan mereka. Atap, diri, jendela, buduk, lantai, bawa kolong Arsitektur yang memiliki makna memberikan perlindungan setiap masyarakat memasuki rumah adat suku Dayak Lundayeh.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TARIAN GONG SUKU DAYAK KENYAH UMA LUNG DI KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK PIERCE)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna yang terkandung dalam tarian gong suku Dayak Kenyah Uma Lung melalui studi semiotik yang menusuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data tersebut diperoleh dari komunitas Dayak Kenyah Uma Lung di Setulang, Kecamatan Malinau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Teknik analisis data digunakan untuk mengumpulkan data yang telah direkam dan didokumentasikan dan kemudian menggambarkan arti ikon, simbol, dan indeks yang terkandung dalam gerakan, pakaian, aksesori, alat musik, properti tarian, warna, objek, dan motif dan kemudian memberikan kesimpulan. Masing-masing data ini dikategorikan menjadi ikon yang memiliki kemiripan dengan objek asli dari 35 data, simbol yang merupakan tanda berdasarkan peraturan dan perjanjian dari 16 data, dan indeks yang merupakan terjadinya tanda karena sebab dan akibat dari 3 data. Data yang dikumpulkan kemudian dipelajari menggunakan teori makna segitiga Pierce, yaitu tanda, objek, dan interpretan, untuk menemukan maknanya. Dari hasil data komprehensif yang diperoleh, ada sebanyak 54.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail