Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci : Efisiensi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI USAHA TANI RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) (STUDI KASUS KELURAHAN MAMBURUNGAN DAN PANTAI AMAL) DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR

2024•

ANALISIS EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI USAHA TANI RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI KECAMATAN TARAKAN TIMUR Abstrak Rumput laut (Eucheuma Cottonii) merupakan tumbuhan yang tergolong dalam ganggang (alga) multiseluler divisi thallophyta. Untuk dapat meningkatkan produksi rumput laut harus dilakukan optimalisasi penggunaan faktor produksi suatu penggunaan faktor produksi bensin, tali benang, tali botol, upah, bibit, pelampung, tenaga kerja. Kelurahan Mamburungan dan Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur menjadi salah satu daerah yang banyak memproduksi hasil rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik petani rumput laut di Tarakan Timur; (2) pendapatan usahatani rumput laut di Tarakan Timur, (3) Efisiensi teknis pada usahatani rumput laut di Tarakan Timur. Metode penentuan sampel Purposive Sampling dengan responden 86 petani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, analisis biaya dan analisis regresi liner berganda dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel dan SPSS 24. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik usaha rumput laut di Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan meliputi umur, pendidikan, tingkat status, pengalaman; rata-rata pendapatan petani rumput laut di Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan sebesar Rp. 3,413,994 / produksi; berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa variabel bensin (X1) (sig 0.001), dan pelampung (X2) (sig 0.000) berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan variabel tali benang (X2) (sig 0.810), tali botol (X3) (sig 0.134), upah (X4) (sig 0.707), bibit (X5) (sig 0.725), dan tenaga kerja (X7) (sig 0.406) tidak berpengaruh. Variabel independen yang paling berpengaruh. Berdasarkan hasil uji efisiensi faktor produksi melalui fungsi produksi Cobb-Douglas diketahui nilai efisiensi faktor produksi bensin, tali benang, tali botol, upah, bibit, pelampung dan tenaga kerja tidak efisien karena nilainya kurang dari 1 yang artinya perlu pengurangan faktor produksi dari masing-masing variabel.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

rancang bangun irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANG BANGUN IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA Abstrak Irigasi adalah salah satu kegiatan di bidang pertanian yang bertujuan untuk menyediakan air bagi tanaman. air merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas dan kuantitas suatu produksi tanaman. Banyaknya air yang dipakai tanaman merupakan faktor penting dalam perencanaan irigasi tetes karena merupakan dasar untuk menghitung besarnya air yang dibutuhkan pada daerah irigasi yang ingin dirancang. Salah satu kendala pemberian air untuk tanaman masih menerapkan sistem tadah hujan dan pemberian air irigasi secara konvensional. Hal ini dapat menyebabkan in - efisiensi air irigasi dan tenaga kerja. Oleh sebab itu diperlukan penerapan metode pemberian air irigasi yang efektif dan efisien. Mendesain teknologi irigasi tetes menjadi salah satu solusi untuk permasalahan dan pemberian air irigasi bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menerapkan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) untuk tanaman hortikultura. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu rancangan jaringan perpiaan, analisis teknis, analisis ekonomis, total head loss, dan efisiensi irigasi tetes. Adapun penelitian ini dilakukan desain teknologi irigasi tetes dengan sistem pengaliran gravitasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis teknis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0019 m3/dt, analisis ekonomis memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar Rp. 1.762.351, total head loss memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 0,0215 m dan efisiensi irigasi tetes memiliki nilai rata – rata keseluruhan sebesar 89,55%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail